Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Profil Khalifah (palsu) LDII  (Dibaca 725 kali)


Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« pada: 30 April 2008, 08:22:43 »
Nama Asli : Madekal / Muhammad Madigol
Nama Populer : Imam Haji Nurhasan Al Ubaidah Lubis Amir
Lahir : 1908, Desa Bangi, Purwosari, Kediri
Nama Ayah : H. Abdul Azis bin Thahir bin Irsyad
Pendidikan : Sekolah Rakyat (SD sekarang) sampai kelas 3

Pengalaman Pesantren : 1) Pondok Sewelo, Nganjuk (sufi)
2) Pondok Jamsaren, Sala
3) Dresmo, Surabaya (belajar silat)
4) Sampang, Madura (Kyai Al Ubaidah, Batuampar)
5) Lirboyo, Kediri
6) Tebuireng, Jombang
Anak : 1) Abdul Dzohir
2) Abdul Aziz
3) Abdul Salam
4) Muh Daud
5) Sumaidau’
6) Abdullah
7) Zubaidi Umar (dari janda Al Suntikah)

Kronologis Tahun :

1929 : Berangkat haji pertama, mengganti nama menjadi Haji Nurhasan Al Ubaidah
1933 : • Belajar hadits Bukhari dan Muslim kepada Syeikh Abu Umar Hamdan dari Maroko
• Belajar di Madrasah Darul Hadits dekat Masjidil Haram (padahal Madrasah Darul Hadits baru didirikan tahun 1956)
Info lain :
• Berangkat ke Mekah tahun 1937/1938 karena ada keributan di Madura, beliau lari ke Surabaya lalu kabur ke Mekah.
• Tiba di Mekah, disaksikan oleh H. Khoiri Ketua Rukbat Nahsyabandi (asrama pemukim di Saudi Arabia)
1941 : • Kembali ke Indonesia, membuka pengajian di Kediri
• Berdagang gedek
• Kawin dengan orang Madura, Al Suntikah
• Kawin dengan orang Sala (2 orang) dan orang Mojokerto (1 orang), hanya berganti-ganti istri sesudahnya
1951 : Mendirikan Darul Hadits/Yayasan Pondok Islam Djamaah (YPID) dengan tema pengajian “Menetapi Al Quran dan Al Hadits serta Budi Luhur”
1953 : Mendapat konsep Imamah dan Jamaah dari Jama’atul Muslimin Hizbullah, dan berbai’at kepada Imam Wali Al Fatah di Jakarta
1960 : Puncak pendalaman manqul Qur’an dan Hadits tentang konsep Bai’at, Amir, Jamaah, Taat. Ratusan jamaah di Desa Gadingmangu membai’at Nurhasan Al Ubaidah sebagai Imam/Amirul Mu’minin. Dan mencetuskan doktrin dasar :
1) Tidak mengesahkan pengajian kecuali secara manqul
2) Tidak boleh berimam kepada orang di luar jamaah
3) Tidak boleh kawin dengan orang di luar jamaah
4) Hanya anggota Islam Jamaah yang diakui masuk surga, sedangkan yang lainnya masuk neraka
5) Orang di luar Islam Jamaah dianggap najis
6) Amir boleh punya empat istri, wakil amir tiga istri, amir daerah dua istri
7) Mengadakan akad nikah sendiri (tidak lewat KUA)
8) Anggota Islam Jamaah dilarang berpoligami
1968 : Larangan faham Darul Hadits oleh Kopkamtib dan Pakem Kejati
1969 : Larangan faham Darul Hadits oleh Kejati Sulawesi Tenggara dan Laksus Kopkamtibda Sumsel
1971 : • Larangan faham Darul Hadits oleh Jaksa Agung RI (SK Jaksa Agung RI No. Kep-089/D.A/10/1971 tanggal 29 Oktober 1971) di seluruh Indonesia
• Sekber Golkar mendukung Darul Hadits dengan membantu dan membina pondok-pondok Al Jamaah No. KEP.-2707/BAPILU/SBK/1971
• Darul Hadits menyatakan mendukung Golkar
• Setelah Pemilu 1971, Nurhasan membawa kabur 2 anggota jamaah perempuan asal Malang (Sumiati dan adiknya) yang mondok di Gading Mangu Perak
1972 : • Akibat kasus pelarian 1971, Nurhasan digerebek di Garut oleh CPM dan diseret ke Malang untuk interogasi, saat pemeriksaan Nurhasan menjadi lumpuh tidak bisa berbicara akhirnya dipulangkan ke keluarganya
• Lemkari (Lembaga Karyawan Islam) didirikan tanggal 13 Januari 1972 sebagai pengganti Darul Hadits di Pondok Pesantren Al Jamaah Burengan Kediri dengan nama Yayasan Lembaga Karyawan Islam Keluarga Besar Golongan Karya
1974-1979 : • Nurhasan dan keluarga yang berjumlah 9 orang bermukim di Tanah Suci Mekkah untuk berobat karena lumpuh namun tidak kunjung sembuh
• Drs. H. Nurhasyim tokoh penting Islam Jamaah meninggal dunia tahun 1974
1979 : • Lemkari mengeluarkan SK No. 199/F.1/IX/1979 sebagai sarana budi luhur yang menjelaskan bahwa Lemkari bukan Islam Jamaah dan bukan Darul Hadits bahkan melarang warganya menyebarkan faham Islam Jamaah
• Pada Bulan Mei 1979, Nurhasan unjuk keahlian menginjak-injak kaca dan paku-paku besar tanpa alas kaki di rumahnya di Rawagabus, Karawang
1981 : Lemkari 1972 menjadi Lembaga Karyawan Dakwah Islam
1982 : • Sabtu sore, 13 Maret 1982 Nurhasan dan keluarga (Abdul Aziz (anak), Fatimah (istri), Yusuf (menantu)) mengalami kecelakaan lalu lintas di Pelayangan (20 km arah Cirebon), yang rencananya akan menghadiri kampanye Golkar di Jakarta. Kendaraan Mercy Tiger B 8418 EW warna merah yang ditumpangi menabrak truk Fuso. Selepas magrib Nurhasan menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon
• Abdul Dhohir, putra sulung Nurhasan, dibai’at sebagai Imam didepan mendiang jenazah ayahnya. Wasiat Nurhasan sebelum meninggal.
• Senin 15 Maret 1982 dinihari pk. 03.00 jenazah Nurhasan dikuburkan
1988 : • Peletakan batu pertama markas pusat Lemkari di Kediri di atas tanah seluas 1.425 meter persegi
• 18 Nopember 1988 secara resmi mengundang wartawan membantah isu tentang Lemkari dan menyatakan Lemkari tidak dibawah naungan Golkar melainkan ormas yang mandiri
1990 : Lemkari berubah nama menjadi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) berdasarkan hasil Kongres
1992 : Mendagri Rudini meresmikan markas pusat LDII di Burengan Banjaran Kediri. Gedung Serbaguna “Wali Barokah” yang bernilai Rp 1,5 milyar

