+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Nasehat yang bijak aku pikir dari abu salma hafizhahullah :
" Untuk itulah, di dalam artikel (baca : resensi) singkat ini, saya ingin berbagi informasi, dan tidak bermaksud membantah ustadz 'Abduh maupun Ba'abduh, biarlah mereka berdua yang menyelesaikan polemik ini di kancah perdebatan ilmiah, walau saya kurang mengapresiasi ustadz Luqman Ba'abduh yang enggan diajak berdiskusi secara langsung oleh ustadz 'Abduh.
(AL Ustadz Abdul hakim Hafizhahullahu)
Seharusnya seorang salafy yang ilmiah, dia siap untuk diajak berdiskusi secara ilmiah dan terbuka secara langsung, sebagaimana guru kami, al-Ustadz 'Abdul Hakim 'Abdat dan Ustadz Abu Qotadah hafizhahumāllāhu, yang siap dan bersedia diajak diskusi secara langsung, ketika beliau berdua diundanng oleh PERSIS Jabar1. [lihat al-Masa'il jilid VIII, pendahuluan yang cukup panjang dari al-Ustadz 'Abdul Hakim, yang mengklarifikasi tuduhan dari majalah PERSIS Jawa Barat pasca diskusi].
(syaikh Abdul Muhsin Al Ubaikan)
Demikian pula dengan Syaikh 'Abdul Muhsin al-'Ubaikān hafizhahullāhu yang berani dan menantang balik tokoh takfiriyun untuk berdiskusi dan berdebat, sebagaimana dalam asy-Syarqul Awsāth (25/5/2005), dalam wawancara yang cukup panjang dengan Syaikh al-'Ubaikān. Diantara yang dikatakan oleh Syaikh al-'Ubaikān adalah : "Saya katakan, mereka yang membenarkan al-Qā'ida dan ideologi takfirnya, mereka ini adalah orang yang dangkal dan pendek pemahamannya. Saya telah menantang untuk berdialog dengan orang-orang seperti mereka ini dengan media apapun. Saya telah duduk dan berdebat dengan para pendukung mereka baik di rumahku maupun di masjid. Saya, al-'Ubaikān, siap menerima ajakan debat bahkan dengan Bin Lādin sekalipun." (Harian asy-Syarqul Ausāth, 25 Mei 2005. Lihat :
http://www.asharq-e.com/news.asp?section=3&id=85)
(Syaikh Ali Hasan)
Syaikh 'Alī Hasan pun beberapa kali duduk berdialog dengan lawan-lawan beliau, yang sebagiannya bahkan terekam di TV. Beliau pernah berdialog dengan Syaikh Muhammad Ab? Ruhayyim, Hasan as-Saqqof, Demikian pula dengan Syaikh Salīm al-Hilālī, Syaikh 'Abdul 'Azīz ar-Rayyis, Syaikh Muhammad Sa'id Ruslān, dll. Mereka semua tidak segan untuk berdiskusi dalam rangka menunjukkan al-Haq? Untuk itulah, saya mengharap supaya al-Ustadz Luqman Ba'abduh bersedia untuk diajak diskusi dan menjelaskan al-Haq, agar tidak semakin menyebar fitnah bahwa al-Ustadz adalah orang yang 'pengecut' -na'?dzubillāhi- semoga tidak demikian?" selesai kutipan dari abu salma
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++[