Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Profil Khalifah (palsu) LDII  (Dibaca 725 kali)


Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 02 Mei 2008, 10:10:53 »
Lah ini bukti nyata kesesatan LDII... Oranga keluar LDII disebut murtad...
Hayoo mau ngeles??... silakan gunakan BITHONAHnya (dlm syiah disebut taqiyyah)
Menipu kok jadi aqidah... weleh..
Coba dicermati lagi kata2 saya ...!

Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:

Apa anda tidak percaya dengan dalil tersebut ...?
Tidak ada  kata2 saya yang mengatakan orang keluar LDII disebut murtad seperti kata anda

Sekarang justru semakin kelihatan bahwa dalam diskusi ini anda cuma ingin menjelek2kan dan menyudutkan LDII, tidak ada niatan baik sedikitpun dari anda untuk berdiskusi yang sehat yang tidak saling menghina dan menjelekkan orang lain yang tidak sefaham dengan anda.

Gindra

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #16 pada: 02 Mei 2008, 10:22:18 »
Coba dicermati lagi kata2 saya ...!

Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:

Apa anda tidak percaya dengan dalil tersebut ...?
Tidak ada  kata2 saya yang mengatakan orang keluar LDII disebut murtad seperti kata anda

Sekarang justru semakin kelihatan bahwa dalam diskusi ini anda cuma ingin menjelek2kan dan menyudutkan LDII, tidak ada niatan baik sedikitpun dari anda untuk berdiskusi yang sehat yang tidak saling menghina dan menjelekkan orang lain yang tidak sefaham dengan anda.

Gindra

lha?
bukannya kata-kata tersebut disebutkan dalam rangka menjawab pernyataan Pak Imam:
Kutip
Alhamdulillah banyak yang 'murtad' dari LDII justru setelah masuk LDII.
Kesesatan seabreg gitu e didepan mata lagi... he he he..

berarti kata-kata
Kutip
Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah

merujuk pada 'murtad' (pake tanda kutip) dari posting Pak Imam dong?
apalagi murtad yang ada di kata-kata antum gak pake tanda kutip (murtad secara definitif, bukan kiasan)...

wallahu'alam,
wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 02 Mei 2008, 10:24:52 »
Coba dicermati lagi kata2 saya ...!

Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:

Apa anda tidak percaya dengan dalil tersebut ...?
Tidak ada  kata2 saya yang mengatakan orang keluar LDII disebut murtad seperti kata anda

Sekarang justru semakin kelihatan bahwa dalam diskusi ini anda cuma ingin menjelek2kan dan menyudutkan LDII, tidak ada niatan baik sedikitpun dari anda untuk berdiskusi yang sehat yang tidak saling menghina dan menjelekkan orang lain yang tidak sefaham dengan anda.

Gindra

Semua juga tau kalau keluar dari LDII disebut MURTAD oleh LDII.... semua mantan LDII bersaksi demikian, coba tanya dimilis islam-jamaah@yahoogroups.com, Alhamdulillah milis tersebut dikelola oleh 'murtader' LDII dan anggotanya juga banyak 'murtaders'.

Dan juga percuma ente ngeyel... lha wong aqidah ente aqidah MENIPU BITHONAH! mana ada orang percaya wong keyataannya demikian, ini diakui oleh 'murtaders' LDII.
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #18 pada: 02 Mei 2008, 10:27:53 »
btw, ini dari situs resmi (?) LDII:

 LDII Bukan Aliran Sesat       Kirim halaman ini ke teman via E-mail
[RADAR CIREBON (Jum’at, 29 Februari 2008)]

CIREBON – Sebagaimana hasil Rakernas LDII 2007,organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan ini tidak mengkafirkan atau menajiskan seseorang, dan masjid yang dikelolanya terbuka untuk umum. Dalam LDII juga tidak ada keamiran dan mau diimami orang lain, dengan mengikuti ijtima’ ulama untuk melaksanakan taswiyah almanhaj dan tansiq alharoqoh. “Kami punya paradigma baru,” kata Ketua Wanhat DPD LDII Kota Cirebon, Drs H Mansyur MS, kemarin (26/2).

Maksudnya, diterapkannya metode berfikir dalam mentolerir adanya perbedaan, sepanjang masih dalam koridor faham keagamaan ahlussunnah waljamaah  dalam pengertian yang luas. Serta penyamaan metode gerakan dalam mensinkronisasi, mengoordinasi dan mensinergikan gerakan umat Islam di bawah paying MUI.