http://islamjamaah.blogspot.com/2006/01/profil-imam-nurhasan-al-ubaidah-lubis.html
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline saifullah azzam

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 75
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 30 April 2008, 09:12:20 »
wah khalifah palsu uy..

Offline beruk_jawa

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 43
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be A Full-time Muslim...(^^)
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 30 April 2008, 11:28:58 »
Masya ALLAH....

kocak ga sih....???

menegakkan khilafah dgn berlindung kpd thagut.....
kemana furqan-nya????
Manusia sejati adalah manusia yang ga pernah lelah menegakkan diin-NYA...

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 30 April 2008, 11:58:58 »
Apa diskusi ini hanya untuk menjelek2kan pihak lain yang tidak sefaham, termasuk menjelek2kan Ldii, harusnya yg baik tentang Ldii juga di jelaskan, siapa yg sempurna di bumi ini? nabi saja punya kekurangan/pernah salah.
Kalau memang LDII ada kesalahan/kekurangan silahkan diberitahu kekurangannya dimana boleh langsung ke perorangan atau ke pengurus LDII (Organisasi) tentu saja dengan menunjukkan dasar hukum yg kuat dari Quran maupun hadist.

Imam Abu Bakr Al Ajurri berkata :
Jika ada yang berkata : “Apabila seseorang telah diberi iilmu oleh Allah Azza wa Jalla lalu seseorang mendatanginya bertanya tentang agama ini, orang itu membantah dan mendebatnya. Bagaimana pendapat Anda bolehkah ia mendebat orang itu sampai ditegakkan hujjah dan dibantah ucapannya?”
Katakan kepadanya : “Inilah yang dilarang kita melakukannya dan inilah yang telah diperingatkan para imam kaum Muslimin yang terdahulu.”

Oleh sebab itu jika ada yang berkata : “Lalu apa yang harus kita perbuat?”
Katakan kepadanya : “Jika ia menanyakannya kepadamu dengan pertanyaan untuk mencari petunjuk kepada jalan yang haq tanpa ingin berdebat maka tunjukilah dia dengan tuntunan yang berisi keterangan ilmu dari Al Quran dan As Sunnah serta pendapat para shahabat dan para imam kaum Muslimin. Adapun jika ia ingin berdebat denganmu dan ia membantahmu maka inilah yang tidak disukai ulama untukmu maka jangan kamu berdialog dengannya dan berhati-hatilah terhadapnya dalam agamamu.”
Kemudian jika ada yang berkata : “Apakah kami biarkan mereka berbicara dengan kebathilan dan kami berdiam diri dari mereka?”
Katakan kepadanya : “Diamnya kamu dari mereka (tidak memperdulikan mereka), menyingkirnya kamu dari mereka jauh lebih menyakitkan bagi mereka daripada kamu berdiskusi dengan mereka, demikianlah yang dikatakan Salafus Shalih.”

Dari Abu Aly Hanbal bin Ishaq bin Hanbal ia berkata, seseorang menyurati Imam Ahmad minta izin untuk menulis kitab menerangkan bantahan terhadap ahli bid’ah dan berdialog dengan mereka untuk membantah mereka maka Imam Ahmad membalasnya :
“Semoga Allah memperbaiki akhir hidupmu, menghindarkanmu dari hal yang tidak disenangi dan dihindari. Sebagaimana yang kita dengar dan kita dapatkan dari para Ahli Ilmu bahwa sesungguhnya mereka tidak suka berdebat dan duduk bersama ahli zaigh (yang condong kepada kesesatan, ahli bid’ah). Bahwasanya perkara agama ini adalah menerima dan kembali (merujuk) kepada apa yang diterangkan dalam Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bukan duduk bersama ahli bid’ah dan ahli zaigh untuk membantah mereka karena sesungguhnya mereka akan mengelabui kamu (dalam perdebatan itu) sedangkan mereka tetap tidak akan kembali. Maka yang selamat –Insya Allah– adalah menjauhi majelis mereka dan tidak memperdalam pembahasan (bersama mereka) tentang bid’ah dan kesesatan mereka. Oleh sebab itu hendaknya seseorang bertakwa kepada Allah dan kembali kepada apa yang memberi manfaat baginya pada masa mendatang (yakni akhirat) berupa amalan shalih yang ia usahakan untuk dirinya dan hendaknya janganlah ia termasuk orang yang mengada-adakan urusan karena ketika perkara baru itu keluar darinya ia membutuhkan hujjah dan berarti ia membawa dirinya kepada sesuatu yang mustahil dan ia mencarikan hujjah bagi perkara yang ia ada-adakan itu dengan sesuatu yang haq dan yang bathil agar ia dapat menghiasi bid’ahnya dan apa yang ia ada-adakan itu.

Untuk bisa menerima kebenaran islam harus berprasangka yang baik dan jangan apriori dan menganggap yang dicap oleh sebagian orang jelek kita ikut-ikutan mencap jelek.

