Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: Bukti Empiris, Geosentris vs Heliosentris  (Dibaca 12282 kali)


Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 08 November 2007, 08:10:49 »
1. Matahari dan seluruh planet adalah sistem kesetimbangan benda tegar ....Matahari dengan massa yang sangat masif ..berikut seluruh planet-planet disekitarnya adalah sistem kesetimbangan benda tegar..sehingga titik berat dari seluruh sistem ini adalah pusat rotasi dari revolusi planet-matahari.

2.Matahari pusat alam semesta? definisikan dulu apa itu alam semesta
dalam semesta bimasakti...pusat gravitasi ada pusat galaksi..matahari adalah di pinggir cakram galaksi...sehingga kita bersama matahari berputar mengelilingi  hyphothetic black hole (walopun ada yang pernah mengafirmasi hal ini...saya lupa)

3.Orbit bumi mengelilingi matahri tidak selalu elips..namun terkadang berubah menjadi lingkaran sempurna...pernah saya lihat analisisnya di Naked Science...

4. Bumi pusat alama semesta? ada sebuah kebodohan besar...jika bumi dengan massanya yang sepersekina ribu massa matahari mampu menarik matahari..maka tidak akan pernah ada satelit..tidak akan pernah ada komunikasi...

dan yang paling penting..tidak akan pernah ada manusia...karena manusia pertama yang lahir di bumi akan hancur oleh gravitasi bumi yang wahhh!!!
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #31 pada: 08 November 2007, 08:28:00 »
Baik, saya coba definisikan Heliosentris yang akan digunakan disini (silakan kritisi bila ada yang tidak setuju):

1. Bahwa definisi centric bukanlah menyatakan inti matahari adalah pusat dari tata surya, melainkan matahari dikelilingi benda langit lainnya dalam sistem tata surya. Sedangkan pusat tata surya adalah titik berat dari keseluruhan sistem tata surya. (Dengan sedikit pendekatan tentunya, karena gravitasi dari objek lain di luar tata surya diabaikan).

2. Bahwa matahari bukanlah pusat alam semesta, melainkan matahari berjalan dalam jalurnya mengelilingi pusat galaksi.

3. Bahwa orbit planet dan benda langit di tata surya, bisa berupa elips atau lingkaran.

4. Massa matahari jauh lebih besar ketimbang benda langit yang mengelilinginya.

Ada lagi atau koreksi? Silakan.
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #32 pada: 08 November 2007, 08:38:15 »
Silakan dijawab yang heliosentrist
Ya
Ya, tapi bukan seperti Ptolomeic system, terbukti system ini kurang akurat
Yap, geosentris modern lebih menyukai (New) Tychonic System, sebab sangat akurat (sama akuratnya dengan Keplerian System, sebab keduanya berdasar data observasi yang sama punya Tycho Brahe).
O,ya? Sebenarnya ini masalah keyakinan, sekali yakin heliosentris, maka seluruh teori, dibawa mengarah ke sana. Wikipedia sendiri kurang netral dalam masalah ini.

Definisi Geocentric disini (yang diyakini Abu Zamzam):

1. Bumi adalah pusat alam semesta
2. Bumi adalah pusat tatasurya, tapi bukan ptolomaic
3. Model yang digunakan adalah Tychonic (ala Tycho Brahe), yakni Matahari dan Bulan mengelilingi bumi, sedangkan planet dan benda langit lainnya mengelilingi matahari.

Berikut ilustrasi Tychonic System:



Apakah rekan-rekan geocentric setuju?

Ada dua pertanyaan dari saya:

1. Saya masih bingung untuk mengkompromikan poin 3 dan 1-2. Kalau planet lain mengelilingi matahari, bukankah itu berarti bumi bukan pusat tata surya? Apalagi pusat alam semesta?

2. Apakah massa matahari lebih kecil dari massa bumi?
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #33 pada: 08 November 2007, 09:14:36 »
Ya..itulah absurditas dari Thychonic system....massa bumi lebih kecl dari matahari...namun dapat menarik matahari..tapi koq ngga menarik planet-planet lainnya?

bagaimana menjelaskan kasus ini menurut mekanika klasik?
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #34 pada: 08 November 2007, 09:18:32 »
Baik, saya coba definisikan Heliosentris yang akan digunakan disini (silakan kritisi bila ada yang tidak setuju):

1. Bahwa definisi centric bukanlah menyatakan inti matahari adalah pusat dari tata surya, melainkan matahari dikelilingi benda langit lainnya dalam sistem tata surya. Sedangkan pusat tata surya adalah titik berat dari keseluruhan sistem tata surya. (Dengan sedikit pendekatan tentunya, karena gravitasi dari objek lain di luar tata surya diabaikan).


