Pertama kali join nih di forum ini, thread pertama yang kebaca ini...

Saya coba ikuti thread ini dari awal, dan juga buka blognya...akhirnya saya menyimpulkan, gak worthed tuk meneruskan perdebatan ini. Artikel-artikel yang ditulis diblog benar-benar tidak dapat dipertanggung jawabkan dan jauh sekali dari etika dalam menyampaikan suatu pendapat yang seharusnya disertai dalil-dalil dan juga pembahasan yang mendalam.
Bagi saudara Ifa, saya maklumi kekesalan anda, tetapi sayang juga klo kita habiskan waktu untuk menanggapi topik ini. Karena saya yakin bahwa Bapak Sodiq yah namanya klo gak salah, sudah mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh akhi, tapi ternyata tidak ada klarfikikasi yang mendalam dan juga perubahan sikap.
Yang saya pahami mengenai dari surat al-isra ayat 17, bahwa hukum asal dari perbuatan adalah terikat dengan hukum syara..sehingga tidak dapat seenaknya mengatakan yang tidak disinggung itu mubah.
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya."
Karena sesungguhnya dijelaskan juga pada Al -maidah ayat 3 dijelaskan bahwa aturan yang diturunkan sudah komprehensif dan lengkap.
"Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu."
Saya tidak akan membuka dan memperpanjang thread ini lagi, semoga ada thread lainnya yang lebih bermanfaat. Saya harap setiap orang yang berpendapat harus disertai dalil, jangan mengedepankan hawa nafsu, atau pendapat2 pribadi sesuai akal pikiran tanpa dalil.