Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Prestasi Pa Nur Di Depok  (Dibaca 1696 kali)


Offline Andi Hakim

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 630
    • Lihat Profil
« pada: 14 Maret 2008, 11:19:08 »
Pembangunan tanpa anggaran


Dalam sebuah acara apel siaga partai keadilan sejahtera ahad, 9 maret
2008 M | 01 Rabiul awwal 1429 H Bapak Dr. Ir. H. Nur Mahmudi Ismail,
Msc menyempatkan diri untuk hadir bersama dengan beberapa aparat kota.
dalam sambutannya Pak Nur, panggilan akrab beliau sempat menyampaikan
harapannya semoga Pemilihan Gubernur jawa Barat dapat berjalan lancar
dengan tingkat partisipasi masyarakat depok yang tinggi.

dalam acara tersebut Beliau juga menyamapikan kilas balik pemerintahan
kota Depok, yang disamping ada kekurangan juga telah diraih banyak
keberhasilan. dengan segala keterbatasan Beliau menyampaikan apa yang
telah dicapai oleh kota Depok diantaranya :

1. Santunan kematian Rp. 2000.000/jiwa untuk seluruh warga Depok

2. Peningkatan Pendapatan asli daerah dari 67M pada tahun 2006 menjadi
86M pada tahun 2007

3. Tambahan dana BOS (bantuan operasional sekolah) Rp.
10.000/siswa/bulan kepada seluruh siswa SD/MI, SMP/MTs, negeri dan
swasta serta siswa SMA san SMK negeri.

4. Gratis DSP dan SPP untuk seluruh SDN dan gratis DSP untuk SMPN,
SMAN dan SMKN.

5. Rehabilitasi SD/MI, SMP/MTs negeri dan swastasebanyak 521 lokal
serta pembangunan ruang kelas baru SMP/MTs negeri dan swasta sebanyak
225 lokal.

6. bantuan pengadaan komputer terhadap 150 SMP/MTs negeri maupun swasta.

7. bantuan untuk BMPS terhadap 15.072 guru swasta.

8. Rehabilitasi rumah tak layak huni 780 unit dan pembangunan rumah
baru 55 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

9. Bantuan pelayanan kesehatan kepada 8000pasien warga miskin.

10. Rehabilitasi 8 puskesmas, penambahan lokal baru 7 puskesmas dan
pembangunan 9 puskesmas baru.

11. Pembangunan jalan 426 km, pengairan 88 km, dan penataan kawasan
kumuh sebanyak 11 kawasan

12. Nikah gratis terhadap 623 pasangan.

13. Akte kelahiran gratis terhadap 1.260 warga miskin.

14. Produk domestik regional bruto meningkat dari Rp. 7,5 Trilyun
tahun 2006 menjadi Rp. 8,9 Trilyun pada tahun 2007.

selain itu sudah banyak pula prestasi di bawah kepemimpinan Beliau ,
diantaranya :

1. Tender pengadaan barang paling transparan se-Indonesia (versi KPK,
Kominfo dan Bappenas).

2. Administrasi Dana Alokasi Umum (DKU) terbaik se-Indonesia versi
Departemen Keuangan RI.

3. Administrasi kepegawaian terbaik no. 2 se-Indonesia atau no.1
terbaik se-Jawa Barat (versi BKN).

4. Angka kematian bayi terendah se-Indonesia.

5. Angka harapan hidup tertinggi no. 2 se-Indonesia atau no. 1 se-Jawa
Barat.

6. Kota percontohan WHO pada penanggulangan penyakit tidak menular
berbasis masyarakat.

7. Juara 1 kota siaga se-Jawa Barat.

8. Peraih medali emas terbanyak se-Jawa Barat pada Olimpiade Sains dan
Matematika Nasional 2006.

selain itu, ada hal menarik yang beliau sampaikan dalam acara tersebut
yaitu "pembangunan tanpa anggaran" yaitu pembangunan mental aparatur
kota Depok sehingga memiliki moral, etika dan akhlak yang baik.
memiliki kejujuran dengan amanah yang diemban, serta keikhlasan dan
kerja keras dalam melayani masyarakat. satu hal yang terlupakan, namun
dengan hal tersebut dapat memaksimalkan keterbatasan anggaran dan
biaya. Semoga dengan sisa masa kepemimpinan Beliau dapat terus amanah
dalam membangun kota Depok tercinta menuju kota Depok yang religius,
aman, mandiri, adil dan sejahtera.


Namun demikian sebagai manusia juga masih banyak kekurangan2 dalam memimpin Depok, mohon doanya agar kekurangan/kesalahan bisa dibenahi.

Offline Luqman Al - Bantuly

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 5.005
  • Lokasi: Bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 14 Maret 2008, 11:21:59 »
Bagaimana dengan laporan kriminalitas ?
Melanjutkan Kehidupan Islam

Offline Prastowo

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 100
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 14 Maret 2008, 11:34:32 »
Boleh kritik sedikit ya....
kalau masalah jalan di Depok kok memprihatinkan ya.....
ada yg bs comment masalah ini?

Offline Abu Ziyad

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 217
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 14 Maret 2008, 13:34:26 »
Kalau saya mah, bagaimana prestasi dalam bidang penegakkan syari'at Islam? Apakah sudah ada upaya penegakkan da'wah tauhid dan pemberantasan kesyirikan di Depok? Adakah program penegakan sunnah dan memberantas bid'ah, khurofat. Bukakah ini yang akan menyelamatkan manusia kelak di akhirat? Apalah artinya prestasi dalam bidang pembangunan fisik.
Cuma saya juga heran banyaknya baliho raksasa di seluruh kota depok yaitu foto Nur Mahmudi, Di Jabotabek sepertinya hanya di Depok. Apakah dewan syariah PKS tidak menasehatkan hukum foto atau gambar yang dipajang. Bukankah sudah ma'ruf hadist yang malaikat tidak masuk kerumah yang di sana dipajang gambar dan patung makhluk bernyawa? Mungkin silap. Wallahu'alam.
Jadikanlah hidupmu seperti orang yang sehari berpuasa, dan berbukanya adalah kematian (Nasehat Slaf)

Offline Abdul_Maliksyah

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.057
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 14 Maret 2008, 13:38:29 »
Ane pribadi appresite dengan prestasi yang telah di tunjukkan pada Pak Nurmahmudi, indikator tersebut kuantatif gampang diukur oleh siapa saja...  O0
kukira walikota yang lain boleh bercermin ke Depok.
Agak berbeda dengan yg kualitatif krn cenderung subjectif penilaiannya... :)

Walaupun demikian masih perlu kerja keras, khususnya aspek keamanan dan kriminalitas; sebagaimana disiyalir Mas @LAB.
Penanganan keamanan dan kriminalitas adalah domainnya Polri, tetapi dukungan daerah Pemkot akan sangat membantu penanganan dan pencegahannya... ::)



Pada tahun 2006 jumlah kriminalitas di Depok terdiri dari 3.500 kasus. Sedangkan kriminalitas yang terjadi hingga Desember 2007 menjadi 4.000 kasus. Dari data yang ada terdapat tiga jenis kejahatan yang termasuk tinggi frekuensinya di Depok, antara lain pencurian dengan penganiyaan berat, pencurian kendaraan bermotor, dan kasus-kasus narkoba. Tidak hanya itu, kemacetan lalu lintas merupakan kendala krusial di wilayah kota tersebut.

Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Polisi Imam Pramukarno mengatakan, dari sekitar 4.000 kasus kriminal yang terjadi, baru 1.200 kasus atau sekitar 25 persen yang sudah tertangani. "Sedangkan pada 2006 sebanyak 18 persen yang sudah ditangani Polres," katanya di Depok, Jumat (18/1).

