18 Juni 2013, 14:24:02
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
"Baksos Cibuyutan"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: Menghitung Hari Menuju SILAKBARNAS (Silaturrahim Akbar Nasional) - Pantai Depok, Jogja, 29-30 Juni | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Dari Abu Sa'id Al Khudry r.a, bahwasanya Rasulullah s.a.w lebih pemalu dari gadis dalam pingitan. Apabila terjadi sesuatu yang tidak disukainya, kami dapat mengenali dari wajahnya. (HR Bukhari dan Muslim)

img_iklan_board/352783160.jpg

Penulis Topik: ADAT MINANG  (Dibaca 2844 kali)

Offline zoozoo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 6.969
  • Jenis kelamin: Pria
  • samia'na wa atha'na
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #30 pada: 26 Mei 2009, 10:33:24 »
adaik minang indak lakang dek paneh indak lapuak dek ujan  ::)



Offline deafitri_aug04

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.835
  • Jiwa hampa tanpa Cinta, Hati hampa tanpa Iman
    • Lihat Profil
    • Bunda KhaTsu
Re:ADAT MINANG
« Jawab #31 pada: 02 Juni 2009, 21:11:30 »
^
bgmn dengan tradisi tabuik??

Setahu awak tabuik tuh adaik BENGKULU, karano di Bengkulu itu kini lah manjadi adaik ... Cubolah main2 ka Bengkulu sadoalahnyo di kaitkan jo tabuik, dari gabura Instansi, Tugunyo, dll, itu di kaitkan jo tabuik. Klo di minang awak alun pernah danga tuh, klo tabuik tu jadi adeik minang.

Offline ertania

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.360
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Palestina Ku Sayang
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #32 pada: 03 Juli 2009, 18:28:37 »
Tabuik adeik Pariaman mah uni.. :ehm:

Offline MATRIX

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 8.865
  • Jenis kelamin: Pria
  • percayakah pesantren miskin tukang ngebom?
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #33 pada: 07 Juli 2009, 10:46:27 »
tabuik bid'ah :hihi:
Bersujud Wajahku kepada Allah Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membelah pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta

Offline mumtaza annisa

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.410
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ※ Dan sesungguhnya Dialah yg menjadikan orang tertawa & menangis ※ 【QS. An Najm : (53) :43】
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #34 pada: 17 Agustus 2009, 23:50:57 »
Busana Tradisional Minangkabau

[justify]Masyarakat Minangkabau mengenal berbagai jenis busana tradisional, yang penggunaannya hampir selalu dikaitkan dengan fungsi sosial tertentu. Apalagi kalau orang itu memegang peranan penting dalam masyarakatnya, seperti penghulu dan bundo kanduang, seperangkat kain yang membungkus tubuhnya bukan saja berfungsi melindungi tubuh tetapi mengandung makna-makna simbolis yang harus dipegang teguh.

