Aku ngaji dibeberapa tempat kemudian Ustadku berkata, "janganganlah kalian sholat tahajud hanya supaya dapat jodoh atau supaya kaya karena jika kalian tahajud hanya karena jodoh maka kalian cuma akan mendapat jodoh. Jodoh itupun kalo dikasih, kalo nggak dikasih maka kalian tidak akan dapat apa2. Tapi shalatlah tahajud dengan niat menyembah Allah kemudian setelah sholat baru berdo,a minta jodoh." Kata-kata ini selalu aku ingat.
Ditempat pengajian yang lain aku sering curhat dengan Ustazah, kemudian beliau menyuruh aku sholat hajat supaya dapat jodoh. Aku cuma diam dan diam. Kemudian Ustazahku berkata, "setelah sholat ini semua sudah dapat jodoh max cuma sekian hari...." Aku diam dalam hati aku berkata aku nggak mau bangun tengah malam hanya untuk sholat supaya dapat jodoh tapi aku mau sholat untuk menyembah Allah supaya dapat surga. Setelah kurang lebih 6 bulan (barusan) aku berkata dengan Ustazah, "maaf bu aku nggak mau sholat hajat hanya untuk dapat suami tapi aku sholat untuk menyembah Allah, kata pak Son begitu Bu. Aku mau bangun tengah malam sholat tahajud untuk menyembah Allah setelah sekitar satu bulan kalo aku sudah terbiasa sholat malam serta hatiku sudah pasrah sama Allah baru aku mau sholat hajat, karena kalo saat sekarang aku sholat hajat untuk dapat jodoh akan sangat berbahaya untuk aqidahku. Misal aku bagun tengah malam khusuk sholat hajat nanti sekitar 2-3 bulan belum dapat jodoh maka aku akan berhenti sholat hajat ataupun kalo aku dapat jodoh maka bisa jadi setelah dapat jodoh aku nggak mau lagi sholat malam. Aku nggak mau seperti itu, aku sekarang "lapar" ibu tapi aku tidak hanya ingin dapat nasi sepiring tapi aku ingin dapat nasi, sayur, lauk, minum, buah dan pekerjaan supaya kebutuhan hidupku tercukupi. Aku tidak hanya ingin dapat suami tapi aku ingin dapat Ridho Allah, aku ingin dapat surga dan dapat suami bu, aku ingin mati khusnul khatimah nanti kalo serakat yang berbicara bukan mulutku tapi hatiku lalu bagaimana hatiku bisa bersyahadad sewaktu sakaratul maut kalo tidak dilatih mulai sekarang. Iya niatmu lebih bagus daripada yang ibu sarankan, itu namanya pasrah sama Allah nanti kalo sudah waktunya nikah datang maka jodoh pasti akan datang. Iya ibu Allah tahu (krentekke ati menuso) keinginan hati manusia.