Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: perasaan suka kepada laki2 lain sblm menikah, akan hilang begitu seorang wanita  (Dibaca 971 kali)


Offline a_luv_u

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2008
  • Tulisan: 8
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tuluskan cintaku
    • Lihat Profil
« pada: 02 September 2008, 22:36:58 »
"percayalah, perasaan suka kepada laki2 lain sblm menikah, akan hilang begitu seorang wanita mendapatkan 'malam pertama'nya dengan suaminya.." :o
bener g kata2 itu???
aku kok g pnh merasakannya y? :toktok:

hari ini harus lebih baik dari kemarin..
jangan sia2kan hari ini..

Offline aisya moura

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 3.776
  • Lokasi: banua city
  • Jenis kelamin: Wanita
  • maju atau menang
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 03 September 2008, 05:50:49 »
@ ts
mksute anti dah nikah skrang tp ga merasa cinta? Bgitukah, afwan

mana yg lbh barakah, mencintai yg dihalalkan ato yg diharamkan?

Wallahualam
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dg sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kpd oran

Offline snowyfreeze

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 805
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 03 September 2008, 06:41:48 »
aku kok g pnh merasakannya y? :toktok:
wadow gawat tuh..kasian bener suamimu, nak

Offline J-hadee

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 5.121
  • Jenis kelamin: Pria
  • Santai z muhanya
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 03 September 2008, 08:43:11 »
Bener kata akhi moura, mencintai suami itu ibadah loh.., mencintai laki-laki lain bisa jadi dosa  :marah:  :toktok:
Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih;
dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang
telah dijanjikan Allah kepadamu"
(Al Fushshilat: 30).

Offline URvan

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.050
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 03 September 2008, 08:51:41 »
Bener kata akhi moura, mencintai suami itu ibadah loh.., mencintai laki-laki lain bisa jadi dosa  :marah:  :toktok:

yup bener kata... akhi moura (akhi moura ?  ??? )

saya yg masih jomblo blom brani berkomentar...  :p

Offline maswahyu

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 16.180
  • Lokasi: Bandar Lampung - Sleman - Yogyakarta - Bandung - Jakarta - Bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 03 September 2008, 08:54:46 »
Ada yang pernah bilang gitu juga ke saya... :hmmm:

Belum tahu jawabannya...

Offline aisya moura

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 3.776
  • Lokasi: banua city
  • Jenis kelamin: Wanita
  • maju atau menang
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 03 September 2008, 11:16:46 »
:mewe:

dasar, teganya ngerubah gender ane :tembakin: jhadee & urvan :awas:

:toe:

--
sama ane jg ga tw gmana rasanya :D

Mode serius ON

segalanya itu prlu proses, jgn mempersulit apa yg mudah yg ujung2nya bisa mndzalimi diri sndiri & org lain :)

TS bilangnya kata orang yak :hmmm: baiklah, ini fakta lho..kata orang juga %peace% bhwa brapa bnyak pasangn yg mengaku saling mncintai jauh sblum akad nikah mengalami kegagalan berumah tangga

dan bnyak juga yg 'blum' saling mncintai nmun mereka langgeng, subhanallah. Allah tdk prnah memberi sesuatu utk mendzalimi hmbanya.

Ada pesan yg bgus dr akhi Salim. A Fillah, smoga brmanfaat khususnya bagi ana pribadi :malu:
"waspadailah syaithan. Berlindunglah pd Allah darinya, sungguh nelangsa mereka yg mndapati cinta d tmpat haram, & khilangan cinta d tmpat yg halal. Sungguh celaka org yg bhagia saat brmaksiat & drundung duka saat bribadat"

wallahualam







[fiuuh, moura bs ngumung gtu :toe: ]
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dg sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kpd oran

Offline a_luv_u

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2008
  • Tulisan: 8
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tuluskan cintaku
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 03 September 2008, 22:22:52 »
ada apa dgn hatiku???
bnarkah aku tdk mencintai suamiq???
ya ALLAH...
dosa apa yg telah aku perbuat???

hari ini harus lebih baik dari kemarin..
jangan sia2kan hari ini..

Offline a_luv_u

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2008
  • Tulisan: 8
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tuluskan cintaku
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 03 September 2008, 22:25:21 »
pesan untuk kalian para ikhwan...
jgn sampe memuji istri org didepan istri sndr yaaaa....
beginilah jadinya...bs kacau balau perasaan istri...
 :toktok:
hari ini harus lebih baik dari kemarin..
jangan sia2kan hari ini..

Offline amizant

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 2.446
  • Lokasi: Medan
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Act locally, think gobally B-)
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 03 September 2008, 22:54:12 »
@TS

Sabar ya mbak....
Kesabaran mbak sbg istri lagi diuji tu..


Moga rmh tangga yg udah mbak dan suami mabk bangun, bs bertahan hingga akhir hayat, Amiin...


(Duh, sok dewasa bgt amizant  :malu: :malu:)
Aku adl "Kaca Yang Berdebu"

Offline J-hadee

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 5.121
  • Jenis kelamin: Pria
  • Santai z muhanya
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 04 September 2008, 03:40:00 »
pesan untuk kalian para ikhwan...
jgn sampe memuji istri org didepan istri sndr yaaaa....
beginilah jadinya...bs kacau balau perasaan istri...
 :toktok:
Memuji istri orang lain di depan istri sendiri memang tidak patut, apalagi hal yg dipuji tidak ada pd istri.

