Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Kamis, 24 Mei 2012/3 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:59 - Shubuh 4:33:25 - Terbit 5:55:33 - Dzuhur 11:49:46 - Ashar 15:11:48 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:40 WIB

Penulis Topik: Jadikanlah Al-Qur’an Sebagai Sahabat  (Dibaca 1412 kali)


Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #15 pada: 04 Maret 2008, 14:56:39 »
Umat Islam Sebagian Besar Tidak Paham Ayat Al-Quran %peace%
http://myquran.org/forum/index.php/topic,35535.0.html
« Edit Terakhir: 06 Maret 2008, 02:06:41 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline AzNee

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 4
  • Lokasi: Jakarta yang ku cinta
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Mencari ilmu agar lebih dicintai Allah
    • Lihat Profil
« Jawab #16 pada: 05 Maret 2008, 09:00:47 »
Subhanallah dengan Alquran hati terasa tenang... dan setiap saat selalu ada lafaz Allah di hatiku, setiap saat selalu memikirkan Allah SWT. Alquran ada cahaya bagi kehidupanku...
Ass. saudara-saudara ku semua....
Alhamdulillah saya bisa bergabung disini.
Bertemu dengan orang-orang yang insyaallah shaleh dan shalehah, untuk sekedar berbagi ilmu dan pengalaman hidup.
Moga dengan berkumpulnya kita di media ini bisa menjadi sarana untuk dekat kepada yang Maha Pencipta. amin.

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #17 pada: 06 Maret 2008, 02:19:37 »
Kita Dan Al Qur'an

AL-Quran Berbicara Tentang Al-Quran 

1. Al-Qur’an Merupakan Obat dan Rahmat

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (QS. 17:82)

2. Al-Qur’an adalah Petunjuk dan Cahaya.

“Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhoan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus”. (QS. 5:16)

3. Al-Qur’an Merupakan Kabar Gembira bagi Orang-Orang Beriman, bahwa Mereka Memperoleh Pahala yang Besar.

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar”. (QS. 17:9)

4. Al-Qur’an Merupakan Hikmah yang Amat Agung.

“Demikianlah (kisah ‘Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al-Qur’an yang penuh hikmah”. (QS. 3:58)

5. Al-Qur’an Merupakan Peringatan dan Pelajaran.

“Maka beri peringatanlah dengan Al-Qur’an orang yang takut kepada anca-man-Ku”. (QS. 50:45)

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. (QS. 10:57)

6. Al-Qur’an adalah Ruh dan Kehidupan

“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh/wahyu (Al-Qur’an) dengan perintah Kami”.

7. Al-Qur’an Merupakan Samudra Ilmu Pengetahuan dan Penjelasan

“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatu apapun di dalam Al-Kitab, kemudian kepada Rabblah mereka dihimpunkan”. (QS. 6:38)

"Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al-Qur’an ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.” (QS. 18:54)

“Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. 16:89)

8. Allah Telah Bersumpah dengan Al-Qur’an dan Menyifatinya dengan Kemuliaan.

“Qaaf Demi Al-Qur’an yang sangat mulia”. (QS. 50:1)

Selanjutnya Allah memerintahkan hambaNya untuk mempelajari Al-Qur’an, dan Dia menyifati orang yang tidak mau mempelajari Al-Qur’an sebagai orang yang gelap hatinya dan buta nuraninya.

“Maka apakah mereka tidak memper-hatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci” (QS. 47:24)

Apa yang telah disebutkan di atas merupakan penjelasan tentang betapa agung dan mulianya keberadaan Al-Qur’an, serta besarnya keutamaan orang yang menaruh perhatian terhadapnya, baik itu dengan membaca, menghafal, mempelajari, memahami serta mengamalkan serta mengajarkannya.