Dari ribuan kasus tadi, yang paling mencolok adalah pencurian kendaraan bermotor sebanyak 1.100 kasus, pencurian dengan kekerasan atau pencurian pada malam hari sekitar 900 kasus. Selanjutnya 300 kasus narkoba dan 60 kasus pencurian dengan kekerasan (perampokan). Sedangkan kecelakaan lalu lintas mencakup 290 kasus di mana 74 korban meninggal dunia, selebihnya luka berat dan ringan dengan total kerugian materi sekitar Rp790 juta. "Secara kuantitas tingkat kriminalitas meningkat dibanding tahun lalu, tapi pengungkapan juga meningkat," tukas Kapolres.

Untuk kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Depok, Kasat Narkoba Polres Depok Kompol Mulyatno mengungkapkan, jumlahnya meningkat. Pada 2006 terjadi 296 kasus, dan sepanjang Januari-Desember 2007 ada 350 kasus. Mengenai jumlah barang bukti yang diperoleh dari pengungkapan kasus narkoba 2007, Menurut Mulyatno, antara lain jenis ganja sebanyak 175.374,14 gram, sabu-sabu sebanyak 7,37 gram, pil lesotan 941 butir.

Faktor Sarana

Menurut Imam Pramukarno, meningkatnya jumlah kriminal karena faktor sarana dan prasana belum mendukung. "Selain itu antara jumlah anggota polisi dan jumlah warga Depok yang masuk wilayah hukum Polres Depok tidak seimbang," tukasnya.

Dikatakan, untuk mengatasi tindak kriminal yang semakin hari semakin memprihatinkan, Polres Depok membutuhkan banyak personel. "Jumlah personel 1.400 orang sedangkan warga di Depok dan Bojong Gede sekitar 1,5 juta jiwa. Dengan skala perbandingan sangat jauh, idealnya satu personel berbanding 500 warga. Akan tetapi pada kenyataannya, di Depok, seorang polisi menangani 1.100 orang," kata Imam.

Kendati demikian, menurut Imam, untuk menekan tindak kejahatan, Polres Depok telah membuat lima program dengan penekanan polisi sebagai mitra masyarakat. Termasuk, program unggulan berupa perpolisian masyarakat (Polmas), program respons time (cepat memberi pelayanan, cepat ke TKP), penanggulangan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), strong point, dan peningkatan patroli serta penjagaan. "Peran masyarakat akan lebih dilibatkan dalam mencegah terjadinya aksi kejahatan di lingkungan masing-masing," tandasnya.


Untuk Transportasi Depok-Jakarta:

Ane dapat berita bahwa pelebaran Margonda (daerah "kekuasaan" Bung KP nich..), dalam proses pelebaran jalan 3 m kiri dan kanan jalan, juga Cinere Raya, jalan Tol Ruas Cinere-Cimanggis-Jagorawi sepanjang 14,7 km, Depok-Antasari Jakarta (21,7 km), Cinere-Serpong (10,14 km) on progress pembebasan lahan, juga penambahan KA dari Depok ke Jakarta...  O0

Untuk TOL Depok-Antasari ada masalah berkaitan dgn harga tanah yg menghadang.. ::)
"Pemerintah menganggarkan pembangunan jalan tol sebesar Rp 700 miliar. Tetapi sekarang, sesuai dengan NJOP (nilai jual objek pajak) anggarannya menjadi Rp 1,2 triliun," ujar Direktur Utama CMNP Daddy Hariadi dalam paparan publiknya, Kamis (22/11).

Dia menjelaskan, CMNP melalui anak perusahaannya PT Citra Waspphutowa, meminta pemerintah untuk menganggung kenaikan biaya tanah tersebut. "Citra Waspphutowa hanya bersedia menanggung kenaikan biaya tanah sebesar 10 persen," ungkapnya.


Wallahu a'lam.

Salam.

==
pemahaman menuju kesadaran
Afala tatafakkaruun ? Afala ta'qiluun ? ==

Offline Andi Hakim

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 630
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 14 Maret 2008, 14:11:14 »
Kalau masalah kriminal ana belum dapat informasinya, Insya Alloh kalau ada nanti akan diberi tahu. Atau ada sahabat2 yang punya informasinya ?? Monggo


Bagaimana dengan laporan kriminalitas ?

Offline Andi Hakim

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 630
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 14 Maret 2008, 14:15:15 »
Buat Abu Ziyad, syukron atas masukanya.

Semoga Pa Nurmahmudi benar-benar bisa membumikan nilai2 Al-Qur'an dan Assunnah, sehingga nilai2 tersebut bukan hanya sekedar jargon atau kata mutiara namun lebih dari itu bisa dirasakan oleh masyarakat Depok secara riil.

afwan, ana mau menanyakan ke Abu Ziyad: Foto dengan gambar apakah sama?

Sekali lagi syukron buat Abu Ziyad atas masukan yang tiada tara nilainya ini.

 :topOK:


Kalau saya mah, bagaimana prestasi dalam bidang penegakkan syari'at Islam? Apakah sudah ada upaya penegakkan da'wah tauhid dan pemberantasan kesyirikan di Depok? Adakah program penegakan sunnah dan memberantas bid'ah, khurofat. Bukakah ini yang akan menyelamatkan manusia kelak di akhirat? Apalah artinya prestasi dalam bidang pembangunan fisik.
Cuma saya juga heran banyaknya baliho raksasa di seluruh kota depok yaitu foto Nur Mahmudi, Di Jabotabek sepertinya hanya di Depok. Apakah dewan syariah PKS tidak menasehatkan hukum foto atau gambar yang dipajang. Bukankah sudah ma'ruf hadist yang malaikat tidak masuk kerumah yang di sana dipajang gambar dan patung makhluk bernyawa? Mungkin silap. Wallahu'alam.
« Edit Terakhir: 14 Maret 2008, 14:19:20 oleh Andi Hakim »

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #7 pada: 14 Maret 2008, 14:21:08 »
Jazakalahu.TS .smga informasi.setidaknya tidak melulu hal negatif lah.
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline Shigeru Hamamoto San

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2008
  • Tulisan: 939
  • I let you broke my heart...!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 14 Maret 2008, 16:56:37 »
Kalau saya mah, bagaimana prestasi dalam bidang penegakkan syari'at Islam? Apakah sudah ada upaya penegakkan da'wah tauhid dan pemberantasan kesyirikan di Depok? Adakah program penegakan sunnah dan memberantas bid'ah, khurofat.

Pemberantasan syrik ukurannya gimana yaa akhi? Apakah Pak Nur harus mengecek ke rumah masing-masing orang adakah patung di rumahnya yang disembah-sembah gitu?

Atau beliau harus mengecek setiap orang apakah mereka pake jimat gitu?

lalu bid'ah itu gimana pula? kalau bid'ah menurut antum kayaknya bakalan beda dengan bid'ah model yang lain

Apa maksud antum Pak Nur harus melarang secara massal QUNUT SHUBUH begitu akhi?

Kutip
Bukakah ini yang akan menyelamatkan manusia kelak di akhirat? Apalah artinya prestasi dalam bidang pembangunan fisik.

Kalau berpikir secara parsial hasilnya akan mendapatkan pemiiran seperti antum. Tapi antum harus ingat bahwa jama'ah PKS/tarbiyah adalah jamaah yang secara khusus mendakwahkan dirinya dalam berbagai bidang.

Jangan antum pikir bahwa PKS hanya mementingkan politik-ekonomi. Ini hanya sebagian tugas PKS dan diserahkan kepada ikkhwah-ikhwah yang kompeten dalam masalah politik-ekonomi.

Dalam masalah dakwah tawhid, jamaah tarbiyah membagi tugas kepada para asatidz untuk hal itu. Inilah jama'ah yaa akhi.

