Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: Nabi baru again (di Bogor)  (Dibaca 2034 kali)


Offline d24k1

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.876
  • Lokasi: Jakarta Pusat Tanah Abang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hiasilah Cinta dan Kasih Sayang itu dengan Iman...
    • Lihat Profil
« Jawab #60 pada: 26 Oktober 2007, 13:06:04 »
@ abu fauzan

betul,.dulu nya dia pelatih badminton era tahun 70 an :hihi:

konspirasi asing? artinya ujung2 nya duit dunk :hihi:

pantes aja nabi palsu itu bilang minta difasilitasi sama pengikut nya :hihi:

3 kali :hihi:
"Insya ALLAH,.Dengan Ikhlas Kita Mudah"

"Tidak semua yg kamu katakan itu dibenarkan oleh orang lain,.meskipun perkataan itu benar"  " DUIT = Do'a,..Usaha,..Istiqomah,..Tawwakal.. "  " Senyum adalah Ibad

Offline ARS

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 21.962
  • Lokasi: Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Jenis kelamin: Pria
  • !..Karena Korupsi Bukanlah Budaya!..!
    • Lihat Profil
    • Apa Dong (dot) Com
« Jawab #61 pada: 26 Oktober 2007, 13:08:06 »
Rasul kok jelek..masih gantengan dakuw kemana2! :siul:
█ Apa Dong (dot) Biz @ www.apadong.biz
█ 24x7x365 Support - Free Services+Bon

Offline El Farouq

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 447
    • Lihat Profil
« Jawab #62 pada: 26 Oktober 2007, 13:28:40 »
Kutip
emang,.betul seperti yg dikatakan idrus,.pemimpin mereka ahmad musshodiq alias H.abusalam dah terang2an menantang MUI dan Pemerintah..dan minta pengikut nya untuk mem fasilitasi rosul palsu tsb,..
Sudah dikonfirmasi, Ahmad Musshadiq adalah mantan mudabbir awal hud 93 Jakarta Selatan tahun 1990an, dengan nama tsani saat masih bergabung dengan NII adalah Hilmi Mubasyir. Telah keluar dari barisan pada pertengahan tahun 1990an, kemungkinan besar tidak terima dengan beberapa kebijakan baru NII, yakni:
1. Pemberlakuan Perpu no. I, tentang Ihsanul Mas'ul (gaji aparat) yang berdasarkan golongan sehingga untuk jabatannya saat itu, besar gaji + tunjangan yang diterima adalah lebih kurang 600.000 rupiah. jauh berkurang dari pendapatan sebelum pemberlakuan ihsanul mas'ul, yakni berupa persentase dari jumlah infaq yang dikumpulkan oleh seluruh Jakarta Selatan, yang besarnya sekitar 5 jutaan.
2. Pemberlakuan larangan merokok, bagi seluruh mas'ul dan umat dalam jajaran NII.

beberapa pimpinan kami di NII ternyata masih mengenali wajah Ahmad Mushadiq di televisi sebagai Hilmi Mubasyir.

Offline de_bego

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 6
  • Lokasi: Depok
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #63 pada: 26 Oktober 2007, 13:44:05 »
Heeeem, kayaknya lebih baik (bukan artinya ana ngedukung loh, naudzubillah dech) k'lo liat profil si mushadeq ntu. k'lo liat acara interview di tv sore kemaren, kayknya emang jelas-jelas jawabannya itu ga meyakinkan banget...soalnya katanya khan die ga ngebawa ajaran baru, katanya sech mo nyempurnaain islam. tapi kok malah banyak yang diilangin yach ajaran yang benernya. kayak solat 5 waktu dan laen-laennya
"Darkness... when everything that you know and love... is taken from you so harshly... all you can think about is anger, hatred, and even revenge... and no one can save you. All things with a form will eventually perish"

