Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: Riwayat al qiyadah al islamiyah sebentar lagi tamat  (Dibaca 1465 kali)


Offline OCU NOANGKO

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 410
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« pada: 28 Oktober 2007, 19:45:46 »
menyikapi fatwa sesat MUI :
 yang menyatakan ajaran al qiyadah al islamiyah adalah ajaran sesat dan menyesatkan serta meresahkan umat islam, pemerintah langsung merespon.
melalui Kejaksaan Agung pemerintah telah membahas ajaran tersebut dalam rapat pengawasan aliran masyarakat, Jaksa Agung telah mengusulkan pelarangan ajaran al qi alis kepada Presiden untuk penetapannya.

selain itu Kepolisian Republik Indonesia langsung merespon dan bergerak cepat menangkap para pengikut yang menyebarkan aliran sesat tersebut.

setelah kemarin ditangkap 2 orang tukang ojek yang menyebarkan aliran sesat al qi al is di jakbar, 3 orang di lampung dan 2 orang di padang, hari ini polisi kembali menangkap 17 orang pengikut aliran sesat.

hari ini : 3 orang pengikut aliran sesat al qi al is di padang melaksanakan sholat tobat, dan mengaku menyesal dan telah tertipu mengikuti aliran sesat al qi al is dan menyerukan kepada pengikut al qi al is untuk kembali kejalan yang benar.

sodik--sodik kayak nggak ada kerjaan aja...

Offline OCU NOANGKO

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 410
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 28 Oktober 2007, 20:58:29 »
3 pengikut ajaran sisodik di padang tersadar karena telah ditipu oleh sisodik ;

kata si sodik ;
“Saya tidak membawa agama baru, saya hanya menggenapkan nubuat Allah dalam Al-Qur'an, seperti halnya Muhammad menggenapkan ajaran Isa dan Musa,” kata Moshaddeq saat bertandang ke Kantor Majalah Tempo.

ini ketahuan bohongnya katanya menggenapkan ajaran nabi Muhammad SAW, namun ternyata ajarannya bukan menggenapkan malahan mengurangkan ajaran nabi Muhammad SAW seperti menghilangkan sholat lima waktu menjadi satu kali saja, hal ini bertentangan dg Al Quran..
selain itu menghilangkan puasa, zakat (cukup bayar pada sisodik), dan naik haji.
sungguh kesesatan yg nyata,..
dan pengikutnya sudah ditutup pintu hatinya....
kecuali yang bertobat
amin.

Pada 4 Oktober lalu, MUI mengeluarkan fatwa sesat terhadap Al-Qiyadah karena tidak mewajibkan shalat lima waktu kecuali shalat malam. “Aliran ini dianggap sesat dan menyesatkan,” kata Ketua MUI KH Ma'ruf Amin yang didampingi Ketua Komisi Fatwa KH Anwar Ibrahim, Ketua Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI H. Utang Ranuwijaya.

Offline fight the crap

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 4
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 28 Oktober 2007, 23:01:04 »
Si Sodik tuh missionaris berkedok islam, emang kristen paling bisa bikin skenario, cuman emang ga bisa dipungkiri beberapa temen muslim kita ga cukup pinter untuk bisa berfikir lebih jernih, bentar lagi sodiq palingan juga ngakuin yesus itu nabinya orang islam dan ayat2 injil ikut dibawanya, tinggal tunggu waktu aja !!!
temen2 muslim sebenernya kita pada gontok2an sama si sodik itu gereja pada tepok tangan, berhasil nih mecah belah islam biar disorot dunia tujuannya.

Offline TekBok

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 33
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 29 Oktober 2007, 00:29:32 »
@fight the crap

yesus memang nabi yang diakui oleh orang islam n injil juga salah satu kitab suci yang harus diimani. menurut saya musodik bukan agen kristen tapi mantan anggota NII KW9 yang bikin kelompok baru dan nerapin cara2 kayak NII.

Offline El Farouq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 447
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 29 Oktober 2007, 09:45:51 »
@fight the crap

yesus memang nabi yang diakui oleh orang islam n injil juga salah satu kitab suci yang harus diimani. menurut saya musodik bukan agen kristen tapi mantan anggota NII KW9 yang bikin kelompok baru dan nerapin cara2 kayak NII.
Justru dia telah menyimpang dari garis yang telah ditetapkan oleh NII!