Berbagi peran, bekerja sama. Jangan orang yang ngga bisa berpolitik lalu "sok" ngomong politik.

jangan orang yang ngga bisa berdakwah lalu ngomong sana-sini tentang Islam. tentunya ada keahlian tersendiri.

pak Nur juga bukan berarti tidak berdakwah dalam sos-polnya. Kejujuran, keadilan, juga merupakan bagian dari dakwah Islam.

Kutip
Cuma saya juga heran banyaknya baliho raksasa di seluruh kota depok yaitu foto Nur Mahmudi, Di Jabotabek sepertinya hanya di Depok. Apakah dewan syariah PKS tidak menasehatkan hukum foto atau gambar yang dipajang. Bukankah sudah ma'ruf hadist yang malaikat tidak masuk kerumah yang di sana dipajang gambar dan patung makhluk bernyawa? Mungkin silap. Wallahu'alam.

Yang antum paparkan adalah khilafiyah.

Wallahu 'alam
Ye God, fill this heart with passion

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #9 pada: 14 Maret 2008, 19:03:56 »
Sekadar mengapresiasi...... dan juga mengkritisi... :hihi:

1. Santunan kematian Rp. 2000.000/jiwa untuk seluruh warga Depok

2. Peningkatan Pendapatan asli daerah dari 67M pada tahun 2006 menjadi
86M pada tahun 2007


Sip, point pertama, tampaknya baru di Depok kali ya, yang bikin inisiatif?

Poin kedua, ini bagus sekali, PAD naik, barangkali ada kaitannya dengan kenaikan investasi, penurunan korupsi, dan iklim ekonomi yang membaik. Bisa jadi karena terstimulasi dengan realisasi anggaran yang lebih tertata.



3. Tambahan dana BOS (bantuan operasional sekolah) Rp.
10.000/siswa/bulan kepada seluruh siswa SD/MI, SMP/MTs, negeri dan
swasta serta siswa SMA san SMK negeri.


Well, kalau BOS, saya rasa bukan prestasi unik, karena ini drop2an dari pusat, IMHO.


4. Gratis DSP dan SPP untuk seluruh SDN dan gratis DSP untuk SMPN,
SMAN dan SMKN.


Good point.


5. Rehabilitasi SD/MI, SMP/MTs negeri dan swastasebanyak 521 lokal
serta pembangunan ruang kelas baru SMP/MTs negeri dan swasta sebanyak
225 lokal.

6. bantuan pengadaan komputer terhadap 150 SMP/MTs negeri maupun swasta.


Poin 5 dan 6 ini, saya rasa bukan prestasi unik Depok (aka Pak Nur), karena daerah lain juga punya prestasi yang sama (at least secara kuantitas), karena kegiatan ini bisa dipastikan dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan, yakni dari pusat.


7. bantuan untuk BMPS terhadap 15.072 guru swasta.

8. Rehabilitasi rumah tak layak huni 780 unit dan pembangunan rumah
baru 55 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

9. Bantuan pelayanan kesehatan kepada 8000pasien warga miskin.


Tiga point diatas, sangat perlu diapresiasi, apalagi point 8, jarang daerah yang membangunkan rumah untuk warga miskinnya. Poin 9, bisa jadi itu sebenarnya program Askeskin (Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin), so bisa jadi bukan unik kesuksesan Pak Nur.



10. Rehabilitasi 8 puskesmas, penambahan lokal baru 7 puskesmas dan
pembangunan 9 puskesmas baru.


Saya rasa poin 10 diatas ini, juga tidak unik, karena kemungkinan besar berasal dari DAK Kesehatan.


11. Pembangunan jalan 426 km, pengairan 88 km, dan penataan kawasan
kumuh sebanyak 11 kawasan


Good point. Tapi watch out DPU/Kimpraswil, sudah rahasia umum, sering terjadi pemotongan anggaran dalam bentuk markup volume atau penurunan kualitas ketika pelaksanaan. Kalau Pak Nur menyatakan tidak menerima setoran, maka tak ada alasan lagi bagi anak buahnya untuk mark up.


12. Nikah gratis terhadap 623 pasangan.

13. Akte kelahiran gratis terhadap 1.260 warga miskin.


Good point, ini tampaknya cukup unik.



14. Produk domestik regional bruto meningkat dari Rp. 7,5 Trilyun
tahun 2006 menjadi Rp. 8,9 Trilyun pada tahun 2007.


Ini yang luar biasa, dalam kondisi ekonomi yang tidak jelas, PDB bisa naik sangat tajam. Alhamdulilllah.


selain itu sudah banyak pula prestasi di bawah kepemimpinan Beliau ,
diantaranya :

1. Tender pengadaan barang paling transparan se-Indonesia (versi KPK,
Kominfo dan Bappenas).


Ini yang paling kita tunggu-tunggu, prestasi yang paling bermanfaat bagi masyarakat, yakni ketika proses pengadaan barang jasa, bisa dibuat setransparan mungkin, tanpa ada embel2 fee/komisi, baik untuk PPTK (e.g. eksekutif) ataupun ke DPRD.


2. Administrasi Dana Alokasi Umum (DKU) terbaik se-Indonesia versi
Departemen Keuangan RI.

3. Administrasi kepegawaian terbaik no. 2 se-Indonesia atau no.1
terbaik se-Jawa Barat (versi BKN).


Very good point.


4. Angka kematian bayi terendah se-Indonesia.

5. Angka harapan hidup tertinggi no. 2 se-Indonesia atau no. 1 se-Jawa
Barat.

6. Kota percontohan WHO pada penanggulangan penyakit tidak menular
berbasis masyarakat.

7. Juara 1 kota siaga se-Jawa Barat.


Alhamdulillah, Pak Nur ternyata sangat concern dengan pembangunan kesehatan. O0


8. Peraih medali emas terbanyak se-Jawa Barat pada Olimpiade Sains dan
Matematika Nasional 2006.


No comment dah yang ini. :hihi:



Tambahan masukan: kalau bisa parameter-parameter pembangunan, lebih bisa dikuantisasi, misalnya dengan angka Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang biasanya terdiri dari tiga parameter, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, sehingga secara makro, bisa lebih terlihat lagi seberapa jauh keberhasilan pembangunan di Depok (dulu saya pernah baca berita kenaikan IPM di Depok, cuman saya cari lagi belum ketemu).

Ok, keep good work, fastabiqul khairat, Pak Nur, maaf saya cuman bisa komentar doang. :hihi:
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #10 pada: 14 Maret 2008, 19:13:16 »
[/color]

Untuk Transportasi Depok-Jakarta:

Ane dapat berita bahwa pelebaran Margonda (daerah "kekuasaan" Bung KP nich..), dalam proses pelebaran jalan 3 m kiri dan kanan jalan, juga Cinere Raya, jalan Tol Ruas Cinere-Cimanggis-Jagorawi sepanjang 14,7 km, Depok-Antasari Jakarta (21,7 km), Cinere-Serpong (10,14 km) on progress pembebasan lahan, juga penambahan KA dari Depok ke Jakarta...  O0

Untuk TOL Depok-Antasari ada masalah berkaitan dgn harga tanah yg menghadang.. ::)
"Pemerintah menganggarkan pembangunan jalan tol sebesar Rp 700 miliar. Tetapi sekarang, sesuai dengan NJOP (nilai jual objek pajak) anggarannya menjadi Rp 1,2 triliun," ujar Direktur Utama CMNP Daddy Hariadi dalam paparan publiknya, Kamis (22/11).

