Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Polling

Lebih suka calon suami seperti apa?

Sayang,perhatian,suka menolong,peka lingkungan, but... secara umum ibadahnya standar (solat5waktu aja)
5 (83.3%)
rajin solatnya, sunahnya, gak ktinggalan, ngajinya... cakep... but, agak cuek, kurang peka lingkungan, asik dengan ibadahnya sendiri.
1 (16.7%)

Total Pemilih: 6

Pemilihan ditutup: 22 Mei 2008, 17:20:52

Penulis Topik: ikhwan hablumminannas VS Hablumminnallah ?  (Dibaca 489 kali)


Offline almaidah

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 18
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Si Cantik Ciptaan ALLAH, me!
    • Lihat Profil
« pada: 08 Mei 2008, 17:20:52 »
assalamualaikum,,, teman-teman baru ku,

poling diatas bikin bingung gak ?
ada yang protes?

well, setiap orang (akhwat nih...)
pasti pasti mendambakan mendapat kan suami yang soleh, getol ibadahnya, namun juga peduli dengan lingkungan (keluarga,saudara, anak, dan tentunya qta sebagai istrinya kelak)

but, nobody perfect kan,?
pilihan ini bener-bener kejadian nyata yang sedang dialami seorang akhwat... (siapakah..? )
yang sedang dekat dengan seorang ikhwan, yang dari segi ibadah, biasa aja, tapi dari segi sosial dan loyalitas,,, sangat mengagumkan.
tapi dipihak lain sang akhwat masih mendambakan suaminya kelak bisa membimbingnya untuk lebih dekat dengan Allah...
(udah ada yang dia kenal ikhwan lain, tapi ya gitu, suka asik dengan ibadahnya sendiri, malah jd kurang peduli dengan lingkungan sekitar...)
Patutkah keinginan tersebut?
ataukah iya cukup bersyukur dengan jalan hidupnya...?
mohon nyalain lampunya,ya,
biar terang...
syukron. :topOK:
BeGiTu RenTan oLeH DoSa, BegiTu MuDah aKu TergOda...
Namun SunGguh, teTapKan Aku DiPeLuk iMan KepadaMu, ya ALLAH.

Offline aisya moura

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 3.776
  • Lokasi: banua city
  • Jenis kelamin: Wanita
  • maju atau menang
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 08 Mei 2008, 18:36:34 »
@ ts


Wa'alaykumsalam
ga bsa milih 1 aja dunk, Allah aja merintahin dua2 nya kok.
« Edit Terakhir: 09 Mei 2008, 07:35:06 oleh aisya moura »
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dg sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kpd oran

Offline yusuff

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 1.773
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 08 Mei 2008, 18:43:17 »
ga ada yg sempurna...
asal si suami udah tunaikan kewajibannya pd istri dan anak2nya,juga kewajiban pd rukun islam,klo bisa jangan diberati lagi dengan mencari2 kesalahannya

siapapun pendamping kita,itu tak menghalangi kita tuk mencapai derajat yg kita inginkan di sisi Allah..,negur boleh...cuma perubahan itu hak Allah

sukses y
nick ini sudah di batalkan.

Offline ALQASAAM

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.794
  • Lokasi: disini kan!!
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sombong Tanda Tidak Berisi Rendah Diri Membunuh Po
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 08 Mei 2008, 21:05:31 »
pada hakikatnya orang yang memiliki hamblumminallah, maka secara otomatis akan berdampak pada hablumminannas karena hablumminannas adalah bagian dari perintah Allah. seandainya hub.dengan manusia kurang, maka perlu dipertanyakan hablumminallah nya karena sebagian perintah Allah tidak dilaksanakan. (belepotan sekali tulisan ane :D )


"Neraka berkata: Aku diistimewakan karena berpenghuni orang-orang sombong" (HR.Bukhari n Muslim)

Offline Mas_Raka

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 634
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 08 Mei 2008, 21:42:19 »
erm...
menurut sayah dan juga pernah jadi tema di filem "lorong waktu"

yg terbaik itu masih no. 1 :)
untuk no. 2, walaupun dia rajin ibadah, tapi ga bisa memberikan kebaikan untuk masyarakat sekitarnya :) jadi apa gunanya? :p
lagi kepingin OOT...