Dengan data-data jarak planet-planet ke matahari, dan data massa matahari..sebenarnya secara komputasi bisa sih dihitung dengan mudah di mana titik berat sistem tatasurya kita....saya "curiga" titik berat sistem tatasurya kita yaa di matahari itu sendiri...hehehe

pernah ada yang ngitung ngga sih?
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #35 pada: 08 November 2007, 09:28:22 »
@atas

Saya pikir juga begitu, masih tetap ada di dalam matahari, meskipun bukan di tengah-tengah inti matahari.

Planet Jupiter yang paling besar pun, massanya hanya 0.14% matahari, dan ini pun 2.5 kali jumlah massa planet yang lain.

Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Mas-To

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.236
  • Lokasi: Delft
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hmmmm.........
    • Lihat Profil
« Jawab #36 pada: 08 November 2007, 10:40:06 »
@tuing2
pusat/titik berat tatasurya berada dalam bulatan matahari, tapi tidak berimpit dengan titik berat matahari. karena masih dalam bulatan matahari seakan2 tatasurya mengelilingi matahari
jadi sebenarnya matahari pun tidak diam tapi mengelilingi pusat tatasurya ini (hampir tidak terlihat gerakannya)

wah yg di'dakwa' kafir pas thread dulu kumpul d sini yah (kang maman, tuing2, saya)


masih menunggu bukti empirik GEOsentris.....

dari pertama yg menunjukkan bukti empiris masih dari HELIOsentris yaitu
- pendulum foucault
- satelit geostasioner
Saya hanyalah manusia yang sok tahu dalam dunia Allah yang penuh pengetahuan, yang terungkap maupun yang tersembunyi.
maafkan ketidaktahuan saya... %p

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #37 pada: 08 November 2007, 11:08:39 »
@mas-to

sepakat!!!!!!

Btw...thred yang mana nih? kalo ngga salah tred itu saya yang bikin...hehehe
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline Kang Maman

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.779
  • Jenis kelamin: Pria
  • Budak sayah pangkasepna,Kumaha we saya keur leutik
    • Lihat Profil
    • Belajar membuat Website yuuk !
« Jawab #38 pada: 08 November 2007, 11:19:57 »
http://en.wikipedia.org/wiki/Frame_of_reference

Baik, akan saya bantu mentejamahkan, jangan diketawain buat yang mahiierr bahasa inggris.
Namanya juga usaha...he..he..he..

Kutip
A frame of reference is a particular perspective from which the universe is observed. Specifically, in physics, it refers to a provided set of axes from which an observer can measure the position and motion of all points in a system, as well as the orientation of objects in it.

'A frame of reference'  adalah suatu bagian persespective(sudut pandang) bilamana  universe (bukan hanya matahari, tapi susunan galaksi dan alam semesta ini) itu diamati.
Khususnya dalam ilmu fisika itu mengacu kepada seperangkat aksis (x,y,z) dimana para pengamat dapat mengukur posisis dan gerakan dari semua  titik di dalam sistem,  dan juga orientasi dari objek/titik tersebut.

Kutip
There are two types of reference frames: inertial and non-inertial. An inertial frame of reference is defined as one in which Newton's first law holds true. That is, one in which a free particle travels in a straight line (or more generally a geodesic) at constant speed. In three dimensional Euclidean space, using Cartesian co-ordinates, this means that

A non-inertial frame of reference, therefore, is one in which a free particle does not travel in a straight line at constant speed. For example a co-ordinate system centred at a point on the earth's surface. This frame of reference rotates around the centre of the earth which produces a fictitious force known as the coriolis force.


Ada DUA, tipe dari 'A frame of reference'  itu, yaitu yang "inertial' dan "non inertial"
Yang inertial yaitu yang memenuhi "hukum" pertama newton. Dalam hal ini digunakan untuk mengukur partikel yang bergerak lurus dengan kecepatan  konstan.  Menggunakan konsep 3 dimensi euclidian dan coordinat cartesian.

Dalam non inertial, maka partikel bebas  itu tidak bergerak dalam suatu garis lurus. Contohnya
suatu sistem koordinat  titik pusat pada permukaan bumi. Dengan 'frame of reference' ini maka perputaran atau  rotasi  seputer pusat bumi ini menghasilkan 'fictitious force' (gaya fiktif?)  yang sekarang kita ketahui sebagai 'the coriolis force'

Demikian Bang Abu Zam Zam, nampak dari tarjamahan kasar yang saya lakukan, itu dapat disimpulkan bahwa itu tidak ada hubungannya dengan konsep geosentris, namun itu menunjukan pengukuran dengan kerangka acuan (f.o.r) inersial dan non inersial.
Dan saya juga tidak menumukan istilah "static f.o.r" ataupun "dynamic f.o.r".