Dia menjelaskan, CMNP melalui anak perusahaannya PT Citra Waspphutowa, meminta pemerintah untuk menganggung kenaikan biaya tanah tersebut. "Citra Waspphutowa hanya bersedia menanggung kenaikan biaya tanah sebesar 10 persen," ungkapnya.


Wallahu a'lam.

Salam.



Ini yang lucu Pak AMS, masyarakat kita ini bisa dikatakan kurang fair. Ketika tanah itu diam saja, tidak ada kabar pembebasan lahan, maka masyarakat memilih untuk memasukkan NJOP di bawah harga pasar. Misalnya harga pasar Rp 1 juta/m2, tapi di NJOP hanya tertulis 400 ribu rupiah. Tujuannya antara lain, supaya pajak rendah, dan ketika jual beli, pajak PPN juga rendah.

Tapi begitu ada kabar, tanahnya mau dibebaskan, rame-rame dah merevisi NJOP di Dinas Pertanahan. :hihi: Yang repot Pak Nur ini jadinya. :d

Itulah orang Indonesia. ;)
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #11 pada: 14 Maret 2008, 19:52:01 »
Boleh kritik sedikit ya....
kalau masalah jalan di Depok kok memprihatinkan ya.....
ada yg bs comment masalah ini?


Well, ini persoalan klasik, tidak hanya di Depok, saya rasa.

Masalah infrastruktur jalan raya, meski masuk ke kategori mikro, tapi memang sangat penting sebagai backbone kehidupan masyarakat.
Namun masalah jalan raya ini, bukanlah sesuatu yang bisa diperbaiki dalam satu periode kepemimpinan.

Jalan raya sering rusak, penyebabnya antara lain:
1. Kendaraan yang lewat melampaui beban jalan, solusinya dengan jembatan timbang (tapi kalau petugasnya korup, nggak bisa efektif)
2. Drainase yang kurang baik, sehingga sering air menggenang di jalan, dan ini salah satu penyebab kerusakan jalan yang paling utama, apalagi kalau kondisi banjir. Dalam kondisi normal pun, kalau bahu jalan tidak dipelihara (misal rumput tidak rajin dipotong), ini juga membuat air menggenang di jalan raya.
3. Kemudian yang sering terjadi di banyak daerah, kontraktor melakukan pembangunan jalan tidak sesuai dengan spesifikasi dari perencanaan, misalnya aspalnya ditipiskan, pasirnya kualitas kurang baik (masih tercampur tanah), dsb, kemudian kongkalikong dengan konsultan pengawas dan BP (Badan Pemeriksa), sehingga tetap di-acc meski kualitas jalan di bawah spesifikasi.
4. Pondasi jalan yang memang tidak didesain untuk menahan beban kendaraan pada masa kini
5. Dll

Jadi persoalannya cukup kompleks. Mungkin kalau di myq ini ada yang punya spesialisasi di jalan raya, bisa cerita lebih.

Dilema yang sering dihadapi pemerintah daerah adalah, misalnya memilih untuk membaguskan jalan raya, yang kadang menurut perhitungan teknis, harus mengganti sampai pondasinya (dan ini biayanya menjadi sangat membengkak), sehingga jumlah km yang bisa diperbaiki tidaklah banyak (artinya banyak daerah yang dibiarkan rusak, tapi nunggu giliran tahun depan), atau hanya melakukan perbaikan, namun tidak menyeluruh, sehingga jumlah km menjadi banyak (artinya lebih banyak jalan/daerah yang diperbaiki jalannya), dengan konsekuensi jalan akan lebih cepat rusak. Ini dilema yang sering terjadi, belum lagi kalau terjadi inefisiensi dalam tubuh DPU dan pelaksanaan proyek (akibat KKN dll).

Kalau melihat prestasi dalam proses pengadaan barang jasa, mestinya inefisiensi sudah bisa ditekan, meskipun saya nggak terlalu yakin kalau Pak Nur bisa memberantasnya hanya dalam waktu 3 tahun. Tapi dalam kondisi efisien pun, Pemda tetap menghadapi dilema tersebut.

Solusinya, saya yakin tim Pak Nur dah punya solusi, but it takes time. Diantaranya adalah penyusunan masterplan pembangunan jalan raya, misalnya sampai 5 tahun kedepan, dan dibuat multi-years project, ketimbang harus terikat dengan tahun anggaran. Dan tentu Pak Nur harus berjuang mencari pendanaan dari pusat, karena jelas PAD dari Depok nggak bakal kuat untuk membenahi jalan raya.

Wallahua'lam...
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #12 pada: 15 Maret 2008, 08:22:11 »
Wah.pak justice cocok nech jd calon walikota..kyaknya di nabire ada lwngan deh.he he oot
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline Monggo Mampir

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 26
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 15 Maret 2008, 09:53:33 »
Pembangunan tanpa anggaran


Dalam sebuah acara apel siaga partai keadilan sejahtera ahad, 9 maret
2008 M | 01 Rabiul awwal 1429 H Bapak Dr. Ir. H. Nur Mahmudi Ismail,
Msc menyempatkan diri untuk hadir bersama dengan beberapa aparat kota.
dalam sambutannya Pak Nur, panggilan akrab beliau sempat menyampaikan
harapannya semoga Pemilihan Gubernur jawa Barat dapat berjalan lancar
dengan tingkat partisipasi masyarakat depok yang tinggi.

dalam acara tersebut Beliau juga menyamapikan kilas balik pemerintahan
kota Depok, yang disamping ada kekurangan juga telah diraih banyak
keberhasilan. dengan segala keterbatasan Beliau menyampaikan apa yang
telah dicapai oleh kota Depok diantaranya :

1. Santunan kematian Rp. 2000.000/jiwa untuk seluruh warga Depok

2. Peningkatan Pendapatan asli daerah dari 67M pada tahun 2006 menjadi
86M pada tahun 2007

3. Tambahan dana BOS (bantuan operasional sekolah) Rp.
10.000/siswa/bulan kepada seluruh siswa SD/MI, SMP/MTs, negeri dan
swasta serta siswa SMA san SMK negeri.

4. Gratis DSP dan SPP untuk seluruh SDN dan gratis DSP untuk SMPN,
SMAN dan SMKN.

5. Rehabilitasi SD/MI, SMP/MTs negeri dan swastasebanyak 521 lokal
serta pembangunan ruang kelas baru SMP/MTs negeri dan swasta sebanyak
225 lokal.

6. bantuan pengadaan komputer terhadap 150 SMP/MTs negeri maupun swasta.

7. bantuan untuk BMPS terhadap 15.072 guru swasta.

8. Rehabilitasi rumah tak layak huni 780 unit dan pembangunan rumah
baru 55 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

9. Bantuan pelayanan kesehatan kepada 8000pasien warga miskin.

10. Rehabilitasi 8 puskesmas, penambahan lokal baru 7 puskesmas dan
pembangunan 9 puskesmas baru.

11. Pembangunan jalan 426 km, pengairan 88 km, dan penataan kawasan
kumuh sebanyak 11 kawasan

12. Nikah gratis terhadap 623 pasangan.

13. Akte kelahiran gratis terhadap 1.260 warga miskin.

14. Produk domestik regional bruto meningkat dari Rp. 7,5 Trilyun
tahun 2006 menjadi Rp. 8,9 Trilyun pada tahun 2007.

selain itu sudah banyak pula prestasi di bawah kepemimpinan Beliau ,
diantaranya :

1. Tender pengadaan barang paling transparan se-Indonesia (versi KPK,
Kominfo dan Bappenas).

2. Administrasi Dana Alokasi Umum (DKU) terbaik se-Indonesia versi
Departemen Keuangan RI.

3. Administrasi kepegawaian terbaik no. 2 se-Indonesia atau no.1
terbaik se-Jawa Barat (versi BKN).

4. Angka kematian bayi terendah se-Indonesia.

5. Angka harapan hidup tertinggi no. 2 se-Indonesia atau no. 1 se-Jawa
Barat.

6. Kota percontohan WHO pada penanggulangan penyakit tidak menular
berbasis masyarakat.

7. Juara 1 kota siaga se-Jawa Barat.

8. Peraih medali emas terbanyak se-Jawa Barat pada Olimpiade Sains dan
Matematika Nasional 2006.

selain itu, ada hal menarik yang beliau sampaikan dalam acara tersebut
yaitu "pembangunan tanpa anggaran" yaitu pembangunan mental aparatur
kota Depok sehingga memiliki moral, etika dan akhlak yang baik.
memiliki kejujuran dengan amanah yang diemban, serta keikhlasan dan
kerja keras dalam melayani masyarakat. satu hal yang terlupakan, namun
dengan hal tersebut dapat memaksimalkan keterbatasan anggaran dan
biaya. Semoga dengan sisa masa kepemimpinan Beliau dapat terus amanah
dalam membangun kota Depok tercinta menuju kota Depok yang religius,
aman, mandiri, adil dan sejahtera.


