@kingkong
Sudah lah, ndak usah terlalu dipermasalahkan.
Lagipula kita sudah berusaha adil, ada kebaikan dari Saudi, kita akui dan kita puji. Tapi tentu kalau ada kekurangan tidak usah kita tutup-tutupi.
Dan topik Raja Faisal, apakah kita sedang menjelek2kan Raja Faisal? Na'udzubillah. Syaikh Qaradawi bahkan menyebut beliau sebagai Raja yang Syahid. Sudah saya katakan, bahwa Raja Faisal adalah raja yang paling sukses memimpin Saudi (semoga Raja Abdulllah bisa meniru beliau), dari sisi diniyah maupun duniawi, apalagi ketimbang Raja Saud, yang perilakunya menyimpang jauh dari ajaran Islam, menghambur-hamburkan harta negara untuk kepentingan pribadi.
Raja Faisal:

Raja Faisal itu dekat dengan ulama, dan tidak suka berfoya2 dengan liburan keluar negeri, malah justru beliau yang dimusuhi oleh Barat, gara-gara kebijakan embargo minyak yang dahsyat itu!
Lagipula ngapain bawa-bawa Iran disini, dan ketika kita memuji Iran, apa sih konteksnya? Apakah konteks akidah? Apakah konteks yang lain? Nggak boleh gitu kita bilang, Jepang itu teknologinya sangat maju? Nggak boleh gitu kita bilang, Kanselir Jerman itu hidupnya sangat sederhana?
Kita juga nggak keberatan dengan topik tentang kesesatan Syiah misalnya, malah justru kadang sumbernya ngambil dari situs kita.
Jadi please deh, put it in the right context!!
Gini saja, saya sendiri masih menunggu dapat informasi akurat tentang informasi diatas. Akh Aridha nggak tahu, akh abizechaa juga nggak tahu, padahal keduanya ada di Saudi sana. Barangkali akh Abu Al Jauzaa, bisa memberi informasi?
Makanya thread yang lama dah saya lock dari dulu, supaya tidak terjadi debat kusir. Dah dikasih tahu suruh pm, kalau punya data terbaru, eh malah si TS ini bikin thread baru disini, jadilah debat kusir.
