Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Anak Indigo...menurutmu?  (Dibaca 6802 kali)


Offline maisara

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.423
  • Lokasi: Negeri Jiran
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Alhamdulillah :)
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 16 September 2008, 11:19:31 »
anak indigo bisa berguna bagi kepentingan umum dengan bakat-bakatnya.

coba di tanyaken ke anisa..bagaimana nasib ahmadiyah akhir tahun ini?
juga di tanyaken siapa yg bakal mennag pemilu..he..he..

Offline wenzt

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 648
    • Lihat Profil
« Jawab #31 pada: 16 September 2008, 11:23:50 »
hati-hati, syirik :nenene:
maaf ya, kemarin saya tidak bisa ol, ada sedikit urusan :dada:

Offline merah-putih

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.375
  • [ SILENT-INSIDE ]
    • Lihat Profil
    • Inside a Silence's Heart
« Jawab #32 pada: 16 September 2008, 11:43:04 »
aku kutip dari pengalaman ortu anak indigo nih...

Kutip
Sebagai muslim, jin bukanlah hal yang asing karena memang itu bagian dari keimanan kita, yaitu mengimani yang ghaib, baik itu makhluk ataupun hal-hal abstrak seperti ruh, hari akhir, surga dan neraka. Hanya saja untuk perkara jin ini tidak semua orang Islam memiliki pemahaman yang sama karena informasi yang terdistorsi yang mereka terima. Coba saja tanyakan apa yang mereka pahami tentang jin, pasti alternatif jawabannya, jin itu [1] setan, [2] makhluk halus, atau [3] sejenis makhluk yang menyeramkan yang berbahaya yang menghuni rumah kosong, atau kuburan atau seperti terlihat dari beberapa film layar lebar yang belakangan mendominasi bioskop di tanah air (tahu kan?).

Jika kita buka Al-Qur'an di sana jelas bahwa Allah hanya menciptakan makhluk selain binatang dan tumbuhan yaitu manusia, jin dan malaikat. Malaikat sudah jelas, hanya bisa dilihat oleh para Nabi dan Rasul ketika dalam wujud aslinya, atau oleh manusia ketika wujud mereka berbentuk manusia, dan malaikat itu selalu taat pada sang pencipta. Sedangkan jin sudah lebih dahulu ada sebelum manusia tapi lebih mirip manusia daripada malaikat dari segi bahwa mereka bisa menolak untuk taat kepada sang Pencipta, dan pelopor dari kalanga jin bernama Iblis. Maka serta merta Iblis di laknat Allah dan akan menghuni neraka. Tapi Allah mengabulkan permintaan Iblis dan kawan-kawannya untuk bisa mencari pengikut buat menemani mereka di neraka dari kalangan anak cucu adam.

Lalu bagaimana dengan setan? Setan bukanlah makhluk ciptaan Allah sebagaimana manusia, jin dan malaikat. Setan adalah sifat buruk yang bisa ada pada manusia dan juga jin. Dengan demikian, sifat buruk yang disebut SETAN ini bisa muncul dan mempengaruhi manusia (sehingga Adam as dan istrinya melanggar perintah Allah) dan juga jin (sehingga Iblis [jadi sombong] berani membangkang dan tidak mau tunduk untuk menyembah Adam as sesuai perintah Allah).

Masih menurut Allah dalam al-Qur'an, jin dan manusia mendiami alam yang berbeda (atau istilah lainnya adalah dimensi) sehingga masing-masing tidak saling berhubungan secara fisik. Tapi ada catatan bahwa kalangan jin memiliki kemampuan untuk bisa 'melihat' dan 'mempengaruhi' manusia, tapi tidak sebaliknya. Mempengaruhi di sini ya tidak lain tidak bukan dalam bentuk kerasukan atau jimat. Dalam bentuk 'penampakan' (karena batas 'dimensional' mencegah terlihatnya wujud asli makhluk ghaib Allah -- jin dan malaikat -- kecuali atas izin Allah seperti bagi para Nabi dan Rasul, itu pun hanya sebagian dari mereka) jin tidak akan pernah bisa secara fisik mencelakai manusia kecuali melalui tubuh manusia juga, ketika kerasukan itu, dan ini jarang terjadi.

