Minggu, 17 Mei 2009
Festival Nasyid Nusantara, Memanggil Anda..!!
Ditulis Oleh : Redaksi
Setelah berhasil menyisihkan sejumlah peserta dari wilayah timur, termasuk Jawa Timur, Bali Muslim Voice atau BMV berhak mewakili zona V pada Festival Nasyid Nusantara yang akan berlangsung 24 Mei 2009.
BMV akan berlaga di tingkat nasional memperebutkan hadiah uang tunai total Rp 50 juta, setelah pada audisi zona V yang berlangsung di GOR Al Banna School, Renon, Denpasar, Minggu, berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dibandingkan peserta dari kawasan timur lainnya.
"Ini cukup mengejutkan. Bali yang pertama kali menjadi tuan rumah audisi zona V, diikuti keberhasilan salah satu kelompok nasyid yang keluar sebagai juara untuk dikirim ke tingkat nasional," komentar Ahmad Rosadi Lubis, SH yang bertindak selaku ketua panitia lokal audisi zona V.
BMV mampu mengalahkan Sains Voice dari Jatim, Jafana Voice dan Elfariq dari Nusa Tenggara Barat. Dari Bali terdapat lima grup nasyid, yaitu NAV, Eiksis, Assyifa, GNL, dan BMV sebagai pemenang. Sedangkan Syika dari Sulawesi Selatan batal hadir.
Program pemilihan grup nasyid muda berbakat itu diselenggarakan oleh Asosiasi Nasyid Nusantara bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga, guna memilih wakil dari lima daerah audisi, yaitu Riau, Banten, Cianjur, Semarang, dan Bali.
Menurut Ahmad Rosadi Lubis, dipilihnya Bali sebagai salah satu tuan rumah merupakan kebanggaan tersendiri. Sebab tiga tahun lalu pertumbuhan grup nasyid di Bali bisa dikatakan lesu. Namun sejak setahun terakhir, grup nasyid di Bali bermunculan bak jamur di musim hujan.
Penetapan Bali sebagai tuan rumah, yang sekaligus memunculkan BMV sebagai pemenang, diharapkan menjadi penyemangat grup nasyid lainnya untuk terus berkarya di bidang musik religius modern.
Pada audisi tersebut dihadirkan juri dari grup nasyid senior, yakni Ramadhan Wahyudin (ANN Pusat), Andre Wijaya (personil Faith One), dan Andreas Sugeng Br (pengamat musik dari Bali).
Ajang pencarian bakat dan kreativitas anak muda dalam bermusik tersebut dibuka Mohammad Sholeh, selaku ketua dewan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali, dan mendapat perhatian pengunjung yang cukup banyak.
Nasyid merupakan genre baru dalam blantika musik religius Indonesia, yang biasanya tampil dengan beberapa personel. Dalam perkembangannya ada beberapa aliran grup nasyid seperti POP, Acapella, Rock bahkan Rap dan Hip Hop, yang juga disertai penyampaian pesan dakwah.
Kemunculan grup nasyid sejak peristiwa reformasi 1998, disambut antusias oleh kaum muda. Hingga saat ini grup nasyid di Indonesia masih didominasi oleh grup senior seperti SNADA, Justice Voice, IZIS, Gondes, Gradasi, dan lainnya.
http://www.dakta.com/dakta_ok.php?module=detailberita&id=1358-----------------
bangkitlah nasyid ... harapan itu masih ada, jangan kelamaan mati suri