**
Ini jgn dijadikan alasan lho mbak, dan penyebab mbak tidak cinta kpd suami bukan karena itu...
Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih;
dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang
telah dijanjikan Allah kepadamu"
(Al Fushshilat: 30).

Offline a_luv_u

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2008
  • Tulisan: 8
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tuluskan cintaku
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 04 September 2008, 23:03:00 »
wah mas j-hadee itu bkn sala 1 alasan saya g cinta suami..
bnyk skali ...
g mungkin saya sebutkan disini...
ini saya juga lagi intropeksiiii...
jgn2 saya yg salah.... :wataw:
hari ini harus lebih baik dari kemarin..
jangan sia2kan hari ini..

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.625
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #12 pada: 05 September 2008, 04:02:33 »
coba diobrolin aja mba sama suaminya :)

Offline Dinda_MGI

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 425
  • Lokasi: Depok
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 05 September 2008, 04:27:27 »
Hal seperti itu muncul bisa dikarenakan sebelum pernikahan memang belum timbul perasaan tertarik pada pasangan, ditambah lagi setelah menikah ternyata suami tidak dapat memberikan yang diharapkan sang istri sehingga ada perasaan membandingkan dengan laki-laki lain yangs empat dikenal, begitukah? saran saya ikhlaskan pernikahan mba dengan sang suami, ikhlaskan suami mba sebagai pasangan saat ini, belajar menerima kekurangannya dan mencari kelebihannya. Kalau belum ikhlas, sepertinya hanya kekurangannya saja yang terlihat di mata kita. Semoga masih ada jalan keluar yang baik. Amin.
menetapi satu sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam sejuta bid'ah

Offline ikh@

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 282
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Perhiasan dunia yg terindah adalah wanita Salihah
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 05 September 2008, 14:31:46 »
emang udah nikah berapa lama mbak??? ???

klo g cinta kenapa mau nikah sama dia??  ???
memang perasaan itu akan selalu ada ( itulah swara syetan.....) ga usah di ikutin. makanya banyak2 istigfar....
sori sayah g bermaksut untuk menghakimi tp ingatlah Allah sudah memilihkan dia jadi suami mbak.

yakinlah Allah pasti memberikan yg terbaik untuk hambanya, hanya kita saja yg sering lalai dan krn kebodohan kita, kita tidak bisa mengerti dg jelas maksut baik Allah atas kita....

sering2lah bertanya kepada Allah knp Dia menggariskan hal itu ada dalam kehidupan kita, semua pasti ada hikmahnya.... O0
hiasi harimu dengan senyum ......

Offline aisyah_fitri

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.173
  • Lokasi: ngontrak di bumiNya
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Daffa with his cute smile ^^
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 05 September 2008, 15:44:27 »
saya jg br jatuh cinta ma suami stlh bbrp pekan menikah. sblmnya
? ga ada tuh rasa cinta, lha wong klo deket2 dia aja saya malah panas dingin :D

 pengennya jauh2an terus. tp subhanallah, ga nyangka aja akhirnya bisa jg jatuh cinta ma org yg dulunya ga dikenal sama sekali & asing bgt. suami jg gitu, dia blg, br belajar mencintai saya tuh stlh ijab qabul diucapkan. sepert yg dibilang Dinda_MGI, klo qta ikhlas, insya Allah yg terlihat dominan justru adalah kelebihan2 pasangan, bukan sebaliknya. sedang laki2 atw perempuan lain yg pernah hadir sblmnya, ya itu cuma masa lalu, ga perlu diungkit2 berlebihan apalagi smp membanding2kan dgn pasangan, krn siapapun ga akan mau klo dibanding2kan seperti itu. saran saya sih, diskusikan dgn suami mba, knp dia memuji2 istri org di depan mba & sampaikan terus terang klo hal itu sebenarnya menyakiti perasaan mba. dan coba saling introspeksi jg, kok bisa ga mencintai pasangan yg halal? semoga Allah memberikan jalan keluar utk mslh rumah tangga mba ya :)

Offline maswahyu

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 16.180
  • Lokasi: Bandar Lampung - Sleman - Yogyakarta - Bandung - Jakarta - Bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 05 September 2008, 16:11:31 »
saya jg br jatuh cinta ma suami stlh bbrp pekan menikah. sblmnya
? ga ada tuh rasa cinta, lha wong klo deket2 dia aja saya malah panas dingin :D

Lah, bukannya kalau deketan panas dingin itu memang tandanya "ada sesuatu"?

