22 Mei 2013, 02:56:33
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
Board khusus buat pasutri "Board Pasutri"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: H-17 dari myQuran Futsal Cup 2, Segera daftarkan Team Futsal anda | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya Allah Taala berfirman pada hari kiamat kelak: 'Mana orang yang saling mencintai karena keagunganKu? Hari ini Kunaungi mereka, dimana tidak ada naungan yang lain selain keagunganKu.'" (Sahih Muslim)

img_iklan_board/1298237041.gif

Penulis Topik: PKS “Insyaf”  (Dibaca 485 kali)

Offline ishaputra

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 247
    • Lihat Profil
    • Sapere aude!
PKS “Insyaf”
« pada: 01 Maret 2008, 10:56:53 »
PKS “Insyaf”
By me

Menjelang pemilu 2009, nampaknya partai yang –sejak semula—berazaskan Islam ini mulai sadar. Sadar bahwa Republik Indonesia adalah negara yang plural, sehingga PKS berupaya mengangkat citra “pluralis” dan “semangat kebangsaan” dalam Mukernas di Bali lalu. Sadar, bahwa kalau hanya bermodal “semangat keislaman”, mustahil bisa memenangkan pemilu. Sadar bahwa sepanjang sejarah Republik Indonesia, tidak pernah ada partai berasas agama yang menang pemilu, walau sebagian besar masyarakat RI (konon) adalah masyarakat yang agamis.

“Pluralisme” dalam konteks ini adalah paham yang memandang “kita” sebagai bagian dari komunitas yang plural, dengan derajat yang sama dengan kelompok yang lain yang berbeda (egality). Sedikit berbeda dengan “pluralisme” yang diharamkan MUI, yang menyangkut “akidah”.

Tentu, konsekwensi dari “pluralisme” ini adalah bersikap egaliter pada segala aspek kehidupan bernegara dan bermasyarakat, yang antara lain ditunjukkan dengan pemisahan antara negara dan agama, antara “ruang publik” dan “ruang privat”. Kemudian, pada adanya kebebasan berpikir dan berpendapat, termasuk kebebasan menafsir agama.

PKS mesti ingat, negara yang pluralis tidak dibangun dari “kehendak mayoritas”, melainkan prinsip kesetaraan derajat manusia (egality), yang didasari atas kesadaran akan keniscayaan pluralitas dalam peradaban. Itulah esensi dari demokrasi, atau “pemerintahan oleh rakyat”.

Semoga “pertobatan” PKS adalah pertobatan yang ikhlas, bukan sekedar strategi politik menjelang pemilu 2009. []

Diupload di sini juga:
http://ishaputra.multiply.com/journal/item/29
« Edit Terakhir: 01 Maret 2008, 11:00:41 oleh ishaputra »

space dicadangkan (0)

Offline huan_zhu

  • myQ Junior
  • *
  • Tulisan: 179
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • ruang kecil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #1 pada: 01 Maret 2008, 11:08:48 »
assalamualaykum...kok saya ga mudeng ya maksudnya "bertobat" itu??
Hidup harus bermakna, karena hidup yang tidak bermakna..tidak layak untuk dijalani :)

Offline THE ARAB

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.774
  • Jenis kelamin: Pria
  • WOW, DUNIE UDE KEBALIK NIH !!!
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #2 pada: 01 Maret 2008, 11:15:43 »
Tobat ala pancasilais, liberalis, ame sekularis  ;D ;D ;D
Quran dibaca, dipahamin terus dikerjain, kalo kerjanye bener pasti dapet yg Allah janjiin...gitu aja kok repot ^^

Offline aishy_fika

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 9.063
  • Jenis kelamin: Wanita
  • pejuang ga boleh ngambek !!!
    • Lihat Profil
    • Pelangi-Duniaku
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #3 pada: 01 Maret 2008, 11:46:50 »
:D

kirain apaan?

ternyata ini toh
Bagi dunia, kau hanyalah seseorang.Tapi, bagi seseorang kau adalah dunianya. PLATO

-SWORDLESS SAMURAI-

Offline sandi_rumput

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 313
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • tempat jualanku..
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #4 pada: 01 Maret 2008, 12:41:00 »
PKS “Insyaf”
By me

