Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: Mari "ANALISIS" & Kumpulkan FAKTA, Kemunculan NABI Baru/Aliran2 SESAT...  (Dibaca 23540 kali)


Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #285 pada: 10 September 2009, 12:04:12 »
Padepokan Aliran Sesat di Pandeglang Dibakar Massa
Headline News / Nusantara / Kamis, 10 September 2009 05:39 WIB

Metrotvnews.com, Pandeglang: Sebuah padepokan yang diduga mengajaran aliran sesat di Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (9/9) malam, dibakar massa. Tidak ada korban jiwa dalam aksi pembakaran tersebut. Namun pimpinan padepokan telah ditahan Kepolisian Resor Pandeglang. Di padepokan berserakan puing-puing sisa pembakaran yang dilakukan warga. Warga desa marah terhadap pimpinan padepokan, Ustaz Kasrudin, yang dianggap mengajarkan aliran sesat.

Ajaran sesat yang diajarkan salah satunya adalah kawin ghoib, yakni sebuah perkawinan yang tidak dihadiri wali maupun para saksi. Ustaz Kasrudin sendiri telah menikahi seorang janda bernama Diah Ariani serta dua anaknya sekaligus, Wanti (22 tahun) dan Intan (19). Perkawinan tersebut membuat warga marah dan melakukan aksi pembakaran padepokan. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran. Sedangkan Kasrudin kini ditahan Polres Pandeglang untuk diperiksa.(RIZ)

sumber: http://www.metrotvnews.com/


Mengajarkan Kawin Gaib, Padepokan Aliran Sesat Dibakar Warga
Rabu, 09 September 2009 | 16:36 WIB

TEMPO Interaktif, Pandeglang - Sebuah rumah yang diduga sebagai tempat pengajian jemaah aliran sesat di Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, dibakar warga, Selasa (8/9) malam. Warga marah lantaran menduga Ustadz Kasrudin, 54 tahun, pemilik rumah, telah mengajarkan ajaran yang tidak sesuai dengan aturan agama.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pembakaran itu dilakukan puluhan warga sepulang dari salat tarawih sekitar pukul 20.30 WIB. Warga menduga sang ustadz mengajarkan aliran sesat dengan mengajarkan kawin goib kepada pengikutnya. Kawin gaib yang dimaksud adalah menikah dengan tidak menghadirkan saksi dan wali, sebagaimana yang disyariatkan dalam ajaran Islam.

Menurut Ahmad Cepi, 28 tahun, yang juga warga sekitar, mengatakan kawin gaib yang dilakukan sesama pengikutnya ini dilakukan juga oleh ustad Kasrudin sendiri. Terakhir, kata Cepi, korbannya adalah seorang ibu bernama Diah Ariani Susanti, 45 tahun, beserta dua anaknya bernama Wanti, 22, dan Intan, 19, warga Jakarta.

Menurut warga, ketiga wanita itu dinikahi sekaligus oleh ustadz Kasrudin. Bahkan Intan malah pernah digagahi oleh sang ustad di depan ibunya sendiri. Kejadian tersebut diketahui setelah Intan menceritakan peristiwa sadis itu kepada pacarnya bernama Dani, yang merupakan warga setempat.

Setelah mendengar bahwa pacar dan calon mertuanya sudah dinikahi secara gaib oleh ustad Kasrudin, Dedi merasa tidak terima dengan kelakuan ustad tersebut. Puncaknya, pada Selasa (8/9) malam, Dedi mengajak warga setempat untuk membakar padepokan di samping rumah ustadz Kasrudin yang biasa digunakan pertemuan.