Kalau nggak ada rasa sih bakalan biasa-biasa aja... :hmmm:

Offline URvan

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.050
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 05 September 2008, 16:13:37 »
saya jg br jatuh cinta ma suami stlh bbrp pekan menikah. sblmnya
? ga ada tuh rasa cinta, lha wong klo deket2 dia aja saya malah panas dingin :D

 pengennya jauh2an terus. tp subhanallah, ga nyangka aja akhirnya bisa jg jatuh cinta ma org yg dulunya ga dikenal sama sekali & asing bgt. suami jg gitu, dia blg, br belajar mencintai saya tuh stlh ijab qabul diucapkan. sepert yg dibilang Dinda_MGI, klo qta ikhlas, insya Allah yg terlihat dominan justru adalah kelebihan2 pasangan, bukan sebaliknya. sedang laki2 atw perempuan lain yg pernah hadir sblmnya, ya itu cuma masa lalu, ga perlu diungkit2 berlebihan apalagi smp membanding2kan dgn pasangan, krn siapapun ga akan mau klo dibanding2kan seperti itu. saran saya sih, diskusikan dgn suami mba, knp dia memuji2 istri org di depan mba & sampaikan terus terang klo hal itu sebenarnya menyakiti perasaan mba. dan coba saling introspeksi jg, kok bisa ga mencintai pasangan yg halal? semoga Allah memberikan jalan keluar utk mslh rumah tangga mba ya :)

hmm..gitu ya..

Lah, bukannya kalau deketan panas dingin itu memang tandanya "ada sesuatu"?

Kalau nggak ada rasa sih bakalan biasa-biasa aja... :hmmm:

oo.. gitu ya..

Offline aisyah_fitri

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.173
  • Lokasi: ngontrak di bumiNya
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Daffa with his cute smile ^^
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 05 September 2008, 17:19:04 »
mw,
weh salah. klo di saya mah, panas dinginnya itu karena deketan ma orang asing yg ga dikenal sama sekali sblmnya. boro2 ada rasa, lha wong pengennya kabur2an mulu dari ntuh orang :hihi: untungnya skrg dah insaf %peace%

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #19 pada: 06 September 2008, 05:14:08 »
@TS
itu hanya tipuan setan belaka
jangan sampai masa lalumu menghalangi kebahagiaan masa kini dan masa depanmu
cukuplah apa yang pernah kau rasakan dulu sebagai bagian dari kepingan kenangan, tanpa perasaan, cuma itu aja

cinta itu cuma perasaan emosional belaka, sangat subyektif
coba menekannya dengan menggunakan logika

kalau memang sekarang sudah menikah
mantapkan hati, bismillah, ridho Ilahi yang kan kau cari
melalui cinta pada pria yang sekarang telah menjadi suami

butuh waktu, untuk bisa mencintai pria yang sekarang menjadi suami
dan butuh kecerdasan emosional untuk bisa mencintai pria yang telah halal kau cintai
lihat sisi positif suami, dan kuatkan iman dalam hati :)


kalau memang alasan2 yang ada pada sisi suami
waduh, susah juga ya :toe: apalagi suaminya ngga daftar di myQ :)

kalau memang ada beberapa hal yang mengganjal, coba dibicarakan dengan baik, pada waktu yang baik dan dengan cara yang baik

saya rasa memang (sangatlah mungkin) suami juga memiliki kekurangan dalam me-manage pernikahan/keluarga bersama anda

coba di siapkan referensi2 mengenai bagaimana membina keluarga yang baik dalam bingkai Islam, beli2 buku pernikahan, dan kalau bisa jalannya berdua ke toko buku, lalu liat2 isi2nya, kalau ada yang menarik dan pas dengan kondisi kalian berdua, beli, semoga bisa mencerahkan dan membawa kebaikan
*buku2 mengenai pernikahan yang umum (psikologi perkawinan, dll) juga banyak kok yang bagus2

trus juga, coba silaturahmi/kunjungi para senior2 (bisa dari saudara) yang (sepertinya) telah berhasil dalam pernikahan, minta nasehat2 dari mereka tentang tips2/trik2 pernikahan


hanya bisa mendoakan, semoga pernikahannya barokah, dan bahagia dunia akhirat O0

Offline aisya moura

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 3.776
  • Lokasi: banua city
  • Jenis kelamin: Wanita
  • maju atau menang
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 06 September 2008, 08:40:11 »
@ TS

smoga dmudahkan :)

masukan tman2 di atas patut dipertimbangkan mba

ga brani nambah2in, ntar dtanya, udah praktek? :o

%peace%
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dg sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kpd oran

Offline skylight

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2008
  • Tulisan: 1.793
  • Jenis kelamin: Pria
  • smarter yet wiser, satire but nicer
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 07 September 2008, 07:52:30 »
teori segitiga sama kaki....

kalau hubungan anti sama Allah dekat dan hubungan suami sama Allah juga dekat, maka Allah akan mendekatkan hati kalian, insya Allah
sekarang dekat2 aja sama Sang Pemilik Hati, Sang Pembolak-balik Hati, semoga dibalik hatinya yg tadinya nggak cinta jadi dibanjiri cinta (jah banjir.... :toe: )
konkritnya, ajak suami ibadah malam sama2, sambil nunggu subuh kan bisa -----  :malu:

 %peace%


itu kan ibadah juga  :siul:

Allahumma shalli wasallim wabaarik 'alaa Muhammaddin

Offline ibu rifa

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 40
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 08 September 2008, 13:30:53 »
Baiknya di komunikasikan dengan pasangan hidup kita...apa yang istri inginkan dari suami dan apa yang suami inginkan terhadap istri...sehingga segala ganjalan bisa kita perbaiki sedikit demi sedikit...tidak bisa merubah seseorang dalam waktu singkat...karena pasangan hidup kita berasal dari latar belakang keluarga, didikan orang tua yang mungkin berbeda dengan kita ....


