Bukanlah bapak seorang laki2 padahal jelas2 Muhammad punya anak laki2
terus lu pikir firman Allah yang di situ keliru?
saya mau kemukakan bbrp hal sekaligus menutup pernyataan anda.
1. darimana anda dapatkan informasi bahwa Nabi Muhammad punya anak laki2? dari hadits?sirah?
nah, coba baca lagi lebih banyak hadits2 shahih dan rasanya tidak perlu disebutkan lagi shahih2 yang mengisyaratkan Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir, jadi kalau anda percaya bahwa Muhammad punya anak laki2, maka anda coba pahami juga hadits2 tentang keterakhiran nabi Muhammad...,
oh, atau apakah anda tidak mempercayai hadits2 tsb??
maka dapat saya simpulkan bahwa anda tidak mempercayai hadits2, atsar2 , ataupun sirah yang melawan argumentasi anda, namun anda mempercayai atsar2 yang
bisa anda sitir untuk kepentingan pemahaman anda!
bahkan kebenaran ayat alQuran pun anda sindir saat berdebat melawan orang2 yang tidak sejalan dengan anda!
2. anak laki2 Nabi Muhammad (yang saya tahu dari sirah) adalah AlQasim (maka itu beliau disebut dengan Abal Qasim ) dan ia meninggal bahkan sebelum Muhammad menerima wahyu pertama! dan kata2 "Bapak seorang laki2
di antara kamu" itu terbukti kebenarannya karena
tidak ada laki laki yang mendengar atau mengetahui ayat tsb sementara ia adalah anak laki2 dari Nabi Muhammad saw.!
jadi di mana kesalahan firman Allah tersebut?just answer if you are still able to speak anything else but junks...