Kepala Desa Sekong Jupran mengatakan, Kasrudin sudah lima tahun tinggal di desanya. Selama ini, Kasrudin memang dikenal sebagai ustad yang sering menggelar pengajian di padepokannya itu. Meski begitu, kata dia, tidak ada warga setempat yang menjadi pengikut Kasrudin. Sebab, pengajiannya dinilai aneh atau tidak lazim bagi sebagian besar umat Islam

“Saya tidak tahu persis, tapi kalau melakukan ritual yang disebut dzikir dengan pengikutnya suaranya terdengar sampai kemana-mana,” ujar Jupran.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pandeglang Ajun Komisaris Indra Hermawan mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polisi sudah mengamankan para pelaku sebanyak 30 orang termasuk Dani yang memprovokasi warga.

Selain itu, polisi juga mengamankan Kasrudin beserta tujuh orang pengikutnya di Markas Polres Pandeglang untuk dimintai keterangan seputar ajaran yang dibawa Kasrudin. "Kami masih menyelidiki motif pembakaran dan ajaran Kasrudin,"ujarnya.
http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/09/09/brk,20090909-197121,id.html


Penganut Aliran Sesat Diduga Makin Banyak

PANDEGLANG – Ketua Komite Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Pandeglang Erwan Kurtubi menyinyalir di daerahnya banyak aktivitas penganut aliran sesat.
Selain adanya kegiatan keagamaan terselubung, fenomena ini juga dapat dilihat dengan banyaknya warga yang tertangkap karena mengikuti ritual keagamaan berbeda di sejumlah daerah. “Kami prihatin dengan kondisi ini. Karenanya, Kominda akan terus melakukan pengawasan,” ujarnya kepada Radar Banten, Kamis (22/11).
Kata Erwan, ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya sejumlah aliran sesat di Pandeglang. Misalnya, kurangnya pembinaan dari pemerintah, kurang berfungsinya peran ulama, dan faktor ekonomi. Meski belum ada data resmi, di tiap kecamatan di Kabupaten Pandeglang ada warga yang terlibat dalam kegiatan ini, termasuk penganut aliran Al-Qiyadah Al-Silamiyah yang beberapa waktu lalu ditangani polisi.
“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat mengawasi kegiatan ini, terutama tokoh masyarakat dan ulama yang memiliki pengetahuan yang cukup akan hal ini,” harapnya.

Prediksi maraknya aliran sesat di Pandeglang tentu saja mengundang reaksi sejumlah tokoh agama di daerah ini. Mereka berharap pemkab menginventarisasi sejumlah perkumpulan masyarakat yang ada di Pandeglang, terutama yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan atau aliran kepercayaan.
Jika dibiarkan tak menutup kemungkian keberadaan mereka akan terus berkembang. Makanya sebelum itu terjadi, ada sikap proaktif dari pemkab untuk menelusuri kebaradaan mereka hingga pada proses pembinaan,” kata Khozinul Asror, Pimpinan Ponpes Al-Khozimi Kecamatan Jiput. (zis)
http://www.radarbanten.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=19619
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #286 pada: 14 September 2009, 01:37:12 »
Aliran Sesat, Halalkan Seks Bebas

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten menyatakan bahwa aliran Hakekok yang dianut sebagian warga Kabupaten Pandeglang merupakan aliran yang menyimpang dari ajaran Islam.

“Oleh karena itu MUI Banten mendesak Badan Koordinasi Penganut Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) segera bertindak tegas,” kata Ketua MUI Banten KH Aminudin Ibrohim di Serang, Kamis.

Selain itu,lanjut Aminudin,aliran Hakekoh di Pandeglang adalah variasi dari tasawuf dan ritual menyimpang.

“Yang dimaksud menyimpang itu, beribadah cukup dengan niat dan dilakukan di tempat gelap. Selain itu laku-laki dan wanita yang bukan muhrimnya diperbolehkan bercampur (berhubungan badan-red),” kata Aminudin.

Dengan alasan itulah MUI Banten mendesak Bakorpakem dan kepolisian untuk segera mengambil tindakan tegas kepada aliran Hakekok ini. Sebab jika terlambat, dikhawatirkan akan lebih meresahkan masyarakat.