Offline OCU NOANGKO

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 410
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 29 Oktober 2007, 14:02:43 »
di NII KW9 ternyata sisodik geblek itu menganggap kartosuwiryo sebagai nabi,.....
dan setelah nggak terpakai lagi di situ beliau keluar sekarang mengaku-ngaku sebagai rasul...
sulit dipercaya koq orang seperti anaqumud, lovelymus, kosong, lambe, DN sbbnya mau ditipu oleh sisodik itu.

Offline Ardhi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 3.125
  • Lokasi: di Dunia
  • Jenis kelamin: Pria
  • jangan mencontek
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 29 Oktober 2007, 14:12:58 »
Al-Qiyadah sebentar lagi tamat? Amiin...
Sudahkah saya berguna bagi yang lain?

ALWAYS positive thinking about Him

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #7 pada: 29 Oktober 2007, 14:21:40 »
kalau menurut saya, akar masalahnya bukan pada pengakuan mushadeq menjadi rasul...
tapi....

umat ini sepertinya memang sudah resah,
ketidak adilan dimana-mana...
hukum Islam dilecehkan dan dianggap angin lalu (pada tataran muamalah)
pada tataran internasional, kita melihat makin merajalelanya US, dan makin tertindasnya saudara-saudara kita...
pada tataran nasional, kita merasakan sendiri, makin sulitnya hidup...
di negara yang katanya kaya, tapi kok bisa-bisanya nyari duit susah...  :'(

dan yang paling menyakitkan, semakin mencoloknya ketimpangan di masyarakat.
yang kaya semakin kaya, yang miskin makin tergencet.
terus, yang miskin disuguhi tayangan-tayangan pengumbar syahwat dan pamer kekayaan yang bikin ngiler...
jadilah masyarakat yang makin banyak keinginan, namun kemampuan (secara financial) semakin gawat.

pada kondisi masyarakat seperti ini,
rasanya wajar kalau setiap orang menjerit meminta solusi...
sementara solusi yang sering ditawarkan hanya terbatas solusi idealis atau surgawi (tidak menyentuh kehidupan nyata)...
ketika hukum  Islam seakan terpisah dari kehidupan sehari-hari,
ketika seakan Quran dan Hadits hanya berisi larangan dan kisah tanpa solusi real yang ditawarkan...

kemudian, datanglah seorang 'rasul' yang menjanjikan kemenangan...
kemudian, datanglah para misionaris yang membawakan indomie...
kemudian, datanglah para atheis yang berkata: "Lupakan saja agama!"
kemudian, datanglah para...

ketika itu, apa yang masuk ke benak umat,
kalau kita 'hanya' bisa berteriak...
"Mereka sesat!" sementara umat sudah terbuai janji kemenangan...
"Mereka murtad!", sementara umat sudah kenyang dengan indomie...
"Mereka setan!", sementara umat belum kenal indahnya agama...
"Mereka ...!", sementara umat ...

jadi, apa akar masalahnya?
apa benar, dengan menangkapi para pengikutnya, adalah sebuah solusi,
tanpa dibarengi solusi lain yang lebih menyentuh kehidupan umat?

mohon jangan salah sangka...
saya bukan membela mereka, atau mengecam tindakan para 'penggerebek'...
hanya, tanpa kita 'set back' dan melihat akar masalah, kemudian mengajukan solusi...
akan berapa banyak lagi, 'rasul-rasul' baru bermunculan?  :'( :'( :'( :'(

Buku terbaru saya...

Offline Ardhi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 3.125
  • Lokasi: di Dunia
  • Jenis kelamin: Pria
  • jangan mencontek
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 29 Oktober 2007, 14:28:47 »
@mas zeinhaekal
O0

Memang kita juga harus berintrospeksi diri... ada yang sudah zuhud tapi ada yang belum. Memang terkadang iming-iming duniawi tsb diberikan kepada mereka yang katakanlah masih sedikit ilmu agamanya. Akan tetapi tidak berhenti disitu, diteruskan dengan pengajian-pengajian -terutama ttg hati dan tauhid- sehingga bukan materi saja... spiritual juga kena.

Tidak bisa disanggah lagi bahwa manusia mempunya kemampuan dan ukuran kesabaran yang berbeda-beda. Kebijaksanaan dalam berdakwah juga harus diterapkan.
Sudahkah saya berguna bagi yang lain?