Offline de_bego

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2007
  • Tulisan: 6
  • Lokasi: Depok
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #64 pada: 26 Oktober 2007, 13:46:08 »
malah banyak kale, ada di friendster, namanya sakti...katanya die anak FH-UI taon 07.
berarti tanda-tanda kiamat makin gencar. sekrang mulai muncul yang mengaku-ngkau nabi, setelah pendahulunya lia eden.
"Darkness... when everything that you know and love... is taken from you so harshly... all you can think about is anger, hatred, and even revenge... and no one can save you. All things with a form will eventually perish"

Offline asrulsani

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2006
  • Tulisan: 212
  • Lokasi: depok
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #65 pada: 26 Oktober 2007, 13:50:13 »
Boleh saja sebagian di antara kita menganalisa demikian, misalnya semua ini adalah ujung-ujungnya duit, atau bahkan juga merupakan tanda-tanda akhir zaman. Namun lepas dari semua analisa itu, ada satu hal Kenapa akhir2 ini hal kayak begini makin subur aja.

Berbagai macam penyimpangan itu semestinya tidak perlu tersiar bila saja umat Islam ini punya sistem 'kekebalan' aqidah. Di masa rasulullah SAW, nyaris tidak pernah kita dapati kasus penyimpangan paham yang aneh-aneh seperti sekarang ini, demikian juga di masa para khulafa ar-rasyidun, bahkan juga pada masa-masa salafuna ash-shalih.

Mengapa demikian? Jawabnya karena di masa itu, Islam diajarkan dengan sangat efektif kepada semua lapisan umat. Akses untuk mengenal ajaran Islam sedemikian terbuka, sehingga nyaris tidak ada tempat lagi buat syetan untuk mengisi kekosongan aqidah umat.

Sebaliknya yang terjadi masa sekarang, suburnya berbagai macam bentuk penyelewengan pemikiran di tengah milyaran umat Islam justru dikarenakan lemahnya sistem kekebalan (immunitas) umat dari sisi aqidah.Begitu banyak umat Islam yang jahil terhadap agamanya sendiri.

Dan penyebabnya mudah ditebak, ya karena akses umat Islam untuk bisa belajar agama Islam nyaris tersumbat seluruhnya, kecuali lewat lubang-lubang jarum yang nyaris tidak mungkin bisa dilewati. Kalau Nabi Muhammad SAW telah mewajibkan seluruh umat Islam untuk belajar agamanya, justru umat Islam nyaris tidak pernah mengupayakannya.

Menuntut ilmu hukumnya fardhu bagi tiap-tiap muslim (HR. Ibnu Majah)

Sekarang apa Umat Islam kini  punya institusi untuk mengajarkan Islam secara serius. Agama Islam tidak diajarkan di sekolah-sekolah, kecuali hanya sekedar basa-basi. Bahkan malah muncul ide untuk memisahkan sekolah agama dan sekolah umum, seolah agama tidak perlu diajarkan kecuali buat mereka yang mau mempelajarinya saja.

Pelajaran pendidikan agama Islam sejak dari SD hingga perguruan tinggi sama sekali tidak pernah berhasil mengajarkan agama secara proporsional. Bahkan sekedar memastikan bahwa umat Islam bisa membaca Al-quran sekalipun tidak pernah ada pertanggung-jawabannya.

Urusan belajar agama seolah menjadi urusan masing-masing, negara dianggap tidak punya kewajiban untuk mengajarkan agama. Dan nyatanya memang negara ini tidak pernah mendirikan sekolah agama, madrasah, pesantren atau bahkan masjid sekalipun. Kalau di negeri ini ada masjid, madrasah, pesantren dan sebagainya, semua itu hasil infaq, waqaf dan patungan sukarela umat Islam sendiri. Padahal yang membayar pajak dan membiayai penyelenggaraan negara adalah umat Islam.