Kutip
@kang maman
OOT: Foto anaknya?

Bukan Bang Zam Zam, hanya mirip, tapi kok sekarang ngilang neh.  Emang ada apa dengan photo anak saya Om ?
"tali Allah adalah bersuci dan berbuat kebaikan"

Offline Kang Maman

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.779
  • Jenis kelamin: Pria
  • Budak sayah pangkasepna,Kumaha we saya keur leutik
    • Lihat Profil
    • Belajar membuat Website yuuk !
« Jawab #39 pada: 08 November 2007, 11:22:27 »
@mas-to

sepakat!!!!!!

Btw...thred yang mana nih? kalo ngga salah tred itu saya yang bikin...hehehe

Jangan Ge eR lah.  :)
"tali Allah adalah bersuci dan berbuat kebaikan"

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #40 pada: 08 November 2007, 11:26:27 »
@geocentrist!!!

sekarang bagaimana anda menerangkan thycon system ..menurut mekanika klasik...?

Bagaimana bumi dapat "menarik" matahari dan melanggar Hukum Gravitasi Universal Newton?

mohon pencerahannya...
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline Kang Maman

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.779
  • Jenis kelamin: Pria
  • Budak sayah pangkasepna,Kumaha we saya keur leutik
    • Lihat Profil
    • Belajar membuat Website yuuk !
« Jawab #41 pada: 08 November 2007, 11:45:03 »
Kutip
Logikanya gini, jika bumi tidak berotasi, maka pendulum tersebut kalau diayunkan dari Barat-Timur, maka dia ayunannya akan seterusnya di Barat-Timur.

Hm... sedikit paham,  akibat juga dari pengaruh gaya gravitasi si pendulum bergoyang goyang ke barat dan timur, dan karena bumi berotasi maka arah goyangan(gerakan) jadi berubah.
 
Thx. Justice 4 all
"tali Allah adalah bersuci dan berbuat kebaikan"

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #42 pada: 08 November 2007, 12:19:10 »
@geocentrist!!!

sekarang bagaimana anda menerangkan thycon system ..menurut mekanika klasik...?

Bagaimana bumi dapat "menarik" matahari dan melanggar Hukum Gravitasi Universal Newton?

mohon pencerahannya...

Tyconian dirumuskan sebelum masa Isaac Newton. Sedangkan Hukum Newton waktu itu justru untuk menguatkan Heliocentris.

Gugurnya Tychonian barangkali ketika stellar paralax ditemukan.

Penjelasannya:

http://en.wikipedia.org/wiki/Parallax#Stellar_parallax

Animasi yang sangat menjelaskan:

http://instruct1.cit.cornell.edu/courses/astro101/java/parallax/parallax.html

Intinya karena gerak revolusi bumi, maka bintang yang dekat seolah bergerak relatif terhadap bintang2 jauh.

Jadi, buktinya nambah nih :

- Rotasi bumi:
  - Pendulum Foucault
  - Satelit Geostasioner

- Revolusi bumi:
  - Stellar Paralax
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam


Offline Mas-To

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.236
  • Lokasi: Delft
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hmmmm.........
    • Lihat Profil
« Jawab #43 pada: 08 November 2007, 12:21:00 »
@kang maman
walah perasaan dulu udah tak jelasin juga, brati kurang jelas yah sy nulisnya ya  :'(
prinsip pendulum kan bila biji pendulum di jatuh bebas kan maka dia tetep mengayun dalam arah yang sama walo tumpuan tempat dia bergantung di puter2 (dng catatan tidak mendapat gaya luar)
ternyata bila pendulum di ayun di bumi ayunan ini arahnya berubah (dengan catatan tidak dilakukan di katulistiwa)
brati kan bumi tidak diam

pendulum focault merupakan bukti pertama yang sangat kuat mengenai rotasi bumi
Saya hanyalah manusia yang sok tahu dalam dunia Allah yang penuh pengetahuan, yang terungkap maupun yang tersembunyi.
maafkan ketidaktahuan saya... %p

Offline Justice 4 All

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 5.506
    • Lihat Profil
    • My Multiply
« Jawab #44 pada: 08 November 2007, 12:31:26 »
pendulum focault merupakan bukti pertama yang sangat kuat mengenai rotasi bumi

Setuju, sebelumnya rotasi bumi masih berupa teori yang belum dibuktikan. Foucault membuat bukti yang mudah dilihat oleh orang.
Jawaban atas Syubhat yang Dituduhkan kepada Dakwah Tarbiyah

Updated! Latest article: Fatwa Syaikh Albany dan Syaikh Nashir As-Sa'di tentang Pemboikotan Musuh Islam