Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: Mari "ANALISIS" & Kumpulkan FAKTA, Kemunculan NABI Baru/Aliran2 SESAT...  (Dibaca 23540 kali)


Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #315 pada: 29 Agustus 2011, 21:27:42 »
Aliran Sesat ini Wajibkan Istri Digauli Guru untuk Terima Wangsit & Tuturan Ilmu

LAMPUNG UTARA (voa-islam.com) – Aliran mengatasnamakan Islam di Lampung Utara ini tak hanya sesat, tapi juga bejat! Doktrinnya bertentangan dengan ajaran Islam, antara lain tidak mewajibkan puasa dan cari wangsit di tempat keramat. Gilanya lagi, mereka mewajibkan istri para pengikutnya untuk digauli sang guru sebagai pengabdian untuk mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru.

Para pengikut Nurul Amal ini bersama guru besarnya R Hamdani, pada Selasa(9/8) pukul 22.00 WIB, nyaris dihakimi massa, lantaran sang guru tertangkap basah sedang mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Beruntung, aparat kepolisian bertindak cepat sehingga bisa meredam emosi warga. Namun, sebagian pengikut Nurul Amal dan guru besarnya melarikan diri. Sementara, para pengikut Nurul Amal yang tertangkap langsung disidang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampura, Rabu (10/8).

Dalam sidang di Kantor MUI yang disaksikan ratusan massa ini, diketahui Yayasan Nurul Amal mengajarkan kepada pengikutnya untuk melakukan shalat malam dan mengunjungi tempat keramat tertentu guna mencari wangsit.

Bagi pengikutinya yang telah mendapatkan wangsit maka akan menyandang status Aulia (wali,red). Ajaran ini juga tidak mewajibkan pengikutnya berpuasa.

Parahnya, guru besar Nurul Amal menghalalkan bahkan mengharuskan pencabulan terhadap istri-istri pengikut ajaran Nurul Amal. Aksi pencabulan yang dilakukan oleh guru besar R. Hamdani direlakan oleh para suami.

“Kalau istri kamu sekarang lagi dicabuli oleh guru besar, layani saja dan anggaplah itu sebagian dari pengabdianmu dalam mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru besar,” ujar AA Amrulah, anggota Komisi Fatwa MUI Lampura, menirukan pengakuan seorang suami yang istrinya dicabuli guru besar Nurul Amal.

Menurut Amrullah, seluruh pengikut harus patuh dengan guru besar, termasuk masalah keuangan. “Jika sang guru besar menginginkan uang dalam jumlah yang besar, maka uang tersebut harus ada. Kalau tidak, maka hukumannya adalah dicambuk,” jelas Amrullah.

Amrullah menjelaskan, hukuman cambuk juga berlaku bagi para istri pengikut yang membantah jika ingin dicabuli. Bahkan, guru besar Nurul Iman pernah meminta pengikutnya mencarikan uang Rp11 juta untuk membayar kredit mobil.

“Hal ini diketahui dari keterangan puluhan istri para pengikut aliran Nurul Amal yang pernah dicabuli oleh sang guru besar, dan para istri-istri kalian sudah membeberkan semuanya,” ujar Amrullah di hadapan empat orang pengikut aliran sesat dalam sidang itu.

Keempat pengikut Nurul Iman yang disidang itu adalah, Sobri (45) warga Martapura Sumsel, Nusirwan (43), Rasiman (47) dan Ujang Salihin (43) ketiganya warga desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.

Ketua MUI Lampura, Mughofir, mengatakan, ajaran yang digunakan oleh kelompok atau pengikut Nurul Amal dapat digolongkan ajaran sesat, karena tidak mewajibkan berpuasa.

“Bahkan pada bulan puasa ini kelompok atau pengikut Nurul Amal tidak berpuasa, yakni memasak ramai-ramai, menyembelih puluhan ekor ayam untuk dimakan bersama pada siang hari. Jelas hal ini sangat tidak dibenarkan dalam Islam,” ujar Mughofir.

Mengenai tindakan cabul sang guru besar, jelasnya, merupakan zina, karena apa yang dilakukan telah melanggar akidah Islam. “Apalagi para pelaku zina itu adalah suami dan istri orang lain, karena masing-masing dari mereka itu sudah menikah,” jelas dia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampura, Samhuri Razak, menambahkan, keberadaan Yayasan Nurul Amal di wilayahnya harus ditutup dan dilarang keras untuk menyebarkan ajaran yang menyesatkan itu.

“Semua pihak terkait dan seluruh masayarakat saya harapkan, untuk bersama-sama membantu mengawasi setiap ada gerakan yang mencurigakan di tengah masyarakat, tandasnya.

Untuk diketahui, ajaran sesat ini terungkap saat sang guru besar R Hamdani mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara, Selasa (9/8) sekitar pukul 22.00 WIB Malam. Pada saat bersamaan, Kapolsek Kotabumi Utara, AKP Salman Fitri, melintas di TKP dan melihat ke dalam masjid saat sedang terjadi penyiksaan itu.

Dalam hitungan detik massa mulai berkumpul kemudian menggiring puluhan pengikut aliran sesat itu ke Mapolres Lampung Utara. Beruntung massa dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi tindak anarkis. Hingga berita ini dilansir, informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan R Hamdani telah melarikan diri saat akan menunaikan shalat Subuh.
sumber:
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/08/11/15765/gila-aliran-sesat-ini-wajibkan-istri-digauli-guru-untuk-terima-wangsit-tuturan-ilmu/
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #316 pada: 09 September 2011, 14:31:00 »
Imam Mahdi Tidak Pernah Meminta Nabi Isa Sekedar ‘Eling’: Catatan untuk Ghohar Shahi!

Sejujurnya nama Ghohar Sahi adalah sosok kontroversial dalam wacana pemikiran Islam kontemporer. Dilahirkan pada bulan November 1941, pria bernama lengkap Santa Riaz Ahmed Ghohar Shahi ini membonceng sufi ke arah yang menyesatkan dengan mengklaim dirinya sebagai orang yang paling mengerti tentang esensi Tuhan, meski ia selalu menolak untuk mengakuinya. Padahal dari perkataan-perkataannya, jelas sekali Ghohar Shahi mencoba mengkultuskan dirinya sendiri dalam banyak hal.

Sebagai contoh, ia mengaku bahwa wajahnya terlihat di hajar aswad dan bulan. Untuk memastikan itu, ia memfoto gambar bulan dan hajar aswad lantas disandingkan dengan wajahnya. Entah darimana orang dapat melihat gambar Ghohar yang muncul di bulan, karena wajah Rasulullah saw. sendiri sebagai panutan umat Islam tidak sampai mengklaim bahwa wajahnya terpampang di hajar aswad maupun bulan.

Tidak hanya itu, ia juga mendelegasikan metode pembersihkan qalbu dengan cara yang sangat menyesatkan menjurus aneh, yakni ketika ada Bulan purnama muncul dari timur, kita diminta untuk berkonsentrasi. Kosentrasi pikiran akan membawa kita melihat penjelmaan wajah Gohar Shahi di bulan. Para klien kemudian dianjurkan untuk menyebut nama Allah tiga kali. Pasca itu, konon kita akan diberkahi dengan limpahan spiritual yang dahsyat.

Klaim Wajah Ghohar Shahi di Bulan

Maka itu tak pelak, Ghohar Sahi digadang-gadangkan para muridnya sebagai tokoh yang memiliki kekuatan supranatural, ghaib, sakti, menjurus mukjizat, bahkan Mukjizat yang tidak dimiliki Nabi Muhammad saw. sekalipun. Pada tahun 2002, misalnya, murid Ghihar, Younus Al Gohar mendirikan Messiah Foundation Internastional. Lembaga inilah yang secara aktif mengkampanyekan bahwa Ghohar Shahi adalah utusan Juru Selamat/Messiah dan Kalki Avatar.

Rupanya, tidak saja Younous yang mengagungkan gurunya, bahkan para murid lainnya tekah mengklaim Ghohar Sahi sebagai jelmaan Imam Mahdi. Tentu ucapan ini sangat menyesatkan, karena Imam Mahdi tidak ada sejarahnya turun di India dan Pakistan.

Rasulullah SAW bersabda, “Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud 3737)

Adalah sangat tidak masuk akal jika banyak orang mengklaim bahwa Ghohar adalah Imam Mahdi. Sepanjang pengetahuan saya, tidak ada riwayat dalam hadis-hadis Rasulullah bahwa Imam Mahdi adalah orang zalim dengan tega menyatakan bahwa penganut Ateis lebih baik daripada orang beragama. “Jika kalian menganut sebuah agama tetapi tanpa Cinta Tuhan, maka mereka yang tidak menganut sebuah agama tetapi memiliki Cinta Tuhan adalah lebih baik,” kata Ghohar. :wataw:

Ghohar Shahi, Imam Mahdi Palsu

Tokoh yang mengaku bertemu Yesus tanggal 27 Mei 1997 di New Mexico ini juga menyatakan bahwa tiap manusia memiliki spiritualitas sama tergantung bagaimana ia menyelami makna Tuhan tanpa harus terikat dengan agama. Jadi tidak perlu shalat, yang penting ‘eling’ atau ingat Tuhan.