Di tingkat orang dewasa, lebih sulit lagi untuk mendapatkan akses belajar ilmu agama. Kalau pun ada kursus, seminar, pelatihan atau pendidikan, biasanya untuk hal-hal yang terkait dengan kepentingan duniawi semata. Kursus bahasa Inggris, komputer, pajak (brevet) mungkin paling banyak dicari. Tapi kursus agama, sudah banyak yang berdiri dan sudah bubar jalan.

Kalau pun di masjid ada pengajian, seringkali tidak terporgram dengan baik. Di samping sulit sekali mendapatkan ustadz yang berkualitas, yang menguasai ilmu-ilmu keIslaman dengan baik.

Faktor yang tidak kalah penting yang menyebabkan munculnya pemikiran yang menyeleweng dari aqidah karena semakin langkanya para ulama. Yang tua sudah banyak yang dipanggil Allah, sedangkan yang muda belum kelihatan tanda-tandanya. Kalau pun ada, kapasitasnya bukanlah ulama, melainkan sekedar tukang pidato yang berkostum kiyai, lalu diekspose media sehingga mencuat, namun sayangnya dari segi ilmu dan kapasitasnya amat jauh dari kriteria ulama.

Bagaimana mau disebut ulama, kalau bahasa Arab pun tidak paham? Bagaimana dia akan menerangkan suatu ayat, kalau merujuk ke kitab tafsir pun tidak mampu? Bagamana mau menerangkan hadits nabawi, kalau diminta mentakhrij sebuah hadits pun tidak punya ilmunya?

Belum lagi kalau kita bicara kuantitas perbandingan jumlah ulama dengan umat. Rasio perbandingannya menjadi sangat tidak imbang. Sehingga seorang ulama harus melayani begitu banyak umat Islam, yang tersebar di seantero nusantara ini.

Dan sayangnya sekali lagi, tidak ada satu pihak yang memikirkan untuk memberi ma'isyah atau sekedar nafkah bagi para ulama. Jangan bandingkan dengan penceramah ibu kota yang sekali ceramah bisa mengantungi jutaan rupiah, tetapi bayangkanlah para ulama yang di desa-desa, daerah terpencil bahkan di pinggiran jakarta sekalipun. Maka sedikit sekali ibu-ibu yang memompakan semangat kepada anaknya agar kelak menjadi ulama.

Bahkan ibu guru di sekolah kalau memberikan pilihan kepada anak didiknya tentang cita-cita mereka, tidak pernah menyebutkan profesi ulama sebagai pilihan. Paling-paling mereka bertanya, "Anak-anak, nanti kalau besar mau jadi dokter, insinyur atau pilot?" Belum pernah mereka menawarkan apakah anak-anak mau jadi ulama?

Di tengah lesu darahnya pengajaran agama di tengah umat dalam arti luas, maka lahirnya wilayah blank spot, suatu wilayah di tengah umat yang tidak tersentuh siraman dakwah dan taklim Islam. Bahkan seringkali bukan di pedalaman Kalimantan, melainkan di tengah belantara beton Jakarta, masih banyak terdapat.

Sesungguhnya semua kebohongan dari pemikiran sesat di tengah umat hanya akan tumbuh subur di wilayah blank spot ini. Orang-orang yang awam dengan Al-Quran dan As-Sunnah serta tidak pernah mendapatkan pendidikan agama yang mendasar sejak kecil, paling rentan terhadap virus ini. Sayangnya, jumlah mereka justru mayoritas dan paling besar.

Dan memang nyatanya, semua aliran sesat dan menyeleweng itu umumnya paling diminati dan paling gigih diperjuangkan oleh mereka yang tidak punya dasar agama yang baik. Mereka baru saja punya semangat beragama setelah bertemu dengan pemikiran sesat itu. Tentu lewat indoktrinasi sesat yang eksiotik dan eksklusif. Jadilah mereka ibarat kerbau yang dicocok hidungnya, ibarat kuda diberi kaca mata, ibarat katak di bawah tempurung. Mereka tidak bisa melihat kebenaran karena sudah dicekoki oleh seniornya dengan beragam racun pemikiran yang berbahaya.