Jadikan nasi yang sudah menjadi bubur menjadi bubur yang istimewa...jika ingin pernikahan langgeng terima segala kekurangan dan kelebihan pasangan hidup kita...Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini...

Seandainya memang pasangan hidup kita suka membandingkan dengan istri orang lain..jangan langsung marah, tapi coba untuk instropeksi diri...tidak ada salahnya kita berubah menjadi lebih baik seperti yang dinginkan pasangan hidup kita..Asal perubahan itu tidak melanggar aturan Allah...

Menikah itu suatu proses...proses untuk saling mengenal pasangan hidup kita karena rumah tangga dibangun oleh 2 individu dengan sifat dan karakter, kebiasaan hidup, latar belakang keluarga yang berbeda...

Jadikan masa lalu sebagai kenangan yang hanya pantas untuk di kenang (yakinlah cinta itu bisa pudar oleh waktu) tapi yang paling penting adalah masa kini dan masa depan...Bagaimana caranya TS dan pasangan hidup bisa mejadikan rumah tangga ini menjadi surga dunia...

Ada istilah jawa yang kurang lebih artinya "cinta akan tumbuh karena sering bertemu"...

mudah2an Allah beri kemudahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga...Sehingga bisa menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah O0..Amin

Offline izti

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.450
  • Lokasi: Ice Island
  • .. Pororo Love You ..
    • Lihat Profil
    • Disain WinterMelon
« Jawab #23 pada: 09 September 2008, 03:37:57 »
'Percayalah, perasaan suka kepada laki2 lain akan hilang begitu seorang wanita mendapatkan 'malam pertama'nya dg suaminya'
sepertinyah inih kutipan kalimat yang pernah sayah posting :siul:

yg sayah maksud 'malam pertama' ituh bukan hanya ketika wanita pertama kali 'bertemu' scr intim dg suaminya, tapi ketika mendapatkan kenikmatan dalam 'pertemuan intim' tersebut. itu bila si wanita belum pernah merasakanñ dg laki2 manapun. mungkin karena hal inilah maka Rasulullah menyarankan u menikahi perawan dibanding janda, meski sebagian besar istri2 Rasulullah adalah janda.

dalam pernikahan memang ga melulu soal sex, tetapi masalah dlm rumah tangga bisa dipicu oleh hal ini, dan sebaliknya bisa diselesaikan pula dg cara ini ;)

*moga penjelasan sayah nda terlalu vulgar :malu:
... being single is easy, be a wife is happy, be a mother is miracle ...

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #24 pada: 09 September 2008, 03:54:18 »
@izti
Sepertinya memang bukan masalah "itu" doang kok, perhatikan deh postingan TS yang bilang bahwa suaminya muji wanita lain di depan dia, dan beberapa hal lain yang ngga diungkapnya, makanya akhirnya dalah hati dia ada sesuatu yang lain

Offline izti

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.450
  • Lokasi: Ice Island
  • .. Pororo Love You ..
    • Lihat Profil
    • Disain WinterMelon
« Jawab #25 pada: 09 September 2008, 05:22:31 »
ada penyebab mengapa suami memuji wanita lain. laki2 tdk melakukan atau menginginkan sesuatu tanpa alasan.

perhatikan baik2 kalimat saya. masalah 'hubungan' yang kurang hangat bisa memicu masalah lain yg muncul k permukaan seolah itulah masalahnya: pil/wil (pria/wanita idaman lain), pertengkaran, kekerasan dalam rumah tangga, dll. didukung faktor lain: iman lemah, ilmu minim, komunikasi kurang. nikah dulu deh, mungkin bisa membantu memahami kalimat sayah :siul:

pesan moral: jangan pernah mengadukan masalah rumah tanggamu kepada yg blm menikah. mungkin mereka memang idealis, tetapi seperti meraba dalam kegelapan. maaf bukan tendensius, tetapi begitulah pernikahan, tidak cukup dengan segunung teori.
... being single is easy, be a wife is happy, be a mother is miracle ...

Offline retnoarum

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 4.113
  • Lokasi: Bekasi
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 09 September 2008, 05:44:04 »
pesan moral: jangan pernah mengadukan masalah rumah tanggamu kepada yg blm menikah. mungkin mereka memang idealis, tetapi seperti meraba dalam kegelapan. maaf bukan tendensius, tetapi begitulah pernikahan, tidak cukup dengan segunung teori.

wew teh izti..kena banget tuh ucapan sama yg masih jomblow :jaim:

arum terkadang juga suka dengerin curhatanya temen yg dah merid,  mereka itu hanya butuh tempat untuk mengeluarkan uneg2 yg mereka rasakan. bukan untuk mendapatkan solusi dari arum (kan diriku blum nikah ). ada manfaatnya juga kalau bisa denger cerita seputar kehidupan rumah tangga, jadi tau kehidupan rumah tangga itu gak melulu hanya kehidupan yg idealis penuh romantis...dan ternyata ada kejadian diluar dugaan yg gak pernah terfikirkan sebelumnya dlm kehidupan rumah tangga yg hanya sekedar dibaca lewat tulisan atau teori.

