Kalo illatnya gak diinformasikan, ya kembalikan saja pada dhahir perintahnya ...Misalnya perintah shalat subuh 2 rakaat. Apa illatnya?? enggak tahu kan ... Jangan kemudian menalar, mis. 'karena pagi supaya tidak merepotkan'. Sehingga bisa bikin aturan baru mengurangi jadi 1 rakaat misalnya atau menambah jadi 3 rakaat asal gak repot dsb.Atau juga tentang larangan makan babi. Kemudian menalar, 'babi itu kotor karena mengandung cacing pita' sebagai illat-nya. Maka, bila ada daging babi yang steril dari cacing pita jadi halal. Padahal enggak begitu kan. Mo steril kek, tetap saja haram karena bukan itu illatnya.
Beda laa, sholat kan ibadah ritual. Sholat juga ada illatnya koq, mencegah perbuatan keji dan munkar.