“Masyarakat juga bisa lebih anarkis lagi,jika pemerintah membiarkan hal ini terjadi,” terangnya.

Aminudin juga mengatakan, pihak MUI juga akan secepatnya mengambil langkah setelah Bakorpakem bertindak.

“Kami akan lakukan pembinaan kepada penganut aliran itu. Pembinaan ini juga kami lalukan kepada 40 orang penganut aliran Ahmadiyah. Dan hasilnya, Alhamdulillah mereka (penganut Ahamdiyah-red) bisa kembali ke jalan Islam,” kata bapak berkacamata tersebut.

Sementara dihubungi terpisah ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Banten Fatah Sulaeman pihaknya masih melakukan pelacakan apakah jenis organisasi penganut Hakekok.

“Apakah organisasi mereka itu mirip pesantren, majelis ta`lim, atau lainya,” kata Fatah.

Hingga kini padepokan atau majelis zikir milik Syah (45) yang dibakar massa di Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, hinggga saat ini masih dijaga ketat polisi.

http://www.dakta.com/dakta_ok.php?module=detailberita&id=1934
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline 0ch1e

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2007
  • Tulisan: 3.244
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ^ myQ bdg yg kompak on GTS-GTP
    • Lihat Profil
« Jawab #287 pada: 01 Oktober 2009, 18:30:22 »
nancepin bendera!
ikut mantau terus, insya Allah...
bukan kemarin yang harus terus-terus dipikirkan
bukan besok yang harus terus-terus dikhawatirkan
melainkan hari ini yang harus benar-benar diikhtyarkan

SEMANGKA!

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #288 pada: 27 Oktober 2009, 01:16:14 »
Warga NTB Mengaku Nabi

Senin, 26 Oktober 2009 10:33
Mataram-Amaq Bakri (60), warga Nusa Tenggara Barat, mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Bahkan ia juga mengaku telah melakukan mi`raj. Pengakuan Amaq Bakri itu mengundang keresahan warga.

Terkait dengan itu, Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat Prof. H. Syaiful Muslim meminta pemerintah, agar segera menghentikan ajaran yang disebarkan oleh Amaq Bakri. Muslim juga mendesak, agar Amaq Bakri mencabut pernyataannya sebagai nabi untuk menghindari amuk massa.

"Itu merupakan yang pertama terjadi di NTB," katanya kepada ANTARA, Jumat (16/10).

Amaq Bakri, kata Muslim, harus membuat pernyataan tertulis, sekaligus bertobat atas ajarannya. Jika hal itu dibiarkan, tambahnya, tidak menutup kemungkinan masyarakat bisa berbuat anarkis.

"Jika Amaq Bakri tetap saja mengaku sebagai nabi, maka dia sudah mejadi kafir," tegas Muslim. "Sebab, nabi terakhir yang diturunkan Allah SWT adalah Nabi Muhammad saw."

Rabu lalu, Camat Sambelia telah memanggil Amaq Bakri untuk disidangkan di depan anggota Muspika. Dalam pertemuan itu, Amaq Bakri tidak hanya mengaku sebagai nabi, tapi juga mengatakan bahwa al-Qur’an yang dijadikan pegangan umat Islam bukan berasal dari firman Allah SWT.

"al-Qur’an adalah hasil buatan atau karya alim ulama :wataw:. Sebab Alquran yang sesungguhnya berada dalam diri manusia yang tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang," dalih Amaq Bakri.

Ia menambahkan, untuk mendapatkan al-Qur’an yang asli harus melalui ritual yang hanya dilakukan pada setiap tanggal 12 Rabiulawal atau bulan Maulid pada malam Jumat.

sumber : http://sabili.co.id/


Posting Digabung: 27 Oktober 2009, 01:21:41


Pusat Baha'i Indonesia Berlokasi di Jakarta

Senin, 26 Oktober 2009 12:25


Kuil Baha'i yang berada di Israel

TULUNGAGUNG - Sekte Baha'i yang menggegerkan warga Tulungagung, Jawa timur, ternyata memiliki kantor pusat di Jakarta.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Intel Kejari Blitar Slamet SH usai memeriksa para petinggi Sekte Baha'i di Jawa Timur, Senin (26/10/2009). "Pusat Baha'i ada di Jakarta," ujarnya.

Dalam  pemeriksaan, para petinggi Sekte Baha'i yaitu Slamet Riyadi, Said, dan seorang perempuan (anak Sulur), menerangkan keyakinannya bersifat independen. Baha'i tidak berafiliasi dengan agama manapun.

Baha'i juga mengajarkan umatnya untuk mencari kebenaran dan kejujuran. Bahkan penganut Baha'i tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada orang lain, untuk mengikuti dogmanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagaimana dimuat koran Seputar Indonesia, Kejari Blitar menyita dua kitab dari Sekte Baha'i. Yakni Kitab Baha'ullah dan Kalimat Tersembunyi yang di antaranya berisi percakapan Tuhan dengan Umat. Kedua buku itu diterbitkan Lembaga Majelis Rokhani Baha'i Indonesia, Jakarta.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung dua jam, Slamet Riyadi sempat merayu Kasi Intel Slamet SH untuk turut menjadi pemeluk Baha'i. "Saya sempat diajak masuk. Namun saya tolak," ujar Slamet dengan tersenyum.

Mengenai kepastian apakah ajaran Baha'i menodai agama lain atau tidak, menurut Slamet, Majelis Ulama Indonesia yang bisa menentukan. (SI)

Okezone
« Edit Terakhir: 27 Oktober 2009, 01:21:41 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline idrus_syah

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.900
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Jenis kelamin: Pria
  • No More Wasting Time
    • Lihat Profil
    • Wilujeng Sumping
« Jawab #289 pada: 27 Oktober 2009, 05:26:05 »
Berkedok Partai, Pemimpinnya Ngaku "Wujud Allah"
Monday, 26 October 2009 22:46 Nasional

Mengaku pemersatu umat, mengklaim punya 103 juta anggota, mengecam MUI, dan mengklaim punya kartu anggota untuk masuk syurga


Hidayatullah.com--"Gara-gara sang suami memiliki keyakinan aneh, seorang istri melaporkan suaminya ke polisi. Itulah yang terjadi di Bekasi.

Samiatun (38) melaporkan sang suami, Muhammad Solihin (41), setelah melihat perubahan yang terjadi pada sang suami.

Ia mengatakan, ia mulai mengalami perlakuan yang tidak baik sejak suaminya aktif di Partai Oposisi: Partai Pelopor Persatuan Kesatuan Bangsa Indonesia (P3KBI), dua tahun terakhir. Tiba-tiba sang suami memiliki padepokan khusus untuk pertemuan para anggota partai. Sejak itu, pasangan suami istri yang berdomisili di Jl. Jenderal Sudirman, Kayuringin, Bekasi Selatan, ini  kerap beradu argumentasi.

Samiatun juga kaget, tiba-tiba Solihin ikut kegiatan seorang yang dipanggil Romo sejak tujuh bulan lalu. Awalnya memang, katanya, suaminya tampak sibuk ikut kampanye dan mengurus partai.

"Berangkat pagi pulang subuh. Ternyata, tahu-tahu dia ikut aliran Romo itu," jelas Samiatun kepada www.hidayatullah.com.

Menurut laporan Samiatun, Romo inilah yang banyak memberikan doktrin ajaran kepada suaminya. Bahkan Samiatun beberapa kali mengikuti ajakan suaminya. Yang mengagetkan, para anggotanya tidak diwajibkan shalat fardhu dan puasa. Di samping itu para anggota juga memiliki kartu anggota untuk masuk surga.

"Mereka punya kartu anggota. Jika sudah punya kartu itu, maka di jamin masuk surga dan selamat dunia dan akhirat," terang Samiatun ketika ditemui di Islamic Centre Bekasi, Senin.

Keanehan itulah yang menyebabkan Samiatun melaporkan ke polisi terkait penistaan agama.

Sebelumnya, hidayatullah.com juga telah melakukan penelusuran ke markas Romo. Menurut warga sekitar, tempat kegiatan bernama "Padepokan Merah Putih" itulah yang menjadi markas anggota kelompok ini.

Setelah menunggu cukup lama, wajah Romo pun menyembul dan menyambut dengan hangat.

Siapa Romo?

Oleh pengikutnya, ia digelari sebagai "Paduka Yang Mulia Romo Agung Kanjeng Gusti Pangeran HM. Syah Awalul Islam SS Malikul Koesno Raden Sosro Soekarno Alif Lam Mim (dalam tulisan Arab) Yang Maha Kuasa." Meski gelarnya panjang, pengikutnya sering memanggil Romo.

"Dia itu mengaku wujud Allah," kata Samiatun dengan memberikan bukti berkas-berkas aliran  milik suaminya yang masih tersimpan.

Selain itu, menurut Samiatun, anggota kelompok ini diharuskan untuk melakukan sumpah darah. Yakni, sumpah kesetiaan kepada Sang Romo dengan cap tangan darah. Bagi yang melanggar ketentuan sumpah harus siap menerima hukuman.

Samiatun mengaku, Romo kerap menyampaikan kepada suaminya bahwa dia adalah wujud Tuhan Allah di bumi. Sedangkan suaminya sendiri adalah Rasul Utusan Allah.

"Itu pula yang disampaikan ke saya dan anak-anak," jelas Atun.

Namun demikian, tampikan Romo yang mengaku tidak mengajarkan aliran sesat dibabat habis oleh Samiatun yang merasa dirugikan dengan tindakan Romo pada suaminya.

 Sejak sering menerima wejangan dari Romo, Solihin, kata Samiatun, sering mengumpatnya dengan kata-kata kasar.

Mengaku Bukan Sesat

Pria yang dipanggil Romo menampik jika golongannya disebut sebagai aliran sesat. Dia juga menyangkal jika menyampaikan ajaran yang tidak sesuai tuntunan Islam. "Masa ngumpul-ngumpul "dzikir" dibilang sesat," katanya, sembari tersenyum kecut dengan asap rokok yang terus menggumpal di atas kepalanya. "Kita bukan aliran. Kita partai," tambahnya.

Yang unik, dia juga mengaku masih shalat. Tapi ketika ditanya shalat Jum'at di mana? Dia hanya menunjuk pada objek kosong.

Seorang warga yang dekat dengan lokasi Padepokan Merah Putih, Yitno, mengaku memang sering ada acara ramai-ramai di sana, tapi tidak tahu pasti kegiatan apa yang dilakukan. "Memang pada malam-malam tertentu di situ ramai. Banyak mobil dan kendaraan. Tapi saya nggak tahu ada apa di dalam," ujar Yitno di bilangan Pondok Rajeg, Cipulir, Tangerang, daerah tempat kegiatan si Romo ini berlangsung.

Warga yang lain, Zainuddin, pun demikian. Menurutnya, memang warga setempat tidak terlalu memperhatikan kegiatan mereka. Selain karena kegiatannya yang terkesan tertutup, dia mengaku baru belakangan tahu jika di padepokan itu kerap melakukan kegiatan.

"Setahu saya, kegiatan ini memang agak tertutup. Ya, kalau bagus teruskan. Kalo nggak baik, kenapa diteruskan. Kalau bisa bubarkan," kata ustadz muda ini.

Laporan Samiatun sudah diproses pihak Kapolres Bekasi. Meski demikian ia mengaku belum ada tindakan. "Kalau tahu begini, saya lapor ke FPI saja," sesal Samiatun.  [uin/www.hidayatullah.com]
Grup myQuran di Facebook : http://facebook.com/groups/myqers/
Yayasan Peduli Remaja Mentari Cianjur : http://www.facebook.com/ypr.mentari

Offline exano_ipa3

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 743
  • Lokasi: Bandung, Cimahi, Surabaya, Sidoarjo
  • Jenis kelamin: Pria
  • Naik kreta api..tut tut tut..ke Bandung - Surbaya.
    • Lihat Profil
"Dengan Menyebut Nama Allah, Bulatkan Tekadmu"
"Kita Maju Bersama Allah Menuju Masa Depan Cemerlang"

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #291 pada: 05 November 2009, 10:01:06 »
Lagi!! Aliran sesat 'Santri Loka' dari Mojokerto
dikusi di myquran
http://myquran.org/forum/index.php/topic,67967.0.html
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #292 pada: 06 November 2009, 22:45:49 »
Romo Suratno Menyebarkan Ajaran Menyembah Soekarno

Jumat, 6 November 2009 | 15:52 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com — Keluarga Sudaryono, warga di Kelurahan Bulotadaa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, membantah isu menyembunyikan Romo Suratno, yang diduga menyebarkan ajaran sesat, di rumah mereka.

"Itu tidak benar sama sekali, Romo yang tinggal di rumah kami ini adalah kenalan lama, kami mengenalnya ketika sedang jalan-jalan di Bekasi, dan dia datang ke Gorontalo hanya untuk bersilaturahmi," kata Suryati, istri Sudaryono, Jumat (6/11).

Dia mengatakan, pria paruh baya yang mereka panggil Romo, dan bernama asli Suratno itu, baru berada di Gorontalo sekitar dua pekan yang lalu.

Isu yang beredar di masyarakat, Romo Suratno berhasil menggalang sejumlah orang sebagai pengikutnya dan menyebarkan ajaran sesat. "Yang kumpul-kumpul itu hanya teman-teman suami saya, yang ingin berkenalan dengan Romo," kata dia.

Beberapa hari sebelumnya sempat beredar berita di sejumlah media massa bahwa telah ditemukan ajaran sesat di Kota Gorontalo yang disebarkan orang bergelar Romo.

Romo Suratno, yang berasal dari Bekasi dan selalu menggunakan jubah panjang dan sorban itu, dikabarkan telah menyebarkan sebuah ajaran nyeleneh.

Dia menggabungkan ajaran agama Islam dengan pemujaannya terhadap mantan Presiden RI yang pertama, Soekarno.

"Setahu saya tidak ada yang begituan, yang saya kenal, Romo adalah sosok yang arif dan bijak serta halus tutur katanya," katanya.

Sayang, sejumlah wartawan yang mendatangi rumah keluarga Sudaryono tidak berhasil menemui Romo Suratno. Menurut Suryati, Romo baru saja pulang ke Bekasi kemarin, setelah mendapat kabar ibunya sakit.

"Saya juga tidak tahu apakah beliau akan balik lagi ke Gorontalo atau tidak," katanya.

Lurah Bulotadaa, Syamsi Spaer, mengakui kedatangan Romo yang sempat menghebohkan warga itu. "Dia sudah melapor ke kelurahan dan sekitar dua minggu tinggal di rumah Sudaryono," kata Syamsi.

Pihaknya juga sempat memberitahu Romo Suratno agar segera melaporkan aktivitasnya ke kantor departemen agama setempat.
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline mumu

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 884
  • Lokasi: YK-MGL-KDS
  • Jenis kelamin: Pria
  • Memaafkan adalah hal terindah
    • Lihat Profil
« Jawab #293 pada: 17 November 2009, 08:00:09 »
KUDUS – Masyarakat Menara Kudus memberikan tenggat waktu (deadline) sepekan kepada Kusmanto Sujono alias Raden Sabda Kusumo,40, agar meninggalkan lingkungan Menara.

Mereka juga meminta kepada aparat kepolisian untuk segera bertindak menyikapi munculnya aliran Sabda Kusumo yang telah diputuskan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kudus tersebut. Sementara dalam klarifikasi dengan aparat penegak hukum dan Departemen Agama Kabupaten Kudus kemarin, Sabda Kusumo tetap membantah mengajarkan aliran sesat.

Ketua Yayasan Makam Masjid dan Menara Sunan Kudus (YM3SK) Najib Hasan menjelaskan, saat ini penanganan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap dugaan aliran sesat Sabda Kusumo belum maksimal ”Kami meminta agar kasus ini segera diselesaikan dan jangan sampai berlarut-larut,” kata Najib Hasan usai menghadiri pertemuan lanjutan antara Sabda Kusumo dengan aparat penegak hukum di Kantor Kesbangpolinmas Kudus,kemarin.

Dia mengungkapkan,penyimpangan Sabda Kusumo juga terlihat pada buku Lempiran Sabdaku- Sumayang diakui ditulis oleh dua rekannya,yakni Abdul Kholiq dan Abdul Latif.Penyimpangan tersebut antara lain mengatakan bahwa tahapan syariat itu diartikan senang berbohong, tahapan toriqoh diartikan sombong, dan hakikat dikatakan senang membuka rahasia Tuhan. Atas dasar itu, kemudian dalam buku tersebut aliran ini memilih ma’rifat.

Bukan itu saja, dalam buku bersampul hijau tersebut, juga ada kalimat syahadat rasul yang diubah. Jika dalam Lempiran Ma’rifat, syahadat rasul berbunyi waasyhadu anna sabda Kusumo rasulullah imamul mahdi, maka dibuku yang diakui Sabda Kusumo tersebut tertulis waasyhadu adama rasulullah. ”Artinya, buku yang diakuinya saja juga terdapat ajaranajaran menyimpang. Untuk itulah, kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan,”jelasnya.

Sementara saat pertemuan depan pejabat pemkab, Depag, dan penyidik Polres Kudus,Sabda Kusumo kembali membantah telah menyebarkan ajaran sesat. Usai pertemuan,Raden Sabda Kusumo meminta semua pihak agar menunggu penyelidikan polisi. Dia menyatakan telah difitnah oleh pihak yang tidak senang dengannya.Mengenai keinginan warga agar dia pergi dari lingkungan Menara Kudus,Sabda Kusumo enggan menanggapi. “Kita lihat saja nanti,”ucapnya.

Dalam pertemuan kemarin, Masyarakat Menara menghadirkan salah satu mantan pengikut Sabda Kusumo bernama Eko. Dia mengaku mengikuti ajaran Sabda Kusumo selama dua setengah tahun. Pada awalnya tidak ada yang aneh dalam ajaran yang diberikan. Namun,setelah berjalan dua setengah tahun dia menemukan penyimpangan dalam hal kalimat syahadat. Mengetahui hal itu, Eko lantas memutuskan keluar dari ajaran tersebut.

“Saat dilakukan baiat,saya diminta mengucapkan kalimat syahadat yang memasukkan nama Sabda Kusumo di dalamnya,”ungkapnya. Kalimat syahadat tersebut kemudian ditulis di selembar kertas kemudian meminta saya untuk meminumnya. Ritual itu dilakukan pada malam hari dan jumlah orang yang dibaiat ada puluhan orang.Namun, Eko tidak mengetahui secara persis berapa orang yang dibaiat dan diminta membaca kalimat syahadat versi Sabda Kusumo.

Kasatreskrim Polres Kudus IPTU Suwardi belum bersedia memberikan komentar terkait hal ini. Dia menyatakan akan melaporkan hasil pertemuan ini lebih dulu ke Kapolres. “Kami akan laporkan dulu ke Kapolres sebelum menentukan tindakan yang akan diambil,”ujarnya. Namun demikian, menurut Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kudus Ali Rifai, Sabda Kusumo telah menyatakan kesanggupannya untuk meninggalkan lingkungan Menara Kudus. Hanya saja, mekanismenya akan dibicarakan dengan perangkat desa setempat.

www.seputar-indonesia.com
Tuesday, 17 November 2009

___________

Duh, kenapa2 jg ada lagi kyk gini  :toe:
di kudus pula  :-\
Mulai Dengan Senyum :)

Offline Ksatria_Pelangi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2009
  • Tulisan: 2.317
  • Lokasi: Depok City
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #294 pada: 17 November 2009, 08:04:09 »
apaaaan lagiiiiiiiiiiiiii neghhhhhhhhhh...lagi ngetrend ya aliran2 sesat ama nabi2 palsu :wataw:

"You'll Never Walk Alone"

Offline abangkhalidz

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2009
  • Tulisan: 332
  • Lokasi: DEPOK MARGONDA
  • Jenis kelamin: Pria
  • ahkwat salafy anshar bercadar pasti cantik
    • Lihat Profil
« Jawab #295 pada: 17 November 2009, 08:09:07 »
sudah 2 NABI muncul ke negeri ini dalam 2 minggu.........bentar lagi gempa bumi.

Offline mumu

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 884
  • Lokasi: YK-MGL-KDS
  • Jenis kelamin: Pria
  • Memaafkan adalah hal terindah
    • Lihat Profil
« Jawab #296 pada: 17 November 2009, 08:14:08 »
Menurut Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kudus Ali Rifai, Sabda Kusumo telah menyatakan kesanggupannya untuk meninggalkan lingkungan Menara Kudus. Hanya saja, mekanismenya akan dibicarakan dengan perangkat desa setempat.

Tadinya ane pikir, masyarakat sekitar diam aj. Melihat perkembangan selama ini masyarakat kauman yg cenderung individualis, tidak mau tau urusan tetangganya. Temboknya aj tinggi2 minta ampun.
Yang ane heran kok bisa masuk lingkungan menara, belakang masjid persis pula :toe:

sudah 2 NABI muncul ke negeri ini dalam 2 minggu.........bentar lagi gempa bumi.

apakah mmg klo muncul nabi palsu slalu muncul gempa, Kang?  :-\
Mulai Dengan Senyum :)

Offline janur_ayudewi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2009
  • Tulisan: 2.543
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Wanita
  • berusaha utk lebih baik lagi ^_^
    • Lihat Profil
« Jawab #297 pada: 17 November 2009, 08:40:59 »
owh..owh..aliran sesat lagi :o

bener2 kacau deh masyarakat skrg, yg hedonis smkn hedonis...yg sesat semakin sesat :wataw:

Offline iorme_vga

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.877
  • Lokasi: /home/iorme_vga
  • Jenis kelamin: Pria
  • lawan kesewenang-wenangan!!!
    • Lihat Profil
    • just I or me
« Jawab #298 pada: 17 November 2009, 08:45:17 »
aliran sesat lagi :wataw:

terus untuk ibadahnya gimana tuh aliran? apa cuman penyimpangan di syahadatnya aja?
no signature %peace%

Offline ibnu arifin al bakasiy

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2008
  • Tulisan: 1.264
  • Lokasi: BI&JB|Aqidah|DDI|Bekacung|AVG
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Abu Musa Al Bakasiy
« Jawab #299 pada: 17 November 2009, 08:55:13 »
Beginilah fenomena yg kerap kali terjadi di negeri ini. Kurangnya pembekalan aqidah sejak dini, dapat berakibat fatal dikemudian hari. Terlebih masyarakat pada umumnya, terbiasa dg hal2 klenik atau yg lainnya yg dinilai jauh menyimpang dari syariat.
Semoga aparat hukum dan ulama dpt segera memberi tindakan perbaikan bagi mereka sampai dg rujuk. Sebelum kaum muslimin menghalalkan darahnya.

Wallahu a'lam


Wassalamu'alaikum
Allahummaghfirlaha warhamha wa 'afihi wa fu'anha