Namun demikian sebagai manusia juga masih banyak kekurangan2 dalam memimpin Depok, mohon doanya agar kekurangan/kesalahan bisa dibenahi.




Mari menilai secara obyektif ya:


Satu: Kemajuan kemajuan itu harus dihargai sebagai buah karya birokrasi. Jangan dimentahin selalu, tapi hargai biar semakin lama makin baik/maju.


Dua: Sebenarnya setiap pemimpin daerah walkot/bupati/gubernur, malah presiden, juga punya prestasi prestasi pembangunan material macam begitu. Hampir setiap pimpinan ada prestasinya, sebab birokrasi dia tugasnya memang "membangun". Kalau sudah membangun, tak ada hasilnya, malah aneh.


Tiga: kalau mau jujur, Pak Nur harus membeberkan program dia di awal memimpin semuanya, lalu melihat hasilnya kemudian. Kita tinggal lihat berapa prosentase hasil yang dia dapat. Kalau hasil hasil itu mencapai 75 persen dari program awalnya, itu dinilai berhasil. Kalau ternyata cuma 25 persen dari agenda sejak awalnya, itu dinilai gagal.


Empat: bagi orang yang sering bolak-balik ke Depok, sebenarnya tak terlalu banyak kemajuan yang dirasakan. Jalanan masih macet, terutama Margonda, jalan masih banyak yang lubang2 becek manakala hujan. Kanan kiri jalan budaya seksi, anak2 muda gaul, masih merajalela. Depok sendiri masih "makin kapitalis" dari hari ke hari. Mall mall berdiri, perumahan-perumahan elit, gedung2 bisnis, dst. Di sekitar kantor walikota/margonda itu makin meriah dengan mall-mall.

Ekonomi masyarakat di gang masih begitu2 saja. Bertahun tahun aku lihat, mana nih tanda berkahnya seorang pemimpin. Boro boro berkunjung ke bawah, PKS di Depok pernah dikritik, mereka lebih peduli sama golongannya sendiri.


Lima: kalau jadi pemimpin Islami, buktikan di lapangan. Hadir bersama rakyat di bawah, ikut merasakan kehidupan riil mereka. Lihat ekonomi, kualitas sosial, wawasan ilmu, & moralitasnya. Tidak perlu dipajang seperti di atas itu, nanti habis amal amalnya, sebab sudah diumumin dimana-mana. Pake bahasa orang bisnis gitu lho, "Kalau Anda puas, bilang ke teman-teman. Kalau Anda kecewa, lapor ke kami". Jadi pemimpin Islami itu amal2nya tersembunyi, setiap hari selalu menangisi kekurangan2 diri, sampe tidak sempat menghitung jasa2nya.

Kecuali kalau posisi memang politik saja. Jadi pujian dipakai buat alat untuk menjabat selanjutnya.



Untuk ukuran pemimpin INDONESIA, mungkin Pak Nur Mahmudi sudah oke, tapi untuk ukuran pemimpin Islami, beliau belum sampai kesitu.


 


Offline Kamal Hasan

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 10.514
  • Lokasi: I love Sungai Bambu
  • Jenis kelamin: Pria
  • senyumlah, karena senyum itu indah ^_^
    • Lihat Profil
    • kamhas
« Jawab #14 pada: 15 Maret 2008, 10:16:50 »
Doakan saja semoga dapat segera kearah situ, walaupun semuanya membutuhkan waktu
:)

Offline sasukexcool

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 893
    • Lihat Profil
« Jawab #15 pada: 15 Maret 2008, 10:54:26 »
di depok polisi suka nilang pengendara motor seenaknya, lebih parah dari jakarta.

ane pernah ditilang karena hal gak jelas, stnk,sim,bawa motor 40km,spion,jalan di jalur kiri,helm semua kumplit tau-tau ditilang.

« Edit Terakhir: 15 Maret 2008, 11:00:46 oleh sasukexcool »
Maaf kalau ada kalimat saya yang salah :)


All About Linux:http://myquran.org/forum/index.php/topic,10108.msg193039.html#msg193039

Offline Arul

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 6.191
  • Lokasi: Insya ALLOH di buminya ALLOH
  • Jenis kelamin: Pria
  • Ruly Khansa
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 15 Maret 2008, 11:52:43 »
Setidknya janji2 kampanye satu per satu dipenuhi...

Ya ga jauh beda sama dki lah...
Banjir, macet, jalan bolong2, korupsi untuk semua...

Ikutan Investasi ini yuk
Insya allah productnya bermanfaat
 http://www.dana-syariah.com/?id=Nengasya

Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #17 pada: 15 Maret 2008, 15:16:57 »
quote author=Abu Ziyad link=topic=36011.msg964121#msg964121 date=1205476466]
Kalau saya mah, bagaimana prestasi dalam bidang penegakkan syari'at Islam? Apakah sudah ada upaya penegakkan da'wah tauhid dan pemberantasan kesyirikan di Depok? Adakah program penegakan sunnah dan memberantas bid'ah, khurofat. Bukakah ini yang akan menyelamatkan manusia kelak di akhirat? Apalah artinya prestasi dalam bidang pembangunan fisik.
Cuma saya juga heran banyaknya baliho raksasa di seluruh kota depok yaitu foto Nur Mahmudi, Di Jabotabek sepertinya hanya di Depok. Apakah dewan syariah PKS tidak menasehatkan hukum foto atau gambar yang dipajang. Bukankah sudah ma'ruf hadist yang malaikat tidak masuk kerumah yang di sana dipajang gambar dan patung makhluk bernyawa? Mungkin silap. Wallahu'alam
.
[/quote]

Jazakalahu atas tanggapan dan nasehat antum yang Insya Allah lahir dari kecintaan yang besar agar Islam bisa lebih tegak.   tugas menegakkan Islam (termasuk mempelajari, mengamalkan sesuai kemampuan ) adalah tugas kita bersama. apalagi pemimpin , juga tugas ustadz, tugas tholabul ilmi, dan siapapun yang rindu  islam jaya  O0.  yang kita akui banyak pula kelemahan dan kekurangan  .ada beberapa tanggapan saya :


1. Ya kita mafhum untuk skala Depok pak Nur adalah pemimpin (waliyul amr Depok ?   ::)).

Bagi kalangan salafy jelas sudah mafhum bahwa pemimpin selama dia SHALAT (hadist Nabi mengingatkan demikian) , maka WAJIB TAAT , dan tidak ikuti bila ada pemyimpangan serta. tidak boleh berontak. dan bila mau MENASEHATI....secara diam -diam ( empat mata) dan tentu tidak menelanjangi atau  mengumbar aib di umum.

semoga antum dan ustadz, serta komunitas antum sudah melakukannya...amin ,hak terhadap pemimpin , mendoakannya . menasehatinya dengan baik,tidak " menelanjanginya"  dan semoga sudah dilaksanakan juga di palestina terhadap para pemimpin HAMAS yang alhamdulilah masih sholat (berjihad lage) dan diamanahi menjadi pemimpin ^-^, bukan kah Ahlussunnah akan berjuang dan berjihad bersama pemimpin melwan orang Kafir ? (yahudi)..kalau tidak ya menimal tidak merecoki lah...