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #5 pada: 08 Mei 2008, 23:36:08 »
Wa'alaikumsalam :)

Hmmm.... sepertinya tidak bisa dikotomiskan seperti itu

Jika sudah baik hubungan vertikalnya, seharusnya hubungan horizontalnya juga baik :)

Bahkan, perbuatan baik dengan sesama menjadi salah satu barometer kedekatan iman (baik/buruknya hubungan vertikal seorang muslim dengan Tuhannya). Makanya ada hadits masyur yang berbunyi:

"Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain" (HR. Bukhari)

So, jika hubungan vertikalnya sudah baik, maka seharusnya tidak mungkin hubungan horizontalnya tidak baik

Bahkan, klo dia sudah dicintai Allah (yang menandakan bahwa ia punya hubungan yang baik dengan Allah), maka mahluk2 langit dan bumi akan mencintainya

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya apabila Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan memanggil Jibril dan berkata: Sesungguhnya Aku mencintai si fulan maka cintailah dia! Jibril pun mencintainya. Kemudian dia menyeru para penghuni langit: Sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah dia! Para penghuni langitpun mencintainya. Kemudian dia pun diterima di bumi. Dan apabila Allah membenci seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril dan berkata: Sesungguhnya Aku membenci si fulan, maka bencilah pula dia! Jibril pun membencinya. Kemudian dia menyeru para penghuni langit: Sesungguhnya Allah membenci si fulan, maka bencilah kepadanya. Para penghuni langit pun membencinya. Kemudian kebencianpun merambat ke bumi. (Shahih Muslim)

Bahkan ibadah2 yang berhubungan dengan sesama (sepertinya) lebih banyak dibandingkan ibadah2 yang berhubungan langsung ke Allah. Seperti berzakat, sedekah, memberi makan orang lain, mendamaikan yang sedang bertikai, menjenguk yang sakit, bertakziah, memenuhi undangan, memperhatikan anak yatim, bahkan tersenyum dijadikan salah satu wujud kebaikan yang diperhitungkan

Jika hubungannya dengan Allah baik, lalu hubungannya dengan manusia tidak baik... maka ada sesuatu yang salah... yang berarti dia tidak memahami dengan baik syariat/panduan2 Islam yang ada :)

Dan berhati-hatilah bagi yang tidak memperdulikan sekeliling (umat), karena bisa jadi dia terkena salah satu peringatan dari Rasulullah berikut:

“Barang siapa yang bangun pagi hari, ia hanya memperhatikan masalah dunianya, maka orang tersebut tidak berguna apa-apa di sisi Allah; dan barang siapa yang tidak pernah memperhatikan urusan kaum muslimin yang lain, maka mereka tidak termasuk golonganku” (HR Thabrani dari Abu Dzar Al Ghifari)

Makanya ada juga istilah shaleh secara sosial, karena soleh secara individu saja tidak cukup.

Semoga kita semua bisa menjadi orang yang baik hubungan antar sesama manusia (lingkungan) yang juga baik hubungan dengan Allah O0

Offline aisya moura

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 3.776
  • Lokasi: banua city
  • Jenis kelamin: Wanita
  • maju atau menang
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 09 Mei 2008, 00:13:22 »
Ikut mengaminkan di atas O0
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dg sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kpd oran

Offline abu_aziizah

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 859
  • Lokasi: Cikarang, Bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • ingin menjadi muslim saja....
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 09 Mei 2008, 08:59:46 »
Masing-masing punya tantangannya sendiri. Silahkan milih aja, bisa dua-duanya. Kalo yang pertama ya bisa diajak untuk tambah ngajinya. Kalo yang kedua, bisa diajak untuk lebih banyak bersosialisasi. Yang penting dua-duanya sudah ada (nyata), kasihan kan yang tidak punya pilihan. Standarnya sih dah dapat yaitu sholat 5 waktu dah terjaga, yang lain bisa sambil dipoles dan dipermak ...supaya masing-masing punya pahala saling mengingatkan dan menasihati dengan kebaikan dan kebenaran serta dengan kesabaran.

