Gaul dan Gaya Hidup Islami > Taaruf dan Jodoh
I don't believe in ta'aruf ??
e-k (23 Mei 2006, 11:53:25):
Dah cukup lama juga saya yang awam ini mengamati dan belajar dari subforum bina keluarga ini... dan alhamdulillah, Insya Allah sudah banyak pengetahuan yang dapat saya ambil. Tetapi selama ini ada keraguan yang mengganjal di hati saya mengenai proses ta'aruf...
Sebenernya apakah ada batas waktu atau batas jumlah pertemuan dalam proses ta'aruf ? karena saya sendiri termasuk yang sukar untuk "mempercayai" seseorang... dan menurut saya butuh waktu lebih dari sekedar 1 atau 2 kali pertemuan untuk dapat saling mengetahui mengetahui calon pasangan kita. meskipun tidak harus selalu melalui pertemuan, paling tidak harus ada perbincangan-perbincangan untuk saling bertukar pandangan antara keduanya agar setidaknya walaupun sedikit, bisa mengenal baik-buruk calon pasangan hingga dapat bersiap diri nantinya.
Mohon bantuannya bagaimana agar bisa memantapkan hati dengan ta'aruf, saya sendiri merasa gak bakal mampu memutuskan (meskipun dengan sholat istikharoh terlebih dahulu) karena sekali lagi saya ini orangnya gak mudah percaya dan mungkin juga terlalu banyak perhitungan :-\ karena menurut saya everything must be well planned and prepared lah... O0
:'( :'( :'( :toe: :toe:
d24k1 (23 Mei 2006, 12:11:21):
ma'af,.saya pindah ke forum ta'aruf aja ya,..... :)
AdnanRasulSayyaf (23 Mei 2006, 12:17:37):
mode cerewet : activate %peace%
taaruf, ya proporsional ajah........, prinsipnya jangan sampai berkhalwat aja siy, mengenai waktu atau berapa kali taaruf daku pikir gak ada aturan baku, ya sesuaikan dengan kesepakatan aja dan situasi dan kondisi
namun karena bagi sebagian orang taaruf itu biasanya sangat2 sensitif dan yg bermain di sini adalah perasaan dan hati, so jika sanggup disegerakan sy kira itu akan jadi lebih baik
yonna (23 Mei 2006, 12:25:52):
mode sok pengalaman: ON ^-^
Mnrt saya wajar jika dalam proses taaruf diperlukan waktu utk menentukan sikap dan mengambil keputusan, pertemuan 1-2 kali itu wajar kok...malah ada yg ketemuan sampai 5 kali utk memantapkan hatinya. Tergantung masing2 orang aja.
Bersikap waspada dan selalu pakai perhitungan itu bagus banget O0 kalo bingung buat matriks SWOT apa manfaat dan mudharatnya jika kita tetap meneruskan taaruf dgn ikhwan/akhwat tersebut? Sewaktu bertemu, kira2 lebih banyak sreg-nya atau tidak sreg-nya, lebih merasa yakin atau merasa ragu2. Tapi ingat deh, kalo anta nge-gituin orang, maka anta pun jg hrs siap digituin org....krn mgkn yg merasa susah percaya dan banyak perhitungan bukan anta satu2nya...mgkn dia sendiri juga memberlakukan itu saat taaruf, ya kan?
Met taaruf :)
JangAAN (23 Mei 2006, 12:52:10):
Gak pake mode-modean... %peace%
Dulu ane ta'aruf cuman 3 bulan... singkat, tapi padat dan hasilnya Alhamdulillah... anak dah mo 2 %peace%
Saya dan Bini cuman punya satu visi yaitu Ibadah nikah, dan tentunya ada komunikasi dalam bentuk wawancara... dia tanyak ke saya masalah visi dan misi sebage suami... saya tanyak dia masalah konsep berkeluarga dan mendidik anak... wawancara ini kebanyakan di rumah Bini waktu itu... disaksiken para kakak dan Ibu Mertua pada waktu itu... :toe:
Sejak wawancara itu ada kecocokan lantas ta'aruf berlanjut ke diskusi masalah hobi, musik, kalo ta'lim ke mana saja, preferences, kebiasaan, kondisi keluarga, kerjaan.... malah yang lucu ternyata dalam masalah denger musik yang serupa juga bisa jadi bahan penyelidikan....
Awalnya ta'aruf ini dari pembicaraan ringan adik saya dan adiknya.... ternyata emang inih jodoh saya....
Navigasi
[0] Indeks Pesan
Ke versi lengkap