Bagaimana pandangan LDII adanya criteria alian sesat berdasarkan versi MUI 2007? Mansyur menilainya sangat bagus. Sebab, dengan adanya sepuluh criteria aliran sesat itu, kini orang tidak boleh lagi sembarangan menyebut sesat terhadap organisasi Islam terasuk LDII. Karena, kata dia, LDII itu tidak sesat. Justu sebaliknya, LDII mengajak kepada umat untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam berdasarkan Al-quran dan Hadis, sebagaimana ormas Islam pada umumnya. Karena, pihaknya yakin dengan ilmu dan amalan berdasarkan Alquran dan Hadis, serta diniati karena Allah SWT, maka termasuk sebagai ahli syurga.

Aliran sesat itu ada sepuluh criteria, yakni mengingkari salahsatu rukun iman dan rukun Islam, mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan dalil syar’I, meyakini turunnya wahyu setelah Al-quran, mengingkari kebenaran Al-quran dan melakukan penafsiran Al-quran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir. Selanjutnya, mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam, menghina, melecehkan atau merendahkan para nabi dan rasul, mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir, mengubah, menambah atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syar’I dan mengkafirkan sesame muslim tanpa dalil syar’i. (san) sumber: LDII Online

Kalau dari sini, dimana letak kesesatan LDII? ???
atau ada 'bahan' lain yang perlu dibaca? ;)

wallahu'alam,
wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 02 Mei 2008, 10:58:28 »
@zeinhaekal

Jelas itu BITHONAH (Penipuan) mereka. Karena FBBL itu jadi aqidah mereka.
Sebagai contoh:
Dalam milis yg saya sebutkan diatas ada 'murtader' yang sebelumnya sangat garang membela LDII kemudian ditanya oleh salah satu 'murtader' yang lebih dahulu 'murtad'.

Dialognya:

tisaga2002 <tisaga2002@...> wrote:

    Berani sumpah atas nama Allah SWT kalau "Jamaah yang Mulia" ini tidak
    berbohong dalam faq.ldii.or.id?

    --- In islam-jamaah@yahoogroups.com, Luqman Islam <luqman354@...> wrote:
    >
    > Wahai mantan-2, Kenapa kalian keluar dari Jama'ah yang Mulia ini?
    >   
    >   Terus setelah keluar, kalian bergabung dengan islam yang mana?

Lama gak ada yang berani jawab akhirnya akhuna Luqman Islam (yang saat itu masih LDII) menjawab.

Re: [islam-jamaah] Re: Mantan-2

Demi Allah, bahwa di dalam FAQ tsb, memang terjadi pembohongan pada publik, namun bukan berarti semua jokam setuju dengan FAQ tsb.  mungkin kalo "orang luar" masih bisa dibohongi, namun bila yang membaca tersebut adalah "mantan-mantan" maka saya yakin kalian akan menertawakannya, dan jari telunjuk kalian akan kalian arahkan pada muka muka kami sebagai 'Pembohong Besar"
 
Namun semua itu tak terlepas dari strategi dakwah kami ; fathonah bithonah dan budi luhur, dan dengan strategi inilah kami bisa besar dan berkembang pesat spt saat ini bila di bandingkan dengan aliran-2 yang kalian anggap sesat.
 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

cek yang dibold...

Jadi, jangan percaya sama LDII! karena salah satu aqidah sesatnya adalah BITHONAH, MENIPU!




Oh ya ada yg kelupaan, sumbernya disini: http://groups.yahoo.com/group/islam-jamaah/message/3234
« Edit Terakhir: 02 Mei 2008, 11:05:01 oleh Pak Imam »
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #20 pada: 02 Mei 2008, 11:04:51 »
Kutip
Jadi, jangan percaya sama LDII! karena salah satu aqidah sesatnya adalah BITHONAH, MENIPU!

waaa....
beneran nih?
gawat juga yah... :hmmm:

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 02 Mei 2008, 11:07:30 »
waaa....
beneran nih?
gawat juga yah... :hmmm:

Makanya itu pak, sama LDII itu susah... Tapi Alhamdulillah pak, berkat hidayah Allah, melalui milis tersebut, banyak yang akhirnya 'murtad' dari LDII.
Terimakasih banyak buat moderator milis tersebut.
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #22 pada: 02 Mei 2008, 11:17:08 »
jadi pengen liat milisnya.... :)
btw, thx untuk infonya yah...

wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 02 Mei 2008, 11:21:47 »
jadi pengen liat milisnya.... :)
btw, thx untuk infonya yah...

wassalam,
Haekal

Sama-sama pak. Gabung aja pak, insyaallah bermanfaat.
Alhamdulillah, untuk daerah Jakarta dan sekitarnya, 'murtaders' anggota milis siap kopi darat dengan rukyah LDII.

wassalam,
Imam
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline markshidiq