Offline ALQASAAM

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.794
  • Lokasi: disini kan!!
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sombong Tanda Tidak Berisi Rendah Diri Membunuh Po
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 09 Mei 2008, 10:17:15 »
saya baru baca pilihan poling di atas.
===
seandainya pilihannya ada dua maka pilihan pertama itu lebih bagus.

tapi saya pikir pilihan kedua itu agak rancu.
Kutip
rajin solatnya, sunahnya, gak ktinggalan, ngajinya... cakep... but, agak cuek, kurang peka lingkungan, asik dengan ibadahnya sendiri.
kalo ibadahnya rajin, ngaji juga rajin tapi agak cuek dan tidak peka lingkungan... maka perlu dipertanyakan itu.. :-\

jangan-jangan saat ngaji, kerjaannya cuma tidur doang ::)
« Edit Terakhir: 09 Mei 2008, 10:20:56 oleh ALQASAAM »


"Neraka berkata: Aku diistimewakan karena berpenghuni orang-orang sombong" (HR.Bukhari n Muslim)

Offline islahudin

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 609
  • Lokasi: didepan kompie
  • Malu itu gaya gaul "asal jangan malu-malu'in"
    • Lihat Profil
    • Menulis = Mengikat Ilmu
« Jawab #9 pada: 09 Mei 2008, 10:23:55 »
pada hakikatnya orang yang memiliki hamblumminallah, maka secara otomatis akan berdampak pada hablumminannas karena hablumminannas adalah bagian dari perintah Allah. seandainya hub.dengan manusia kurang, maka perlu dipertanyakan hablumminallah nya karena sebagian perintah Allah tidak dilaksanakan. (belepotan sekali tulisan ane :D )

saya pilih dua-duanya... maknnya aku ga ikut poling emang akhwat :hihi:
"Syifanux ====> pusing karena lisensi? Linux obatnya!"

Offline ALQASAAM

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.794
  • Lokasi: disini kan!!
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sombong Tanda Tidak Berisi Rendah Diri Membunuh Po
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 09 Mei 2008, 10:32:50 »
alhamdulillah....
untung diingetin, ane tidak baca tadi kalo berhak menjawab itu akhwat :D

hampir ane isi tadi tapi ndak jadi :hihi:


"Neraka berkata: Aku diistimewakan karena berpenghuni orang-orang sombong" (HR.Bukhari n Muslim)

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.625
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #11 pada: 09 Mei 2008, 11:02:27 »
tiap orang memilih sesuatu dengan rasa/kriteria berbeda...
kalo bagi saya sendiri sih, yang terpenting adanya ghirah menjadi lebih baik, itu gunanya pasangan kan? menambah yang kurang, dan memperbaiki yang sudah baik..

jika habluminannasnya sudah baik, ya makin ditingkatkan...
jika habluminnAllahnya masih kurang sedikit, ya diperbaiki, lalu ditambahkan juga...

itu pula yang kita harapkan bukan dari pasangan? saling mengingatkan, saling dakwah dalam kebenaran dan kesabaran

jadi saya pilih, untuk tujuan akhirnya adalah keseimbangan dari dua pilihan di atas...

Offline almaidah

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 18
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Si Cantik Ciptaan ALLAH, me!
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 09 Mei 2008, 17:41:11 »
syukron Jzk  bgt buat yang sudah ngebantu menjawab...
(ternyata ikhwan mendominasi)
apalagi yang udah sampe mengutip berbagai hadis...
jadi terharu..

aku disaranin seseorang untuk ikut myQ,
dan ternyata...
subhanallah....
terasa seperti punya buuanyack saudara,yach....

hidup jadi lebih kuat sekarang...!

but,
si akhwat masi bingung,coz memang kbanyakan berpendapat, klo memang habluminAllah nya dah bagus, pasti Habluminnannas nya oke,,,
Tapi,
keterpisahan karekter ini bener-bener ada, n nyata lho.

ukhti,ummi,,,, or semuanya,,, tolongin aku yach..
Silahkan dilanjutkan sarannya...
Syukron.
BeGiTu RenTan oLeH DoSa, BegiTu MuDah aKu TergOda...
Namun SunGguh, teTapKan Aku DiPeLuk iMan KepadaMu, ya ALLAH.

Offline Anis_WN

  • Moderator
  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.462
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 09 Mei 2008, 17:50:25 »
tapi saya pikir pilihan kedua itu agak rancu.kalo ibadahnya rajin, ngaji juga rajin tapi agak cuek dan tidak peka lingkungan... maka perlu dipertanyakan itu.. :-\

jangan-jangan saat ngaji, kerjaannya cuma tidur doang ::)

Lho, bukannya ada cerita waktu jaman Nabi yg intinya ada pemuda yg 'ibadaaaaah' terus2an di masjid sampe lupa makan, tidur, dan nikah?
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline Mas_Raka

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 634
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 09 Mei 2008, 23:52:04 »
@almaidah,
kalau si akhwatnya ga sanggup merubah pola pemikiran si ikhwan dengan karakter kedua (karakter yg mentingin diri sendiri),
bilang ke akhwatnya untuk milih ikhwan yang punya karakter pertama,
walaupun ibadahnya standar2 aja, tapi kalau rutin ya insyaAllah lebih baik dari yg kedua :)
lagi kepingin OOT...

