Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: TRIK MEDIA MENCORENG ISLAM  (Dibaca 424 kali)


Offline Marsahid

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 33
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Percikan Iman
« pada: 02 Juli 2008, 12:53:50 »
PERCIKANIMAN.ORG - Berbagai lembaga, seperti media massa dan sekolah-sekolah memberikan berbagai data yang telah dipilah dan dipilih; mereka membesar-besarkan masalah dan meremehkan perkara-perkara lainnya.

Semua itu dilakukan agar masyarakat tidak bisa berfikiran terbuka ketika menganalisis suatu masalah, sehingga acapkali terjebak dengan Teori Konspirasi. Teori semacam ini membuat masyarakat tidak mampu memahami akan permasalahan mereka sebenarnya; karena dengan adanya teori ini muncul anggapan, bahwa segala permasalahan yang dihadapi masyarakat disebabkan oleh ‘musuh fiktif’ yang sengaja diciptakan oleh penguasa atau –bisa jadi- diciptakan oleh masyarakat sendiri akibat rasa takut yang membelenggu mereka.

Zachariah Matthews dari Cair (Canadian Islamic Congres’s) membeberkan sejumlah trik media Barat yang terbit di Canada, dalam memproduksi citra buruk tentang Islam; yang bisa kita dapati pula pada sebagian pers Indonesia.Pertama, Sensasi.

Berita di buat berdasarkan fakta yang tidak pernah ada, atau hanya mengandung sedikit kebenaran. Namun semakin lama dihebohkan, kisah semacam ini akan kehilangan substansinya. Misalnya, kisah perkosaan massal terhadap etnis China pada kerusuhan Mei 1998 di Indonesia. Dalam dokumen Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), dalam debat tentang ada tidaknya fakta perkosaan masal yang tengah di-ulik, seorang pimpinan TGPF menyatakan kepada rekannya,” Jangankan satu kasus, setengah kasus pun cukup.”

Standar ganda juga diterapkan oleh media. Ketika kasus monas kemarin, aktivis KLI yang menyerang AKKBB disebut ‘pelaku kekerasan’. Akan tetapi label tersebut tidak disematkan kepada AKKBB yang melakukan kekerasan simbolik dengan kampanye dan pernyataan provokatifnya.

Trik kedua, Mengemukakan berita atau klaim dusta. Sering klaim tentang Islam tanpa disertai dukungan bukti, atau dengan bukti yang sangat lemah. Misalnya, ketika Detik.com dan KoranTempo memberitakan foto Munarman mencekik, atau aksi KLI yang diklaim FPI. Pun juga gambar bocah menangis yang disebut-sebut anak-anak AKKBB.

Trik ketiga, Misrepresentasi. Kerap kali media menggunakan trik pars pro toto (generalisasi). Satu atau dua kasus dijadikan berita massal. Misalnya, media menulis’ oknum’ untuk aparat atau polisi. Tapi ketika menyiarkan aksi sebagian kecil KLI, mereka menyebut sebagai tindakan FPI.

Trik keempat, Pembatasan akses. Publik muslim tidak diberi akses yang sama pada media. Contoh yang telanjang adalah aksi yang dilakukan hampir 100.000 massa muslim mengepung istana pada 7 Juni siang. Pers umumnya tidak memberitakan aksi demo tersebut. Menghilangnya Jajak pendapat dan hasilnya di situs Liputan6.com yang ternyata mayoritas masyarakat mendukung eksistensi FPI, merupakan contoh akses yang bersifat vulgar.

Trik kelima, Stereotype.
FPI oleh media massa diidentikan dengan kekerasan. Sebaliknya, kalangan Sipilis (Sekulerisme-Plurasislem-Liberalisme), dicitrakan sebagai sosok yang santun, damai, sejuk, meskipun menebar terror verbal berbungkus kalimat-kalimat indah. Lewat Resonansi di Republika, kolumnis Zaim Uchrawi yang juga direktur Balai Pustaka, mendorong pembubaran FPI dan Ahmadiah. Berikutnya ia menyebut Syafii Anwar ( tokoh Sipilis pemimpin LSM ICIP) sebagai ‘intelektual muslim yang santun’ .

