@bandel
enak aja gak bertanggung jawab. Bukan gak bertanggung jawab, tapi blm selesai.
Kalo system nya dah gak ada masalah. yang jadi masalah, setting internet connection.
Aku pernah ngalami kayak gitu juga. Dan setelah di selidiki, ternyata semua setting yang berhubungan]
dengan connection, di kontrol oleh AVG. Aku kemaren lupa utk merubah setting dari AVG nya.
Yang aku perbaiki cuma system nya doang.
@ZAF
yang di katakan oleh sahabat itu bener. Tapi utk virus yang memiliki ekstensi bat, agak susah di deteksi.
cara kerja virus ekstensi bat hampir sama dengan virus yang ber-ekstensi vbs.
tips:
- buka msconfig, lihat di startup, cari file yang di curigai yang dieksekusi pada saat startup. kemudian matikan.
- restart komputer.
- cari file f.bat
- ganti ekstensi f.bat menjadi f.txt
- lihat isi perintah2 yang dituliskan di dalam file tersebut. (Mudah2an file nya tidak di enkripsi, klo di enkripsi, command2 tidak bisa kita terjemahkan secara manual).
- periksa dengan teliti, apakah file tersebut ada melibatkan file lain pada saat di eksekusi.
- balikkan perintah2 yang ada pada file. (biasanya isinya berupa perubahan/penambahan key pada registry.)
- cari file yang di libatkan pada saat eksekus f.bat (jika ada). hapus file yang dilibatkan.
- hati2 pada saat menghapus file yang dilibatkan. biasanya *.bat melibatkan file library dengan ekstensi *.dll
- periksa file library, apakah itu library windows atau bukan. klo bukan, hajar aja.
- restart komputer.
- mudah2an berhasil.
klo mau mendeteksi apa2 saja yang sudah di lakukan virus, bisa di lihat pada event viewer. di sana tercantum semua kejadian yang pernah terjadi pada komputer yang digunakan.
@Rian81
TKP mana?