Offline dian_syahril

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 8.203
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 10 Mei 2008, 00:15:27 »
kalo misalnya contoh kasus, ada temannya sedang silaturahmi ke rumahnya trus dia nyuruh nunggu temennya itu utk nungguin dia sholat dhuha (dhuha kan sunnah) sholatnya sampe setengah jam, sampe-sampe si temennya itu kesal & capek nunggu, harusnya gimana ?

apakah si temennya itu harus ngertiin ikhwan tsb yg sedang ibadah kpd ALLAH ?
atau si ikhwan tsb yg harusnya ngertiin temennya utk nemenin (istilahnya menghargai tamu) ?

karena ane punya teman yg spt itu, dia bilang aku sedang ibadah sunnah kpd ALLAH dulu, tunggu sampe aku selesai...
mohon maaf lahir & batin jika ada tulisan, perkataan & perbuatan saya baik yg disengaja maupun yg tidak selama di myQ.org :)

Offline bebbie

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 617
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Faidza 'azzamta fatawakkal 'alallah O0
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 10 Mei 2008, 13:52:17 »
@ Al maidah
coba deh baca buku yang judulnya : Shaleh tapi tidak berdaya guna

terus share disini....
karena beb juga belum baca sampai habis...

 %peace%



apakah si temennya itu harus ngertiin ikhwan tsb yg sedang ibadah kpd ALLAH ?
atau si ikhwan tsb yg harusnya ngertiin temennya utk nemenin (istilahnya menghargai tamu) ?

karena ane punya teman yg spt itu, dia bilang aku sedang ibadah sunnah kpd ALLAH dulu, tunggu sampe aku selesai...

@ DS,
kenapa ga ikutan aja beribadah drpd bosan nunggu tanpa hasil?
 %peace%


I guess it's over
My memory plays our tunes
The same old song

Offline ALQASAAM

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.794
  • Lokasi: disini kan!!
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sombong Tanda Tidak Berisi Rendah Diri Membunuh Po
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 10 Mei 2008, 14:11:03 »
Lho, bukannya ada cerita waktu jaman Nabi yg intinya ada pemuda yg 'ibadaaaaah' terus2an di masjid sampe lupa makan, tidur, dan nikah?
apakah nabi membenarkan perbuatan tersebut??
saya kutipkan hadist berikut:
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu menuturkan:”Datang tiga orang shahabat ke rumah istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam guna menanyakan tentang ibadah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika dikabarkan bagaimana ibadah beliau, seakan-akan mereka menganggapnya kecil. Mereka berkata: ‘Di mana posisi kita dibanding Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam? Sementara Allah telah mengampuni dosa-dosa beliau yang telah lalu dan yang akan datang’. Salah seorang dari mereka berkata: “Adapun aku, aku akan shalat malam semalam suntuk’. Yang satu lagi berkata: “Aku akan puasa sepanjang masa dan tidak pernah berbuka’. Yang lainnya mengatakan: “Aku akan menjauhi wanita maka aku tidak akan menikah selama-lamanya”. Datanglah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dikabarkan ucapan mereka itu kepada beliau. Maka beliau pun bersabda: “Apakah kalian yang mengatakan ini dan itu? Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian dan paling bertakwa kepada Allah. Akan tetapi aku puasa dan aku juga berbuka, aku shalat dan aku juga tidur, dan aku menikahi para wanita. Siapa yang membenci sunnahku2 maka ia bukan termasuk orang yang berjalan di atas jalanku (HR. Bukhari).


"Neraka berkata: Aku diistimewakan karena berpenghuni orang-orang sombong" (HR.Bukhari n Muslim)

Offline Anis_WN

  • Moderator
  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.462
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #18 pada: 10 Mei 2008, 20:19:46 »
AlQAssam,
Saya gak bilang hal yg gitu benar, tapi ada. Saya juga dah tahu yg gitu itu salah.
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline ALQASAAM

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 1.794
  • Lokasi: disini kan!!
  • Jenis kelamin: Pria
  • Sombong Tanda Tidak Berisi Rendah Diri Membunuh Po
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 11 Mei 2008, 09:34:44 »
kalo orang yang bener islamnya, insyaallah hubungan dengan manusia juga baik.


"Neraka berkata: Aku diistimewakan karena berpenghuni orang-orang sombong" (HR.Bukhari n Muslim)

Offline bebbie

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 617
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Faidza 'azzamta fatawakkal 'alallah O0
    • Lihat Profil
« Jawab #20 pada: 11 Mei 2008, 09:38:03 »
menarik....
saat beb tanyakan ke 5 akhwat dan 7 ikhwan ternyata.....

4 dari 5 akhwat memilih Ikhwan yang Habluminannas
alasan terbanyak (3 dari 5) ya karena ikhwan harus keluar untuk mencari rizqi dan sebagai ujung tombak da'wah
makanya yang habluminannasnya baik -dan selama ibadah wajib masih ok- lebih diutamakan

ikhwannya,seluruhnya (7 orang) memilih akhwat yang habluminallah
alasan terbanyak (5 dari 7) karena porsi mayoritas akhwat adalah dirumah,mendidik anak,menyejukkan suami
jadi yang habluminallah dipandang lebih berkualifikasi untuk itu,untuk lembut dan sabar kepada anak dan suami
karena kalau akhwat yg habluminannas terkesan selalu sibuk diluar

ternyata.... 8-)

waktu mewacanakan sama seorang ustadz,
jawaban beliau standar...
katanya : ya yang seimbang dong karena bagaimanapun pertanggungjawaban kita nanti nafsi2
              ga bisa kita bilang Yaa Allah saya (istri) ibadah aja ga da'wah dan suami saya yang da'wah
              atau suami bilang Yaa Allah saya (suami) da'wahnya kencang tapi ibadah yang wajib2 aja,
              sisanya istri saya yang nambal  %peace%

'alaa kulli hal....
tret yang buagus,membuka sudut pandang yang berbeda,
jazakallah al maidah  O0

I guess it's over
My memory plays our tunes
The same old song

Offline almaidah

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 18
  • Lokasi: jakarta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Si Cantik Ciptaan ALLAH, me!
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 13 Mei 2008, 17:23:39 »
trimakasih bebbie...
klo sempet,dicari deh bukunya.

trimakasih jg buat semuanya yang udah kasih saran.

emang, manusia gak ada puasnya.
sudah diberi yang baik, bertanggung jawab, perhatian, namun masih aja terasa kurang dan gersang.

masih aja pengen ngerasain teduhnya ngaji bareng, diingetin solat, sesekali diajak ngbahas tentang keislaman, oleh siapa lagi yang paling nikmat, kalo bukan sama orang yang kita sayangi,,,,

temen-temen MyQeers...
mungkin inilah sebenernya yang sedang sang akhwat rasain....

hiks...
 :'(
BeGiTu RenTan oLeH DoSa, BegiTu MuDah aKu TergOda...
Namun SunGguh, teTapKan Aku DiPeLuk iMan KepadaMu, ya ALLAH.

Offline tary_a2nhasanah

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 7.514
  • Lokasi: Bukit Datuk
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #22 pada: 13 Mei 2008, 17:35:22 »
Dua-duanya kudu wajib  %peace%
tawwazun dunia akhirat
Never Ending Improvement !!

Offline mashita

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 72
  • Lokasi: still in earth
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 14 Mei 2008, 12:44:59 »
hablumminallah dgn hablumminannas harusnya seimbang... dan dua2nya saling mendukung lah... Dangkal banget kalo yg dipikir ibadah itu cuma ngaji, sholat... padahal klo menghormati tamu juga ibadah, membahagiakan istri jg ibadah... kerja juga ibadah... masa si mau mikirin surga tapi gak memanfaatkan dunia sebagai sarana u/ menggapai kesana...
sabar menunggu yang terbaik...

Offline aisya moura

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 3.776
  • Lokasi: banua city
  • Jenis kelamin: Wanita
  • maju atau menang
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 14 Mei 2008, 18:51:59 »
@ atas2 ku
stju :) , jika ada yg dirasa blm ckup, dsnilah pntingnya terus menerus mnuntut & mengamalkan ilmu agama, orang beriman psti paham.

Wallahualam
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dg sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kpd oran