Maka bila kita tidak ingin gerakan sesat ini setiap hari bermunculan dengan beragam bentuk dan versinya, tidak ada jalan lain kecuali kita meningkatkan kualitas dan kuantitas pengajaran agama Islam secara berkesinambungan. Jangan sampai ada lagi wilayah blank spot di negeri ini.

Ulama harus disegera dilahirkan dengan jumlah dan kualitas yang berlipat. Baik lewat pengkaderan maupun lewat pengiriman calon ulama ke berbagai universitas Islam berkualitas di berbagai negara Islam. Bahkan untuk mempercepat, para ulama di timur tengah perlu 'diimpor' kesini dalam jumlah besar, untuk akselerasi pertumbuhan ulama di negeri ini. Penceramah yang tidak bisa bahasa arab dan kurang pelajaran syariah, perlu didorng dan diberi semangat untuk sekolah lagi dengan serius, jangan hanya sibuk ceramah kesana kemari mengejar order pesanan. Mereka harus berpikir untuk meningkatkan mutu dan kematangan ilmu.

Sekolah Islam, madrasah, pesantren, majelis taklim perlu direvolusi pendiriannya, ditingkatkan kualitasnya, diperluas cakupannya, diperkaya modalnya, dipercanggih sistemnya, diakselerasikan secara serius, profesional dan bertanggung-jawab. Jangan ada lagi pelarangan dan rasa curiga dari kalangan tertentu bahwa pesantren itu sarang teroris. Kecurigaan seperti ini tidak punya tujuan lain kecuali ingin merobohkan agama.

Think better, act different

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #66 pada: 26 Oktober 2007, 14:13:53 »
Sudah jelas lagi kita sebagai umat Islam harus kembali kepada apa yang telah dibawa oleh rasululloh shallallahu'alaihi wa sallam dan para shahabatnya. Karena merekalah yang telah memperjuangkan Islam ini dengan darah dan nyawa. Mereka adalah orang-orang yang paling ikhlas berjuang untuk Islam. Mereka mampu berkorban yang tidak pernah kita sanggup untuk menyamainya. Bahkan sedekah mereka satu sha' gandum lebih baik dari sedekah kita berupa emas sebesar Gunung Uhud.

Di mana sih tempatnya nabi palsu itu? Demi Allah saya akan bunuh nabi palsu itu, kalau toh tidak ada yang membantu saya. Saya akan sendirian untuk membunuhnya. Dan jangan sampai kalian diam menyaksikan ini semua. Ketika Musailamah Al Kadzab saja para shahabat marah dan berperang melawannya, sedangkan nabi baru ini, dia hanya seekor semut yang menyebut dirinya sebagai gajah. Allah-lah yang Maha Besar. Dialah yang Maha Mengetahui apakah lidah orang itu ada di neraka ataukah tidak. Dan Allah lebih tahu apakah orang itu akan mendapatkan singgasana di neraka atau tidak.
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline MATRIX

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 8.848
  • Lokasi: Firdaus Heaven
  • Jenis kelamin: Pria
  • percayakah pesantren miskin tukang ngebom?
    • Lihat Profil
« Jawab #67 pada: 26 Oktober 2007, 14:31:36 »
koq banyak amadtz ngaku-ngaku jadi nabi untungnya apa ? popularitas cari duitkah ? :D

mang dah akhir zaman  :wataw:
Bersujud wajahku kepada Allah Rabb yang menciptakan, yang membelah pendengaran dan penglihatan dengan daya dan kekuatanNya,Maha Suci Allah. Tulislah untuk kami dengan sujud kami pahala di sisiMu

Offline kurnia_saputra

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 6.665
  • Lokasi: Bogor
  • Jenis kelamin: Pria
  • Tersenyumlah, maka dunia akan menjadi indah
    • Lihat Profil
    • Kurnia's Journal
« Jawab #68 pada: 26 Oktober 2007, 14:39:23 »
masa rasul baru pke jas ... percaya Alquran ( tapi tidak mengamalkan )


syahadatnya atas nama isa almasih.  %peace%

Bukan atas nama Isa Al masih, tapi dia sendiri yang mengaku bahwa dia itu Almasih penerus Muhammad.