Perilaku jin ini hanya terjadi pada jin yang kafir atau munafik, tidak pada jin yang beriman kepada Allah. Jin sebagaimana manusia juga hingga saat ini ada yang kafir dan muslim karena wahyu Allah kepada para Nabi hingga ke Muhammad saw juga ditujukan kepada kalangan jin. Itulah mengapa Nabi Sulaiman juga bisa interaksi dengan kalangan jin, atas izin Allah. Ini yang harus digaris bawahi, 'atas izin Allah'.

Dengan demikian, hubungan antara jin dan manusia itu sifatnya 'satu arah' karena kemampuan jin untuk bisa 'melihat' dan 'mempengaruhi' kita tapi tidak sebaliknya. Hal yang sama juga dengan para malaikat. Mereka bisa 'melihat' dan 'menghubungi' kita tapi tidak sebaliknya, para Nabi dan Rasul sekalipun.

Sampai di sini sebenarnya sudah bisa kita mulai lihat bahwa segala fenomena yang tidak bisa kita jelaskan, selain yang bisa secara ilmiah dijelaskan setaka ini, terutama bila masuk kategori 'menakjubkan' ... seperti sejumlah hal yang diatributkan pada anak-anak Indigo tidak lain adalah 'kerjaan' jin dengan tipu daya mereka. Yang masuk kategori 'korban' jin adalah [1] cenayang/psychic, [2] paranormal/supranatural, [3] hipnotis hingga yang jelas-jelas [4] klenik dan juga [5] peramal. Apa yang mereka lakukan atau tunjukkan adalah khas kerjaan atau tipu daya jin, dan itu memang juga disebutkan Allah dalam al-Qur'an.

begitu 'bodoh' dan 'lugu' manusia kebanyakan itu, termasuk mereka yang bertitel dan 'pandai' dalam beragam ilmu empiris, sehingga segala hal 'ghaib' harus mereka bisa jelaskan dengan rasio dan logika, sehingga tidak heran jika begitu rupa upaya mereka untuk bisa tampil 'nalar' hingga muncullah istilah dan fenomena INDIGO. Luar biasa upaya kalangan jin kafir, anak-buah Iblis, untuk bisa mengacaukan keyakinan dan iman manusia kepada Allah! Semoga Allah selalu membimbing kita dan kita senantiasa mau dibimbing Allah.

Amin.

sumber : http://peaceman.multiply.com/journal/item/208


si raisa itu kudu di ruqyah aja...  :siul:
.:: aJaRi aKu.. aJaRi ttg Ridho en KeSaBaRaN ::.

Offline ayyashiyahya

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 12.068
  • Lokasi: Kemayoran poreper!
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Khoirukum Anfauhum Linnas
    • Lihat Profil
    • Ghandokkoe Ngepul
« Jawab #33 pada: 16 September 2008, 13:01:59 »
:hmmm:
pastilah ada jin di dalamnyah. Kasihan, yah...orang-orang yang enggak tau elmunyah pasti ngiri pengen punyak anak kayak raisa tapi sayah, sih enggak. Pan malah aneh tanpa belajar samah sekalih , kok, bisa menguasai banyak bahasa. Lha sayah yang belajar mat-matian ajah bisanyah cuman ngomong yes no yes no doangs *inih mah memang bodo*
apa ortunyah ndak ngeri yah, pas raisa menangkap 'pesan alam' ? pasti komat kamit....Hiii!

ibu seorang teman juga kemasukkan jin, beliau bisa ngaji tanpa belajar dsb dsb. Jin-nyah sudah banyak, begituh dikeluarkan, ada yang masuk lagih. Begituh terus menerus . Temenkuh juga kadang bisa ngomong mandarin and batak tapi kalo lagih kemasukkan jin :toe:

ituh jin impor kali, yah?