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 12
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 02 Mei 2008, 11:35:12 »
Majelis Ulama Indonesia, bebagai Ormas Islam dan Fatwa Aliran Sesat

Masih segar dalam ingatan kita, pada bulan Oktober 2007 yang lalu, bangsa Indonesia dikejutkan dengan kemunculan seorang anak manusia yang mengaku sebagai Rasul dan mendapatkan wahyu dari Allah SWT. Aliran yang mempunyai Rasul yang bernama Al Masih Al Maw'ud ini dinamakan Al Qiyadah Al Islamiyah. Kemunculannya mengejutkan semua pihak karena berani menukar syahadad. Karena itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) menfatwa aliran ini sebagai aliran yang sesat dan menyesatkan. Kemudian dalam beberapa minggu terakhir ini Umat Islam di Indonesia kembali bergejolak dengan adanya aliran Ahmadiyah yang juga dianggap sesat oleh MUI karena mempunyai seorang nabi yang lahir setelah Nabi Muhammad, yaitu Mirza Gulam Ahmad, walaupun masih bersyahadad kepada Nabi Muhammad SAW. Fatwa-fatwa mengenai aliran sesat yang dikeluarkan MUI sedikit banyak telah membuat Umat Islam bentrok ditingkat bawah. Hal ini tentunya sama-sama tidak kita inginkan, karena Umat Islam itu adalah suatu umat yang sangat mencintai perdamaian. Tulisan ini mencoba memberikan sumbangan pemikiran kepada para pembaca, terutama pada Umat Islam, agar bisa menilai mana aliran yang sesat dan mana aliran yang tidak sesat.

Allah SWT menciptakan alam ini ada hikmatnya, yaitu agar semua makhluk yang diciptakan-Nya itu melaksanakan perintah-perintah dan menghentikan larangan-larangan-Nya. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling baik tentu juga harus bertaqwa dalam arti taat, tunduk dan patuh kepada Allah dengan menghentikan segala larangan dan mengerjakan segala apa yang disuruh. Apa yang dulu disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan ajakan untuk beriman kepada Allah, menghentikan segala larangannya dan mengerjakan segala bentuk perintah-Nya. Salah satu surat dalam Al Qur'an yang menyebutkan sejumlah perintah-perintah dan larangan-larangan itu adalah surat An Nuur.

Ayat pertama dalam Surat An Nuur diterjemahkan sebagai berikut :

"(Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya (QS An Nuur/24 ayat 1)".

Dari terjemahan ayat pertama di atas, kembali Allah SWT menegaskan bahwa wajiblah bagi kita semua untuk menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam Surat An Nuur tersebut. Apabila ada satu aliran dalam Islam yang tidak mewajibkan hukum-hukum yang terdapat di dalam Surat An Nuur ini, apapun alasannya, maka aliran itu bisa dikatakan aliran yang sesat dan menyesatkan, karena Allah SWT secara tegas mengatakan bahwa hukum-hukum tersebut wajib dijalankan.

Selanjutnya ayat kedua diterjemahkan sebagai berikut :

"Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman (QS An Nuur/24 ayat 2)"

Kalau ayat pertama Surat An Nuur ini kita hubungkan dengan ayat kedua, sangat jelas bahwa salah satu hukum yang wajib dijalankan oleh manusia yang mengaku sebagai Umat Islam adalah mendera/mencambuk perempuan dan laki-laki sebanyak 100 kali tanpa belas kasihan, kalau kita memang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Artinya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menjalankan hukum ini.

Hukum lain yang wajib kita jalankan sebagai Umat Islam adalah hukum yang terdapat pada ayat yang keempat Surat An Nuur., sebagai berikut :

"Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik (QS An Nuur/24 ayat 4).

Sama dengan ayat yang kedua, ayat ke empat Surat An Nuur juga wajib dijalankan oleh orang-orang yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhirat. Seperti ditegaskan pada ayat pertama, ayat tersebut sangat jelas, agar kita selalu mengingatinya dan menjalankannya. Hal ini juga ditegaskan oleh Allah dalam Surat Al Maa'idah ayat 48 - 50 sebagai berikut :

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, (QS Al Maa'idah/5 ayat 48)

"dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik (QS Al Maa'idah/5 ayat 49).

"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Al Maa'idah/5 ayat 50).