Emang geblegh itu orang.

[/center

Offline exblopz

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 5.083
  • Lokasi: Malang
  • Jenis kelamin: Pria
  • Pingin ke Masjid Nabawi
    • Lihat Profil
    • Abu Aisyah Official Web Site
« Jawab #69 pada: 26 Oktober 2007, 14:40:01 »
boleh dibilang nabi palsu itu adalah Iblis yang menyamar jadi manusia. Halal darahnya untuk dibunuh.
http://alatsari.wordpress.com/
http://www.abuaisyah.org/
join blogger malang di blogger-ngalam@googlegroups. com

Offline MATRIX

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 8.848
  • Lokasi: Firdaus Heaven
  • Jenis kelamin: Pria
  • percayakah pesantren miskin tukang ngebom?
    • Lihat Profil
« Jawab #70 pada: 26 Oktober 2007, 14:41:51 »
jangan-jangan yang ngaku nabi itu pasien Rumah sakit jiwa yang kabur :D
Bersujud wajahku kepada Allah Rabb yang menciptakan, yang membelah pendengaran dan penglihatan dengan daya dan kekuatanNya,Maha Suci Allah. Tulislah untuk kami dengan sujud kami pahala di sisiMu

Offline maren

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.344
  • Lokasi: Ibu Kota RI
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Karena damai itu indah
    • Lihat Profil
    • I Love being a Nurse ^_~
« Jawab #71 pada: 26 Oktober 2007, 14:52:30 »
jangan-jangan yang ngaku nabi itu pasien Rumah sakit jiwa yang kabur :D

aha..itu juga yang maren pikirkan..
jangan2 dia punya riwayat "waham kebesaran" :D
:toe:
Jangan jadi orang yang penuh dendam, jadilah orang yang memiliki banyak kata maaf untuk orang2 yang telah menyakiti kita :) bekerjalah dengan ikhlas

Offline MATRIX

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 8.848
  • Lokasi: Firdaus Heaven
  • Jenis kelamin: Pria
  • percayakah pesantren miskin tukang ngebom?
    • Lihat Profil
« Jawab #72 pada: 26 Oktober 2007, 14:56:08 »
aha..itu juga yang maren pikirkan..
jangan2 dia punya riwayat "waham kebesaran" :D
:toe:

iya nih nanti dirujuk ke RSJ mana mereka yang ngaku nabi-nabi palsu itu ? :D
Bersujud wajahku kepada Allah Rabb yang menciptakan, yang membelah pendengaran dan penglihatan dengan daya dan kekuatanNya,Maha Suci Allah. Tulislah untuk kami dengan sujud kami pahala di sisiMu

Offline Kencang Perangin2

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 1.336
  • KENCANG PERANGIN... STRIKES AGAIN !!
    • Lihat Profil
« Jawab #73 pada: 26 Oktober 2007, 15:27:46 »
ada yang ngaku2 nabi baru..rasul baru...
namanya juga lagi ngetrend...  :hihi:

seperti yang sudah2...ntar juga ngilang ndiri... ::)


Saul binTarsus bersabda"
"awas nabi palsu..akulah Rasul Paulus " :hihi:

Offline maren

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.344
  • Lokasi: Ibu Kota RI
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Karena damai itu indah
    • Lihat Profil
    • I Love being a Nurse ^_~
« Jawab #74 pada: 26 Oktober 2007, 15:49:38 »
@ MAT

di Bogor kan ada tuh RS nyah :D (lebih mudah lagi dimobilisasikan nya :D)
Jangan jadi orang yang penuh dendam, jadilah orang yang memiliki banyak kata maaf untuk orang2 yang telah menyakiti kita :) bekerjalah dengan ikhlas