Offline Sujud Panjang

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 1.200
  • Lokasi: Pekanbaru
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 09 September 2008, 06:14:37 »


pesan moral: jangan pernah mengadukan masalah rumah tanggamu kepada yg blm menikah. mungkin mereka memang idealis, tetapi seperti meraba dalam kegelapan. maaf bukan tendensius, tetapi begitulah pernikahan, tidak cukup dengan segunung teori.
  :hihi:

bujangan...?  :ktawain:
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS:23:115)

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.625
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #28 pada: 09 September 2008, 10:40:34 »
saya kira kunci utamanya komunikasi deh...
kayaknya komunikasi dengan pasangan kurang... apalagi sampai pasangan bisa menyakiti perasaan satu dengan lainnya (misal dengan memuji2 orang lain dan membanding2kan)
apakah kita senang kalau dibanding2kan?

saran saya satu, omongin dengan pasangannya, apa yang kita suka, dan tanyakan pula apa kesukaan dia

Offline daffawwaz

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 989
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • sanifamily
« Jawab #29 pada: 09 September 2008, 11:56:45 »
Perasaan memang tidak bisa dipaksakan untuk hadir.  Biarkan dia mengalir alami.

Menurut saya perasaan cinta bukan keharusan, sepanjang kita masih bisa menghormati dan memperlakukan pasangan kita sesuai dengan hak-haknya dan kita bisa menunaikan kewajiban-kewajiban kita.

Tetapi jika kemudian tidak adanya cinta menghalangi kita menunaikan kewajiban dan memenuhi hak pasangan kita.  Inilah yang menjadi masalah.
emaknya Daffa, Fawwaz, dan Inara

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #30 pada: 09 September 2008, 16:05:11 »
@izti

iya, tau deh yang udah nikah :)



sekedar sotoy lagi nih

*saya asumsikan bahwa kata hubungan yang kamu tulis pake tanda kutip adalah hubungan suami istri alias urusan kasur :malu:


dulu sempat nonton film komedi barat, semacam film friends, atau wheres larry gituh deh, ada sebuah dialog yang bagus
ketika sang suami meledeki istrinya tentang kondisi "hubungan" (urusan ranjang), sampe2 dikasih efek suara penonton ya bilang oooooo

trus ternyata dijawab sama istrinya:

ya, percuma juga klo punya mobil cadilac (salah satu merek mobil bagus), tapi klo supirnya ngga bisa nyetir


klo tentang urusan "hubungan" itu tentu kedua belah pihak saling berperan, dan yang pastinya sang suami lah yang paling berperan besar
*dengan asumsi umum bahwa wanita lebih pemalu, dan lelaki yang lebih memegang kendali disitu


tapi kalau kita mau cermati postingan a_luv_u maka masalahnya ngga sesederhana itu
*multi causa


dan kalau mau baca tulisanya TS maka ada perkataan:

Kutip
jgn sampe memuji istri org didepan istri sndr yaaaa....
beginilah jadinya...bs kacau balau perasaan istri...
 :toktok:

Kutip
itu bkn sala 1 alasan saya g cinta suami..
bnyk skali ...

g mungkin saya sebutkan disini...


berarti sebetulnya permasalahnya ngga cuma pada pihak wanita doang

makanya, dalam konseling pernikahan (klo saya baca2), biasanya ada 3 sesi, sesi pertama dengan suami, sesi kedua dengan istri, baru nanti ada sesi gabungan, jadi ketahuan sebetulnya dimana letak permasalahan / perbedaan/ gap yang menyebabkan permasalahan


maaf ini sotoy banget :)
tapi klo diliat sekilas (pakai persepsi yang didapat), sepertinya memang dari pihak suami kurang begitu memahami bagaimana manajemen sebuah keluarga

sehingga si istri (dalam hal ini TS), jadi terombang-ambing dan makin mudahlah sang syaitan menghembuskan angin "cinta" masa lalunya ke dalam hatinya


saya juga paham kok klo pernikahan itu ngga mudah dan sederhana, its too complicated. sama seperti nyetir mobil, meski kita tau teori2 nyetir yang baik, paham rambu2, paham mengenai otomotif (kendaraan kita), tapi klo belum pernah bawa (nyetir) mobil (baru cuma omong doang / baru sampe level pengetahuan belum sampe level pengalaman), ya ngga akan dapat feel / perasaannya

*lagi kepengen bisa bawa mobil nih* :toe:

[OOT OFF]


untuk mba a_luv_u

sedikit mengulang pesan saya sebelumnya:

Kutip
itu hanya tipuan setan belaka
jangan sampai masa lalumu menghalangi kebahagiaan masa kini dan masa depanmu
cukuplah apa yang pernah kau rasakan dulu sebagai bagian dari kepingan kenangan, tanpa perasaan, cuma itu aja

cinta itu cuma perasaan emosional belaka, sangat subyektif
coba menekannya dengan menggunakan logika

kalau memang sekarang sudah menikah
mantapkan hati, bismillah, ridho Ilahi yang kan kau cari
melalui cinta pada pria yang sekarang telah menjadi suami

butuh waktu, untuk bisa mencintai pria yang sekarang menjadi suami
dan butuh kecerdasan emosional untuk bisa mencintai pria yang telah halal kau cintai
lihat sisi positif suami, dan kuatkan iman dalam hati :)

hal2 yang kurang, coba disiasati dan diusahakan jalan keluarnya, cari solusi, dengan hati yang tenang dan pikiran bijak