Trik keenam, Pengendalian reporter. Robert Fisk, koresponden pada media massa London the Independent menulis “ Para editor Amerika mempunyai kebiasaan membuang reporter mereka jika mereka mulai memahami secara objektif situasi daerah liputannya.” Pada peristiwa demo besar 9 Juni 2008, kemana larinya hasil liputan para wartawan kita?

The last, Pemahaman bahwa informasi saat ini banyak dikuasai oleh orang-orang yang tidak senang terhadap Islam – sipilis - merupakan modal dasar. Informasi yang tidak objektif tentang Islam bisa di counter atau didudukkan dengan baik asalkan kita mau memperkaya cakrawala berfikir. Membiasakan mendengarkan lebih dari satu pendapat tentang suatu masalah, dan kemudian memilih suatu pendapat berdasarkan pengkajian yang telah dilakukan. Tidak bersikap taklid buta dan kaku, akan tetapi selalu membuka pemikiran dan hati, serta konsisten dengan kebenaran, meskipun kebenaran itu datangnya dari orang-orang yang tidak kita sukai.

Allah swt berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi yang adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjalkan.” (TQS.al-Maaidah : 8)
***


(Ibnu Khaldun Aljabari, 2 Juli 2008)

Mencari Informasi menarik dan terpercaya tentang Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), “Tabloid Suara Islam” Edisi 46 : Membedah Jantung AKKBB bisa menjadi salah satu sumbernya.


Referensi http://www.percikaniman.org
http://www.percikaniman.org
Menuju Era Dakwah Tanpa Batas

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #1 pada: 03 Juli 2008, 12:13:51 »
ow, nice artikel O0

mesti selektif juga nih dengan media ;)

Offline ARS

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 21.962
  • Lokasi: Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Jenis kelamin: Pria
  • !..Karena Korupsi Bukanlah Budaya!..!
    • Lihat Profil
    • Apa Dong (dot) Com
« Jawab #2 pada: 03 Juli 2008, 12:16:11 »
█ Apa Dong (dot) Biz @ www.apadong.biz
█ 24x7x365 Support - Free Services+Bon

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #3 pada: 03 Juli 2008, 12:24:30 »
Fenomena Artis Berjilbab dan Fitnah Terhadap Islam
http://apadong.com/2008/07/03/fenomena-artis-berjilbab-dan-fitnah-terhadap-islam/

nice writing mas ARS :topOK:
memang budaya ghibah dan fitnah itu harus dilawan :marah:

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #4 pada: 03 Juli 2008, 12:55:59 »
Makasih...MELENGKAPI thread ini :koran:
KUMPULKAN MEDIA2 YG Harus Disingkirkan Dari Tengah UMAT ISLAM!!!
http://myquran.org/forum/index.php/topic,39741.0.html
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline Istiqomah D. Ihsana

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2008
  • Tulisan: 4
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 04 Juli 2008, 14:38:30 »
Wah! memang bener tuh! kita aja yang gak pernah sadar! kita ternuai bung! lihat saja semua berita yang ditayangkan baik di media cetak maupin elektronik semuanya pan gak ada yang netral...lihat saja guantanamo, apa pernah dimuat???

Offline THE ARAB LAGI

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 317
  • Jenis kelamin: Pria
  • WOW, DUNIE KEBALIK LAGI ! ^_^
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 04 Juli 2008, 14:48:15 »
Apakah bom bali 1 dan 2 hanya rekayasa ? apakah video pelaku bom bunuh diri yg mengatakan RI itu harus dilawan dan dihancurkan itu palsu ?

Apakah pemberontakan kartosuwiryo, kahar muzakkar, daud beureueh juga hanya kebohongan belaka ?

Apakah bom bunuh diri di RI adalah trik kamera ?

Apakah wakil FPI yg berkata bunuh ahmadiyah dimana mereka berada juga hasil CGI ?

Islam garis keras memang ada, kalau media mengurangi dampaknya itu benar, mengapa mendukung calon2 teroris ?

Haruskah diingatkan bahwa korban2 bom bunuh diri adalah warga sipil ? pada kasus bom meriot beberapa sopir taksi yg tewas adalah umat islam, mengapa darah mereka dihalalkan selagi mencari nafkah buat keluarga ?

Semoga yg pro Islam kekerasan mengalami sedihnya kehilangan keluarga dengan cara2 yg biadab tsb, baru kalian akan berpikir,  harus dengan cara demikiankah Islam ditegakkan ?