Mari kita bandingkan dengan Imam Mahdi yang ketika sedang berkonsolidasi di Damaskus (Suriah), dan waktu shalat Shubuh tiba, ia memohon agar Nabi Isa as untuk menjadi imam shalat. Namun Nabi Isa As menolak, lalu mengatakan "Demi Allah, inilah kelebihan ummat Muhammad, sebagian engkau menjadi pemimpin sebagian ummat lainnya. Engkau pemimpin ummat ini, Imam Mahdi, Engkau yang memimpin shalat. Aku menjadi ma'mum. "

Imam Mahdi tidak pernah berkata kepada Nabi Isa as dan kaum muslimin saat itu, “Kita tidak usah shalat, kita eling (ingat) saja sama Allah.” Dari sini saja kita sudah bisa menidentifikasi kesesatan ajaran Ghohar. Padahal, Allah SWT sendiri berfirman bahwa agama yang diridhai di sisiNya hanyalah Islam.

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya “(Ali Imran:19)

Saya melihat Ghohar Shahi mengajarkan banyak sekali ajaran mistik yang sudah masuk dalam kategori nawaqidhul Iman (pembatal keimanan). Ajaran sinkretis khas kabbalah pada umumnya dimana mereka hanya memandang agama sebagai substansi tanpa syariat. Konteks ini ada abad 20 kita kenal sebagai New Age Movement. New Age ini agama baru Barat yang beberapa praktiknya terpampang pada konsep Spiritual Quotient, Emotional Quotient atau memadukannya dengan istilah Emotional Spiritual Quotient. Mereka bicara Islam, tapi sekedar substansi. Jangan harap kita temukan bab al wala wa bara, al hakimiyyah, nawaqidhul Islam, bab akhir zaman, dan lain sebagainya. Padahal selain sebuah makna, Islam adalah agama yang memberikan konsep dan jalannya tersendiri.

Dalam Manhaj Tafkir Islami (Metodologi Berfikir Islam), bahwa setiap amal perbuatan yang baik, betapapun besar nilainya, ia harus memenuhi syarat dan rukunnya. Syarat sendiri ialah sesuatu yang menjadikan suatu perbuatan/amal itu sah, tapi ia (sayarat) itu bukan bagian dari perbuatan tersebut. Wudhuk misalnya, ia bukan bagian dari shalat, akan tetapi tanpa wudhuk, shalat tidak akan sah. Adapun rukun ialah, tanpa ia suatu perbuatan itu tidak sah, sedangkan rukun itu bagian dari perbuatan itu sendirinya. Rukuk misalnya, ia adalah rukun shalat dan sekaligus rukuk itu bagian dari shalat itu sendiri. Maka Rasulullah saw. pernah bersabda,

"Amal perbuatan yang tidak ada dasarnya dari kami, maka amal tersebut ditolak” (HR. Muslim)

“Siapa yang melakukan suatu perbuatan yang tidak ada dasarnya dari kami, maka amal tersebut ditolak” (HR. Muslim)


Jadi disini jelas, bahwa Islam bukanlah agama yang sekedar mengedepankan substansi, tapi Islam yang memberikan cara bagaimana mewujudkan jalan agar kita dekat kepada Allah. Sebab jika kita hanya terjebak pada istilah substansi, kita tidak bisa membedakan lagi mana Islam, Yahudi, Kristen, Syiah, Darmogandul, Salamullah, Ahmadiyah dan lain sebagainya. Karena jika bicara substansi, para aliran sesat juga mengklaim berbicara tentang spiritualitas. Maka itu Sayyid Quthb dalam Ma’alim Fiththariqh-nya berkata,“Kita tidak akan mampu sampai pada konsepsi rabbani dan juga mencapai kehidupan rabbani, kecuali dengan cara menempuh manhaj pemikiran yang rabbani.” Allahua’lam.

http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/tentang-www-agamatuhan-com-dari-ghohar-sahi-dari-pakistan.htm
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline Muhammad Abdullah

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.578
    • Lihat Profil
« Jawab #317 pada: 16 September 2011, 14:34:57 »
Dari ibadah An Nadzir yang terlihat bahwa mereka adalah sempalan dari Syi'ah, tapi mereka bukan Jafari (Imamiyah) mazhab Syi'ah yang terbesar didunia, An Nadzir dulu bernama Jundulloh berpusat di Mesir. Benar tidaknya ajaran mereka hanya Allah Yang Maha Mengetahui dan Kebenaran itu hanya milik Allah. wassalam

Kepada para pembaca yang pintar dan yang terhormat

Kaum Syiah dari semua sekte Syiah misalnya Zaidiyah, Ismaliyah, Ithna Asyariyyah (12 Imam) tidak mengakui ada nabi baru; karena semua sekte Syiah percaya bahwa Nabi Muhammad adalah nabi terakhir; dan tidak akan datang nabi baru atau nabi lama.  Kaum Syiah percaya Nabi Isa Al Masih tidak aka kembali lagi setelah Rasulllah wafat; karena semua Nabi (Isa Al Masih dan Muhammad) telah wafat; sehingga tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad wafat.

Kaum Syiah percaya bahwa IMAM MAHDI yang akan datang; bukan nabi lama (Isa Al Masih dan lain lain) dan bukan nabi baru (Ahmadiyyah dan lain lain). Penafsiran IMAM MAHDI berbeda-beda di antara Syiah Zaidiyyah, Syiah Ismailiyyah, Syiah Ithna Asyaroh (12 Imam) dan Syiah Syiah yang lain

Kaum Syiah benar benar percaya bahwa Muhammad adalah Nabi terakhir dan Rasulullah terakhir. Kaum Sunni tidak percaya bahwa Nabi Muhammad adalah nabi terakhir; karena Kaum Sunni percaya bahwa Nabi Isa Al Masih akan kembali lagi di akhir zaman. Kaum Syiah percaya di akhir zaman hanya Imam Mahdi yang akan datang dan Nabi Isa Al Masih tidak akan datang.
« Edit Terakhir: 16 September 2011, 14:52:33 oleh Muhammad Abdullah »
ALQURAN 2:21
Hai manusia; sembahlah Allah; Tuhan yang telah menciptakan kamu dan orang orang sebelum kamu; supaya kamu beruntung.

Offline exano_ipa3

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 743
  • Lokasi: Bandung, Cimahi, Surabaya, Sidoarjo
  • Jenis kelamin: Pria
  • Naik kreta api..tut tut tut..ke Bandung - Surbaya.
    • Lihat Profil
« Jawab #318 pada: 18 September 2011, 06:27:38 »
Kaum Syiah dari semua sekte Syiah misalnya Zaidiyah, Ismaliyah, Ithna Asyariyyah (12 Imam).......
Yg ma'shum di kalangan manusia kan cuma para Nabi & Rasul ajah. Lha itu kok bs nemu angka keramat 12. Pake nambahi Alaihis Salam lagi! Aneh!   :o
"Dengan Menyebut Nama Allah, Bulatkan Tekadmu"
"Kita Maju Bersama Allah Menuju Masa Depan Cemerlang"

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #319 pada: 13 Oktober 2011, 23:44:02 »
Bersama Kafirin Tega Merusak Iman dan Akhlaq Ummat Islam

Khutbah Jumat
oleh Hartono Ahmad Jaiz

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, marilah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah berkenan memberikan berbagai keni’matan bahkan hidayah kepada kita.

Shalawat dan salam semoga Allah tetapkan untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya yang setia dengan baik sampai akhir zaman.

Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, mari kita senantiasa bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, menjalani perintah-perintah Allah sekuat kemampuan kita, dan menjauhi larangan-laranganNya.

Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, dalam kesempatan yang mulia ini akan kami kemukakan tentang adanya gejala bersama kafirin tega merusak iman dan akhlaq Ummat Islam. Di antaranya adalah dengan setia kepada kafirin lalu maju bersama mereka menggarap Ummat Islam. Padahal banyak ayat yang telah memperingatkan dengan tegas.

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ (120)

"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah, 'Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)'. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu." (QS. Al-Baqarah [2] : 120)

Syaikh Al-Jazaairi dalam tafsirnya Aisarut Tafaasir menjelaskan, Allah Ta’ala mengabari Rasul-Nya dan umatnya, bahwa Yahudi dan Nasrani tidak akan rela padanya sehingga mengikuti agama mereka yang batil yaitu agama Yahudi dan Nasrani. Dalam hal ini dilarang mengikuti mereka kemudian diperintahkan untuk mengabari mereka bahwa petunjuk itu hanyalah petunjuk Allah yaitu agama Islam, bukan agama Yahudi dan bukan Nasrani, karena keduanya adalah bid’ah (ciptaan baru) dari buatan pengusung-pengusung hawa nafsu dan rakus materi.

Hidayah dari ayat ini:

    Orang Muslim tidak mendapatkan kerelaan Yahudi dan Nasrani kecuali dengan kafir terhadap Islam dan mengikuti agama mereka yang batil. Ini adalah sesuatu yang tidak ada pada orang muslim selamanya, oleh karena itu maka mencari ridhonya Yahudi dan Nasrani itu diharamkan dan tidak dihalalkan selamanya.

    Tidak ada agama yang benar kecuali Islam maka tidak boleh menoleh kepada selainnya sama sekali.
    Siapa yang setia kepada Yahudi dan Nasrani dengan mengikuti mereka atas kebatilan mereka maka menghilangkan kecintaan Allah Ta’ala dan menjadikan haramnya pertolongan Allah. (Al-Jazaairi, Aisaru Tafaasir dalam menjelaskan ayat 120 Al-Baqarah)

Selain itu ada ayat yang melarang setia kepada mereka.

] يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ[

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pem impin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin sebagian yang lain. Barang siapa diantara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zhalim." (QS. Al-Maidah [5] : 51)

وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ

"Barang siapa di antara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka." (QS. Al-Maidah [5] : 51)

Karena konsekwensi kesetiaan kepada mereka (Yahudi dan Nasrani) itu akan menjadikan perang terhadap Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang Mukmin. Dengan demikian pasti akan menjadi bagian dari mereka. (Al-Jazaairi dalam tafsirnya, Aisarut tafaasiir juz 1 halaman 356)

Kesetiaan terhadap mereka itu termasuk pula dalam larangan setia kepada orang kafir pada umumnya. Ada keterangan yang cukup jelas dari Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauszan, dalam bab مظاهر موالاة الكفار Madhaahiru Muwaalatil Kuffaar—gejala-gejala setia kepada orang-orang kafir di antaranya dalam poin berikut ini.

Termasuk gejala setia kepada orang kafir adalah meminta bantuan kepada kaum kafir, mempercayakan urusan kepada mereka,memberikan kekuasaan kepada mereka agar menduduki jabatan yang di dalamnya ada banyak perkara yang menyangkut urusan kaum muslimin, serta menjadikan mereka sebagai kawan terdekat dan teman dalam bermusyawarah.

Allah Ta’ala berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ (118).

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." (QS. Ali Imran [3] : 118)

هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ (119).

"Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata, 'Kami beriman'; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka), 'Matilah kamu karena kemarahanmu itu'. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati."(QS. Ali Imran [3] : 119)

إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ (120).

"Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan." (QS. Ali Imran [3] : 120)

Ayat-ayat yang mulia ini mengungkapkan hakekat kaum kafir dan apa yang mereka sembunyikan dari kaum muslimin yang berupa kebencian dan siasat untuk melawan kaum muslimin seperti tipu daya dan pengkhianatan. Dan ayat ini juga mengungkapkan tentang kesenangan mereka bila kaum muslimin mendapat musibah. Dengan berbagai cara mengganggu ummat Islam. Bahkan kaum kuffar tersebut memanfaatkan kepercayaan ummat Islam kepada mereka dengan menyusun rencana untuk memojokkan dan membahayakan ummat Islam.

وَرَوَى الْإِمَامُ أَحْمَد بِإِسْنَادٍ صَحِيحٍ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ : قُلْت لِعُمَرِ : إنَّ لِي كَاتِبًا نَصْرَانِيًّا قَالَ : ما لَك قَاتَلَك اللَّهُ أَمَا سَمِعْت اللَّهَ تَعَالَى يَقُولُ : { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ } أَلَا اتَّخَذْت حَنِيفِيًّا قَالَ : قُلْت : يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ لِي كِتَابَتُهُ وَلَهُ دِينُهُ قَالَ : لَا أُكْرِمُهُمْ إذْ أَهَانَهُمْ اللَّهُ وَلَا أُعِزُّهُمْ إذْ أَذَلَّهُمْ اللَّهُ وَلَا أُدْنِيهِمْ إذْ أَقْصَاهُمْ اللَّهُ

Imam Ahmad telah meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu anhu, dia berkata kepada ‘Umar radhiyallahu anhu, "Saya memiliki sekretaris yang beragama Nashrani". ‘Umar berkata, "Mengapa kamu berbuat demikian? Celakalah engkau. Tidakkah engkau mendengar Allah Ta’ala berfirman:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَتَّخِذُواْ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاء بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ …} (51) سورة المائدة.

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nashrani menjadi pemimpin-pemimpinmu, sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain…"(QS. Al-Ma’idah [5] : 51)

Kenapa tidak engkau ambil seorang Muslim sebagai sekretarismu?" Abu Musa menjawab, "Wahai Amirul Mukminin, saya butuhkan tulisannya dan urusan agama terserah dia". Umar berkata:

لَا أُكْرِمُهُمْ إذْ أَهَانَهُمْ اللَّهُ وَلَا أُعِزُّهُمْ إذْ أَذَلَّهُمْ اللَّهُ وَلَا أُدْنِيهِمْ إذْ أَقْصَاهُمْ اللَّهُ

"Saya tidak akan memuliakan mereka karena Allah telah menghinakan mereka, saya tidak akan mengangkat derajat mereka karena Allah telah merendahkan mereka dan saya tidak akan mendekati mereka karena Allah telah menjauhkan mereka".

Imam Ahmad dan Muslim meriwayatkan:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ إِلَى بَدْرٍ حَتَّى إِذَا كَانَ بِحَرَّةِ الْوَبَرَةِ لَحِقَهُ رَجُلٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ يَذْكُرُ مِنْهُ جُرْأَةً وَنَجْدَةً فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَسْتَ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ لَا قَالَ ارْجِعْ فَلَنْ أَسْتَعِينَ بِمُشْرِكٍ. (مسلم)

Bahwasannya Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam keluar menuju Badar. Tiba-tiba seseorang dari kaum musyrikin menguntitnya dan berhasil menyusul beliau ketika sampai di Harrat alwabarah, lalu dia berkata, "Sesungguhnya aku ingin mengikuti kamu dan aku rela berkorban untuk kamu". Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Berimankah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya?" dia berkata, "Tidak". Beliau bersabda:

ارْجِعْ فَلَنْ أَسْتَعِينَ بِمُشْرِكٍ.

"Kembalilah, karena saya tidak akan meminta pertolongan kepada orang musyrik".(HR Ahmad dan Muslim)

Demikianlah sebagian penjelasan Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, ulama terkemuka sekarang ini, abad ini, dalam bab مظاهر موالاة الكفار Madhaahiru Muwaalatil Kuffaar—gejala-gejala setia kepada orang-orang kafir—dalam buku:

الإرشاد إلى صحيح الاعتقاد والرد على أهل الشرك والإلحاد

Al-Irsyadu isla shahiihil I’tiqaad warraddi ‘alaa ahlis syirki wal ilhaad. (Lihat http://nahimunkar.com/mengaku-muslim-tapi-setia-kepada-kafirin/)

Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, dalam kenyataan, banyak bahaya-bahaya yang disasarkan kepada Ummat Islam dengan aneka perusakan, baik segi aqidah keimanan maupun akhlaq dalam kehidupan. Padahal manusia ini kalau sudah dirusak imannya dan akhlaqnya, maka sudah habis semuanya tiada tersisa lagi nilai manusianya, tidak lebih dari binatang bahkan lebih sesat. Saking gencarnya perusakan iman dan akhlaq itu, sampai Ummat Islam yang masih umur anak-anak pun sudah diserang bibit-bibit iman dan akhlaqnya. Sehingga bukan hanya yang sudah berumur remaja, masih anak-anak pun sudah mulai dirusak. Insya Allah nanti akan dicontohkan.

Ada beberapa contoh perusakan.

1. Merusak aqidah, dari tauhid dihancurkan menjadi kemusyrikan dan kekafiran.

Contonya adalah faham pluralism agama atau wihdatul adyan, menyamakan semua agama. Itu di antaranya dari Kristen. "Semua agama sejajar di mata Kebenaran Yang Tunggal" (Ini dari konsepsi orang Nasrani, John Harwood Hick dalam bukunya God and the Universe of Faiths (1973) yang hakekatnya merupakan pemurtadan tapi justru dicekokkan di perguruan-perguruan tinggi Islam di Indonesia: UIN, IAIN, STAIN, STAIS dan semacamnya. Lihat buku Hartono Ahmad Jaiz, Ada Pemurtadan di IAIN, Pustaka Al-Kautsar Jakarta 2005). Namun ternyata ada juga dukungan dari tokoh Islam. Contohnya ini:

Dalam buku Menuju Dialog Teologis Kristen-Islam yang ditulis oleh Bambang Noorsena, ternyata Said Aqiel Siradj memberikan kata penutup yang sangat berbahaya dan menyesatkan, bunyinya:

    "Dari ketiga macam tauhid di atas (tauhid al-rububiyyah, tauhid al-uluhiyyah dan tauhid asma’ wa shifat), maka tauhid Kanisah Ortodox Syria tidak memiliki perbedaan yang berarti dengan Islam. Secara al-rububiyyah, Kristen Ortodox Syria jelas mengakui bahwa Allah adalah Tuhan sekalian alam yang wajib disembah. Secara al-uluhiyyah, ia juga mengikrarkan Laa ilaaha illallah: 'Tiada tuhan (ilah) selain Allah', sebagai ungkapan ketauhidannya. Sementara dari sisi tauhid sifat dan asma Allah, secara substansial tidak jauh berbeda. Hanya ada perbedaan sedikit tentang sifat dan asma Allah tersebut." (Hal. 165)

Pernyataan Said Aqiel Siradj itu sudah sangat dan terlalu jauh penyimpangannya dari akidah Islam. Dengan menyamakan tauhid Islam dan Kristen, (berarti sama dengan) secara langsung dia berfaham bahwa Islam dan Kristen itu sama-sama syirik kepada Allah SWT. Karena pada halaman 167 buku tersebut, dicantumkan dengan jelas Qanun Al Iman Al Muqaddas (Pengakuan atau syahadat Iman) Kristen Ortodoks Syria dalam bahasa Arab berdampingan dengan bahasa Aram:

    "Qaanuun al-iimaan al-muqaddas: Nu’min birobbin waahidin ‘Iisaa al-Masiih ibnullaahil-waahidi, al-mauluudu minal aabi qabla kullid-duhuur, nuurun min nuurin, ilaahun haqq min ilaahin haqq, mauluudin ghoiru makhluuqin, waahidun ma’al-aabi fid-dzaati, alladzii bihi kaana kullu syai-in, haadzal-ladzii min ajlina nahnul-basyar, wamin ajli kholaashinaa, nazala minas-samaa’…wa min maryam al adzraa al bathuul, waalidatul ilah…"

    [Dan kami beriman kepada satu-satunya Tuhan (Rabb) yaitu Isa al-Masih (Yesus Kristus) Putra Allah Yang Tunggal, yang dilahirkan dari Bapa sebelum segala abad, Terang dari sumber Terang, (firman) Allah yang keluar dari (Wujud) Allah, dilahirkan dan bukan diciptakan, yang satu dengan Allah dalam Dzat-Nya yang Esa, yang melalui-Nya segala sesuatu diciptakan. Untuk kita manusia dan demi keselamatan kita, telah nuzul dari surga… dan dari perawan Maryam yang suci, ibunya Tuhan (walidatul ilah).]