Seharusnya kita kritis, jangan hanya katanya,jangan hanya dengar,jangan hanya membaca buku-buku terbitan orang mantan ldii yang bertujuan cari penghidupan, silahkan buktikan sendiri.


Gindra

Offline anaqimuddin

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 797
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 30 April 2008, 12:08:51 »
Kapan ya...gantian MUI minta pemerintah mengeluarkan SKB pembubaran LDII?? Ato sudah ya???
Yang paling saya tunggu...SKB pembubaran FPI..kok gak nongol-nongol??

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 30 April 2008, 13:20:35 »
Kutip
Desa Gadingmangu membai’at Nurhasan Al Ubaidah sebagai Imam/Amirul Mu’minin. Dan mencetuskan doktrin dasar :
1) Tidak mengesahkan pengajian kecuali secara manqul
2) Tidak boleh berimam kepada orang di luar jamaah
3) Tidak boleh kawin dengan orang di luar jamaah
4) Hanya anggota Islam Jamaah yang diakui masuk surga, sedangkan yang lainnya masuk neraka
5) Orang di luar Islam Jamaah dianggap najis
6) Amir boleh punya empat istri, wakil amir tiga istri, amir daerah dua istri
7) Mengadakan akad nikah sendiri (tidak lewat KUA)
8) Anggota Islam Jamaah dilarang berpoligami

waaaaa curang. Kalo gitu ane mau juga donk jadi Amir. Ngga mau jadi anggota biasa. Pokoknya langsung amir.
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 30 April 2008, 14:05:44 »
waaaaa curang. Kalo gitu ane mau juga donk jadi Amir. Ngga mau jadi anggota biasa. Pokoknya langsung amir.
Coba anda sedikit berpikir kritis dan jangan mendengar atau hanya membaca buku-buku terbitan orang mantan ldii atau orang yang tidak suka dengan LDII yang bertujuan hanya cari penghidupan dunia, dan jika anda tidak percaya silahkan buktikan sendiri, cari pengajian2 LDII yang tersebar di hampir seluruh dunia.

Gindra

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 30 April 2008, 14:10:46 »
Kapan ya...gantian MUI minta pemerintah mengeluarkan SKB pembubaran LDII?? Ato sudah ya???
Yang paling saya tunggu...SKB pembubaran FPI..kok gak nongol-nongol??
Memang bisa membubarkan LDII ...?,
LDII selalu menjaga kemurnian agama, barang siapa yang memurnikan agama sesuai Quran Hadits akan selalu dijaga oleh Allah, siapa yang mampu kalau dijaga Allah ...?

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 30 April 2008, 14:15:52 »
Memang bisa membubarkan LDII ...?,
LDII selalu menjaga kemurnian agama, barang siapa yang memurnikan agama sesuai Quran Hadits akan selalu dijaga oleh Allah, siapa yang mampu kalau dijaga Allah ...?
nglindur mbooook.. sesat sat sat.. he he he :) padahal jauh dari ajaran Islam
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 30 April 2008, 14:16:29 »
Kapan ya...gantian MUI minta pemerintah mengeluarkan SKB pembubaran LDII?? Ato sudah ya???
Yang paling saya tunggu...SKB pembubaran FPI..kok gak nongol-nongol??

MUI udah lama berfatwa LDII sesat
http://mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=34
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 30 April 2008, 14:18:59 »
MUI udah lama berfatwa LDII sesat
http://mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=34
Kenyataannya sekarang gimana mas Imam, LDII justru berkembang sampai ke mancanegara, karena selalu menjaga kemurniannya.

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 30 April 2008, 14:21:12 »
nglindur mbooook.. sesat sat sat.. he he he :) padahal jauh dari ajaran Islam

Silahkan anda koar2 tapi Alhamdulillah LDII tetap berkembang dan barokah ..

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 30 April 2008, 14:25:48 »
Silahkan anda koar2 tapi Alhamdulillah LDII tetap berkembang dan barokah ..

Alhamdulillah banyak yang 'murtad' dari LDII justru setelah masuk LDII.
Kesesatan seabreg gitu e didepan mata lagi... he he he.. :)
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 30 April 2008, 14:28:22 »
Alhamdulillah banyak yang 'murtad' dari LDII justru setelah masuk LDII.
Kesesatan seabreg gitu e didepan mata lagi... he he he.. :)
Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:
« Edit Terakhir: 30 April 2008, 14:35:12 oleh gindra354 »

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 30 April 2008, 14:47:56 »
Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:


Lah ini bukti nyata kesesatan LDII... Oranga keluar LDII disebut murtad...
Hayoo mau ngeles??... silakan gunakan BITHONAHnya (dlm syiah disebut taqiyyah)
Menipu kok jadi aqidah... weleh..
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 02 Mei 2008, 10:10:53 »
Lah ini bukti nyata kesesatan LDII... Oranga keluar LDII disebut murtad...
Hayoo mau ngeles??... silakan gunakan BITHONAHnya (dlm syiah disebut taqiyyah)
Menipu kok jadi aqidah... weleh..
Coba dicermati lagi kata2 saya ...!

Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:

Apa anda tidak percaya dengan dalil tersebut ...?
Tidak ada  kata2 saya yang mengatakan orang keluar LDII disebut murtad seperti kata anda

Sekarang justru semakin kelihatan bahwa dalam diskusi ini anda cuma ingin menjelek2kan dan menyudutkan LDII, tidak ada niatan baik sedikitpun dari anda untuk berdiskusi yang sehat yang tidak saling menghina dan menjelekkan orang lain yang tidak sefaham dengan anda.

Gindra

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #16 pada: 02 Mei 2008, 10:22:18 »
Coba dicermati lagi kata2 saya ...!

Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:

Apa anda tidak percaya dengan dalil tersebut ...?
Tidak ada  kata2 saya yang mengatakan orang keluar LDII disebut murtad seperti kata anda

Sekarang justru semakin kelihatan bahwa dalam diskusi ini anda cuma ingin menjelek2kan dan menyudutkan LDII, tidak ada niatan baik sedikitpun dari anda untuk berdiskusi yang sehat yang tidak saling menghina dan menjelekkan orang lain yang tidak sefaham dengan anda.

Gindra

lha?
bukannya kata-kata tersebut disebutkan dalam rangka menjawab pernyataan Pak Imam:
Kutip
Alhamdulillah banyak yang 'murtad' dari LDII justru setelah masuk LDII.
Kesesatan seabreg gitu e didepan mata lagi... he he he..

berarti kata-kata
Kutip
Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah

merujuk pada 'murtad' (pake tanda kutip) dari posting Pak Imam dong?
apalagi murtad yang ada di kata-kata antum gak pake tanda kutip (murtad secara definitif, bukan kiasan)...

wallahu'alam,
wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #17 pada: 02 Mei 2008, 10:24:52 »
Coba dicermati lagi kata2 saya ...!

Semua juga tau satu orang yang murtad akan diganti dengan satu kaum yang lebih baik ... jadi gak masalah dan insyaAllah akan tambah berkembang dan barokah  :topOK:

Apa anda tidak percaya dengan dalil tersebut ...?
Tidak ada  kata2 saya yang mengatakan orang keluar LDII disebut murtad seperti kata anda

Sekarang justru semakin kelihatan bahwa dalam diskusi ini anda cuma ingin menjelek2kan dan menyudutkan LDII, tidak ada niatan baik sedikitpun dari anda untuk berdiskusi yang sehat yang tidak saling menghina dan menjelekkan orang lain yang tidak sefaham dengan anda.

Gindra

Semua juga tau kalau keluar dari LDII disebut MURTAD oleh LDII.... semua mantan LDII bersaksi demikian, coba tanya dimilis islam-jamaah@yahoogroups.com, Alhamdulillah milis tersebut dikelola oleh 'murtader' LDII dan anggotanya juga banyak 'murtaders'.

Dan juga percuma ente ngeyel... lha wong aqidah ente aqidah MENIPU BITHONAH! mana ada orang percaya wong keyataannya demikian, ini diakui oleh 'murtaders' LDII.
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #18 pada: 02 Mei 2008, 10:27:53 »
btw, ini dari situs resmi (?) LDII:

 LDII Bukan Aliran Sesat       Kirim halaman ini ke teman via E-mail
[RADAR CIREBON (Jum’at, 29 Februari 2008)]

CIREBON – Sebagaimana hasil Rakernas LDII 2007,organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan ini tidak mengkafirkan atau menajiskan seseorang, dan masjid yang dikelolanya terbuka untuk umum. Dalam LDII juga tidak ada keamiran dan mau diimami orang lain, dengan mengikuti ijtima’ ulama untuk melaksanakan taswiyah almanhaj dan tansiq alharoqoh. “Kami punya paradigma baru,” kata Ketua Wanhat DPD LDII Kota Cirebon, Drs H Mansyur MS, kemarin (26/2).

Maksudnya, diterapkannya metode berfikir dalam mentolerir adanya perbedaan, sepanjang masih dalam koridor faham keagamaan ahlussunnah waljamaah  dalam pengertian yang luas. Serta penyamaan metode gerakan dalam mensinkronisasi, mengoordinasi dan mensinergikan gerakan umat Islam di bawah paying MUI.

Bagaimana pandangan LDII adanya criteria alian sesat berdasarkan versi MUI 2007? Mansyur menilainya sangat bagus. Sebab, dengan adanya sepuluh criteria aliran sesat itu, kini orang tidak boleh lagi sembarangan menyebut sesat terhadap organisasi Islam terasuk LDII. Karena, kata dia, LDII itu tidak sesat. Justu sebaliknya, LDII mengajak kepada umat untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam berdasarkan Al-quran dan Hadis, sebagaimana ormas Islam pada umumnya. Karena, pihaknya yakin dengan ilmu dan amalan berdasarkan Alquran dan Hadis, serta diniati karena Allah SWT, maka termasuk sebagai ahli syurga.

Aliran sesat itu ada sepuluh criteria, yakni mengingkari salahsatu rukun iman dan rukun Islam, mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan dalil syar’I, meyakini turunnya wahyu setelah Al-quran, mengingkari kebenaran Al-quran dan melakukan penafsiran Al-quran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir. Selanjutnya, mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam, menghina, melecehkan atau merendahkan para nabi dan rasul, mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir, mengubah, menambah atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syar’I dan mengkafirkan sesame muslim tanpa dalil syar’i. (san) sumber: LDII Online

Kalau dari sini, dimana letak kesesatan LDII? ???
atau ada 'bahan' lain yang perlu dibaca? ;)

wallahu'alam,
wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #19 pada: 02 Mei 2008, 10:58:28 »
@zeinhaekal

Jelas itu BITHONAH (Penipuan) mereka. Karena FBBL itu jadi aqidah mereka.
Sebagai contoh:
Dalam milis yg saya sebutkan diatas ada 'murtader' yang sebelumnya sangat garang membela LDII kemudian ditanya oleh salah satu 'murtader' yang lebih dahulu 'murtad'.

Dialognya:

tisaga2002 <tisaga2002@...> wrote:

    Berani sumpah atas nama Allah SWT kalau "Jamaah yang Mulia" ini tidak
    berbohong dalam faq.ldii.or.id?

    --- In islam-jamaah@yahoogroups.com, Luqman Islam <luqman354@...> wrote:
    >
    > Wahai mantan-2, Kenapa kalian keluar dari Jama'ah yang Mulia ini?
    >   
    >   Terus setelah keluar, kalian bergabung dengan islam yang mana?

Lama gak ada yang berani jawab akhirnya akhuna Luqman Islam (yang saat itu masih LDII) menjawab.