Pakaian Penghulu

Seorang panghulu atau ninik mamak, yang digelari datuk oleh masyarakat memegang peranan penting sebagai pemimpin kaumnya dan berhak mengatur sanak keluarga yang terhimpun dalam kaumnya. Oleh karena itu ia memiliki pakaian kebesaran. Masing-masing daerah adat di Minangkabau memiliki variasi yang berbeda, namun secara umum terdiri dari destar, baju hitam longgar, celana hitam lebar, sesamping, kain sandang, keris, dan tongkat. Pakaian kebesaran ini juga disebut pakaian adat, terdiri dari destar sebagai penutup kepala. Biasa disebut saluak batimba (seluk bertimba) terbuat dari kain batik. Bagian muka saluak ditata berkerut-kerut berjenjang dengan bagian atas datar. Kerutan-kerutan tersebut melambangkan aturan hidup orang Minangkabau yang diungkapkan melalui pepatah berjenjang naik bertangga turun.
Kemudian dikenakan baju lengan hitam longgar (besar lengan) dengan leher lepas tidak berkatuk, belah sampai ke dada tanpa kancing. Hal ini melambangkan keterbukaan dan kelapangan dada seorang pemimpin yang tidak suka mengunting dalam lipatan.
Umumnya dipakai celana (sarawa) lapang warna hitam. Celana lapang ini melambangkan kesiagaan, walaupun lapang dibatasi oleh ukua (ukur) dan jangko (jangka) diwujudkan melalui sulaman benang emas pada pinggirnya (minsai). Dalam pepatah dinyatakan ukua panjang tak buliah singkek, jangko singkek tak dapek panjang, artinya ukur panjang tak dapat singkat, jangka pendek tak dapat singkat. Dikenakan pula kain samping (sesamping) yang melilit pinggang di atas lutut dengan sudutnya seperti niru tergantung. Pemakaian samping seperti niru tergantung ini melambangkan kehati-hatian pemakai dalam segala tindak-tanduknya dalam masuarakat. Sesamping ini dipakai terutama saat bepergian dan kebanyakan dipilih warna merah sebagai lambang keberanian serta tanggungjawab. Ragi benang emas yang menghiasinya disebut cukia menandakan bahwa pemakainya memiliki pengetahuan yang cukup di bidangnya.
Pinggangnya dililit cawek (ikat pinggang) dari sutra berjumbai (bajambua alai). Dimaksudkan supaya kokoh luar dan dalam. Bahunya berselempang kain sandang atau kain kaciak dari kain cindai sebagai lambang kebesaran seorang penghulu (ninik mamak). Keris dengan posisi miring ke kiri terselip di perut melambangkan keberanian tanpa bermaksud menghadang musuh melainkan untuk menjadi hakim. Biasanya masih ditambah dengan tongkat untuk berjalan di malam hari atau berdiri lama. Pada hakekatnya tongkat adalah komando anak kemenakan, untuk mengingatkan bahwa penghulu punya penongkat atau pembantu dalam menjalankan jabatannya. Juga melambangkan bahwa tiap-tiap keputusan yang telah dibuat harus ditegakkan penuh wibawa. Sebagai alas kaki dikenakan selop dari beludru.

Pakaian Bundo Kanduang

Seorang wanita yang telah diangkat menjadi bundo kanduang (bunda kandung) memegang peranan penting dalam kaumnya. Tidak semua wanita dapat menjadi bundo kandungan. Ia haruslah orang yang arif bijaksana, kata-katanya didengar, pergi tempat bertanya dan pulang tempat berita. Ia juga merupakan peti ambon puruak , artinya tempat atau pemegang harta pusaka kaumnya. Oleh karena itu memiliki pakaian adat yang berbeda dengan wanita lainnya. Seperti juga pada pakaian penghulu, masing-masing daerah adat di Minangkabau memiliki variasinya masing-masing. Tetapi umumnya kelengkapan pakaian bundo kanduang terdiri dari tengkuluk, baju kurung, kain selempang, kain sarung, dan berhiaskan anting-anting serta kalung.
 
Seorang bundo kandung mengenakan tengkuluk tanduk atau tengkuluk ikek sebagai penutup kepala. Bahannya berasal dari kain balapak tenunan Pandai Sikat Padang Panjang . Bentuknya seperti tanduk kerbau dengan kedua ujung runcing berumbai dari emas atau loyang sepuhan. Pemakaian tengkuluk ini melambangkan bahwa perempuan sebagai pemilik rumah gadang. Baju kurungnya berwarna hitam, merah, biru atau lembayung ditaburi dengan benang emas. Pinggirnya dihias minsai sebagai lambang demokrasi tetapi dalam batas-batas yang patut. Di bahu kanannya berselempang ke rusuk kiri kain balapak, melambangkan tanggungjawab yang harus dipikul oleh bundo kanduang untuk melanjutkan keturunan. Penutup badan bawah digunakan kain sarung (kodek) balapak bersulam emas. Sarung ini berfungsi religius bagi pemakainya, sebagi simbol meletakkan sesuatu pada tempatnya seperti pepatah memakan habis-habis, menyuruk (bersembunyi) hilang-hilang.
Perhiasan yang dikenakan adalah subang atau anting-anting dari emas. Kalung dari beberapa macam, yaitu kalung kuda, kalung pinyaram, kalung gadang, dan kalung kaban. Tangannya dihiasi gelang gadang (besar), gelang bapahek dan gelang ular. Pemakaian gelang melambangkan bahwa semua yang dikerjakan harus dalam batas-batas kemampuan.