Keutamaan Mempelajari Al-Qur’an dan Mengajarkannya 

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman,
“Berkatalah orang-orang kafir, “Kamu bukan seorang yang dijadikan Rasul”. Katakanlah, “Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan kamu dan antara orang yang mempunyai ilmu Al-Kitab”. (QS. 13:43)

Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam telah bersabda,
“Orang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Al-Bukhari)

Keutamaan Membaca Al-Qur’an

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rizki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi," (QS. 35:29)

Nabi telah bersabda,
“Bacalah oleh kalian Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi yang membacanya.” (HR. Muslim)

“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an, maka dia bersama para malaikat yang mulia dan baik-baik dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata serta ia mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih)

Tentang pahala kebaikan yang diberikan kepada orang yang membaca Al-Qur’an, Nabi juga telah menjelaskan dengan sabdanya :

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka ia mendapatkan satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatkan menjadi sepuluh kali lipat. Tidaklah aku mengatakan bahwa alif laam miim satu huruf, tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR.At-Tirmidzi ia mangatakan, “Hasan shahih”)

Beliau juga bersabda tentang orang yang tidak pernah membaca Al-Qur’an,
“Sesungguhnya orang yang di dalam hatinya tidak terdapat sesuatu dari Al-Qur’an, ibarat rumah kosong dan rusak.” (HR. At-Tirmidzi dan ia berkata, “Hasan Shahih”)

Adab-Adab Membaca Al-Qur’an

  • Mengikhlaskan niat dalam membaca Al-Qur’an semata-mata karena Allah, sebagaimana juga yang dituntut dalam ibadah-ibadah yang lain.
  • Bersuci dan bersiwak sebelum membaca Al-Qur’an.
  • Jangan membaca Al-Qur’an di tempat-tempat kotor, seperti kamar mandi/tempat wudhu dan jangan membacanya dalam keadaan junub.
  • Berlindung kepada Allah dari syetan ketika memulai membaca-nya yaitu mengucap ta’awudz atau isti’adzah.
  • Membaca basmallah pada setiap permulaan surat, kecuali surat At-Taubah.
  • Membaguskan bacaan Al-Qur’an sesuai kemampuan, juga hendak-nya membaca dengan memelas, khusyu’ dan disertai tangisan.
  • Bersujud ketika melewati ayat-ayat Sajadah.
  • Menghentikan bacaan ketika ke luar angin, menguap dan merasa ngantuk.
  • Membaca Al-Qur’an dengan tartil dengan memperhatikan hukum-hukum dalam ilmu tajwid.
  • Membaca Al-Qur’an dengan niat untuk mengamalkannya dan meng-gambarkan seolah-olah Allah sedang berfirman dengan bacaan tersebut.
  • Disunnahkan bagi yang membaca Al-Qur’an, ketika melewati ayat-ayat tentang rahmat supaya memohonnya kepada Allah, dan berlindung kepada-Nya tatkala melewati ayat-ayat adzab.

Sikap Muslim terhadap Al-Qur’an 

Apabila kita mau memperhatikan keadaan kita saat ini, maka akan di dapati bahwa masih banyak di antara kita yang amat jauh dari Al-Qur’an, bahkan ada yang begitu amat jauh dari petunjuk dan pengajaran yang ada di dalamnya.

Masih amat banyak di antara mereka yang tidak mau membaca Al-Qur’an seluruhnya, sebagian lagi ada yang membacanya hanya ketika waktu shalat saja, ada pula yang membacanya hanya ketika dalam kondisi kepepet atau kesulitan. Tak jarang pula di antaranya ada yang membaca, namun tidak mau mentadaburi dan memperhatikan isinya, atau membacanya tapi tidak mau mangamalkannya.

Bahkan yang paling parah adalah ada di antaranya yang mendustakan sebagian ayat-ayatnya dan selalu mempermasalahkannya. Ia katakan bahwa ayat-ayat tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kehidupan masa kini, ketinggalan zaman dan tidak cocok untuk diterapkan. Tidak diragukan lagi bahwa sikap semacam ini adalah kekufuran yang nyata, dan bukan merupakan jalannya orang-orang Mukmin.