semoga pernikahannya bahagia dunia akhira O0

Offline izti

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.450
  • Lokasi: Ice Island
  • .. Pororo Love You ..
    • Lihat Profil
    • Disain WinterMelon
« Jawab #31 pada: 09 September 2008, 18:22:27 »

dulu sempat nonton film komedi barat, semacam film friends, atau wheres larry gituh deh, ada sebuah dialog yang bagus
ketika sang suami meledeki istrinya tentang kondisi "hubungan" (urusan ranjang), sampe2 dikasih efek suara penonton ya bilang oooooo

trus ternyata dijawab sama istrinya:

ya, percuma juga klo punya mobil cadilac (salah satu merek mobil bagus), tapi klo supirnya ngga bisa nyetir

referensinya dari barat seh.... :siul:

klo tentang urusan "hubungan" itu tentu kedua belah pihak saling berperan, dan yang pastinya sang suami lah yang paling berperan besar
*dengan asumsi umum bahwa wanita lebih pemalu, dan lelaki yang lebih memegang kendali disitu
jah, dia sok teu lagih, emang pernah njalanin hubungan suami istri gituh? :jaim:




berarti sebetulnya permasalahnya ngga cuma pada pihak wanita doang


yang bilang salahnya wanita siapah? ngarang lagi ah ipin :jaim:

maaf ini sotoy banget :)
tapi klo diliat sekilas (pakai persepsi yang didapat), sepertinya memang dari pihak suami kurang begitu memahami bagaimana manajemen sebuah keluarga

sehingga si istri (dalam hal ini TS), jadi terombang-ambing dan makin mudahlah sang syaitan menghembuskan angin "cinta" masa lalunya ke dalam hatinya


[/quote]
 konsultan yang butuh konsultasi kayaknya neh....


%peace%
... being single is easy, be a wife is happy, be a mother is miracle ...

Offline aishy_fika

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 9.223
  • Jenis kelamin: Wanita
  • pejuang ga boleh ngambek !!!
    • Lihat Profil
    • Pelangi-Duniaku
« Jawab #32 pada: 09 September 2008, 19:09:31 »
hum...

ga tau deh


ga ikut ikut

cuma mau nitip postingan doang %peace% ---> emang pasar bedug
Bagi dunia, kau hanyalah seseorang.Tapi, bagi seseorang kau adalah dunianya. PLATO

-SWORDLESS SAMURAI-

Offline idku-R

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 884
  • grrrhhhhhh
    • Lihat Profil
« Jawab #33 pada: 09 September 2008, 20:02:54 »
"percayalah, perasaan suka kepada laki2 lain sblm menikah, akan hilang begitu seorang wanita mendapatkan 'malam pertama'nya dengan suaminya.." :o
bener g kata2 itu???
aku kok g pnh merasakannya y? :toktok:
wah, benarkah itu 
:o :o
-inurl:(htm|html|php) intitle:\"index of\"+\"last modified\"+\"parent directory\"+description +size +(wma|mp3) \"idku-R\"

Offline Anis_WN

  • Moderator
  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.462
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #34 pada: 17 September 2008, 07:52:52 »
Ngamatin para konsultan ngasih nasihat... ::)

Kutip dari: a_luv_u
pesan untuk kalian para ikhwan...
jgn sampe memuji istri org didepan istri sndr yaaaa....
beginilah jadinya...bs kacau balau perasaan istri...
:toktok:
Sebetulnya hal yg sama juga berlaku untuk para istri yg suka mbanding2in suaminya sama orang lain.

Kalo saya, langsung aja, "Kenapa lu dulu gak nikah aja ama dia? :P" Terus kalo jawab2an, kejar lagi sampai dia mengakui bahwa mengakui kelebihan kita. Atau mungkin dia bener2 gak bisa menemukan sisi positif sama sekali dan mengakui 'kesalahannya' dlm memilih pasangan. Pada titik itu, langsung aja minta cerai.

;)

Kasar, sih. Tapi ngapain juga menikah dgn orang yg gak bisa menghargai kita sebagai pasangannya?

%peace%
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.625
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #35 pada: 17 September 2008, 09:32:39 »
kalopun mau membanding2kan ya dalam hati aja, jaga perasaan pasangan...

Offline 4isyah_4ulia

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 5.671
    • Lihat Profil
    • sp0ngew4ter.wordpress.com
« Jawab #36 pada: 17 September 2008, 11:14:24 »
kalau emang niat untuk menghilangkan perasaan yg gitu, gak perlu pake malam pertama kali...
perasaan suka terhadap laki2 sebelum menikah itu bisa hilang meskipun kita belum menikah
semuanya tergantung pada orang itu, gak peduli laki2 atau perempuan
kalau udah nikah, yg lain dan yg lalu...ya lupain aja
yg penting gimana sikap kita pada pasangan kita

usahakan dong dilupain, masa iya malam pertama malah ngingat orang lain?!
>> hanya bisa menunggu <<

Offline Bunda Aidan

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 13
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • Kios Pulsa
« Jawab #37 pada: 22 September 2008, 15:29:58 »
Kasus ini mirip dengan seorang teman saya, tapi mungkin lebih parah. Di awal proses begitu bersemangt menyiapkan pernikahan. tapi, ketika hari pernikahan sudah tinggal menghitung jari, dan undangan sudah disebar, keraguan yang hebat muncul dalam hati sahabat saya. Tahukah akibatny, di malam pengantin sang istri justru minta cerai. tetapi suami tidak mengabulkannya.
Saya jadi benar miris, sudah lupa kah dengan niat tulus sebagai modal menikah, yaitu menikah karena ingin menggenapkan separuh dien, menikah semata-mata karena Allah dan ingin menggarap ibadah yang lebih banyak bersama pasangan. Kemana kah niat suci itu menghilang?