Lagi-lagi kita diperintahkan oleh Allah SWT agar mnemutuskan perkara menurut  apa yang telah diturunkan oleh-Nya. Kalau kita berpaling dari hukum yang diturunkan Allah, maka sudah pasti Allah SWT akan menimpakan musibah kepada kita semua. Tentunya kita semua beriman bahwa hukum yang lebih baik adalah hukum yang diturunkan oleh Allah karena kita yakin, haqqul yakin, bahwa Allah SWT adalah Yang Maha Adil. Kalau kita perhatikan ayat 50 Surat Al Maa'idah tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa hukum selain hukum Allah adalah hukum jahiliyah, tentunya bagi orang-orang yang yakin, orang-orang yang mengaku beriman kepada Allah SWT.

Pertanyaannya adalah aliran mana hari ini yang mewajibkan menjalankan hukum-hukum yang telah disebutkan di atas? Apakah MUI dan berbagai elemen yang mengaku Islam sudah melihat hal ini? Apakah MUI dan berbagai elemen Islam yang sering mencap kelompok lain sesat dan menyesatkan, juga telah menjalankan apa yang telah diperintahkan Allah di dalam Al Qur'an Surat An Nuur tersebut? Perlu kita ketahui, masih banyak hukum-hukum di dalam Al Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang wajib dijalankan oleh manusia kalau memang akan masuk ke dalam Islam secara Kaaffah. Adakah ini pernah diajarkan oleh MUI dan berbagai kelompok Islam di Indonesia?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dikemukakan, agar MUI dan berbagai kelompok Islam tersebut tidak seenaknya mencap berbagai aliran yang muncul saat ini sebagai aliran sesat dan menyesatkan, sementara mereka sendiri tidak pernah mengamalkan berbagai macam perintah yang telah diturunkan Allah SWT dalam Al Qur'an yang mereka akui sebagai Kitab Suci mereka. Sebuah fenomena yang menarik untuk menjadi bahan renungan kita bersama. Alhamdulillah.

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 02 Mei 2008, 13:27:10 »
waaa....
beneran nih?
gawat juga yah... :hmmm:
Hahaha ;D akhirnya kehasut juga ..!

Saya salut sama pak Imam, anda memang pintar dalam membolak-balikan fakta .. :topOK:

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 02 Mei 2008, 13:34:23 »
Hahaha ;D akhirnya kehasut juga ..!

Saya salut sama pak Imam, anda memang pintar dalam membolak-balikan fakta .. :topOK:
he he he :) gak usah ditutup2i, bau busuk LDII udah menyebar, BITHONAH-nya kurang rapet kali he he he
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 02 Mei 2008, 13:43:04 »
he he he :) gak usah ditutup2i, bau busuk LDII udah menyebar, BITHONAH-nya kurang rapet kali he he he

Apapun yang anda katakan, insyaAllah kalau orang LDII yang faham tidak akan terpengaruh dengan bualan anda ini .. jadi ya percuma saja mas Pak Imam

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 02 Mei 2008, 13:51:22 »
@zeinhaikal
Siapa saja yang mengamalkan Al-Qur'an dan Al-Hadits dengan seutuhnya ( kaffah ) serta konsisten ( istiqomah ) selalu saja ada fihak-fihak yang tidak senang, itu memang sudah menjadi tabiatnya. Hal tersebut semata-mata karena fihak yang tidak senang tadi kemungkinan belum mengetahui secara benar mengenai LDII.

LDII menganggap fihak yang tidak senang dengan LDII tersebut karena masih adanya kesalahpahaman. Oleh sebab itu LDII berusaha untuk menjelaskan kesalahpahaman tersebut melalui pengajian-pengajian di setiap tingkat organisasi di daerah-daerah.

LDII juga terbuka terhadap masukan-masukan, baik masukan mengenai masalah organisasi maupun masalah agama. LDII bahkan secara proaktif mencari masukan-masukan dari berbagai kalangan. Dalam rangka mencari masukan dalam masalah-masalah kenegaraan, LDII mengadakan audiensi dengan instansi terkait antara lain: DPR RI , Mabes TNI , kemudian mengadakan silaturohim dan meminta masukan dari Majelis Ulama Indonesia ( MUI ).

Dalam hal ilmu agama LDII juga mau menerima masukan dari luar LDII, terbukti LDII bekerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Syarif Hidayatullah, Jakarta dalam rangka memberi pelatihan dakwah kepada para mubaligh-mubalighot LDII. LDII di daerah-daerah sering mengundang ulama-ulama di luar LDII untuk memberikan ceramah agama. Bagi LDII, segala bentuk masukan adalah merupakan nasihat yang tidak ternilai harganya.

Gindra

Offline abie1102

  • Moderator
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 8.361
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • isyhadu bi anna muslimun
    • Lihat Profil
« Jawab #29 pada: 02 Mei 2008, 14:04:45 »
eh mas gindra tolong dijawab yang jelas, adakah 'fathonah bithonah' tsb dalam LDII??