Ada beberapa bentuk sikap menjauhi Al-Qur’an, di antaranya sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnul Qayim adalah sebagai berikut:

  • Tidak mau mendengarkan, mengimani dan perhatian terhadapnya.
  • Tidak mau mengamalkannya, dan tidak menerima apa yang dihalalkan dan apa yang diharamkan, meskipun ia membaca dan percaya kepadanya.
  • Tidak mau berhukum dan memutuskan perkara dengannya, baik dalam masalah ushul (pokok) agama maupun cabang-cabangnya.
  • Tidak mau mentadaburi, memahami serta mempelajari apa yang dikehendaki oleh Allah dalam firman tersebut.
  • Tidak mau mempergunakannya sebagai penyembuh dan obat bagi berbagi penyakit hati.


Keseluruhan yang telah tersebut di atas, masuk pada kategori firman Allah,
“Berkatalah Rasul, “Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang tidak diacuhkan”. (QS. 25:30)

Dan bentuk-bentuk hajr (ketidakpedulian) tersebut antara satu dengan yang lain berbeda-beda tingkatannya.

Demikian semoga Allah memasukkan kita semua sebagai ahli Al-Qur’an, orang suka membacanya, mendengar-kan dan mentadaburinya untuk kemu-dian mengamalkannya, amin ya Rabbal ‘alamain.

Sumber : Buletin, “Haluna Ma’al Qur’an, Al-Qism, Al-Ilmi Darul Wathan.
www.alsofwa.or.id
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #18 pada: 07 Maret 2008, 23:21:40 »
PENAWAR HATI

Pernahkan engkau merasakan keputus asaan dalam hidup? Kala menghadapi suatu masalah yang menurut diri kita tidak ada jalan keluarnya sehingga kematian dianggap sebagai solusi terbaik? Pernahkah terbersit dalam hatimu ingin mengakhiri hidupmu dengan bunuh diri? Atau berdoa kepada Allah untuk meminta dipercepat kematian kita? 'Audzubilahi mindzalik. Singkirkan pikiran itu!

Sebagai mukmin yang baik, janganlah berputus asa dengan masalah yang menimpa diri kita. Berusahalah, berdoalah, Allah pasti akan membantu kita untuk mendapatkan jalan keluarnya. Bacalah Al Qur'an, karena Al Qur'an adalah obat bagi hati yang sedang resah.

Allah subhanahu wata'ala berfirman: "Dan Kami turunkan dalam Al Qur'an ayat-ayat yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman... (QS Al Isra' (17) : 82)

JIka hati sedih dan gelisah, obatnya ada dalam Al Qur'an. Jika ada penyakit dalam hati kita, obatnya ada dalam Al Qur'an. Jika engkau sedang patah hati, obatnya ada dalam Al Qur'an. Jika merasakan seakan-akan dunia ini menghimpit dirimu, maka bacalah Al Qur'an! Karena Al Qur'an adalah penawar hati, pemberi ketenangan.

"Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri" (Qs An Nahl (16): 89)

Bacalah Al Qur'an, karena Al Qur'an adalah obat hati.

Biasakanlah membacanya setiap hari, merenungi maknanya, maka akan engkau peroleh ketentraman dan kesejukan dalam hati yang tidak bisa ditulis dengan kata-kata.

Suatu saat fitnah akan merebak. Kemudian Ali bin Abi Thalib ra. pernah bertanya, "Wahai Rasulullah, apa jalan keluarnya?" Beliau bersabda: "Kitabullah (Al Qur'an) yang didalamnya terdapat berita tentang orang-orang yang terdahulu dan yang datang kemudian.

Dia (Al Qur'an) adalah hukum (penentu) di antara kalian.
Dialah pembeda, bukan main-main.
Barangsiapa menjauhinya (Al Qur'an) karena kesombongan, Allah akan menghancurkannya.
Siapa yang mencari-cari petunjuk dari selainnya, Allah akan menyesatkannya.

Dia (Al Qur'an) merupakan tali Allah yang sangat kokoh, dia merupakan peringatan yang bijaksana dan dia adalah jalan yang lurus. Dialah yang menjadikan hawa nafsu terkendali. Lisan tidak akan pernah ragu dengannya. Para ulama tidak akan merasa puas dengannya.
Dia tidak akan pernah membosankan meskipun diulang-ulang. Keajaiban-keajaibannya tidak akan pernah habis. Dialah yang membuatnya, para jin tidak kuat mendengarnya hingga mengatakan '... sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur'an yang menakjubkan, (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang lurus, lalu kami pun beriman kepadanya...'
Siapa yang berbicara dengannya, ia akan berkata jujur dan benar, siapa yang mengamalkannya akan diberi pahala, siapa yang berhukum dengannnya akan berlaku adil, dan siapa yang mengajak orang kepadanya maka akan ditunjuki kepada jalan yang lurus" (HR At Tirmidzi)

Jangan remehkan Al Qur'an, didalamnya akan engkau temukan sesuatu yang menakjubkan.