Pakaian Sehari -hari

Para wanita, khususnya yang telah berumur dalam kesehariannya mengenakan baju kurung ke luar, lambak/kodek atau kain sarung, dan selendang pendek. Baju kurung ke luar lengannya panjang dan dalamnya sampai di bawah lutut terbuat dari berbagai jenis bahan sesuai kemampauan. Lambak atau kodek, yang juga disebut kain sarung dapat berupa kain songket, batik, sarung bugis ataupun kain pelekat. Tutup kepalanya dari selendang pendek dengan ujung tergerai ke belakang. Variasi lain dikenakan tengkuluk, sementara selendang tersampir di bahu. Kadang-kadang juga dilengkapi dengan pemakaian beberapa perhiasan, seperi kalung, anting-anting serta cincin.
Kaum prianya, sehari-hari mengenakan celana batik tanpa pisak, baju putih model gunting cina dan peci/kopiah. Pilihan warna putih pada baju melambangkan kebersihan dan kemurnian para pemakainya. Model gunting cina merupakan model pakaian longgar menujukkan pakaian sehari-hari. Khusus pada pakaian penghulu, bila ada sulaman menandakan kerajinan anak kemenakan yang mempergunakan waktu sebaik-baiknya. Lelaki muda lebih suka mengenakan peci dari bahan beludru warna hitam sebagai penutup kepala. Pemakaian peci oleh penghulu masih dibalut dengan destar hitam yang mempunyai kerutan-kerutan. Destar dengan kerutan ini melambangkan aturan adat berjenjang turun, bertanggan naik, bermakna seseorang tidak boleh menurut kehendak sendiri.
Sebagai pelengkap dibahunya tersampir kain bugis (bugih), yang pada saat waktu sholat dapat digunakan semestinya. Tidak ketinggalan tongkat "manau sonsang" ikut melengkapi pakaian yang dikenakan oleh penghulu.
[/justify]

Sumber : Buku Indonesia Indah Jilid ke-10 "Busana Tradisional"
Penulis : Dewi Indrawati/Biranul Anas

semoga menambah pengetahuan dan kecintaan dunsanak kasadonyo..... :topOK:
"Dan Dia-lah Yang Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui[QS. Saba' : (34) : 26]

Offline ce_scorpi88

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.104
    • Lihat Profil
Mohon jawabnu
« Jawab #35 pada: 18 Agustus 2009, 14:25:26 »
Sangat sangat menambah pengetahuan tentang adaik minang

Offline D-K RELAWAN

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 2.496
  • Jenis kelamin: Pria
  • "mari tegakkan sholat"
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #36 pada: 23 Agustus 2009, 18:06:26 »
bgamna dgn adat pariaman?
Bisa kasi info..
Assalamu'alaikum..

Offline ce_scorpi88

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.104
    • Lihat Profil
Assalamu'alaikum wr wbwg
« Jawab #37 pada: 23 Agustus 2009, 19:18:50 »
Da zoozoo Banyak tau soal adaik minang yo,,tapi walo pun scorpi gadang di rantau,scorpi banyak buka2 di internet tentang budaya minang,jadi sketek banyak nyo alah tau,,
dan kini scorpi urang minang yang gadang dirantau,scorpi mancibo memperkenal kan tari minang yang alah mulai ndak dikenal urang banyak,yaitu randai,yang tari gaya silek dan mengangkat cerito2 yang ado diminang,seperti cerito gombak mudo jo bulan sari,,tu cerito sambai nan aluih kalo ndak salah,ndeh scorpi lupo pulo,,bilo ado waktu,scorpi sambuang liak

Offline zoozoo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 6.969
  • Jenis kelamin: Pria
  • samia'na wa atha'na
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #38 pada: 24 Agustus 2009, 13:07:20 »
@skorpi

lanjutkan.. :D



Offline ce_scorpi88

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.104
    • Lihat Profil
Assalamu'alaikum wr wbwg
« Jawab #39 pada: 24 Agustus 2009, 13:44:51 »
Scorpi nio crito sketek tentang crito randai gombak mudo jo bulan sari dari padang panjang,
singkek kato gombak mudo adolah bujang gagah yang alah ditunangkan jo bulan sari.tibo2 nyo bakandak nak mancari buruang balam 3 gayo,,batanyo lah gombak mudo ka ayah nyo,,ayah kanduang jannyo denai,asiang2 nan taragak dek denai,nak mamikek buruang balam 3 gayo,,,lai ado taranga dek ayah urang manaruah buruang balam 3gayo,,manjawek lah ayah,nak kanduang gombak mudo,lai ado ayah mandanga urang manaruah buruang balam 3 gayo,,bujang budiman nan tingga disabarang dunsanak anak juo,cubo pai lah kasinan,,
gombak mudo:kok baitu kato ayah,dek hari alah sanjo pulo,denai pai lah dulu,,.
Tibo lah gombak mudo di rumah bujang budiman,,
Gb:bujang budiman jannyo denai,bukan denai kamari sajo,tapi denai nak maminjam buruang balam tigo gayo,,BJ:kok baitu kecek waang,,ambiak lah,tapi namo nyo buruang kasayangan,ang jago lah elok2,,GB:kok baitu kecek tuan,denai jago elok2,dek hari alah patang juo,denai babaliak malah dahulu