Offline lia_ahmalia

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 69
    • Lihat Profil
« Jawab #38 pada: 23 September 2008, 12:28:43 »
masa sich?

emang gitu ya?? blm nikah nich... :hihi:

berarti bener donk kata orang,cinta akan tumbuh dengan sendirinya setelah menikah.. :hmmm:

Offline ikhwanfillah

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 1.539
  • Lokasi: Makassar
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hidup Mulia Atau Mati Syahid
    • Lihat Profil
    • RENUNGAN BAGI PARA PENCARI KEBENARAN
« Jawab #39 pada: 23 September 2008, 18:18:30 »
@a_luv_u

Saya bisa menyimpulkan bahwa pernikahan yg dilakuka oleh akhwat a_luv ini adalah sesuatu yg terpaksa, bisa terpaksa nikah, bisa juga terpaksa taat. (dan ini banyak terjadi pada diri aktifis dakwah) katanya : "konon karena pemahaman agama, mereka terpaksa atau dipaksa entah itu oleh pihak ketiga atau oleh keadaan untuk menikah dengan orang yg sama sekali gak mereka suka (cintai).

Karena itu pemahaman seperti harus diluruskan, Islam sudah mengajarkan bahwa salah satu tujuan pernikahan itu adalah untuk menciptakan ketentraman bathin bagi kedua belah pihak yg melaksanakan pernikahan itu, karenanya kedua belah pihak harus dipertemukan sebelum kesepakatan nikah itu dibuat. MAnfaatnya adalah, suapaya keduanya bisa mengukur dan langsung merasakan ada gak getar-getar cinta itu pada keduanya. Jika tidak salah satu bisa menolak.

Karena itu jauh hari selama masih dalam proses taaruf, ikhwan dan akhwat sudah mencoba menghadirkan rasa suka atau yg disebut cinta itu. Sebab akibatnya bisa fatal seperti ini. Dan jika sudah begini yg jadi korban tentunya adalah akhwat, dia akan merasakan sesuatu yg hambar dalam kehidupan rumah tangganya, jauh dari apa yg dibayangkan sewaktu masih menjadi aktifis dakwah. Lezatnya rasa berumah tangga, kemudian menjadi bom waktu.

Wassalam
Ikhwan
RENUNGAN BAGI PARA PENCARI KEBENARAN


Offline Bunda Aidan

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2008
  • Tulisan: 13
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • Kios Pulsa
« Jawab #40 pada: 24 September 2008, 13:13:09 »
@a_luv_u

Saya bisa menyimpulkan bahwa pernikahan yg dilakuka oleh akhwat a_luv ini adalah sesuatu yg terpaksa, bisa terpaksa nikah, bisa juga terpaksa taat. (dan ini banyak terjadi pada diri aktifis dakwah) katanya : "konon karena pemahaman agama, mereka terpaksa atau dipaksa entah itu oleh pihak ketiga atau oleh keadaan untuk menikah dengan orang yg sama sekali gak mereka suka (cintai).

Karena itu pemahaman seperti harus diluruskan, Islam sudah mengajarkan bahwa salah satu tujuan pernikahan itu adalah untuk menciptakan ketentraman bathin bagi kedua belah pihak yg melaksanakan pernikahan itu, karenanya kedua belah pihak harus dipertemukan sebelum kesepakatan nikah itu dibuat. MAnfaatnya adalah, suapaya keduanya bisa mengukur dan langsung merasakan ada gak getar-getar cinta itu pada keduanya. Jika tidak salah satu bisa menolak.

Karena itu jauh hari selama masih dalam proses taaruf, ikhwan dan akhwat sudah mencoba menghadirkan rasa suka atau yg disebut cinta itu. Sebab akibatnya bisa fatal seperti ini. Dan jika sudah begini yg jadi korban tentunya adalah akhwat, dia akan merasakan sesuatu yg hambar dalam kehidupan rumah tangganya, jauh dari apa yg dibayangkan sewaktu masih menjadi aktifis dakwah. Lezatnya rasa berumah tangga, kemudian menjadi bom waktu.