Menjelang pemilu 2009, nampaknya partai yang –sejak semula—berazaskan Islam ini mulai sadar. Sadar bahwa Republik Indonesia adalah negara yang plural, sehingga PKS berupaya mengangkat citra “pluralis” dan “semangat kebangsaan” dalam Mukernas di Bali lalu. Sadar, bahwa kalau hanya bermodal “semangat keislaman”, mustahil bisa memenangkan pemilu. Sadar bahwa sepanjang sejarah Republik Indonesia, tidak pernah ada partai berasas agama yang menang pemilu, walau sebagian besar masyarakat RI (konon) adalah masyarakat yang agamis.

“Pluralisme” dalam konteks ini adalah paham yang memandang “kita” sebagai bagian dari komunitas yang plural, dengan derajat yang sama dengan kelompok yang lain yang berbeda (egality). Sedikit berbeda dengan “pluralisme” yang diharamkan MUI, yang menyangkut “akidah”.

Tentu, konsekwensi dari “pluralisme” ini adalah bersikap egaliter pada segala aspek kehidupan bernegara dan bermasyarakat, yang antara lain ditunjukkan dengan pemisahan antara negara dan agama, antara “ruang publik” dan “ruang privat”. Kemudian, pada adanya kebebasan berpikir dan berpendapat, termasuk kebebasan menafsir agama.

PKS mesti ingat, negara yang pluralis tidak dibangun dari “kehendak mayoritas”, melainkan prinsip kesetaraan derajat manusia (egality), yang didasari atas kesadaran akan keniscayaan pluralitas dalam peradaban. Itulah esensi dari demokrasi, atau “pemerintahan oleh rakyat”.

Semoga “pertobatan” PKS adalah pertobatan yang ikhlas, bukan sekedar strategi politik menjelang pemilu 2009. []

Diupload di sini juga:
http://ishaputra.multiply.com/journal/item/29

setahu gw tujuannya PKS tetep sama, cuma beda cara pendekatan ke masyarakat doang biar lebih mudah diterima.

kayanya agak kurang tepat kalo bilang PKS insyaf karena setahu gw ga ada salahnya pks mau melakukan pendekatan ke masyarakat pake cara islam kek, pake cara sekuler kek, ato cara2 lainnya selama dia ga maksain kehendak golongannya.

menurut gw judul postingan ini mendingan diganti jadi "PKS lebih Egaliter" ato "PKS lebih terbuka sekarang".
 CMIIW%peace%
sedang merambah Forum Bina Keluarga dan Proses Ta'aruf...

Offline Sujud Panjang

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.188
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #5 pada: 01 Maret 2008, 15:15:17 »
Setiap bani Adam bisa bersalah namun yg terbaik bukanlah yg tidak pernah salah, namun mereka memperbaiki dirinya ketika bersalah dan selalu bermanfaat bagi masyarakat lainnya....Jika pengistilahan PKS ini  'insyaf', 'terbuka' ,'tertutup'...maukah kita didalam dan 'menyempurnakannya' kepada kehendak Allah...Ataupun kalau diluar...maukah kita tetap berusaha menjaga sholat,tilawah,QL,ZIS, kesantunannya,saling berkasih sayang,dan ketaqwaannya..?Kalau iya...berarti insya Allah kita masih bersaudara....
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS:23:115)

Offline ishaputra

  • myQ Perambah
  • *
  • Tulisan: 247
    • Lihat Profil
    • Sapere aude!
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #6 pada: 01 Maret 2008, 20:36:07 »
Hehehe... "insyaf" di atas dalam tanda kutip. Bikin judul itu harus provokatip, unik, jangan standar-stadnar aje..