2. kami menyadari kepimpinan pak Nur memang masih jauh dari IDEAL

.(kalau kita banding kan dengan  kemimpinan zaman salafushaleh terdahulu..yang mana system ya masih mendukung ) disini kadang perlu difikirkan unsur cari pemimpin yang mudharat yang lebih sedikit lah....contoh simple begini, siapapun yang berfikir jernih akan mengakui bahwa dibawah kepemimpinan raja Faisal rahimahullah (yang gugur syahid di bunuh ~ada indikasi keterlibatan asing) Saudi mengalami kemajuan dan punya lebih Izzah , dibanding kepemimpinan sebelumnya atau contoh contoh sesudahnya., tetapi apakah kepemimpinan beliau rahimahullah  suidah ideal dan tanpa cela > tentu tidak....pasti ada kekurangannya.   

contoh laen :
Ana masih bersyukur..TUrki  parlemen dan eksekutif mulai dikuasai oleh kaum muslimin yang punya semangat membawa nilai nilai Islam secara bertahap (seperti presiden Abdullah Gul dan PM Erdogan)...DIBANDING KAN dulu sebelumnya yang belum jelas keIslamannya bahkan benci syiar2 Islam model..Tansu chiller, atau si mustafa kamal dkk .   (sekedar ingatkan dengan signature ane)

Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)

dan Pak Nur (yang beristrikan seorang muslimah hafal quran) dengan keterbatasanya , mungkin bisa jadi  termasuk yang akh @monggo mampir sampaikan    "Untuk ukuran pemimpin INDONESIA, mungkin Pak Nur Mahmudi sudah oke, tapi untuk ukuran pemimpin Islami, beliau belum sampai kesitu."    adalah hal yang wajar wajar saja ane kira berpendapat demikian.
 
Nah supaya Apple to Apple mungkin Ahsannya dibandingkan dengan hasil atau prestasi atau kepemimpinan/Figur  DEPOK sebelumnya. mumpung ini forum HUKPOL.. %peace%

3. Masalah Pemberantasan Bid^ah (TBC dan lain-lain) yang dipertanyakan akh abu ziyad

Ya, ana kira dalam hal ini setiap orang atau ormas/jamaah punya kelebihan dan kekurangan dalam hal ini, bisa jadi ada yang tidak peduli, tidak konsen, bisa jadi ada yang mempunyai pertimbangan dakwah dalam beramar makruf nahi munkar (silakan liat pendapat Imam Ibnu qayyim tentang tiga hal pertimbangan dalam melaksanakn AMNM, ditinjau dari segi kaidah timbangan besar kecil nya mudharat), atau ada juga kelompok yang sangat konsen dalam hal ini , walaupun bisa jadi prestasinya pun belum sepenuhnya banyak (kalau kita berkutat seputar nanya prestasi -prestasian  %peace%).

ada kisah tentang  pengalaman pak Nurmahmudi sendiri,   di LINK web..seorang Habaib disebutkan salah satu ketidaksenangan sebagian kalangan (sehingga tidak menyarankan untuk milih Pak Nur lage) karena pernah Pak NUR ketika hadir dalam acara pengajian , ketika ada shalawat , pak Nur tidak mau ikut berdiri...(Allahu A^lam mengenai kebenaran hal ini, yang jelas pernah di posting hal ini oleh salah satu simpatisan   pengikut habib tersebut),   dan tidak usah jauh -jauh  di tempat ana . masjid di komplek  perumahan sebelah, sering dijadikan salah satu pusat kajian manhaj salaf......tetapi tidak jauh dari sana kurang dari 100 meter di pasar yang jualan alat alat kemusyrikan, sajen dan sebagainya masih belum bisa di atasi.

Mudan-mudahan kta bisa mengambil manfaat dari apa yang Nabi SAW katakan kepada Siti Aisyah...

”  Sekiranya kaummu bukan merupakan orang yang baru saja meninggalkan kebiasaan Jahiliyyah , tentu aku sudah hancurkan Ka^bah mereka dan aku ratakan dengan ia dengan Tanah, lantas aku buatkan dua pintu ,satu untuk masuk dan satu untuk keluar”
 (HR. Muslim,Attirmidzi dan Abu Daud)

.
Kesimpulan

1.   Ane pribadi mengapresiasi hal positif yang telah dilakukan, dan tentu tidak untuk BERBANGGA diri apalagi ujub dan sombong ,
         Naudzubillah.dan sadari belum maksimal

2.   Kalau bicara puas ? YA PASTI BELUM lah...tentu secara penilaian pribadi masih jauh dari yang diharapkan , dan dakwah masih terus
         berlanjut.....masih jauh kiranya tujuan dakwah tercapai..ini. sebagai mana ucapan legendaris dari prajurit Islam Ribi^ bin Amir kepada
         Rustam (panglima Persia): (ane kutip dari buku  FIQIH DAKWAH nya Ust. Jum^ah Amin hal 50)

       ” Sesungguhnya, Allah telah mengutus kami untuk mengeluarkan siapa saja yang DIA kehendaki
          dari penghambaan sesama hamba  menuju penghambaan kepada Allah semata , dari
          penyelewengtan agama-agama yang ada menuju keadilan Islam, dan dari sempitnya dunia   
           menuju keluasan dunia dan akherat..”


Afwan , Allahu A^lam.
_____________________________ _____________________________ _______________________
Penting rasa menyimak dialog antara Khalifah Umar bin Abdul Aziz dengan seorang anaknya  : yang ingin buru-buru dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya menerapkan syariat Allah. 


Wahai Ayah, kenapa Ayah  tidak menggunakan kekuasaan untuk sesegera
mungkin menegakkan kebenaran? tanya si anak.

Jangan tergesa-gesa wahai anakku, jawab sang ayah.

Sesungguhnya Allah mencela khamar dalam Alquran sebanyak dua kali,
kemudian mengharamkannya pada kali ketiga.

Dan aku sangat takut untuk membawa kebenaran kepada manusia secara total, kemudian mereka
menentangnya pula secara total, dan dari situlah timbul fitnah (kondisi
kontra produktif), timpal sang ayah     
     (bandingkan kondisi masyarakat dulu zaman Khalifah Umar bin Abdul Azis dengan sekarana)

(bisa dilihat di FIKIH DAULAH-Nya syaikh Qardhawi)




NB: mungkin perlu juga coment Obyektif dari para kritikus setia dari blok sekuler anti fundamentalis seperti mas HLC , meliat fonemena ini...
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #18 pada: 15 Maret 2008, 15:47:33 »

Masih jauh kiprah Pak Nur di Depok dari ideal, tapi tentu kalau kita fair, banyak yang seharusnya kita apresiasi.

Dah ketemu, artikel tentang IPM.....

Kutip

ANGKA KEMATIAN BAYI DI DEPOK TERENDAH DI INDONESIA

Kirim Berita     Cetak Berita   

(13 November 2007)
Depok, 13/11/2007 (Kominfo Newsroom) - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadhilah Supari mengatakan kota Depok saat ini telah berkembang menjadi kota yang sehat dan menjadi kota dengan angka kematian bayi terendah di Indonesia, yakni rata-rata 3,9 per 1.000 kelahiran hidup.