Saya setuju banget dengan pendapat ini. Sering kali, banyak dari akhwat yang menjalani ta'aruf kemudian tidak tumbuh kecenderungan dalam hatinya, merasa dilema. Desakan usia yang terus bertambah, tuntutan keluarga bahkan lingkungan yang seakan mengejar akhwat untuk segera menikah, dan juga, pemahaman di kalangan akhwat dan ikhwan yang katanya tidak baik kalau akhwat menolak pria yang datang kepadanya karena akan mendatangkan fitnah, bisa jadi alasan-alasan inilah yang mengalahkan gejolak hati si akhwat yang sebenarnya tidak bisa menerima pria yang sedang dikenalkannya.
Sungguh, saya tidak setuju dengan penilaian tidak baik akhwat  menolak laki-laki yang datang kepadanya. Kecenderungan hati sangat pada calon pasangan sangat penting, terutama untuk pihak perempuan. Mengapa? Karena kita, pihak perempuan akan mengemban tugas yang cukup berat dalam berumah tangga, dan akan terasa menyiksa hati dan fisik jika tidak ada keikhlasan di dalamnya. Bayangkan saja, hidup satu atap, tidur satu ranjang dengan laki-laki, dan tidak ada batasan fisik lagi dengan suami. Bagaimana kalau si akhwat tidak ada rasa suka, tentu ini akan membuatnya menderita lahir dan batin, kemudian dapat timbul hal-hal yang justru mudharat, seperti menentang dan tidak taat kepada suami.
Untuk akhwat yang belum menikah, ini penting dan harus jadi pertimbangan utama. Jangan terlalu pedulikan apa penilaian orang lain, karena yang akan menjalaninya adalah diri anti sendiri.
semoga bermanfaat.

Offline ikhwanfillah

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 1.539
  • Lokasi: Makassar
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hidup Mulia Atau Mati Syahid
    • Lihat Profil
    • RENUNGAN BAGI PARA PENCARI KEBENARAN
« Jawab #41 pada: 26 September 2008, 15:12:04 »
Hm...ini bukan kasus yg pertama yg ana temui tapi kesekian kasus dalam pernikahan aktifis dakwah. Semoga menjadi pelajaran bergarga. Sebagai manusia biasa tentu, kita tidak bisa lepas dari fitrah kemanusiaan kita. Karen aitu pada proses awal ta'aruf hal ini sudah harus mantap. JAngan lanjutkan proses itu kalau tidak sreg alias tidak suka dengan orang yg ditawarkan.  Jangan pilihan ditentukan MR atau siapapun juga kecuali kita sendiri. Karena pernikahan bukan untuk dilakoni sehari dua, kalau bosan bisa berhenti. Ianya adalah proses yg akan dirasakan seumur hidup. KArena itu kita tidak boleh salah pilih.

Wassalam
RENUNGAN BAGI PARA PENCARI KEBENARAN


Offline Diya al Dien

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 1.757
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • -vindicate-
« Jawab #42 pada: 10 Oktober 2008, 15:56:08 »
hm..banyak yg bilang..
wanita itu mudah luluh oleh kebaikan,jatuh cinta dr hati
namun pria itu jatuh cinta dari mata.allahua`lam

tp sbg wanita mungkin perasaan suka pd suami biasanya akan muncul apabila
qta telah menikah (walo misalnya nikahnya tnp rasa cinta).soalnya wanita itu sensitif n mudah luluh.. :malu:

tenang ukhti,hidup tak selalu harus mengejar cinta pd manusia.. :)
sabda rasulullah Bila seorang pria beriman menikahimu;
bila ia mencintaimu maka ia akan memuliakanmu
bila ia tidak mencintaimu maka ia akan menghormatimu

Everything in the universe is a moslem, for its obey ALloh by submission to His laws.

Offline ikhwanfillah

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 1.539
  • Lokasi: Makassar
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hidup Mulia Atau Mati Syahid
    • Lihat Profil
    • RENUNGAN BAGI PARA PENCARI KEBENARAN
« Jawab #43 pada: 12 Oktober 2008, 06:56:36 »
Menurut saya kasihan dua-duanya,kasihan suaminya, kasihan si a_luv_u nya. Ini mungkin pernikahan yg dipaksakan, dalam pengertian yg penting akhlak dan gamanya udah ok, nikah aja, persoalan tertarik atau tidak, cinta atau tidak, gak penting.
Atau bahkan ada akhwat yg terpaksa menerima, karena sering di beritahukan bahwa menolak pinangan laki-laki sholeh bisa menimbulkan fitnah.

Tindakan seperti ini menurut saya adalah keliru, fitrah manusia tertarik pada lawan jenis itu berawal dari pandangan (penglihatan fisik), dalam haditsnya Rasul juga menempatkan kata "li jamaaliha" sebagai kriteria awal dalam memilih pasangan. Kata ini tentu mewakili sifat yg dimiliki manusia, cantik bagi wanita dan ganteng bagi laki-laki. Hanya saja memang kriteria ini tidak boleh dijadikan pertimbangan utama, sebab titik beratnya ada di agama jika akan selamat.

Tetapi kita tidak boleh sama sekali menafikan faktor ini, sebab rasa suka itu justru berawal dari sini. Kalau kemudian dipaksakan, maka hasilnya ya seperti yg ukhti a_luv_u rasakan itu. Saya banyak mendengar bahwa banyak perkawinan yg seperti itu. Bahkan ada seorang wanita yg menikah sudah 20 tahun tapi tidak pernah merasakan nikmatnya (maaf) hubungan suami istri, karena dia menikah dengan orang yg tidak pernah dicintainya, padahal mereka telah dikaruniai 4 orang anak.

Kan kasihan jika sudah terjadi seperti ini.

Semoga tidak terjadi lagi

ikhwanfillah di bumi Allah

RENUNGAN BAGI PARA PENCARI KEBENARAN