Offline aira^kudo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: Bandung thea..
  • Jenis kelamin: Wanita
  • [tsuki no kokoro ni, kakaru kumo nashi...]
    • Lihat Profil
« Jawab #34 pada: 16 September 2008, 13:25:40 »
sayah juga punya temen sekelas yang disinyalir adalah anak indogo.. ^-^

kemampuan indigo-nya juga (kata dia) datang sejak kecil, saat itu dia bisa melihat hal-hal yang tak terlihat oleh kasat mata. (hampir) bisa prediksi masa depan dan kadang "terbang" ke masa lalu.. (ini sih bahasa hiperbolis dia) :toe:

dia sering banget jatoh dari motor kalo di jalan, gara-gara "pandangan" dia tentang jalanan yang beralih-alih dimensi. misalkan di jalan raya yang super duper macet, dia malah ngerasa kalo jalan raya itu jalan setapak di hutan belantara.. :toe: gimana gak nabrak-nabrak coba.. :toe:
pada awalnya, dia juga kaget dengan kemampuannya tersebut..bahkan hampir stress..:o tapi alhamdulillah, makin bertambah usia dia makin bisa mengendalikannya dan kemampuan itu sebenarnya bermanfaat tergantung maksud, tujuan serta keimanan si pemiliknya sendiri.. %peace%
.... a honorable death is prefer to be a life in shame....

Offline new_rasul_watch

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 700
    • Lihat Profil
« Jawab #35 pada: 16 September 2008, 14:13:20 »
Wakakakak.. ada yang sekolah di Inggris tapi percaya ini soal jin-jinan, padahal anak Indigo bisa dijelaskan lewat Ilmu syaraf dan psikologi.
Akulah Azab Allah
Jika kalian tidak melaksanakan dosa2 besar
Allah tidak akan mengirimkan azab seperti aku pada kalian.

Chenghiz Khan (Temujin ibn Yesugei)/

Offline wenzt

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 648
    • Lihat Profil
« Jawab #36 pada: 16 September 2008, 15:09:11 »
seperti apa penjelasannya?
jika ada yg memiliki kemampuan otak melebihi kebanyakan org mungkin masih bisa dijelaskan scr ilmiah. tapi jika memahami suatu bahasa, pengetahuan yg tidak pernah didengar sebelumnya sy pikir sulit utk dijelaskan scr ilmiah kecuali dipaksakan.
sy masih yakin semua ini ada campur tangan dari jin.

wallahua'lam
maaf ya, kemarin saya tidak bisa ol, ada sedikit urusan :dada:

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 12.061
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #37 pada: 16 September 2008, 15:23:21 »
Wakakakak.. ada yang sekolah di Inggris tapi percaya ini soal jin-jinan, padahal anak Indigo bisa dijelaskan lewat Ilmu syaraf dan psikologi.

Kita itu percaya kepada AlQuran dan  hal yang ghaib, berbeda dengan pengikut mushadeq yang tidak mempercayai jin dan hal ghaib...
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.251
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #38 pada: 16 September 2008, 15:23:48 »
anak indigo
kasian yah

Offline new_rasul_watch

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 700
    • Lihat Profil
« Jawab #39 pada: 16 September 2008, 15:35:41 »
Kita itu percaya kepada AlQuran dan  hal yang ghaib, berbeda dengan pengikut mushadeq yang tidak mempercayai jin dan hal ghaib...

Nabi Muhammad Saw , pernah bilang : "Laa Ghul"
Akulah Azab Allah
Jika kalian tidak melaksanakan dosa2 besar
Allah tidak akan mengirimkan azab seperti aku pada kalian.

Chenghiz Khan (Temujin ibn Yesugei)/

Offline wenzt

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 648
    • Lihat Profil
« Jawab #40 pada: 16 September 2008, 15:47:41 »
@NRW
bisakah anda tuliskan penjelasan fenomena indigo ini secara psikologi?
maaf ya, kemarin saya tidak bisa ol, ada sedikit urusan :dada:

Offline new_rasul_watch

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 700
    • Lihat Profil
« Jawab #41 pada: 16 September 2008, 16:45:20 »
"Anak Indigo" itu cuma istilah yang dikembangkan penganut ajaran "New-Age" dengan menghubungkannya dengan anak2 yang mempunyai keistimewaan psikologis dan rohani. Konsep anak Indigo pertamakali dipublikasikan dalam buku "Indigo Children" karangan Lee Carroll dan Jan Tober.

Indigo sendiri TIDAK ADA hubungannya dengan aura, tapi itu merupakan hasil dari penelitian ilmiah dari seorang wanita yang mengidap kelainan otak yang disebut synesthesia.