ndeh saiko lah dulu,,waktu nyo scorpi masak tuk babuko lai,lain wkt scorpi sambuang liak carito nyo

Offline zoozoo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 6.969
  • Jenis kelamin: Pria
  • samia'na wa atha'na
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #40 pada: 24 Agustus 2009, 14:00:43 »
wak tunggu lanjutannyo skorpi  :ehm:



Offline ce_scorpi88

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.104
    • Lihat Profil
Assalamu'alikum wr wb
« Jawab #41 pada: 30 Agustus 2009, 10:30:56 »
Da zoozoo,carito gombak mudo,scorpi lanjuik sudah rayo se yo,soal nyo carito nyo tu banyak pakai pantun2,,

Offline zoozoo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 6.969
  • Jenis kelamin: Pria
  • samia'na wa atha'na
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #42 pada: 30 Agustus 2009, 10:38:08 »
okeh skorpi ,ambo tunggu  8-)



Offline ce_scorpi88

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.104
    • Lihat Profil
Assalamu'alikum wr wb
« Jawab #43 pada: 30 Agustus 2009, 10:56:16 »
Tapi scorpi ado carito sketek tentang adat minang yaitu BATAGAK PANGHULU
upacara pengangkatan penghulu.sebelum upacara peresmiannya,ado syarat2 yang harus dipanuhi
1.BANIAH,
menentukan calon panghulu baru
2.DITUAH ULAKOI
perbincangkan baik buruknya calon dalam sebuah rapat


Posting Digabung: 30 Agustus 2009, 11:14:39


3.PANYARAHAN BANIAH
yaitu penyerahan calon panghulu
4.MANAKOK ARI
yaitu perencanaan kapan acara peresmiannya akan dilangsungkan

Peresmiannya pengangkatan penghulu dilaksanakan dengan upacara adat,Upacara ini disebut MALEWAKAN GALA.Hari partamo adalah BATAGAK GADANG yakni upacra perermian drumah gadang yang dihadiri urang nan ampe jinih dan pemuka masyarakat.Panghulu baru manyampaikan pidato lalu panghulu tertua mamasangkan deta dan menyisipkan sebilah keris tanda serah terima jabatan.Akhirnya panghulu baru di ambil sumpahnya dan ditutup dengan doa.Hari kaduo adolah hari pajamuan.Hari berikutnya panghulu baru diarak karumah bako nyo diiringi bunyi bunyian
« Edit Terakhir: 30 Agustus 2009, 11:14:39 oleh ce_scorpi88 »

Offline idrus_syah

  • myQ Hero
  • *
  • Tulisan: 17.740
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sometimes Being myQ Bot
    • Lihat Profil
Re:ADAT MINANG
« Jawab #44 pada: 10 Oktober 2009, 04:01:27 »
beberapa waktu yang lalu, saya bengong pas denger cerita ibu-nya salah seorang anak myQ tentang adat minang ???

salah satu yang saya bikin kaget :
- kalo ada anak empat orang, 3 perempuan dan 1 laki-laki. nah katanya 3 orang anak peremuan itu dibikinin kamar sedangkan si anak laki2 gak dapet kamar :hihi:
- trus kalo dalam satu keluarga orang tua meninggal trus menyisakan anak laki2, maka yang dapat warisan itu sepupu dari ibu sedangkan si anak laki2 gak dapat apa2 :D

walaupun di masa sekarang udah gak sesaklek dulu tapi tetep dalam masalah nasab dan hak waris anak perempuan lebih diutamakan (yang masih kuat itu seperti daerah bukittinggi katanya)
Official Fan Page myQuran di Facebook : http://www.facebook.com/myQuran.org
Sebaik-baik Manusia adalah yang Bermanfaat Bagi Orang Lain

 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
IMODE | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
XHTML | RSS | WAP2 | Mobile
Halaman dibuat dalam 1.068 detik dengan 20 queri.