Umat Kristen yang beriman bahwa satu-satunya rabb (tuhan) adalah Yesus Kristus, dikatakan masih sama tauhidnya dengan Islam? Kemudian doktrin bahwa Maryam adalah ibunya Tuhan (walidatul ilah) dikatakan substansinya sama dengan Islam? Subhanallahi ‘amma yashifuun. Kami berlindung kepada Allah dari apa yang mereka sifatkan. :wataw:

Dengan pemikiran seperti itu, maka sesungguhnya “teologi” KH Said Aqiel Siradj lebih Kristen daripada para pendeta dan teolog Kristiani. Jika masih merasa sebagai umat Islam, maka seharusnya dia bertobat kepada Allah saat ini juga, sebelum terlambat. Karena ucapan itu bisa menggugurkan keislamannya, dan sangat kontradiktif dengan ayat-ayat Ilahi berikut ini:

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ(31).

"Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan." (QS. At-Taubah [9] : 31)

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا(36)

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri." (QS. An-Nisaa’ [4] : 36)

(Majalah Bidik, Edisi Perdana, Th I, januari 2003, halaman 42, 43, dan 46)

2. Merusak aqidah Ummat Islam dengan menghalalkan segala cara.

Banyak kita dengar cara-cara pemurtadan di mana-mana. Ada yang dengan cara memalsu tanda tangan Ummat Islam ketika mereka mau mendirikan gereja, kemudian divonis bersalah oleh pengadilan.

Namun anehnya, dari kelompok yang mengaku Islam hanya saja biasanya dikenal membela keyakinan kafirin ternyata secara demonstrative justru membela pihak yang menggencarkan pemurtadan ketika mau mendirikan gereja dengan memalsu tanda tangan ummat Islam itu.

Dan ada pula yang dengan cara sangat menjijikkan yaitu penghamilan terhadap gadis muslim lalu diseret untuk dimurtadkan. Lihat artikel Program KB dan Kristenisasi Mengurangi Jumlah Ummat Islam (http://nahimunkar.com/program-kb-dan-kristenisasi-mengurangi-jumlah-ummat-islam/)

3. Sampai yang masih berumur anak-anak pun Ummat Islam ini dirusak oleh pihak kafirin.

Sebuah situs Islam menyoroti tentang tayangan film kartun untuk anak-anak yang digencarkan dari Amerika dan lainnya. Di antaranya di Amerika sendiri mengakibatkan moralnya sangat bejat akibat sejak dini telah dicekoki tontonan yang menggoncang syahwat. Di samping itu film kartun pun untuk pemurtadan pula.

Bagi orang-orang kafir, ciuman dianggap sebagai sesuatu yang manis (cute). Bukan dianggap sebagai pendekatan zina yang diharamkan oleh Islam. Tak heran jika bukan hanya zina yang merajalela, tapi juga perkosaan. Di Amerika, 1 dari 3 wanita pernah diperkosa selama hidupnya (menurut statistic Ohio University 2009). Setiap menit, lebih dari 1 wanita diperkosa di sana. Itulah akibat berbagai tayangan yang membangkitkan birahi ditayangkan dari mulai usia dini.

Jadi waspadailah tontonan film untuk anak-anak anda. Meski pun itu katanya hanya film “Anak-anak” atau pun film “Kartun.” Karena bagaimana pun juga standar etika/kesopanan mereka yang membuat film tersebut beda dengan kita.

Bahkan film-film kartun seperti “Barney” pun yang tidak ada adegan seksnya, bukan berarti tidak merusak anak-anak kita. Meski sebagian besar tayangannya cukup bagus, tapi ada pula film “Barney” yang bisa merusak aqidah anak-anak kita. Terutama film dengan tema/judul Hari Natal atau Christmas.

Mungkin kita menganggap remeh hal itu, tapi bagi Allah, syirik itu adalah dosa terbesar yang tidak terampuni:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا [النساء/116]

"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya." (QS. An-Nisaa’ [4] : 116)

Demikian sorotan sebuah situs Islam.

***

Dari ayat-ayat Al-Qur’an maupun kenyataan di masyarakat telah terbukti betapa bahayanya segala tipu daya yang dilancarkan untuk merusak iman dan akhlaq Ummat Islam. Allah Ta’ala telah wanti-wanti:

وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ [البقرة/217]

"Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (QS. Al-Baqarah [2] : 217)

Sudah jelas bahayanya sebegitu besar, namun betapa mengherankannya ketika ada yang bergembira ria karena dipercaya dan didanai oleh pihak kafirin untuk menggarap Ummat Islam. Ada yang bergerak lewat jalur pendidikan terutama pendidikan tinggi Islam, ada pula yang di jalur kumpulan-kumulan Ummat Islam, bahkan ada yang dari jalur yang mengaku bahwa merekalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Padahal jelas tidak ada sunnah yang seperti itu. :hihi:

Sekali lagi, kalau manusia ini telah dirusak imannya dan akhlaqnya, maka tidak ada lagi nilai manusianya, bahkan lebih sesat dibanding binatang. Namun kenapa mereka tega bersama orang kafir untuk merusak iman dan akhlaq Ummat Islam?

Setelah kita mencermati ayat-ayat Al-Qur’an dan kenyataan dalam praktek kafirin yang mengancam Ummat Islam, maka sangat terasa sekali benarnya firman Allah Ta’ala:

وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ

"Barang siapa di antara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka." (QS. Al-Maidah [5] : 51)

Karena konsekwensi kesetiaan kepada mereka (Yahudi dan Nasrani) itu akan menjadikan perang terhadap Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin. Dengan demikian pasti akan menjadi bagian dari mereka. (Al-Jazaairi dalam tafsirnya, Aisarut tafaasiir juz 1 halaman 356)

Semoga Allah Ta’ala melindungi Ummat Islam dari aneka bahaya yang mengancam iman dan akhlaq ummat ini. Dan semoga keluarga kita diselamtkan, jangan sampai ikut-ikutan kepada orang-orang yang memalukan baik di dunia maupun di akherat, yakni menjual agamanya kepada orang kafir untuk sekadar meni’mati kehidupan dunia yang fana’ ini. Hanya kepada Allah lah kami menyembah, dan hanya kepada-Nya kami minta pertolongan. Semoga iman, taqwa, dan akhlaq Ummat Islam ini dijaga dari bahaya perusak-perusak yang jahat lagi tega itu. Amien ya Rabbal ‘alamien.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْوَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ.

Khutbah Kedua

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}

ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ.

http://www.eramuslim.com/khutbah-jumat/bersama-kafirin-tega-merusak-iman-dan-akhlaq-ummat-islam.htm
http://nahimunkar.com/mengaku-muslim-tapi-setia-kepada-kafirin/
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #320 pada: 16 Oktober 2011, 23:58:06 »
Aceh Keluarkan Pergub Larangan Ajaran Sesat

Dengan adanya Pergub (Peraturan Gubernur) larangan ajaran sesat, polisi dan pihak berwajib bisa membubarkan ajaran sesat yang berkembang di Aceh.

17 aliran sesat yang berkembang di Aceh, salah satu aliran yang memiliki jumlah pengikut paling banyak adalah aliran Millah Abraham.

Aliran Sesat Millata Abraham mengajarkan Al-Qur’an ditafsirkan menurut keinginan hawa nafsu mereka.

Selain itu, aliran itu mengingkari hadits, tidak meyakini sebagai sumber kebenaran, serta mengingkari shalat lima waktu. Yang mereka akui  adalah shalat malam, itu pun dilaksanakan dengan posisi duduk dengan menghadap lilin yang telah dinyalakan dan lampu dimatikan.

“Aliran ini juga tidak percaya kepada Nabi Muhhammad SAW sebagai nabi dan rasul Allah yang terakhir dan diyakini masih ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW,” kata Ketua MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) Banda Aceh, A Karim Syeikh. (lihat nahimunkar.com, April 4, 2011 1:13 am, Ramai, Aliran Sesat Millata Abraham di Aceh,

http://www.nahimunkar.com/ramai-aliran-sesat-millata-abraham-di-aceh/#more-4585

Sebelum adanya Pergub Larangan Aliran Sesat itu MPU Aceh telah menetapkan 13 Kriteria Aliran Sesat.

Berita tentang Pergub Larangan Aliran Sesat di Aceh sebagai berikut:

Aceh Keluarkan Larangan Ajaran Sesat

Pemerintah Provinsi Aceh mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang melarang keberadaan aliran sesat di Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Pergub tersebut dikeluarkan Rabu (6/4) siang, dan diharapkan bisa menjadi payung hukum untuk menindak penyebatan ajaran sesat.

Pergub dikeluarkan setelah gubernur melakukan koordinasi dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Kepala Kejasaan Tinggi dan Kepala Kepolisian Daerah Aceh serta Panglima Daerah Militer Iskandar Muda. Dengan adanya Pergub larangan ajaran sesat, polisi dan pihak berwajib bisa membubarkan ajaran sesat yang berkembang di Aceh.

Gubernur Aceh Irawadi Yusuf mengatakan hasil laporan yang dari masyatakat, terdapat 17 aliran sesat yang berkembang di Aceh. Salah satu aliran yang memiliki jumlah pengikut paling banyak adalah aliran Millah Abraham. Aliran itu memiliki 700 pengikut. Millah Abraham berkembang pascatsunami pada 2004, dan terdapat di Banda Aceh, Bireun, Langsa. Lhoksemawe dan Pidie.(****)

Sumber: Metrotvnews.com, Banda Aceh, Headline News / Nusantara / Kamis, 7 April 2011 03:02 WIB

Adapun criteria sesat yang ditetapkan MPU Aceh sebagai berikut:

MPU Aceh Tetapkan 13 Kriteria Aliran Sesat

17/03/2011 — mpubandaaceh

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menetapkan kriteria kapan sebuah aliran digolongkan sesat.

Kriteria itu malah sudah ditetapkan empat tahun lalu, melalui fatwa MPU Nomor 4 Tahun 2007 yang ditandatangani Ketua MPU Aceh, Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA bersama para wakilnya, masing-masing Drs Tgk H Ismail Yacob, Tgk HM Daud Zamzamy, dan Drs Tgk H Gazali Mohd Syam.

Ketua MPU Aceh, Tgk Muslim Ibrahim MA melalui Kepala Bagian Hukum dan Humas Sekretariat MPU Aceh, Husnul Maab SPd MPd, dalam keterangan tertulis yang diterima Serambi, mengatakan, ada 13 kriteria aliran sesat yang ditetapkan MPU. Ke-13 poin itu adalah:

* Sebuah aliran dikatakan sesat jika mengingkari salah satu rukun iman yang enam, yaitu beriman kepada Allah swt, kepada malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, kepada hari akhirat, dan kepada qadha serta qadar-Nya.

* Kriteria berikutnya adalah mengingkari salah satu rukun Islam yang lima, yaitu: mengucap dua kalimah syahadat, menunaikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan, dan menunaikan ibadah haji.

* Poin berikutnya adalah meyakini atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dengan iktikad Ahlussunnah wal Jamaah, meyakini turunnya wahyu setelah Alquran, mengingkari kemurnian, dan/atau kebenaran Alquran, melakukan penafsiran Alquran tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir, mengingkari kedudukan hadis Nabi Muhammad saw sebagai sumber ajaran Islam, melakukan pensyarahan terhadap hadis tidak berdasarkan kaidah ilmu mushthalah hadist, menghina dan atau melecehkan para nabi dan rasul-Nya.

* Kritera berikutnya adalah mengingkari Nabi Muhammad saw sebagai nabi dan rasul terakhir, menghina dan melecehkan para sahabat nabi Muhammad saw, mengubah, menambah, atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariat, seperti berhaji tidak mesti ke Baitullah, shalat fardhu tidak lima waktu, dan sebagainya.

* Poin terakhir adalah mengafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i (kuat) yang sah, seperti mengafirkan muslim hanya karena bukan merupakan anggota kelompoknya.

Menurut Muslim, kriteria aliran sesat tersebut kini sangat relevan direaktualisasi kembali, mengingat di sejumlah daerah di Aceh belakangan ini muncul keluhan, protes, dan aksi-aksi penolakan terhadap kelompok tertentu yang diyakini aktif mengembangkan aliran sesat. (*) tribunnews.com

sumber :
http://nahimunkar.com/aceh-keluarkan-pergub-larangan-ajaran-sesat/
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #321 pada: 15 November 2011, 12:02:26 »
Video
http://www.indosiar.com/static/video/news3/111115_aksimassa01.flv

Tempat Ibadah Aliran Sesat Dibakar Warga



indosiar.com, Sukabumi - (Selasa, 15.11.2011) Sebuah tempat peribadatan yang diduga dijadikan tempat ritual aliran sesat dibakar warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Warga marah karena tempat peribadat tersebut berijin sebagai tempat tinggal dan sudah diperingatkan beberapa kali. Anggota aliran tersebut kebanyakan berasal dari luar kota dan luar pulau Jawa.

Warga yang marah langsung membakar sebuah rumah peribadatan yang diduga beraliran sesat di kampung Raksamala, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi. Kobaran api yang membakar tempat peribadatan bernama Patilasan Yuganing Dipantara ini langsung merembet ke bagian komplek rumah lainnya.

Selama ini warga mengaku kesal dengan keberadaan tempat peribadatan yang lokasinya terpencil dan berada di kaki bukit. Pasalnya sejak berdiri 4 tahun lalu, warga bersama tokoh masyarakat setempat sudah memberikan teguran dan peringatan sebanyak tiga kali, namun mereka tidak mengubris. Warga juga geram karena para jemaat yang datang ke lokasi ini kebanyakan berasal dari luar kota dan luar pulau Jawa sehingga membuat kesan tidak baik kepada daerah setempat.


Aparat Polres Sukabumi yang berada dilokasi kejadian tidak dapat berbuat banyak. Polisi hanya berusaha meredam emosi massa untuk tidak berbuat anarkis terhadap para anggota jemaat yang berbeda keyakinan tersebut.

Polisi masih menyelidiki peristiwa pembakaran tempat peribadatan  yang kerap melakukan ritual yang dianggap sesat ini.
sumber:
http://www.indosiar.com/fokus/tempat-ibadah-aliran-sesat-dibakar-warga_92769.html

lainnya:
http://regional.kompas.com/read/2011/11/14/21024087/Petilasan.di.Kaki.Gunung.Wayang.Dibakar..



Aliran Sesat, Kembali Membuat Resah Warga
Video:
http://www.indosiar.com/static/video/news/100202_FG_aliransesat.flv

indosiar.com, Jakarta -  Aliran sesat yang mengatasnamakan Islam terus bermunculan dan membuat resah warga karena ajarannya jelas-jelas bertentanngan dengan ajaran Islam. Di Polewari, Mandar, Sulawesi Barat, seorang lelaki bernama Syamsudin dibekuk polisi karena mengaku sebagai Nabi Haidir dan tidak mengharuskan pengikutnya melakukan ibadah sholat. Di Cirebon, Jawa Barat, muncul dua aliran sejenis Surga Eden dan Hidup Dalam Hidup. Sementara di Situbondo muncul aliran bernama Brayat Agung.

Pertengahan Januari lalu ratusan warga Desa Arga Sunya, Kecamatan Harja Mukti, Cirebon, Jawa Barat, mendatangi sebuah tempat rumah seorang warga bernama Ahmad Tantowi. Warga datang dengan kemarahannya karena Tantowi mengaku sebagai nabi. Dan lewat ajarannya, Surga Aden, ia boleh meniduri istri pengikutnya, demikian menurut warga ini.

Warga mengaku kesal bukan saja karena ajarannya dianggap menyimpang dari Islam, tapi juga tindakan-tindakan cabulnya dianggap telah mencemarkan daerah mereka. Hari itu Tantowi tak mereka temukan, karena memang sudah keburu diselamatkan polisi. Keesokan harinya, bersamaan dengan kehadiran polisi, ia mencari bukti tambahan, warga dan beberapa anggota ormas Islam datang dan melongok kedalam rumah Tantowi di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, masih di wilayah Cirebon, Jawa Barat.

Dua bulan sebelum ditangkap, Ahmad Tantowi sempat ditemui wartawan dan membantah semua tuduhan warga terutama bahwa dia mengajarkan aliran sesat. Munculnya aliran baru dan dituding sesat tidak hanya di Cirebon.

Pada waktu hampir bersamaan, pertengahan Januari lalu, warga sebuah desa Situbondo, Jawa Timur pun dibuat resah oleh hadirnya aliran baru bernama Brayat Agung. Sama seperti aliran Surga Edennya Tantowi, aliran Brayat Agung juga tak menganjurkan sholat, bahkan melarang pengikutnya melaksanakan ibadah itu juga ibadah puasa. Warga minta aparat menindak pemimpin dan pengikut aliran ini.

Mengapa sering muncul aliran sesat? atau tepatnya aliran menyimpang ditengah masyarakat kita. Benarkah karena kita semua tidak peduli atau pemuka agama kita yang lalai melakukan pembinaan, atau justru pemerintah yang lemah dalam melakukan pengawasan. Baru bertindak setelah menimbulkan keresahan.

Kita tentu belum lupa dengan Ahmad Musadeq yang hadir dengan alirannya Al-qiyadah al islamiah pada 4 tahun yang lalu. Atau dengan Lia Aminudin yang muncul dengan nama Lia Eden, setahun sebelumnya. Mereka semua mengaku menerima wahyu dari Tuhan, lalu kemudian mentasbihkan diri sebagai nabi, atau yang dilakukan Lia Aminudin mengaku sebagai Malaikat Jibril. Atau juga yang pernah menghebohkan masyarakat Bandung, Jawa Barat dengan kemunculan sekelompok warga yang mengaku sebagai pengikut Sekte Hari Kiamat, 7 tahun yang lalu.

Banyak diantara kita yang pada awalnya menganggap angin lalu kehadiran mereka, bahkan mencibir dan baru terkejut ketika mendapati banyak orangtua yang anaknya hilang atau bertingkah aneh dalam beribadah. Kehadiran aliran-aliran menyimpang itu terus terjadi karena masyarakat kita memang cenderung tidak peduli. Menganggapnya angin lalu dan menilai pemimpinnya hanya mencari sensasi, berpikiran aneh lalu puas dan menganggap masalahnya selesai, setelah yang bersangkutan ditangkap.

Model-model penistaan seperti itu menurut para ulama bisa dicegah jika kita anggota masyarakat merespon cepat jika mendapati gejala kelainan paham itu. Karena seperti dikatakan Amin Jamaluddin, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam, aliran Surga Eden di Cirebon itu muncul dan berkembang karena masyarakat setempat yang awalnya hanya mendiamkan, padahal jelas-jelas alirannya menyimpang dari ajaran Islam.

Menurut Ridwan, tokoh masyarakat, memang urusan ini tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah. Dalam arti, masyarakat juga harus ikut berperan. Tapi fakta di lapangan menunjukkan, kasus-kasus seperti ini bisa diketahui lebih karena masyarakatlah yang merespon dan pemerintah baru bertindak setelah keresahan warga memuncak menjadi keributan mengarah tindakan anarkis.

Mestinya menurut Ridwan dan Amin Jamaluddin, pemerintah harus ada program pembinaan jelas dan kongkrit, agar mereka yang tersesat menyimpang dari syarikat rukun Islam dilakukan penyadaran. Peran inilah yang diharapkan dari pemerintah.
sumber:
http://www.indosiar.com/fokus/aliran-sesat-kembali-membuat-resah-warga_84236.html



Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #322 pada: 15 November 2011, 12:06:28 »
termasuk thread ini juga ada yg sinis.....hingga sticky dihapus...
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #323 pada: 16 November 2011, 09:23:20 »
Seorang Jemaat Ahmadiyah Bertaubat di Tabligh Akbar FPI
Selasa, 15 November 2011
Bandung (SI ONLINE) - Seorang jemaat Ahmadiyah bertaubat dan kembali mengucapkan dua kalimat syahadat ketika menghadiri tabligh akbar FPI (Front Pembela Islam) di Lapangan Gasibu, Bandung, Selasa (15/11/2011).

Habib Rizieq Syihab, ketua umum FPI membimbing langsung bapak Orin, penganut ajaran Ahmadiyah asal Kabupaten Garut kembali mengucapkan dua kalimat syahadat dihadapan ribuan massa FPI.

"Alhamdulilah, hari ini ada seorang warga dari Garut bernama Pak Orin, penganut Ahmadiyah yang ingin kembali ke Islam," ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq Syihab menanyakan alasan mengapa Pak Orin kembali ke agama Islam dan keluar dari ajaran Ahmadiyah. Pak Orin mengaku ingin kembali ke Islam yang dinilai sebagai agama paling benar. "Tidak ada paksaan dari siapapun," ungkapnya.

Usai mendengar dua kalimat syahadat, gema takbir berkumandang sangat keras dari massa FPI yang memenuhi Gasibu. Habib juga  mengajak semua anggota FPI untuk membela dan melindungi Orin jika mendapat teror maupun ancaman dari Ahmadiyah.

"Mari kita lindungi, kita bela Pak Orin yang sekarang merupakan saudara kita, sahabat kita," ujar Habib Rizieq.

Sebelumnya, dalam isi tabligh akbar nya Habib Rizieq Syihab menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang telah berani mengeluarkan SK larangan penyebaran ajaran Ahmadiyah di Jawa Barat.
http://www.suara-islam.com/read3804-Seorang-Jemaat-Ahmadiyah-Bertaubat-di-Tabligh-Akbar-FPI.html



MUI Nyatakan Aliran Islam Suci Sesat
Selasa, 15 November 2011 | 12:41:26 WIB

Sukabumi (SI ONLINE) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (12/11/2011) mengeluarkan fatwa sesat kepada aliran Islam suci.

“Setelah mengkaji aliran yang mengatasnamakan Islam Suci dalam rapat MUI, kami memutuskan kelompok ini masuk ajaran sesat," ungkap Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Sukabumi, KH Komarudin.

Komarudin menjelaskan, aliran Islam suci dinyatakan sesat karena  mengingkari rukum Islam maupun Iman, bahkan dua kalimah sahadatnyapun diganti.

Selain tidak percaya Mekkah sebagai kota Suci umat Islam, aliran ini juga tidak mengenal shalat lima waktu. Gerakan dalam shalatnya juga tidak sesuai dengan gerakan shalat yang telah dianjurkan dalam syariat Islam. Shalatnyapun dilakukan hanya tiga kali sehari dan cukup dengan merapatkan kedua tangan diatas dada lalu menghadap ke empat arah penjuru.

Menurut KH Komarudin, kajian yang dilakukan MUI terhadap jamaah Islam Suci,itu berawal atas laporan salah satu keluarga jamaah pengikut aliran Islam Suci.

Jamaah Islam Suci pimpinan Mama bin Danu Wikarta (Cecep) diperkirakan sudah berjalan sekitar tiga tahun dan memiliki sekitar 80 orang pengikut.

http://www.suara-islam.com/read3802-MUI-Nyatakan-Aliran-Islam-Suci-Sesat-.html

Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #324 pada: 16 November 2011, 09:42:45 »
Bos Islam Suci Kabur


SUKABUMI–Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi menyatakan aliran Islam suci sesat dan menyesatkan pada Sabtu (12/11). Mendengar kabar ini, pimpinan atau bos Islam Suci yakni Cecep alias Mama Bin Danu Wikarta kabur meninggalkan Sukabumi.
Padahal MUI Kabupaten Sukabumi dan unsur Muspika Kecamatan Gunungguruh baru akan melayangkan surat berisi ultimatum agar kegiatan aliran Islam Suci segera dihentikan.

Kemarin,  wartawan koran ini mendatangi langsung tempat ritual aliran Islam Suci di lereng Gunungjati Kampung Ciburial. Di tempat itu terdapat bangunan rumah berukuran sekitar 20×12 meter berdiri dibawah rindangnya pepohonan. Ditempat itu, masih ada lima orang anggota Islam Suci. Sedangkan bos aliran Islam Suci sudah tak ada di lokasi, kemarin.  “Saya tidak tahu apa itu aliran Islam Suci, saya hanya ditugaskan merawat rumah ini saja,” kata seorang wanita setengah baya yang berada di  markas milik aliran Islam Suci.

Sedangkan  KH Zaenal Falah, seorang ulama Kampung Ciburial Desa/Kecamatan Gunungguruh mengatakan  Cecep alias Mama Bin Danu Wikarta meninggalkan Sukabumi setelah mengetahui aliran yang dipimpinnya dinyatakan sesat oleh MUI. Selain itu, masyarakat sudah dari berita-berita di koran dan televisi soal aliran Islam Suci.  “Mungkin dia takut, makanya Cecep dan pengikutnya memilih kabur dari padepokannya, tapi soal kapan dia pergi dari Sukabumi, saya sendiri tidak tahu persis,” ujar KH Zaenal Falah.


Kendati Cecep sudah tak terlihat, tapi aktivitas di Padepokan Islam Suci, masih saja berlangsung. Sedikitnya lima orang pengikut kelompok Islam Suci,  bertahan di padepokan. Aliran ini sesat versi MUI karena tak mempercayai rukun Islam, rukun Iman dan dalam setiap ritualnya, aliran ini  kerap memakai atribut loreng TNI.  “Tapi yang membuat saya aneh, kata polisi di tempat tersebut sudah tidak ada lagi orang, kalaupun ada itu katanya hanya orang yang memang ditugaskan mengurus tempat itu,” terangnya.

Dia menegaskan, penyimpangan lain aliran Islam Suci, yakni tak mengenal salat lima waktu. Jamaahnya sendiri, melakukan ritual yang dianggapnya salat yaitu dengan cukup menghadap ke  empat penjuru arah dengan tangan disimpan diatas dada.
“Berdasarkan keterangan seorang jamaah Islam Suci yang sudah menyatakan taubat, dia merasa aneh dengan ritual ajaran Islam Suci. Makanya setelah menerima laporan, kami langsung mengkajinya,” tandas Aa Parman yang juga Anggota Komisi Fatwa  MUI Kabupaten Sukabumi ini.(wan)

Sesatnya Aliran Islam Suci

1. Menyimpangkan kalimat syahadat, menjadi asyhadu an-laa ilaaha illallaah wa asyhadu anna kudrat pasti rasuulullaah.

2. Mengingkari rukun Islam dan Rukun Iman

3. Gerakan dalam shalatnya tidak sesuai dengan gerakan shalat yang telah dianjurkan dalam syariat Islam. Pengikut aliran Islam suci shalat cukup dengan merapatkan kedua tangan diatas dada lalu menghadap ke empat arah penjuru.

4. Tidak percaya Mekkah sebagai kota Suci umat Islam.


(sumber MUI Kabupaten Sukabumi)

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=24066
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #325 pada: 17 November 2011, 11:26:58 »
SUMBER PEMAHAMAN SESAT

Ubaidulloh bin Abi Rofi` Maula Rosululloh SAW meriwayatkan bahwa Haruriah (Kelompok Khowarij) saat keluar (membangkang pemerintahan Khilafah kaum Muslimin) berdalih “Tak ada hukum kecuali milik Alloh SWT”, Ali bin Abi Tholib Rhodiallohuanhu mengatakan: “Kalimat yang benar tapi yang dimaksudkan kebatilan.” Sesungguhnya Rosululloh SAW telah memberikan gambaran tentang sekelompok orang yang aku tahu sifat-sifat mereka ada pada kaum Haruriah, mereka mengatakan kebenaran dengan lisan-lisan mereka yang tidak lebih sekedar sampai di tenggorokan saja”. (HR. Muslim: 1774)

Saudaraku kaum Muslimin yang berbahagia..!!

Tidak semua yang dibuktikan oleh seseorang berasal dari sumber yang benar berarti dimaknai dan dilaksanakan secara benar pula. Riwayat di atas yang menceritakan tentang kesalahpahaman kaum Khowarij membuktikan realita ini. Imam an-Nawawi dalam penjelasannya tentang kalimat ““???????? ????? ??????? ????? ???????”” menegaskan: “Pengertiannya adalah bahwa kalimat tersebut pada asalnya benar, Alloh SWT berfirman:

????? ????????? ?????? ????????

“Tidak ada hukum selain hukum Alloh.” (QS. al-An’am: 57). Akan tetapi yang mereka maknai tentang hal itu adalah untuk mengingkari tahkim yang dilakukan Ali bin Abi Tholib Rhodiallohuanhu”. (Baca Syarh Shohih Muslim: 7:173)

Demikianlah Iblis dan setan-setannya membuat berbagai strategi untuk menggelincirkan umat manusia dari sirotul mustaqim. Saat virus ini disebar dan bertemu dengan bahan-bahan manusia yang memiliki qolbu zaig (penyelewengan), di situlah virus ini mengkristal menjadi bentukan-bentukan konsep Ibilisasi yang dipakaikan baju obyektifitas, ruhaniyah, kedamaian atau keterbukaan. Alloh SWT mengingatkan (artinya):

“…adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Alloh. dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal. (QS. Ali Imran: 7)

Kita ingat peristiwa fitnah kubro yang terjadi setelah Rosululloh SAW wafat, Abdulloh bin Saba adalah tokoh utama pencetus munculnya dua aliran sempalan dalam beragama, yaitu Khowarij dan Syiah. Dimulai dari cara memahami nash-nash agama bukan seperti yang difahami oleh murid-murid (yaitu para sahabat) Rosululloh SAW yang mulia. Setelah itu pun kaum filosof menyebarkan fitnah ajaran kepada kaum Muslimin yang berjiwa lemah dengan berdirinya madrasah “Baitul Hikmah”, sehingga penafsiran nash-nash agama didasarkan pada analisa-analisa filsafat Yunani.

Merebaklah setelah itu pola dan konsep memahami nash-nash agama Islam dengan berbagai pola: analisa rasio akal untuk mengukur setiap ungkapan-ungkapan al-Qur’an dan sunnah, realita kontekstual yang menjadi studi dasar pemaknaan nash-nash al-Qur`an dan Sunnah, makna dzohir yang didapat melalui ilmu-ilmu penukilan riwayat dan makna bathin yang diraih melalui kontemplasi batin para mursyid thoriqot, kearifan budaya lokal sebagai ukuran tafsir yang benar terhadap bahasa-bahasa agama Islam, Ahlul bait sebagai pemegang tafsir kebenaran yang maksum (mustahil salah dan dosa), tafsir heurmenetika sebagai tafsir moderat yang sangat disiplin ilmiyah dan obyektif serta masih banyak model pemahaman dan penerapan iblisasi lainnya.

Sedangkan pemahaman dan model penerapan yang telah diwujudkan oleh Rosululloh SAW dan para sahabatnya –yang telah mendapatkan sertifikat kebenaran- menjadi sesuatu yang dianggap sangat usang dan tidak kontekstual. Padahal, model pemahaman dan penerapan Rosululloh SAW dan para sohabatnya sudah otomatis berisi semua syarat-syarat dan rukun-rukun pemahaman dan penerapannya yang bersifat kontekstual, ilmiyyah dan obyektifi yang bersih serta suci dari Robbul alamin.

Alloh SWT berfirman (artinya):

“Maka jika mereka beriman seperti apa-apa yang kalian imani, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling dari hal itu, sesungguhnya mereka berada dalam kesesatan…” (QS. al-Baqoroh [2]: 137)

Apakah layak mengaku beragama Islam, tetapi meragukan dan mempertanyakan keabsahan serta obyektifitas penafsiran dan penerapan Rosululloh SAW serta para sahabatnya dengan alasan berbeda zaman? Sedangkan di saat yang sama menilai ilmiyyah, obyektif dan kontekstual semua penafsiran filsafat, ahlul bait (inipun penuh kebohongan?), rasionalitas individu, dan yang sejenisnya? Bukankah ini kemunafiqan yang nyata?

http://intisari.hasmi.org/
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #326 pada: 01 Januari 2012, 19:42:00 »
Sekedar mengungatkan bahwa adanya persinggungan pengikut syiah dg masyarakat sekitarnya...dan himbauan / fatwa dari MUI
FAHAM SYIAH
MAJELIS ULAMA INDONESIA

Majelis Ulama Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional bulan Jumadil Akhir 1404 H./Maret 1984 merekomendasikan tentang faham Syi' ah sebagai berikut :

Faham Syi'ah sebagai salah satu faham yang terdapat dalam dunia Islam mempunyai perbedaan-perbedaan pokok dengan mazhab Sunni (Ahlus Sunnah Wal Jamm'ah) yang dianut oleh Umat Islam Indonesia. Perbedaan itu diantaranya :

    * Syi'ah menolak hadis yang tidak diriwayatkan oleh Ahlu Bait, sedangkan ahlu Sunnah wal Jama'ah tidak membeda-bedakan asalkan hadits itu memenuhi syarat ilmu mustalah hadis.

    * Syi'ah memandang "Imam" itu ma 'sum (orang suci), sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama'ah memandangnya sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan (kesalahan).

    * Syi'ah tidak mengakui Ijma' tanpa adanya "Imam", sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama' ah mengakui Ijma' tanpa mensyaratkan ikut sertanya "Imam".

    * Syi'ah memandang bahwa menegakkan kepemimpinan/Pemerintahan (imamah) adalah termasuk rukun agama, sedangkan Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama'ah) memandang dari segi kemaslahatan umum dengan tujuan keimamahan adalah untuk menjamin dan melindungi da'wah dan kepentingan ummat.

    * Syi'ah pada umumnya tidak mengakui kekhalifahan Abu Bakar as-Siddiq, Umar Ibnul Khatab, dan Usman bin Affan, sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama'ah mengakui keempat Khulafa' Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali bin Abi Thalib).

    * Mengingat perbedaan-perbedaan pokok antara Syi'ah dan Ahlus Sunnah wal Jama'ah seperti tersebut di atas, terutama mengenai perbedaan tentang "Imamah" (Pemerintahan)", Majelis Ulama Indonesia menghimbau kepada ummat Islam Indonesia yang berfaham Ahlus Sunnah wal Jama'ah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya faham yang didasarkan atas ajaran Syi'ah.

Ditetapkan di Jakarta, 7 Maret 1984 M (4 Jumadil Akhir 1404 H)
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia

Prof. K.H. Ibrahim Hosen, LML
Ketua

H. Musytari Yusuf, LA
Sekretaris

http://www.mui.or.id/konten/fatwa-mui/faham-syiah



MUI - Faham Syiah.pdf
http://www.mui.or.id/index.php?option=com_docman&task=doc_details&gid=25&Itemid=73



Syi'ah Sewa Preman Sebar Brosur 'Fatwa MUI Palsu' di Pengajian Islam
BEKASI (voa-islam.com) – Berbagai  cara dilakukan para pengikut Syi’ah untuk menghalangi syiar islam. Setelah  gagal meneror panitia tabligh akbar, Syi’ah menyewa preman untuk menyusupkan brosur Fatwa MUI palsu ke peserta pengajian.

Empat  orang preman tertangkap basah menyebarkan fatwa MUI palsu kepada jamaah tabligh akbar "Membongkar Kekufuran Syi'ah" di Masjid Jami’ Amar Ma’ruf Bulak Kapal, Bekasi Timur, Ahad (22/5/2011).


http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/05/22/14862/syiah-sewa-preman-sebar-brosur-fatwa-mui-palsu-di-pengajian-islam/
« Edit Terakhir: 01 Januari 2012, 19:46:33 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #327 pada: 03 Januari 2012, 19:58:31 »


Syiah Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Bagaimana sesungguhnya status aliran Syiah menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI)?. Mudah saja, tak perlu banyak tafsir dan tak perlu berdebat. Suara Islam Online memiliki sebuah buku yang diterbitkan oleh Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memuat fatwa MUI tentang Paham Syiah. Kata pengantar buku itu ditandatangani oleh Ketua umum MUI Dr. KH. MA Sahal Mahfudh dan Sekjen H.M. Ichwan Syam. Fatwa-fatwa dalam buku ini, berdasarkan penelusuran SI Online, juga dimuat dalam buku “Himpunan Fatwa MUI sejak 1975”, yang diterbitkan Penerbit Erlangga akhir tahun 2011 lalu.

Dalam buku yang berjudul “Mengawal Aqidah Umat, Fatwa MUI Tentang Aliran-Aliran Sesat di Indonesia”, pada halaman 44, MUI telah memasukkan Faham Syiah ke dalam “Daftar Inventaris Tentang Aliran Sesat Fatwa MUI Sejak 1971-2007”. Bahkan judul itu diberi  tanda bintang (*) dengan keterangan: Komisi Pengkajian & Pengembangan MUI Pusat. Data ini terus diperbaharui berdasarkan masukan dari MUI Provinsi&Daerah Kabupaten/Kota.

Sementara isi fatwa MUI tentang Paham Syiah dimuat dalam halaman 52- 53 sebagai berikut:

FAHAM SYIAH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Majelis Ulama Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional bulan Jumadil Akhir 1404 H./Maret 1984 M merekomendasikan tentang faham Syi’ ah sebagai berikut:

Faham Syi’ah sebagai salah satu faham yang terdapat dalam dunia Islam mempunyai perbedaan-perbedaan pokok dengan mazhab Sunni (Ahlus Sunnah Wal Jamm’ah) yang dianut oleh Umat Islam Indonesia. Perbedaan itu di antaranya :

1)    Syi’ah menolak hadis yang tidak diriwayatkan oleh Ahlu Bait, sedangkan ahlu Sunnah wal Jama’ah tidak membeda-bedakan asalkan hadits itu memenuhi syarat ilmu mustalah hadis.

2)    Syi’ah memandang “Imam” itu ma‘sum (orang suci), sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama’ah memandangnya sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan (kesalahan).

3)    Syi’ah tidak mengakui Ijma’ tanpa adanya “Imam”, sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama’ ah mengakui Ijma’ tanpa mensyaratkan ikut sertanya “Imam”.

4)    Syi’ah memandang bahwa menegakkan kepemimpinan/pemerintahan (imamah) adalah termasuk rukun agama, sedangkan Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama’ah) memandang dari segi kemaslahatan umum dengan tujuan keimamahan adalah untuk menjamin dan melindungi da’wah dan kepentingan umat.

5)    Syi’ah pada umumnya tidak mengakui kekhalifahan Abu Bakar as-Siddiq, Umar Ibnul Khatab, dan Usman bin Affan, sedangkan Ahlus Sunnah wal Jama’ah mengakui keempat Khulafa’ Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali bin Abi Thalib)

Mengingat perbedaan-perbedaan pokok antara Syi’ah dan Ahlus Sunnah wal Jama’ah seperti tersebut di atas, terutama mengenai perbedaan tentang “Imamah” (pemerintahan)”, Majelis Ulama Indonesia menghimbau kepada umat Islam Indonesia yang berfaham ahlus Sunnah wal Jama’ah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya faham yang didasarkan atas ajaran Syi’ah.


link:
http://suara-islam.com/detail.php?kid=4011



Majelis ulama indonesia (MUI) cabang Sampang, dengan tegas menyatakan aliran syiah yang ada di Dusun Nangkernang Desa Karang gayam Kecamatan Omben Kabupaten Sampang sesat.
http://myquran.org/forum/index.php/topic,74276.msg2112791.html#msg2112791


Biarkan Syiah Bercerita Tentang Kesesatan Agamanya (2)
http://www.eramuslim.com/syariah/tsaqofah-islam/ustadz-abu-abdirrahman-al-atsary-abdullah-zaen-lc-biarkan-syiah-bercerita-tentang-kesesatan-agamanya-2.htm


MUI: Syiah Aliran Sesat, Umar Shihab Berbicara Atas Nama Pribadi

Pernyataan menggegerkan Ketua MUI Pusat, Umar Shihab, bahwa aliran Syiah tidak sesat mendapat kirik tajam dari Profesor Baharun, selaku Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat. Menurutnya, ucapan Umar Shihab bersifat pribadi dan tidak bisa mengatasnamakan MUI.

“Umar Shihab itu berbicara atas nama pribadi. Karena kalau atas nama lembaga, sejak awal MUI tahun 1985 sudah menyatakan kewaspadadan terhadap syiah,” katanya kepada Eramuslim.com, Selasa, (3/01/2012).

Selanjutnya Prof Baharun juga membantah pernyataan Umar Shihab bahwa MUI tidak pernah mengeluarkan fatwa kesesatan Syiah. Ia mengatakan ketika Syiah belum menyebar di Indonesia pun MUI sudah membuat fatwa mewaspadai Syiah. Bahkan setelah aliran-aliran sesat bermunculan, MUI sudah membuat 10 kriteria aliran sesat. “Setidak-tidaknya dari 10 kriteria itu, lima kriteria masuk kepada Syiah,” tambahnya.

Sepuluh Kriteria sesat itu adalah:

1. Ingkar terhadap Rukun Iman dan Rukun Islam

2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai Dalil Syar'i (Al Qur'an dan As Sunah)

3. Meyakini turunnya wahyu setelah Al Qur'an

4. Ingkar terhadap otentisitas dan atau kebenaran isi Al Qur'an

5. Menafsirkan Al Qur'an yang tidak berdasarkan kaidah tafsir

6. Ingkar atas kedudukan Hadist Nabi sebagai sumber ajaran Islam

7. Melecehkan dan atau merendahkan para Nabi dan Rasul

8. Ingkar terhadap Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir

9. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah

10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar'i

“Dengan (10 kriteria) itu sudah cukup sikap dari Majelis Ulama untuk menfatwakan Syiah sesat karena berbeda dengan sikap dan anutan umat muslim di Indonesia,” tambahnya.

Ulama yang juga pernah menjadi jurnalis ini mengakui, memang nama Syiah tidak disebut secara spesifik dalam 10 kriteria. Namun Syiah tidak bisa membonceng fatwa ini untuk mengklaim dirinya tidak pernah divonis sesat oleh MUI. Karena, lanjut Prof. Baharun, penentuan 10 kriteria sesat tersebut berlaku umum kepada semua aliran sesat termasuk Syiah. “Siapapun juga tahu kok kalau Syiah sesat,” pungkasnya.
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/mui-syiah-aliran-sesat-umar-shihab-berbicara-atas-nama-pribadi.htm
« Edit Terakhir: 03 Januari 2012, 20:21:14 oleh ihsan »
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0

Offline ihsan

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.391
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • http://sibin2007.multiply.com
« Jawab #328 pada: 01 Februari 2012, 21:34:44 »
Pakar Kejiwaan: Berfikir Liberal Bagian Dari Penyakit Mental


Dalam literatur Psikologi Islam, gagasan liberal ternyata bukan saja terkait problematika pemikiran, namun juga mental. Mental yang sakit akan membuat seseorang mudah terjebak dalam corak berfikir menyimpang. Artinya mental yang kuat akan sangat menentukan untuk membantuk iman yang sehat.

Profesor Syamsu Yusuf adalah Guru Besar Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung yang sangat concern mengkaji hal itu. Tidak hanya itu, Prof. Syamsu juga merupakan salah satu pakar yang memfokuskan diri untuk mengkaji masalah Mental Hygiene (Kesehatan Mental) khususnya dalam frame atau perspektif Islam.

Di tengah kesibukannya, aktivis Institut Pemikiran Islam dan Pembangunan Insan (PIMPIN), Rushdie Kasman, berhasil mewawancarai Prof. Syamsu (panggilan akrab) tentang kepribadian sekularis dalam perspektif Psikopatologi Islam.

Bisa Anda Jelaskan Makna Mental Hygiene?

Mental hygiene merupakan proses atau upaya yang dilakukan untuk menjaga dan merawat mental seseorang, dan mental hygiene itu sendiri memiliki fungsi biasanya dalam lingkup pendidikan, di antaranya fungsi preventif atau pencegahan, perbaikan atau ameliorative dan suportif atau pengembangan. Kesehatan mental sendiri memiliki keterkaitan dengan penyesuaian diri, yaitu penyesuaian diri yang normal (well adjustment) yang berlawanan dengan maladjustment.

Apa perbedaan mental hygiene dengan Psikopatologi?

Psikopatologi merupakan bagian dari mental hygiene. Psikopatologi merupakan indikasi mental yang tidak sehat.

Apa yang menjadi ciri individu yang sehat mental?

Sebagaimana disebutkan tadi, individu yang sehat mental apabila mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, terhindar dari gangguan jiwa (neurosis). Neurosis atau gangguan jiwa itu berbeda dengan sakit jiwa atau psikosis, selain itu ciri mental yang sehat jika individu mencapai kebahagian pribadi dan orang lain.

Bagaimana ciri mental hygiene dalam perspektif Islam?

Kalau dalam Islam, mental hygiene didasarkan pada al Qur’an dan hadits. Ciri orang yang memiliki kesehatan mental di antaranya, jujur, tidak iri, saling menolong, rajin beribadah. Initnya, orang yang memiliki mental yang sehat apabila mengikuti perintah Allah dan Rasulnya.

Saat ini, sebagian besar umat Islam telah terjangkit virus sekuler-liberal, bagaimana hal ini ditinjau dari perspektif mental hygiene (berperspektif Islam)?

Mental itu kan terkait dengan cara atau pola berpikir. Islam itu adalah agama yang menyeimbangkan antara duniawi dan ukhrawi. Oleh karena itu, segala sikap dan perilaku maupun tindakan yang kita lakukan seharusnya diseimbangkan antara duniawi dan ukhrawi jangan dipisahkan. Pemisahan antara duniawi dan ukhrawi inilah yang disebut dengan sekuler. Jadi kita umat Islam saat ini hanya merasa menjadi muslim ketika berada dalam Masjid, namun setelah keluar dari masjid kita bebas melakukan maksiat.

Terkait perilaku sekularis dan liberalis, itu kan bertentangan dengan ajaran Islam. perlu saya tegaskan kembali, faktor mental juga erat kaitannya dengan cara berpikir, jika hal itu (cara berpikir) diarahkan pada cara yang salah menurut Al Qur’an dan Hadits, misalnya perilaku sekularis dan liberalis yang selalu atau mencoba memisahkan hal-hal yang bersifat duniawi dan ukhrawi maupun merubah hukum-hukum Tuhan, maka dalam perspektif Islam itu dapat dikategorikan sakit mental.

http://www.eramuslim.com/berita/bincang/pakar-kejiwaan-berfikir-liberal-bagian-dari-penyakit-mental.htm
Al-Qur'an Online+Tafsir+Asb-Nuzul
http://c.1asphost.com/sibin

KUPAS FENOMENA ALAM GHOIB
http://d.1asphost.com/assalamghoib/

Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya
http://myquran.org/forum/index.php/topic,28703.0