Kadang2 kenapa zaman sekarang banyak anak Indigo?.. ayo lah.. bagaimana nasib anak2 kita jika ibu bapaknya perokok, sering minum obat2 yang mempengaruhi janin? atau lebih suka makan di KFC atau McD ?

tentu saja kebiasaan mengkonsumsi barang2 yang mengandung zat kimia tertentu bisa mengakibatkan kelainan/disfungsi otak pada anak kita.

http://skepdic.com/indigo.html


Akulah Azab Allah
Jika kalian tidak melaksanakan dosa2 besar
Allah tidak akan mengirimkan azab seperti aku pada kalian.

Chenghiz Khan (Temujin ibn Yesugei)/

Offline wenzt

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 648
    • Lihat Profil
« Jawab #42 pada: 16 September 2008, 16:53:16 »
lalu apa hubungannya dengan mengerti bahasa yang belum pernah di dengar sebelumnya? :-\
maaf ya, kemarin saya tidak bisa ol, ada sedikit urusan :dada:

Offline new_rasul_watch

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 700
    • Lihat Profil
« Jawab #43 pada: 16 September 2008, 17:04:22 »
saya akui, saya tidak tahu mengenai kemampuan2 luar biasa seperti itu (dan saya tidak akan mengkait2kannya dengan takhayul).

Istilah itu dinamakan XenoGlossy (http://en.wikipedia.org/wiki/Xenoglossy) namun masih diperdebatkan dikalangan psikolog.

Dulu pernah ada kasus di Kroasia Ceko. Seorang pria bernama Matěj Kus terbentur dan dibawa ke rumah sakit. Dan ketika tersadar dia bisa bahasa Inggris dengan fasih gaya Britania, pria itu mengajak bicara para perawatnya dgn bahasa itu. Namun ketika pulih kemampuan bahasa Inggrisnya hilang.

Kutip
A more recent case was triggered by a car accident. Prior to an event in 2007, Czech speedway racer Matěj Kus could barely fumble along in broken English. Yet after being knocked unconscious in the accident, paramedics and others at the crash site were amazed that Kus could suddenly speak clear and perfect English with a British accent. However, the ability didn’t last long. Kus retained no memory of his temporary English fluency and is now enduring learning English through conventional study.


Tapi ada petunjuk, bahwa otak mampu memproses data yang tersimpan dalam energi pada berbagai tingkatan frekuensi. Dan seperti kita ketahui alam yang kita tempati merupakan medan energi namun kemampuan indra kita terbatas pada frekwensi2 tertentu. Misalnya saja indra pendengaran kita hanya bisa mendengar frekwensi bunyi dalam 44 hz - 20 Khz, dan mata kita tidak bisa mencerap warna2 tingkatan infra atau ultra padahal kita hidup dalam medan energi yang sangat besar.
« Edit Terakhir: 16 September 2008, 17:17:44 oleh new_rasul_watch »
Akulah Azab Allah
Jika kalian tidak melaksanakan dosa2 besar
Allah tidak akan mengirimkan azab seperti aku pada kalian.

Chenghiz Khan (Temujin ibn Yesugei)/

Offline GhiF

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.129
  • Lokasi: Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • . . . . . . .
    • Lihat Profil
« Jawab #44 pada: 17 September 2008, 00:46:48 »
pertanyaannya,

apakah disfungsi itu akan berakibat positif?
sebab sepengetahuan aq, disfungsi otak itu tidak menjadikan orang tersebut lebih cerdas dari sebelumnya.
apalagi tanpa proses pembelajaran.

juga, kasus yang dikutip kalo ku lihat malah semakin menguatkan adanya intervensi kalangan halus dalam ketiba2an tanpa proses tersebut.

CMIIW
(\__/) Lembut tanpa ketegasan adalah kelemahan
(='.'=) Tegas tanpa kelembutan adalah kesewenangan
('')_('') Keduanya akan menimbulkan fitnah

(\__/) Kebaikan itu ada 2 pilar : Benar & Santun
(^_^) Benar ga Santun = bikin siapapun akan melecehkan kebenaran
('')_('')Santun ga Benar = Pendusta