ALWAYS positive thinking about Him

Offline tuingtuing

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 9.715
  • Grrr... gue jitak!!!!
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 29 Oktober 2007, 14:34:30 »
@Zein

jadi akar masalahnya ada di aqidah nih?

kalo yang jadi masalah adalah "kemiskinan"

ane khawatir itu makhluk cuma bisa tammat pas ketemu kiamat....
Saya tidak menyembah tuhan yang bisa ketusuk, kelaperan, dan kagak bisa nyuruh pohon berbuah 

Inna-Llaha 'ala kulli syaiin qadiir... :)

Offline OCU NOANGKO

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 410
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 29 Oktober 2007, 14:37:48 »
@zeinhaekal
saya sependapat
sudah saat umat islam menegakkan syariat islam,
hayo....darimana kita mulai..

Offline OCU NOANGKO

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 410
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 29 Oktober 2007, 14:42:03 »
@Tuing-tuing

aqidah yang perlu kita mantapkan....
klu harus memilih

biar miskin didunia daripada miskin diakhirat.

@haekal

tapi jangan bilang US menindas dimana-mana. nanti marah bapak keadilaj

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #12 pada: 29 Oktober 2007, 15:06:14 »
@Zein

jadi akar masalahnya ada di aqidah nih?

kalo yang jadi masalah adalah "kemiskinan"

ane khawatir itu makhluk cuma bisa tammat pas ketemu kiamat....

:hmmm:
kalo menurut saya,
masalahnya (mungkin) pada:
1.  tingkat pendidikan/pemahaman masyarakat terhadap Islam (tataran aqidah)
2.  tegaknya keadilan (tataran syariah)
3.  penggunaan Diin sebagai dasar hukum di masyarakat (tataran syariah)
4.  contoh yang baik dari pemimpin (tataran akhlak)
5.  solusi real bagi masalah umat (tataran implementatif)
6.  sikap antar individu dalam umat (tataran muamalah & ukhuwah)
7.  integrasi syariah dalam kehidupan sehari-hari.  Kesadaran bahwa segala sesuatu harusnya berdasarkan Allah... (tataran ibadah)

sebenernya mau nyebutin banyak, tapi suka angka "7" nih.... :P

maksud saya, anggaplah kita berhadapan dengan masyarakat yang sedang panik, putus asa, tanpa pemahaman yang tepat, dan tergencet keadaan.  Sementara, dari fihak yang (relatif) tidak merasakannya, yang ada hanya tindakan-tindakan yang berpotensi menimbulkan kecemburuan, ucapan/ideologi tanpa implementasi, dan ketidak pedulian.
bagaimana merumuskan tindakan yang terbaik dalam keadaan seperti itu? ???

btw, oh iya... menurut teori pak keadilan, kebangkitan Islam ada di US yah?
:hmmm: menarik dan ironis sebenarnya...
kalau dajjal dan mahdi ternyata muncul di satu negara adikuasa seperti US....
seperti apa yah, jadinya? :hmmm:
« Edit Terakhir: 29 Oktober 2007, 15:09:21 oleh zeinhaekal »

Buku terbaru saya...

Offline Ardhi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 3.125
  • Lokasi: di Dunia
  • Jenis kelamin: Pria
  • jangan mencontek
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 29 Oktober 2007, 15:11:55 »
Intinya kita harus memperhatikan yang lemah...

yang lemah jangan cuma disalahkan, diberi motivasi dan solusi, kalau perlu dengan "sedikit" uang :hihi:
Sudahkah saya berguna bagi yang lain?

ALWAYS positive thinking about Him

Offline zeinhaekal

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.836
  • Lokasi: Kukusan Depok
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lakukan semuanya dgn nama Allah dan rahman w rohim
    • Lihat Profil
    • Benteng Iman
« Jawab #14 pada: 29 Oktober 2007, 15:20:16 »
Intinya kita harus memperhatikan yang lemah...

yang lemah jangan cuma disalahkan, diberi motivasi dan solusi, kalau perlu dengan "sedikit" uang :hihi:

:hmmm:
mungkin... mungkin....
intinya, rasanya percuma, mengajari wajibnya memakai jilbab ke prostitute (misalnya),
kalau kita tidak sekalian menawarkan solusi pekerjaan lain yang lebih terhormat...
kalau kita tidak memberantas siaran-siaran yang meningkatkan kecintaan umat kepada dunia...
kalau kita tidak memberikan/mendirikan lembaga peduli janda miskin (misalnya)...

jadi, 'uang' di sini, mungkin bisa juga diartikan: solusi real...

bener gak yah? ???
wallahu'alam...

wassalam,
Haekal

Buku terbaru saya...