Re: [islam-jamaah] Re: Mantan-2

Demi Allah, bahwa di dalam FAQ tsb, memang terjadi pembohongan pada publik, namun bukan berarti semua jokam setuju dengan FAQ tsb.  mungkin kalo "orang luar" masih bisa dibohongi, namun bila yang membaca tersebut adalah "mantan-mantan" maka saya yakin kalian akan menertawakannya, dan jari telunjuk kalian akan kalian arahkan pada muka muka kami sebagai 'Pembohong Besar"
 
Namun semua itu tak terlepas dari strategi dakwah kami ; fathonah bithonah dan budi luhur, dan dengan strategi inilah kami bisa besar dan berkembang pesat spt saat ini bila di bandingkan dengan aliran-2 yang kalian anggap sesat.
 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

cek yang dibold...

Jadi, jangan percaya sama LDII! karena salah satu aqidah sesatnya adalah BITHONAH, MENIPU!




Oh ya ada yg kelupaan, sumbernya disini: http://groups.yahoo.com/group/islam-jamaah/message/3234
« Edit Terakhir: 02 Mei 2008, 11:05:01 oleh Pak Imam »
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #20 pada: 02 Mei 2008, 11:04:51 »
Kutip
Jadi, jangan percaya sama LDII! karena salah satu aqidah sesatnya adalah BITHONAH, MENIPU!

waaa....
beneran nih?
gawat juga yah... :hmmm:

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #21 pada: 02 Mei 2008, 11:07:30 »
waaa....
beneran nih?
gawat juga yah... :hmmm:

Makanya itu pak, sama LDII itu susah... Tapi Alhamdulillah pak, berkat hidayah Allah, melalui milis tersebut, banyak yang akhirnya 'murtad' dari LDII.
Terimakasih banyak buat moderator milis tersebut.
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #22 pada: 02 Mei 2008, 11:17:08 »
jadi pengen liat milisnya.... :)
btw, thx untuk infonya yah...

wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 02 Mei 2008, 11:21:47 »
jadi pengen liat milisnya.... :)
btw, thx untuk infonya yah...

wassalam,
Haekal

Sama-sama pak. Gabung aja pak, insyaallah bermanfaat.
Alhamdulillah, untuk daerah Jakarta dan sekitarnya, 'murtaders' anggota milis siap kopi darat dengan rukyah LDII.

wassalam,
Imam
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline markshidiq

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 12
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 02 Mei 2008, 11:35:12 »
Majelis Ulama Indonesia, bebagai Ormas Islam dan Fatwa Aliran Sesat

Masih segar dalam ingatan kita, pada bulan Oktober 2007 yang lalu, bangsa Indonesia dikejutkan dengan kemunculan seorang anak manusia yang mengaku sebagai Rasul dan mendapatkan wahyu dari Allah SWT. Aliran yang mempunyai Rasul yang bernama Al Masih Al Maw'ud ini dinamakan Al Qiyadah Al Islamiyah. Kemunculannya mengejutkan semua pihak karena berani menukar syahadad. Karena itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) menfatwa aliran ini sebagai aliran yang sesat dan menyesatkan. Kemudian dalam beberapa minggu terakhir ini Umat Islam di Indonesia kembali bergejolak dengan adanya aliran Ahmadiyah yang juga dianggap sesat oleh MUI karena mempunyai seorang nabi yang lahir setelah Nabi Muhammad, yaitu Mirza Gulam Ahmad, walaupun masih bersyahadad kepada Nabi Muhammad SAW. Fatwa-fatwa mengenai aliran sesat yang dikeluarkan MUI sedikit banyak telah membuat Umat Islam bentrok ditingkat bawah. Hal ini tentunya sama-sama tidak kita inginkan, karena Umat Islam itu adalah suatu umat yang sangat mencintai perdamaian. Tulisan ini mencoba memberikan sumbangan pemikiran kepada para pembaca, terutama pada Umat Islam, agar bisa menilai mana aliran yang sesat dan mana aliran yang tidak sesat.

Allah SWT menciptakan alam ini ada hikmatnya, yaitu agar semua makhluk yang diciptakan-Nya itu melaksanakan perintah-perintah dan menghentikan larangan-larangan-Nya. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling baik tentu juga harus bertaqwa dalam arti taat, tunduk dan patuh kepada Allah dengan menghentikan segala larangan dan mengerjakan segala apa yang disuruh. Apa yang dulu disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan ajakan untuk beriman kepada Allah, menghentikan segala larangannya dan mengerjakan segala bentuk perintah-Nya. Salah satu surat dalam Al Qur'an yang menyebutkan sejumlah perintah-perintah dan larangan-larangan itu adalah surat An Nuur.

Ayat pertama dalam Surat An Nuur diterjemahkan sebagai berikut :

"(Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya (QS An Nuur/24 ayat 1)".

Dari terjemahan ayat pertama di atas, kembali Allah SWT menegaskan bahwa wajiblah bagi kita semua untuk menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam Surat An Nuur tersebut. Apabila ada satu aliran dalam Islam yang tidak mewajibkan hukum-hukum yang terdapat di dalam Surat An Nuur ini, apapun alasannya, maka aliran itu bisa dikatakan aliran yang sesat dan menyesatkan, karena Allah SWT secara tegas mengatakan bahwa hukum-hukum tersebut wajib dijalankan.

Selanjutnya ayat kedua diterjemahkan sebagai berikut :

"Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman (QS An Nuur/24 ayat 2)"

Kalau ayat pertama Surat An Nuur ini kita hubungkan dengan ayat kedua, sangat jelas bahwa salah satu hukum yang wajib dijalankan oleh manusia yang mengaku sebagai Umat Islam adalah mendera/mencambuk perempuan dan laki-laki sebanyak 100 kali tanpa belas kasihan, kalau kita memang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Artinya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menjalankan hukum ini.

Hukum lain yang wajib kita jalankan sebagai Umat Islam adalah hukum yang terdapat pada ayat yang keempat Surat An Nuur., sebagai berikut :

"Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik (QS An Nuur/24 ayat 4).

Sama dengan ayat yang kedua, ayat ke empat Surat An Nuur juga wajib dijalankan oleh orang-orang yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhirat. Seperti ditegaskan pada ayat pertama, ayat tersebut sangat jelas, agar kita selalu mengingatinya dan menjalankannya. Hal ini juga ditegaskan oleh Allah dalam Surat Al Maa'idah ayat 48 - 50 sebagai berikut :

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, (QS Al Maa'idah/5 ayat 48)

"dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik (QS Al Maa'idah/5 ayat 49).

"Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? (QS Al Maa'idah/5 ayat 50).

Lagi-lagi kita diperintahkan oleh Allah SWT agar mnemutuskan perkara menurut  apa yang telah diturunkan oleh-Nya. Kalau kita berpaling dari hukum yang diturunkan Allah, maka sudah pasti Allah SWT akan menimpakan musibah kepada kita semua. Tentunya kita semua beriman bahwa hukum yang lebih baik adalah hukum yang diturunkan oleh Allah karena kita yakin, haqqul yakin, bahwa Allah SWT adalah Yang Maha Adil. Kalau kita perhatikan ayat 50 Surat Al Maa'idah tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa hukum selain hukum Allah adalah hukum jahiliyah, tentunya bagi orang-orang yang yakin, orang-orang yang mengaku beriman kepada Allah SWT.

Pertanyaannya adalah aliran mana hari ini yang mewajibkan menjalankan hukum-hukum yang telah disebutkan di atas? Apakah MUI dan berbagai elemen yang mengaku Islam sudah melihat hal ini? Apakah MUI dan berbagai elemen Islam yang sering mencap kelompok lain sesat dan menyesatkan, juga telah menjalankan apa yang telah diperintahkan Allah di dalam Al Qur'an Surat An Nuur tersebut? Perlu kita ketahui, masih banyak hukum-hukum di dalam Al Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang wajib dijalankan oleh manusia kalau memang akan masuk ke dalam Islam secara Kaaffah. Adakah ini pernah diajarkan oleh MUI dan berbagai kelompok Islam di Indonesia?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dikemukakan, agar MUI dan berbagai kelompok Islam tersebut tidak seenaknya mencap berbagai aliran yang muncul saat ini sebagai aliran sesat dan menyesatkan, sementara mereka sendiri tidak pernah mengamalkan berbagai macam perintah yang telah diturunkan Allah SWT dalam Al Qur'an yang mereka akui sebagai Kitab Suci mereka. Sebuah fenomena yang menarik untuk menjadi bahan renungan kita bersama. Alhamdulillah.

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 02 Mei 2008, 13:27:10 »
waaa....
beneran nih?
gawat juga yah... :hmmm:
Hahaha ;D akhirnya kehasut juga ..!

Saya salut sama pak Imam, anda memang pintar dalam membolak-balikan fakta .. :topOK:

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #26 pada: 02 Mei 2008, 13:34:23 »
Hahaha ;D akhirnya kehasut juga ..!

Saya salut sama pak Imam, anda memang pintar dalam membolak-balikan fakta .. :topOK:
he he he :) gak usah ditutup2i, bau busuk LDII udah menyebar, BITHONAH-nya kurang rapet kali he he he
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #27 pada: 02 Mei 2008, 13:43:04 »
he he he :) gak usah ditutup2i, bau busuk LDII udah menyebar, BITHONAH-nya kurang rapet kali he he he

Apapun yang anda katakan, insyaAllah kalau orang LDII yang faham tidak akan terpengaruh dengan bualan anda ini .. jadi ya percuma saja mas Pak Imam

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 02 Mei 2008, 13:51:22 »
@zeinhaikal
Siapa saja yang mengamalkan Al-Qur'an dan Al-Hadits dengan seutuhnya ( kaffah ) serta konsisten ( istiqomah ) selalu saja ada fihak-fihak yang tidak senang, itu memang sudah menjadi tabiatnya. Hal tersebut semata-mata karena fihak yang tidak senang tadi kemungkinan belum mengetahui secara benar mengenai LDII.

LDII menganggap fihak yang tidak senang dengan LDII tersebut karena masih adanya kesalahpahaman. Oleh sebab itu LDII berusaha untuk menjelaskan kesalahpahaman tersebut melalui pengajian-pengajian di setiap tingkat organisasi di daerah-daerah.

LDII juga terbuka terhadap masukan-masukan, baik masukan mengenai masalah organisasi maupun masalah agama. LDII bahkan secara proaktif mencari masukan-masukan dari berbagai kalangan. Dalam rangka mencari masukan dalam masalah-masalah kenegaraan, LDII mengadakan audiensi dengan instansi terkait antara lain: DPR RI , Mabes TNI , kemudian mengadakan silaturohim dan meminta masukan dari Majelis Ulama Indonesia ( MUI ).

Dalam hal ilmu agama LDII juga mau menerima masukan dari luar LDII, terbukti LDII bekerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Syarif Hidayatullah, Jakarta dalam rangka memberi pelatihan dakwah kepada para mubaligh-mubalighot LDII. LDII di daerah-daerah sering mengundang ulama-ulama di luar LDII untuk memberikan ceramah agama. Bagi LDII, segala bentuk masukan adalah merupakan nasihat yang tidak ternilai harganya.

Gindra

Offline abie1102

  • Moderator
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 8.361
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • isyhadu bi anna muslimun
    • Lihat Profil
« Jawab #29 pada: 02 Mei 2008, 14:04:45 »
eh mas gindra tolong dijawab yang jelas, adakah 'fathonah bithonah' tsb dalam LDII??

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 02 Mei 2008, 14:22:24 »
eh mas gindra tolong dijawab yang jelas, adakah 'fathonah bithonah' tsb dalam LDII??
Ada mas, gak cuma di LDII, hampir semua orang punya bithonah termasuk anda !!
Bithonah adalah sesuatu yang di rahasiakan yang tidak boleh dketahui oleh orang yang belum berhak mengetahui , contohnya aurot (bc. farji)
aurot anda haram untuk dilhat oleh orang lain tapi akan menjadi halal pada istri anda karena istri anda mempunyai hak untuk mengetahui nya, ini sebagai contoh saja mas.


Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #31 pada: 02 Mei 2008, 14:40:08 »
@Pak Imam

mungkin kita tanya langsung aja ke Pak Gindra (yang kayaknya anggota yah? ???)...?
soal beliau berbithonah (yang bapak asumsikan sama dengan taqiyyahnya Syiah), mungkin bukan urusan kita lagi... ;)

sesuai hadits berikut:
Usamah bin Zaid ra berkata: Rasulullah saw mengutus kami ke Huraqah pada suku Juhainah, maka ketika kami sampai disana, pagi-pagi kami menyerbu. Tiba-tiba aku dan seorang Anshar bertemu dengan seorang dari mereka. Maka ketika kami telah mengepungnya, ia berkata "LA ILAHA ILALLAH". Maka shahabatku orang Anshar itu menyuruh aku menghentikan, tetapi terus saja aku tikam dengn tombakku sehingga matilah dia. Dan ketika kami telah kembali ke Madinah, berita itu telah sampai kepada Rasulullahsaw maka beliau bertanya "Apakah sesudah ia mengucapkan LA ILAHA ILALLAH masih juga engkau membunuhnya?" jawabku: "Ya Rasulullah, ia berkata begitu mungkin hanya karena takut kepada senjataku". Bersabda Nabi: "Apakah sudah kau belah dadanya sehingga engkau ketahui dengan jelas, apakah ia berkata karena takut atau tidak"....(HR BM HKC 135-136).

wallahu'alam,
wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #32 pada: 02 Mei 2008, 15:08:15 »
@Pak Imam

mungkin kita tanya langsung aja ke Pak Gindra (yang kayaknya anggota yah? ???)...?
soal beliau berbithonah (yang bapak asumsikan sama dengan taqiyyahnya Syiah), mungkin bukan urusan kita lagi... ;)

sesuai hadits berikut:
Usamah bin Zaid ra berkata: Rasulullah saw mengutus kami ke Huraqah pada suku Juhainah, maka ketika kami sampai disana, pagi-pagi kami menyerbu. Tiba-tiba aku dan seorang Anshar bertemu dengan seorang dari mereka. Maka ketika kami telah mengepungnya, ia berkata "LA ILAHA ILALLAH". Maka shahabatku orang Anshar itu menyuruh aku menghentikan, tetapi terus saja aku tikam dengn tombakku sehingga matilah dia. Dan ketika kami telah kembali ke Madinah, berita itu telah sampai kepada Rasulullahsaw maka beliau bertanya "Apakah sesudah ia mengucapkan LA ILAHA ILALLAH masih juga engkau membunuhnya?" jawabku: "Ya Rasulullah, ia berkata begitu mungkin hanya karena takut kepada senjataku". Bersabda Nabi: "Apakah sudah kau belah dadanya sehingga engkau ketahui dengan jelas, apakah ia berkata karena takut atau tidak"....(HR BM HKC 135-136).

wallahu'alam,
wassalam,
Haekal

Jangan letakkan sesuatu bukan pada tempatnya, kasusnya beda pak, semua 'murtaders' LDII mengakuinya pak. Cepet aja gabung dimilis tersebut, pak haekal juga bisa kopi darat. Silakan di tanya 'murtaders' LDII tsb.
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #33 pada: 02 Mei 2008, 15:21:16 »
Jangan letakkan sesuatu bukan pada tempatnya, kasusnya beda pak, semua 'murtaders' LDII mengakuinya pak. Cepet aja gabung dimilis tersebut, pak haekal juga bisa kopi darat. Silakan di tanya 'murtaders' LDII tsb.
Pak Imam, namanya juga orang sudah keluar 'murtaders LDII' (kata Pak Imam, biar gak salah paham lagi) pasti tidak akan obyektif kalau menilai dan tidak bisa dijadikan acuan, kenapa Pak Imam tidak langsung datangi pengajian-pengajian LDII (alamat menyusul kalau berkenan), apa karena takut ...? atau bisa juga kopi darat sama saya.

Gindra

Offline sofijan

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 1
    • Lihat Profil
« Jawab #34 pada: 02 Mei 2008, 15:45:34 »
lama gak mampir ke MyQers..ternyata diskusi di sini panas juga...saya ingin tanya sama mas Gindra..Di setiap kesempatan..dikatakan bahwa LDII tidak meneruskan faham islam jamaah, dan tidak menerapkan konsep keimaman, apa itu benar adanya?

Offline ahlanwasahlan07

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2008
  • Tulisan: 16
    • Lihat Profil
« Jawab #35 pada: 02 Mei 2008, 16:05:48 »
sebagai newbiers..saya juga aktif di diskusi milis islam-jamaah, saya bukan murtaders..tapi saya pernah ngaji beberapa bulan...

sejauh saya manqulan di LDII, memang tidak ada masalah, tp masalah besarnya adalah keislaman saya tidak diakui walaupun sudah manqulan..hal ini karena saya tidak mau baiat...

dalil yang digunakan adalah La Islama.......dst...padahal hadits itu termasuk maudhu'..
jadi...mungkin mas Gindra bisa lebih bijak menilai..siapa murtaders..dan siapa yang kritis...kenapa orang itu keluar dari LDII...setiap orang berhak kan untuk mencari barang HAQ yang sesungguhnya?

Offline Pak Imam

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.005
  • Jenis kelamin: Pria
  • القوات الجوية الملكية السعودية
    • Lihat Profil
« Jawab #36 pada: 02 Mei 2008, 16:44:41 »
Pak Imam, namanya juga orang sudah keluar 'murtaders LDII' (kata Pak Imam, biar gak salah paham lagi) pasti tidak akan obyektif kalau menilai dan tidak bisa dijadikan acuan, kenapa Pak Imam tidak langsung datangi pengajian-pengajian LDII (alamat menyusul kalau berkenan), apa karena takut ...? atau bisa juga kopi darat sama saya.