Penawar hati, petunjuk, rahmat, penjelas, dan kabar gembira bagi orang yang tengah dirundung kesedihan dan kegelisahan. Sikap optimis akan engkau temukan juga setelah engkau baca Al Qur'an.

Buktikanlah duhai sahabatku.  :yakyik:
Mulai sekarang berusahalah mencintai Al Qur'an :iyes:
dengan membacanya sebisa engkau lakukan.

Jangan jadikan Al Qur'an sekedar pajangan
di meja belajar atau di rak-rak buku kita.

Dia mampu menyelamatkan hidupmu,
mengeluarkan dirimu dari semua masalah yang menghimpit hari-harimu.

Cobalah, mulai detik ini juga!  :iyes:

Kesedihan di raut wajahmu akan berubah dengan senyum kebahagiaan...
Insya Allah!
 O0

sumber:
http://teplok.net/index.php?option=com_content&task=view&id=34&Itemid=2
« Edit Terakhir: 07 Maret 2008, 23:29:06 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #19 pada: 12 Maret 2008, 10:20:13 »
« Edit Terakhir: 17 Juni 2008, 08:53:49 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #20 pada: 21 Maret 2008, 23:12:56 »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #21 pada: 21 Maret 2008, 23:25:15 »
Kecerdasan Qalbu, Kecerdasan Qur'ani O0
http://edwin64.multiply.com/journal/item/1/Kecerdasan_Qalbu_Kecerdasan_Qurani

Kutip
Dari uraian diatas, jelas dapat disimpulkan bahwa Emotional Intelligence sesungguhnya bersumber dari kecerdasan Qalbu. Sifat-sifat dan fungsi yang ditunjukkan oleh Qalbu menunjukkan sifat dan fungsi yang ditunjukkan oleh Emotional Intelligence. Hanya satu yang tidak disebutkan dalam Emotional Intelligence, yaitu Bibit Iman, kesadaran Relijius-Transcendental.
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #22 pada: 22 Maret 2008, 00:13:32 »
FENOMENA AL QUR'AN

Ketika seseorang mempelajari Al Qur'an dengan seksama, dia akan menemukan nilai-nilai kebenaran yang tiada bandingnya.

Al Qur'an adalah mata kebenaran yang tidak pernah kering sepanjang masa. Pelepas dahaga bagi ulama, penjelas  bagi fuqoha dan penerang jalan ghuroba.

Al Qur'an juga merupakan obat yang tak meninggalkan sakit, cahaya yang tidak memberi tempat bagi kegelapan dan ikatan kokoh yang tidak mudah terlepaskan serta benteng yang tak pernah rapuh pertahanannya.

Al Qur'an juga cahaya yang tak pernah padam apinya, lautan dalam yang tak terjangkau dasarnya, atau jalan yang takkan tersesat siapa yang menitinya serta taman yang takkan pernah bosan seseorang berada didalamnya.

Namun demikian, adakalanya orang tidak dapat merasakan terangnya cahaya mentari atau makan lezat yang dihidangkan.

Hal itu bukan karena mentari atau makanannya yang salah, akan tetapi manusianya yang sedang sakit mata atau pahit dimulutnya. Anehnya, seringkali bukan mata atau mulut yang diobati, tapi matahari dan makanan yang disalahkan.