“Ini suatu hal yang menggembirakan. Padahal secara nasional angka kematian bayi masih sekitar 30 per 1.000 kelahiran hidup,” kata Siti saat menghadiri acara “Deklarasi RW Siaga Kota Depok” di Depok, Selasa (13/11).

Selain itu, angka kematian ibu di kota Depok juga sangat membanggakan yakni rata-rata 68 per 100.000 kelahiran hidup, jauh lebih rendah dibandingkan angka kematian ibu secara nasional yang masih diatas 300 per 100.000 kelahiran hidup.

Menurutnya, mudahnya akses di kota Depok telah menjadikan angka kematian bayi dan ibu di kota Depok sangat rendah. "Untuk itu, kami menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Depok karena kota Depok telah menjalankan program Desa Siaga yang dicanangkan pemerintah dengan sebaik-baiknya," katanya.

Ditambahkannya, dengan pemantapan RW Siaga melalui “Deklarasi RW Siaga Kota Depok”, diharapkan dapat memacu dan meningkatkan semangat kita semua untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Karena, kesehatan, bersama-sama dengan sektor yang lainnya, termasuk pendidikan dan ekonomi, merupakan tiga rangkaian yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Pada kesempatan yang sama, Walikota Depok Nurmahmudi Ismail mengatakan, Deklarasi RW Siaga Kota Depok ditujukan untuk mencapai target angka IPM yakni 80 pada tahun 2010. Saat ini kota Depok memiliki angka IPM sebesar 77,81. Angka IPM kota Depok tersebut merupakan angka IPM tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

“Selain tertinggi di Jawa Barat, angka IPM kota Depok merupakan urutan ketiga secara nasional setelah Jakarta, dan DIY,” katanya.

Dengan meningkatnya angka IPM, kota Depok diharapkan menjadi kota yang benar-benar sehat, berpendidikan, dan perekonomian masyarakatnya dapat meningkat pula, sehingga angka kematian ibu dan bayi dapat terus ditekan. (T.Ia/toeb/b)

http://www.depkominfo.go.id/portal/?act=detail&mod=berita&view=1&id=BRT071113133301

Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #19 pada: 15 Maret 2008, 15:50:11 »

Yang dibawah ini juga cukup keren, menunjukkan konsistensi beliau menghapus praktek KKN. Sudah jamak, korupsi di Indonesia terjadi karena proses lelang ala Keppres 80/2003 yang tidak transparan, serta penyalahgunaan anggaran rutin (SPJ aspal).

Setidaknya kalau proses lelang bisa lebih transparan, kebocoran anggaran karena proses lelang, bisa ditekan. Yang masih misterius di lingkungan Pemerintah adalah SPJ aspal, berapa persen, mungkin jarang yang tahu.

==============================
Pengadaan Barang dan Jasa
Nur Mahmudi Klaim Depok Paling Konsisten

Jakarta, 5 Januari 2007 11:56
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, mengaku telah mendapatkan hasil
evaluasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menyatakan
bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Depok adalah yang paling konsisten
dalam hal pengadaan barang dan jasa secara elektronik (e-
Announcement)

"Hasil evaluasi dari KPK, pada bulan Nopember yang lalu terhadap
daerah-daerah, Pemkot Depok dianggap yang paling konsisten dalam
statusnya uji coba," kata Nur Mahmudi, kepada wartawan, di kantor
KPK, Jakarta, Jum`at (5/1).

E-Announcement, sebuah aplikasi baru yang dirakit oleh Kementerian
Negara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Departemen Komunikasi
dan Informatika (Depkominfo). Aplikasi yang diluncurkan pada Jum`at
(5/1) di Jakarta ini, merupakan aplikasi yang didukung KPK, yang
bertujuan untuk meningkatkan transparansi dalam proses pengadaan
barang dan jasa instansi pemerintah secara online.

"Uji coba e-Announcement ini, (Pemkot Depok) dinilai yang paling
banyak mengumumkan materi-materi di dalam pengadaan barang dan
jasanya," tambah Nur Mahmudi dengan bangga, kendati ia mengaku tidak
mengetahui secara detil nilai dari pengadaaan barang dan jasa secara
online tersebut.

E-announcement, aplikasi online yang dapat diakses melalui
www.pengadaannasional-bappenas.go.id, yang menyajikan informasi
pengumuman pengadaan barang dan jasa ini, rencananya bakal
dilaksanakan di semua instansi pemerintah. Seara garis besar,
aplikasi ini menampilkan tiga pengumuman.

Pertama, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Kedua, rencana
paket kegiatan pengadaan barang dan jasa --termasuk nilainya dalam
satu tahun anggaran-- di awal tahun anggaran. Ketiga, pengumuman
pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan penyedia
barang dan jasa melalui prosedur pelelangan.

Diharapkan, dengan adanya e-Announcement ini, peningkatan
transparansi untuk menekan peluang korupsi dan penyimpangan lainnya,
dapat diminimalisir. Dalam pengoperasiannya, e-Announcement dikelola
oleh Bappenas. Sedangkan dukungan teknis dan supervisi dilakukan
oleh Depkominfo. [EL]

http://www.gatra. <http://www.gatra.com/artikel.php?id=100937>
com/artikel.php?id=100937

Pemkot Depok Ikut "e-annoucement"

Laporan Wartawan Kompas R Adhi Kusumaputra

DEPOK, KOMPAS - Pemerintah Kota Depok merupakan satu dari 24 peserta
yang ikut dalam "e-annoucement" atau pengumuman rencana pengadaan
secara elektronik yang diluncurkan secara resmi di Gedung Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Jumat (5/1).

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma'il kepada pers Jumat siang di ruang
kerjanya mengatakan, ini upaya pemkot menciptakan pemerintahan yang
transparan dan bersih. Nur Mahmudi hadir di gedung KPK, memenuhi
undangan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas.
"Depok termasuk proyek percontohan pelaksanaan e-announcement, kerja
sama dengan KPK. Sosialisasi telah dilaksanakan 24 Februari 2006 di
Balai Kota Depok," kata Nur Mahmudi, didampingi Kepala Informasi dan
Komunikasi Dani Kondani.

Data yang dikeluarkan Direktorat e-Goverment Departemen Komunikasi
dan Informatika menyebutkan, sampai 27 November 2006, Pemkot Depok
tertinggi dalam jumlah rencana pengadaan yang diumumkan, dibandinkan
dengan 23 instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang
menerapkan e-annoucement, dengan 315 pengumuman.

Nur mengatakan e-announcement dapat menyelamatkan uang negara. Di
Depok misalnya, gedung dinas-dinas bertingkat yang sedang dibangun
saat ini, dalam HPS atau harga perkiraan sendiri senilai Rp 6,9
miliar. "Ternyata setelah diumumkan lewat e-announcement, nilainya
bisa Rp 5,9 miliar," kata Nur Mahmudi.

Ini dilakukan secara transparan dan terbuka, dapat diikuti lebih
dari 10 peserta bahkan sampai 60 peserta dari seluruh Indonesia.
Menurut Nur, jika e-announcement diterapkan sunguuh-sungguh oleh
seluruh instansi pemerintah seluruh Indonesia, uang negara yang
dapat diselamatkan puluhan triliun dari sektor pengadaan barang dan
modal. "Jumlah itu kan bisa saja digunakan untuk kenaikan gaji PNS,"
kata Nur mengutip Ketua KPK Taufiqurahman Ruki.