Gindra

Ngapain ngaji sama LDII, semua kompak menyatakan LDII sesat. Baik, saya sebutkan 1 per 1.

PKS: diwakili oleh syariahonline.com silakan klik form telusur disebelah kanan, kata kunci "LDII"
Salafy: diwakili oleh salafy.or.id silakan ketik kata kunci LDII dibagian bawah
Salafi: diwakili oleh salafi.or.id atau www.vbaitullah.or.id langsung dibagian depan ketik kata kunci
MUI: diwakili oleh mui.or.id klik fatwa, klik faham keagamaan
NU: http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=8591
Muhamadiyyah: salafi

Mau kopi darat sama saya?? asal hanya debat ilmiah... ente tinggal dimana??
Sejarah: Al-Qur'an vs Bible

Sejarah Teks Al-Qur`an Dari Wahyu Sampai Kompilasi, Kajian Perbandingan Dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Download:
www.pakdenono.com/download/sejarahteksalquran.zip
www.kitaupload.com/download.php?file=188sejarahteksalquran.rar

Offline enduro_rider

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 149
  • Quran-Hadist... Bukan Yang Lain!
    • Lihat Profil
« Jawab #37 pada: 04 Mei 2008, 22:17:23 »
ealaahh...  rekkkk
TS ini bener2 'lebih tau - tau lebih'.
kayak majalah MotorPlus aja   :hihi:

utk mas Gindra dan rekan2 ldii lainnya, mohon jangan terpengaruh dan gak usah merasa 'tertantang' untuk membuktikan sesuatu disini. terbukti kan apa yg sering saya bilang: siapa mau percaya? apalagi ama kite2 yg 'sesat' ini   :hihi:

tulisan TS itu banyak ngawurnya, cenderung lucu malahan. jelas sekali bhw tulisan TS itu asalnya dari 1 orang (gak usah disebut lahh nanti konco2ne tambah darah tinggi) kasihan banget..

rekans, mari teruskan ibadah kita yg masih minim. sudah khatamkah Quran anda? Kutubussittah anda? bagaimana bacaan Qiroatussab'ah anda? mosok kalah sama saudara2 kita yg saat ini sedang menimba ilmu di Makkah sana. kebetulan saya update terus berita2 dari sana sampai saat ini. mereka maju terus tanpa jidal yg tak berujung. ibadah terus.. lha kok kita masih disini2 aja ya? ah, malu hati jadinya   :wataw: 

al haya'u minal iiman. yaa, sesekali baca2 forum ini sih gak papa, asal jgn tiap hari aje mas Gindra   :topOK:

buat pak Imam yg selalu ber-kloning, eh, maksudnya yg selalu cinta dengan kami, silakan anda tulis apapun soal Nur Hasan ataupun soal ldii, tapi bagi kami2 yg tau sekali siapa beliau, eitsss..  mohon di sorry, nggak ngaruh mas!   :p

satu lagi, jangan sering2 marah ya. nggak baik buat kesehatan anda lho...  :hihi:

buat yg belum tau banyak ldii, silakan anda mampir kesini.
buat penyeimbang informasi saja: www.ldii.or.id

syukron.

-ER-

Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #38 pada: 05 Mei 2008, 09:37:43 »
Ngapain ngaji sama LDII, semua kompak menyatakan LDII sesat. Baik, saya sebutkan 1 per 1.

PKS: diwakili oleh syariahonline.com silakan klik form telusur disebelah kanan, kata kunci "LDII"
Salafy: diwakili oleh salafy.or.id silakan ketik kata kunci LDII dibagian bawah
Salafi: diwakili oleh salafi.or.id atau www.vbaitullah.or.id langsung dibagian depan ketik kata kunci
MUI: diwakili oleh mui.or.id klik fatwa, klik faham keagamaan
NU: http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=8591
Muhamadiyyah: salafi

Mau kopi darat sama saya?? asal hanya debat ilmiah... ente tinggal dimana??
LDII diwakili oleh http://www.ldii.or.id atau http://www.ldii-online.com

Saya tinggal di Bogor, kantor di Jakarta

Gindra


Offline gindra354

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 374
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #39 pada: 05 Mei 2008, 09:48:49 »

utk mas Gindra dan rekan2 ldii lainnya, mohon jangan terpengaruh dan gak usah merasa 'tertantang' untuk membuktikan sesuatu disini. terbukti kan apa yg sering saya bilang: siapa mau percaya? apalagi ama kite2 yg 'sesat' ini   :hihi:

al haya'u minal iiman. yaa, sesekali baca2 forum ini sih gak papa, asal jgn tiap hari aje mas Gindra   :topOK:

satu lagi, jangan sering2 marah ya. nggak baik buat kesehatan anda lho...  :hihi:

syukron.

-ER-
InsyaAllah tidak terpengaruh, saya banyak belajar di forum ini
Di forum ini menjadikan saya semakin yakin dan sesuai dengan dalil bahwa :
1. Islam terpecah menjadi 73 golongan
2. Agama yang haq pasti selalu dirintangi dan dimusuhi
3. LDII berkembang berbarokah karena adanya 'murtaders' cocok sesuai dalil

dan menjadikan saya semakin berlapang dada dan lebih sabar terhadap orang diluar LDII

InsyaAllah gak setiap hari, waktu luang dari pada nganggur, sekaligus menambah wawasan

Alhamdulillah Jaza Kulahukhoiro

Gindra

Offline ahlanwasahlan07

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2008
  • Tulisan: 16
    • Lihat Profil
« Jawab #40 pada: 05 Mei 2008, 10:51:19 »
LDII diwakili oleh http://www.ldii.or.id atau http://www.ldii-online.com

ini memang situs resmi LDII?tetapi, isinya koq tidak membahas masalah keimaman Syaikh Abu Dhohir?