Demikian pula halnya dengan Al Qur'an. Betapa banyak orang yang mengambil ilmu, hikmah, serta ibroh darinya. Namun ada juga orang yang meninggalkan atau menjauhkan Al Qur'an sebagaimana disampaikan Rasul :'Ya Rabb, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini sesuatu yang tidak diacuhkan.' [QS 25:30]
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=25&No=30#30

Imam Ibnul Qoyyim menjabarkan makna hajr [tak acuh] adalah sebagai berikut :

1. Tidak beriman kepadanya dan tidak mendengarkannya.

2. Tidak mengamalkan isinya dengan tidak memperhatikan halal haram yang ada pada nya, meskipun dia membaca dan beriman padanya.

3. Tidak menjadikannya sebagai hakim [penentu] dan tidak menjadikannya sebagai pedoman dan penunjuk jalan dalam seluruh aspek kehidupan.

4. Tidak mentadabburi dan memahami serta mengetahui isinya, sebagaimana yang diinginkan oleh Allah.

5. Tidak menjadikannya penawar bagi setiap penyakit yang ada di hati seperti syirik, nifaq, hasad dll.

Al Qur'an adalah kekuatan. Dia lebih tajam dari pedang dan lebih kokoh dari batu karang. Namun, kekuatan Al Qur'an harus diimbangi oleh kekuatan nafs [diri].

Ketika Al Qur'an dibawa oleh Nabi Muhammad saw dan sahabatnya, mereka mampu menjadi umat terbaik sepanjang sejarah peradaban manusia.

Tetapi ketika dia dibawa oleh si kerdil, yang terlihat hanyalah lembaran-lembaran tak bernyawa dan tulisan  yang tak bermakna.

'Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada [jalan] yang lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal sholeh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.' [QS 17:9]
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=17&No=9#9

Dua hal yang hendaknya diperhatikan saat bermu'amalah dengan Al Qur'an : :koran:

1. Membaca Al Qur'an sambil memahami dan mentadabburi maknanya.

    Ali bin Abi Thalib berkata : 'Tidaklah baik, ibadah yang tidak dilandasi dengan fiqih dan  qiroah yang tidak diiringi dengan tadabbur.'

   Allah pun mempertanyakan orang yang membaca Al Qur'an tanpa tadabbur
dengan firmannya :
'Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al Qur'an ataukah hati  mereka terkunci?' [QS 47:24]
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/Alquran_Tafsir.asp?SuratKe=47&No=24#24

2. Mengamalkan akhlaq al Qur'an. Diantara akhlaq al Qur'an adalah :

   a. al 'afw [pemaaf]

   b. al Karom [dermawan]

   c. at Tawadhu [tahu diri atau rendah hati]

   d. al I'tibar [mengambil 'ibroh atau pelajaran]

   e. ash shabr [sabar]

Al Qur'an adalah sumber kedamaian dan kebahagiaan. Rasulullah saw, sahabat  beliau serta generasi setelah mereka telah menemukan dan membuktikannya.

Al Qur'an yang kita pegang sama dengan Al Qur'an yang mereka baca dan amalkan. Yang berbeda adalah antara kita dengan mereka.

Namun jika kita ingin mengulang kisah sukses mereka, itu terserah kepada kita. Bukankah sarana yang mereka miliki juga ada pada kita ?
Semoga Allah membuka hati kita dalam rangka membaca, memahami, mentadabburi, dan mengamalkan kitab-Nya. Amiin.
(Taken from Bulletin Jumat IMSA.  ARTIKEL - Ahad, 4 Mei 2003)

sumber:
http://labbaik.multiply.com/journal/item/95
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline Alya_165

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2007
  • Tulisan: 2.744
  • Lokasi: MEDAN
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #23 pada: 22 Maret 2008, 11:13:59 »

Offline syifa^_^

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2008
  • Tulisan: 2.126
    • Lihat Profil
« Jawab #24 pada: 24 Februari 2009, 23:07:29 »
TS, makasi atas tulisan/renungannya ya....

insya Allah sangat bermanfaat :)
ingin menurunkan kolesterol? mengobati kanker? membuang racun tubuh? atau melancarkan pencernaan....??

Offline nizaram

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2009
  • Tulisan: 40
    • Lihat Profil
« Jawab #25 pada: 25 Februari 2009, 06:45:29 »
Allah mengatakan bahwa Al-Quran itu sebagai petunjuk bagi manusia, bukan sebagai sahabat.