Instansi pemerintah di Indonesia yang menerapkan e-announcement
hingga November lalu adalah KPK, Depkomfindo, Menristek, BPPT,
Bepeten, Batan, Depkeu, Depnakertrans, Pemkot Depok, Pemprov DKI,
Pemprov NAD, Pemkot Banda Aceh, Pemkab Aceh Barat, Pemkot
Lhkoseumawe, Pemprov Gorontalo, Pemkab Aceh Timur, Pemkab Aceh
utara, Deptan, Pemprov Sumbar, Depkes, Pemkot Bekasi, Pemkot
Denpasar, Pemprov Jatim, dan Pemprov Kaltim.

http://kompas. <http://kompas.com/ver1/Nasional/0701/05/155356.htm>
com/ver1/Nasional/0701/05/155356.htm

Transparansi lelang
`Antisipasi APBD bocor'

MARGONDA, MONDE: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK
Taufiqurrahman Ruki mengatakan dari sekitar 60% pengeluaran negara
untuk belanja barang/jasa, 10%-50% diantaranya mengalami kebocoran.
Dia mengungkapkan hal tersebut berdasarkan laporan Bank Dunia dalam
Country Procurement Assessment Report (CPAR) pada 2001.
Hal serupa dituturkan Walikota Depok Nur Mahmudi kepada pers di
Balaikota kemarin seusai menghadiri peresmian pengumuman rencana
pengadaan secara elektronik (e-announcement) di gedung KPK, Jl
Veteran Jakarta.
"Artinya dari dana yang tersedia untuk penyediaan barang jasa
pemerintah Rp118,5 triliun pada APBN 2006, sebanyak 25%-nya
mengalami kebocoran. Ini belum termasuk dana di pemerintah daerah
dan BUMN. Sekitar 25% APBN kita bocor," katanya.
Sementara itu Meneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan
pihaknya memperkirakan potensi penghematan dari proses pengadaan
barang dan jasa publik secara terbuka dan transparan akan menghemat
APBN dan APBD di seluruh pemda di Indonesia hingga Rp45 triliun-Rp90
triliun pada 2007.(m-7)

http://www.monitord <http://www.monitordepok.com/news/depokrasi/11044.html>
epok.com/news/depokrasi/11044.html
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #20 pada: 15 Maret 2008, 16:25:28 »
Hatur nuhun tambahan infonya mas justice .. O0 ..kayaknya ente cocok dah jadi birokrat  :ehm:
barokallahu fiik
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #21 pada: 16 Maret 2008, 04:45:50 »

@kuringtea

Ente mah propokator tulen. Ane mah nggak minat, enakan di swasta bae. :hihi:

Kalau kita melihat kepemimpinan khulafaur rasyidah, mereka memahami betul persoalan makro dan mikro pada saat itu, dan mereka semua adalah orang yang memiliki kemampuan yang sangat baik, bahasa masa kininya, profesionalisme, sehingga nyambung antara perencanaan dan pelaksanaan. Sekarang memang susah nyari orang yang concern terhadap indikator makro, tapi juga ngerti teknis secara mikro.

Dan tentang Abu Ziyad, ini memang uaneh pisan, kodya Depok mang belum jadi kodya Syariah. Ya pantes aja, masalah TBC belum bisa dimasukkan dalam capaian kegiatan Pemkot. Beda kalau Depok dah jadi kodya syariah, sangat reasonable untuk memasukkan agenda pemberantasan TBC dalam koridor RPJMD, misalnya dimasukkan dalam unit khusus macam Dinas Pengawas Syariah.

Lha wong, orang mau memasukkan agenda pro-syariah saja, eh malah dituduh macem-macem, dituduh bughot lah, dituduh tidak paham cara menasehati penguasa lah. Lha kok tiba-tiba sekarang ente malah komplain langsung, padahal secara struktur, beliau adalah kepanjangan tangan dari waliyyul amr versi Majalah Al Furqon (e.g. SBY yang wajib dibaiat).

Tapi ente jangan kuatir lah, karena mungkin ente belum familiar dengan istilah amal jama'i. Meskipun agenda tersebut secara formal legal tidak bisa masuk dalam agenda Pemkot, saya yakin, ikhwah di Depok, telah menjalankan fungsi untuk edukasi dalam masalah aqidah, syariah, meski tentu semuanya harus bertahap.

Mengenai foto, aduh, belajar dikit lah tentang adab ikhtilaf. Apalagi barangkali antum perlu jalan-jalan ke Saudi, karena barangkali tiap gedung pemerintahan disana juga dipajang foto ganteng Raja-nya. :hihi:
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #22 pada: 18 Maret 2008, 22:59:33 »
lage menunggu komentar bang KP atau mas HLC,
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline shan_erl

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 1.961
  • Lokasi: Tugu Pahlawan
  • Jenis kelamin: Pria
  • Alhamdulillah.. makasih Ya Alloh...
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 19 Maret 2008, 02:35:50 »
^^
@Kp n @HLC lagi cari berita untuk menyanggah semua berita di atas
harap sabar  :hihi:
Hidup itu Indah karena berkah dari-Nya senantiasa turun, jangan dibikin susah. Bergembiralah!

Offline argi

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 307
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Rengkuh satu dari dua kebaikan
    • Lihat Profil
    • Argie's Collection
« Jawab #24 pada: 19 Maret 2008, 08:37:02 »
lebih baik kalo buat perbandingan dari 2 kepemimpinan sebelumnya dengan janji Nurmahmudi dan keberhasilan atau kegagalan dalan memenuhi janji kampanyenya..

kalo bisa sih pake tabel gitu, jadi kan gampang lihat perbedaannya.. (merepotkan aje :hihi: )
Aku Satria Matahari

‘kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa…’
kasihku sepanjang apa?
Kurasa tak lebih dari pada
Jarak antara dua mata

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #25 pada: 23 Maret 2008, 08:53:27 »

Kalau thread tentang prestasi, sepi banget ya? Tapi kalau thread tentang kekurangan, wah rame amat. :hihi:
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline kuringtea

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2007
  • Tulisan: 2.834
  • Lokasi: Bandung-bogor-bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Inspirasi "mujahid" dilampu motorku
    • Lihat Profil
    • www.perisaidakwah.com
« Jawab #26 pada: 23 Maret 2008, 09:45:01 »
Yah..begitulah, hadirin:-)
Sahabat ‘Umar Ibn al-Khaththab berkata,

“Bukanlah orang yang berakal itu adalah yang dapat mengetahui kebaikan dari keburukan, namun orang yang berakal adalah yang mampu mengetahui yang terbaik dari dua keburukan.”

[ Raudhatul Muhibbin,hal 8)
Mangga mampir di : makadir.wordpress.com

Offline dana_lingga

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 205
    • Lihat Profil
    • Telecommunication Stuff
« Jawab #27 pada: 23 Maret 2008, 09:58:11 »
saya mendengar selentingan dari orang awam, bahwa jika ingin pindah menjadi guru ke depok dari daerah maka harus punya kontak orang PKS yang deket dengan pak Walikota. Yah walau mungkin sekedar gosip aja, tapi tak ada salahnya membuat jadi waspada.


Offline fadhil wahyudi

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 973
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #28 pada: 23 Maret 2008, 11:55:04 »
saya mendengar selentingan dari orang awam, bahwa jika ingin pindah menjadi guru ke depok dari daerah maka harus punya kontak orang PKS yang deket dengan pak Walikota. Yah walau mungkin sekedar gosip aja, tapi tak ada salahnya membuat jadi waspada.
Jangan - jangan dari infotainmenat lagi nih Mas...  :wataw:  :wataw: mbok ya di klarifikasi dulu ah,jangan buru - buru :)

@Mbah J4A, sapa tahu nanti ada Walikota yang tukang mbisnis kaya njenengan... :hihi:

@all,penting mah kerja nyatanya weehhh....kalo yang baik di dicela,yang buruk apa lagi  :toktok: