Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Jangan Anggap Remeh Mendengkur  (Dibaca 139 kali)


Offline najmila

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 21
    • Lihat Profil
« pada: 07 Mei 2008, 08:30:59 »
 :D

30-04-2008 14:25 WIB



Penulis : Angela Wika

Jangan menganggap remeh kebiasaan mendengkur, sebab mendengkur merupakan gejala penyakit Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau berhentinya nafas selama beberapa detik saat tidur, inilah yang di sebut-sebut sebagai 'the silent killer'.

Pada saat tidur, udara yang masuk lewat hidung atau mulut bisa tersumbat tanpa kita sadari, dan menyebabkan suplai oksigen ke tubuh berkurang. Inilah yang disebut penyakit OSA dan dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi, bahkan kematian mendadak.

Pada orang yang mendengkur, langit-langit lunak bergetar ketika udara masuk dan lama-kelamaan dapat menutup saluran pernafasan. Amandel juga dapat menyempitkan saluran pernafasan melalui mulut, begitu pula lidah yang terlalu besar ukurannya atau yang posisinya jatuh menutupi rongga mulut - tenggorokan ketika tidur akan menutup jalur udara yang masuk.

Adanya penyempitan di hidung dan bagian belakang tenggorokan juga dapat menyebakan tersumbatnya saluran udara ke tubuh. OSA akan membuat penderita tidak bisa tidur nyenyak karena sering terbangun dan merasa sesak atau seperti tercekik.

Suplai oksigen yang terhambat terus-menerus dapat mengakibatkan komplikasi bagi penderita OSA, seperti hipertensi, jantung koroner, stroke, bahkan kematian mendadak. Jika tubuh kekurangan oksigen, maka otak dan jantung akan bekerja lebih berat, sehingga dapat menyebabkan serangan
jantung dan stroke.

Kekurangan oksigen juga akan membuat tubuh memproduksi sel darah merah lebih banyak, dan inilah yang dapat menimbulkan hipertensi dan membuat tubuh bekerja lebih keras juga.

Penelitian menunjukkan kematian yang disebabkan jantung koroner pada penderita OSA lebih besar 2,7 kali daripada yang bukan penderita OSA, Stroke pada penderita OSA lebih besar 2,3 kali daripada yang bukan penderita OSA dan Hipertensi 3 kali lebih besar pada penderita OSA.

Dr. Syahrial MH Sp THT, juga mengatakan kematian pada usia produktif sebagian besar dikarenakan menderita OSA yang kemudian mengalami komplikasi. OSA lebih banyak menyerang pria daripada wanita, dengan perbandingan 7:1. Pada usia kurang dari 40 tahun, OSA menyerang 25% pria dan 10-15% wanita, sedangkan di atas usia 40 tahun, OSA menyerang 60% pria dan 40% wanita.

Penanganan secara non-operasi juga bisa dilakukan jika penyebab penyumbatan tidak terlalu mengganggu. Bagi penderita obesitas, maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan penurunan berat badan.

Penanganan non-operasi juga bisa dilakukan dengan mengubah posisi tidur. Posisi tidur yang baik bagi penderita OSA dan mendengkur adalah posisi miring. Ada pula alat-alat yang bisa digunakan untuk menjaga agar rongga pernafasan tidak tersumbat, atau bisa pula menggunakan 'Continuous Positive Airway Pressure' (CPAP), yaitu masker di hidung yang akan menyalurkan udara dan energi positif yang dipompa dari mesin. CPAP ini digunakan pada saat
penderita tidur agar penyumbatan saat tidur tidak terjadi.

GEJALA-GEJALA OSA
1. Mendengkur dengan bunyi keras dan mengganggu,
2. Terbangun saat tidur karena rasa sesak, tercekik, dan tersedak/terbatuk-batuk,
3. Nafas berhenti di sela-sela mendengkur dan diakhiri dengan mendengus,
4. Tidur tidak nyenyak karena sering terbangun dan berubah posisi.

Selain itu, ada pula beberapa gejala yang dialami pada pagi dan siang hari:
1. Bangun dengan perasaan tidak segar,
2. Sakit kepala pagi hari,
3. Sakit atau nyeri tenggorokan pada saat bangun tidur,
4. Mengantuk yang berlebihan di siang hari atau 'exessive daytime sleepiness' (EDS),
5. Kelelahan berkepanjangan,
6. Perubahan kepribadian,
7. Gangguan konsentrasi dan memori.

Jika Anda memiliki gejala-gejala seperti di atas, segeralah berkonsultsi dengan dokter agar segera mendapatkan penanganan yang tepat, sebelum komplikasi terjadi.

(*)


Sumber : http://www.mediahidupsehat.com/?ar_id=MjIz O0

Offline mumtaza annisa

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.352
  • Lokasi: Bumi Allah
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ※ Dan sesungguhnya Dialah yg menjadikan orang tertawa & menangis ※ 【QS. An Najm : (53) :43】
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 07 Mei 2008, 08:50:56 »
Jazakumullah khairan katsiro utk artikelnya.
Memang mendengkur terlihat sepele tp bisa jd itu adalah OSA.
Saat ini sudah ada beberapa rumah sakit yg membuka center utk mengatasi mendengkur. Salah satunya RS.gandaria, jika dr rekan2 myqers ada yg mengalami gejala seperti diatas. Ada baiknya segera periksakan diri anda. :)
"Dan Dia-lah Yang Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui[QS. Saba' : (34) : 26]

Offline watisa193

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 194
  • Lokasi: Amman, Jordan
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pikiran cerah membawa jiwa yang cerah
    • Lihat Profil
    • Blog Yang Biasa-Biasa Saja™
« Jawab #2 pada: 08 Mei 2008, 07:13:01 »
Selain itu mendengkur juga mendzolimi orang yg lagi tidur di sekitar pendengkur. Tidurnya jadi kurang khusyu. Seperti ayah saya dahulu. Namun alhamdulillah sudah hilang.


Prtanyaan: Ada nggak ya, kaitannya antara mendengkur dgn merokok ?
Syukron...

Offline GeNoCidE

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 26
  • Lokasi: Jakarta Barat
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 30 Juni 2008, 10:02:59 »
alhamdulillah ana dapet nemuin Thread ini, tadinya ana mau buat.

ada yang ingin ana tanyakan sekalian kepada akh/ukhti yang ahli di bidang kesehatan apalagi yang pas dengan judul TS diatas.

ana punya saudara sepupu laki - laki mengalami obesitas, tidurnya suka mendengkur dan persis dengan gejala yang ada diatas. selain itu juga dia mengidap amandel. sudah beberapa kali ana ajak ke dokter tetapi dia nya gak mau. yang mau ana tanyakan , ada gak pengobatan yang lain atau suplemen makanan yang bisa di konsumsi yang gak berhubungan dengan "Dokter". soalnya dia sudah ngerasa Resah sendiri kalo mendengar kata itu.

Mohon Bantuannya dari akh sekalian. terima kasih

Offline ikhwan_althaf

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 1.758
  • Jenis kelamin: Pria
  • CMIIW
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 05 Juli 2008, 14:16:14 »
@ts

izin copas ya :)
Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan. Itulah keberanian. Atau mempersilakan. Yang ini pengorbanan.
*copas dari orang :D*