Offline sepoi.angin

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2008
  • Tulisan: 22
  • Lokasi: Kolong Langit
  • Jenis kelamin: Pria
  • Aku ingin selalu menyejukkanmu...
    • Lihat Profil
    • Vila udaraku....
« Jawab #7 pada: 05 Juli 2008, 08:01:17 »
hiks... sedihnya. kkita dikeroyok...

Hm.... Kuatkan aqidah kami ya Allah.....
Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam.
Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa.
Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim.
Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan,
itu adalah mulia dan terpuji.

Offline Diya al Dien

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 1.757
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • -vindicate-
« Jawab #8 pada: 12 Juli 2008, 18:12:50 »
hmm..udah ga respek sm mayoritas media massa :siul:

kemaren beli JihadMAGZ,,waw..subhanallah keren bgt!!!nambah ghirah islamiyah
Everything in the universe is a moslem, for its obey ALloh by submission to His laws.

Offline oomnya fahrel

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 12.300
  • Lokasi: Bumi Allah
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kage Mane no Jutsu
    • Lihat Profil
    • Open house
« Jawab #9 pada: 15 Juli 2008, 14:45:41 »
Atasku, yup -walau baru liat resensinya-

Offline Muhammad_Alfatih_2

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 215
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 15 Juli 2008, 20:50:02 »

jazakallah infonya  O0

Offline nienie

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 3.497
  • Lokasi: Bekasi - Bandung
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Lihatlah dari sisi yang berbeda .^_^.
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 15 Juli 2008, 21:13:41 »
meskipun pada teorinya seorang jurnalis dilarang untuk menyebarkan berita bohong atau tidak berdasarkan fakta
namun kenyataannya semua seringkali bertolak belakang...
ternyata satu kata kuncinya bahwa semua itu tergantung siapa yang ada di belakang media itu dan dari mana sumber dananya...(hmmm....kemana naluri seorang jurnalis yah kalo harus nulis berita bohong..... :mewe:)

saatnya jurnalis islam bangkit dan lawan semua pemberitaan media yang ingin menghancurkan Islam... :topOK:
" Proses Menjadi Baik Itu Panjang..Tapi Keputusan Untuk Memulai Menjadi Baik Hanya Memerlukan Waktu Beberapa Saat"

Offline |lagi|duduk|

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 1.669
    • Lihat Profil
    • check it
« Jawab #12 pada: 15 Juli 2008, 21:40:55 »
baca awal surat al-mulk

Offline maren

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.344
  • Lokasi: Ibu Kota RI
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Karena damai itu indah
    • Lihat Profil
    • I Love being a Nurse ^_~
« Jawab #13 pada: 15 Juli 2008, 21:52:38 »
Yap, menyedihkan sekali.. Kasian masyarakat awam yang gak tau apa2 jadi terkontaminasi berita2 bohong yang pada akhirnya akan menjadi bumerang buat umat Islam. Naudzubillah, semoga Allah selalu melindungi kita dari orang2 munafik
Jangan jadi orang yang penuh dendam, jadilah orang yang memiliki banyak kata maaf untuk orang2 yang telah menyakiti kita :) bekerjalah dengan ikhlas

Offline oomnya fahrel

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 12.300
  • Lokasi: Bumi Allah
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kage Mane no Jutsu
    • Lihat Profil
    • Open house
« Jawab #14 pada: 16 Juli 2008, 13:40:09 »
angkat lagi

Offline ph34r

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.251
  • Lokasi: HIT & RUN | HIT & RUN | HIT & RUN
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 16 Juli 2008, 14:33:07 »
kayaknya bahaya gosip juga harus diperhatikan
mulai dari anak2 sampai ibu2 aja ada

kalau dari media, kalau gak punya power gimana mau berantas
media tuh cuman cari sensasi+fulus, gak peduli dosa/nggak

Offline hdyt_tfq

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 52
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 18 Juli 2008, 09:29:37 »
Untuk urusan Syari,ah,muamalah...mungkin kita masih bisa toleransi dengan perbedaan , tapi kalau urusan aqidah,masa ente rela aqidah ente diinjak-injak ahmadiyah...Bukan berarti Islam garis keras selalu menggunakan cara2 "terorisme"...FPI salah satu contoh ormas Islam yang mengutamakan aksi ketimbang sekedar posting lalu ngerasa udah "Islam banget"...Islam itu integral . jangan memandang dari satu sisi saja...