Offline lovelymoslems

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.746
  • Jenis kelamin: Pria
  • change your avatar !!!
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #7 pada: 01 Maret 2008, 22:31:50 »
assalamualaykum...kok saya ga mudeng ya maksudnya "bertobat" itu??
Maksud TS adalah tobatnya PKS adalah menyatakan keluar sebagai "partai Islam" menjadi partai yang inclusive/plural.
Hidup sesuai tuntunan Rasul adalah berjuang tegakkan syariat dan hapuskan kemusyrikan

Offline Sujud Panjang

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.188
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #8 pada: 01 Maret 2008, 22:42:09 »
Maksud TS adalah tobatnya PKS adalah menyatakan keluar sebagai "partai Islam" menjadi partai yang inclusive/plural.
Setahu saya PKS dari dulu tetap partai da'wah....mdh2an taufik kiemas, megawati,jusf kalla, SBY,amien Rais, gus Dur nyoblosnya..PKS.. 8-) 8-) 8-) O0
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS:23:115)

Offline THE ARAB

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.774
  • Jenis kelamin: Pria
  • WOW, DUNIE UDE KEBALIK NIH !!!
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #9 pada: 01 Maret 2008, 22:48:10 »
Realistis aje deh, biar pade mabok mereka ga bakal nyoblos PKS !  ;D ;D ;D ;D
Quran dibaca, dipahamin terus dikerjain, kalo kerjanye bener pasti dapet yg Allah janjiin...gitu aja kok repot ^^

Offline Sujud Panjang

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.188
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #10 pada: 01 Maret 2008, 22:54:27 »
Realistis aje deh, biar pade mabok mereka ga bakal nyoblos PKS !  ;D ;D ;D ;D
Khamr haram kan rab? ::)
kalau gus Dur mungkin kali ya..? 8-) 8-) :hihi:
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS:23:115)

Offline THE ARAB

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.774
  • Jenis kelamin: Pria
  • WOW, DUNIE UDE KEBALIK NIH !!!
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #11 pada: 01 Maret 2008, 22:56:20 »
Mabok keracunan makanan, mabok laut darat udara !!! banyak mabok non khamr   ;D ;D ;D

Semuanye pasti bakal nuduh PKS maen ilmu klenik kalo mereka nyblos PKS  :D :D :D
Quran dibaca, dipahamin terus dikerjain, kalo kerjanye bener pasti dapet yg Allah janjiin...gitu aja kok repot ^^

Offline ARS

  • myQ Hero
  • *
  • Tulisan: 21.957
  • Jenis kelamin: Pria
  • !..Karena Korupsi Bukanlah Budaya!..!
    • Lihat Profil
    • Apa Dong (dot) Com
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #12 pada: 02 Maret 2008, 09:13:06 »
pada ngomongin apaan sih? ga ngerti :toe:

btw, TSnya dah insyaf belum? insyaf kalo sangat mudah sekali mengumbar kritik apalagi hujatan.. tapi sangat sulit untuk melangkah maju berbuat kebaikan..
█ Apa Dong (dot) Biz @ www.apadong.biz
█ 24x7x365 Support - Free Services+Bon

Offline siJohn

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tulisan: 1.202
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #13 pada: 02 Maret 2008, 21:41:59 »
Pluralisme dan pluralitas itu beda. Islam mengakui pluralitas. Tapi Islam tidak membenarkan paham pluralisme. Islam punya konsep untuk mengatasi pluralitas. Sejarah membuktikan Islam bisa mengayomi pluralitas.
Islam itu lengkap dan kompleks

misal:
Allah menciptakan binatang bernama babi. Kemudian Allah mengharamkan dan menajiskan babi.
Allah mewajibkan dakwah kepadda Islam. kemudian mengharamkan memaksa masuk islam.
Islam punya aturan untuk ahlul dzimah (non muslim). Dalam masalah privat mereka tetap dalam agama mereka. Aqidah, ibadah, minuman, pakaian, makanan.. mereka boleh makan daging babi.

Isalm mengakui keberadaan pluralitas dan mengharamkan paham pluralisme.
ttd

(tangan)

Offline Arul

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 7.160
  • Jenis kelamin: Pria
  • Nengasya - Arsyad
    • Lihat Profil
Re: PKS “Insyaf”
« Jawab #14 pada: 03 Maret 2008, 07:39:31 »
TS

Coba Cek di Web nya PKS karena Isu tersebut sudah dijawab di Bayan Nya PKS


Lebih baik masuk ke Hakpol aja nich  :toe:
Refresh Your Life!

 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
Mobile | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
Halaman dibuat dalam 0.484 detik dengan 22 queri.