ATAS NAMA CINTA
dan
KEBODOHAN
Sebuah situs yang dikenal dengan sebutan candi prambanan, yang dikisahkan tentang bandung bondowoso dalam kemarahan atas nama cintanya pada seorang putri cantik yang bernama Roro jonggrang. Di akhir kisah di ubahlah sang putri menjadi sebuah arca yang terletak pada candi yang terbesar dan termegah…begitu agung dan indah.
Sebuah kisah yang tragis bila dipikirkan logikapun seolah tak sanggup menelan kisah diatas. Situs yang mungkin di bangun selama puluhan tahun secara terus menerus pada masanya. Harus di abadikan atas nama cinta. Pada awalnya ini merupakan satu kebodohan yang terpikirkan, mana mungkin pekerjaan yang dilakukan puluhan tahun semata-mata untuk tuhan yang mereka sembah..…..tiba-tiba harus diabadikan atas nama cinta.aku memikirkan betapa kebodohan telah menjalar pada manusia yang mengabadikannya.
Begitupun pada awal manusia kebodohan cinta antara adam dan hawa membuat Adam memakan buah yang terlarang karena rayuan sang hawa. Sungguh bodohnya adam. Termakan oleh cinta hawa.kadang maki-makian terlontar untuk adam. Karena kebodohannya.hingga mereka di turunkan ke planet bumi.untuk menjadi penghuninya. Bila adam tetap di sorga mungkin tak ada manusia di muka bumi ini.mungkin akan dihuni oleh makhluk-makhluk Allah yang lain. Yang termakan oleh kebodohan mereka atas nama cinta.
Dan pengarang inggris yang jenius yang dengan lugas mengungkapkan kisah kebodohan manusia. Bergulirlah kisah Romeo dan Yuliet kisah yang tragis dua anak manusia yang cinta mereka harus kandas dalam karena dua keluarga yang berseteru..dengan tajam.maklum kedua keluarga tuan-tuan tanah. Dengan lincah pengarang itu membunuh keduanya dalam kebodohan..dan itu lagi-lagi atas nama cinta.
Telah banyak kisah ratusan bahkan jutaan kisah kebodohan yang kita dengar tentang kebodohan manusia yang satu ini…..atas nama cinta. Para penyairpun pada akhirnya berlomba-lomba mengembang presepsi cinta pada tingkat kesempunaan bahasan. Contoh yang paling mudah kita temui adalah khalil Gibran khalil yang menulis buku the Broken Wings dan bukunya laris luar biasa di pasaran karena ia membahas tentang kebodohan seorang pemuda yang terbelenggu atas nama cinta…..juga.
Kebodohan yang benar-benar membelenggu jiwa kita, kebodohan yang membuat kegelisahan, dimana otak menvisualisakan terus menerus satu image pada mata, Mengkandaskan diri dari logika pemikiran manusia. ketidaknyamanan rasa. Dimana kadang demam mendadak datang dan pergi dalam waktu cepat., ketidak teraturan detak jantung. Membuat mereka terlena dalam angan yang tidak jelas kadang menimbulkan keputus-asaan yang mendalam, pada titik tertentu manusia menjadi begitu melankolis bersedih dan menangis.dan parahnya dapat menimbulkan jatuhnya korban jiwa.
bila cinta merupakan kebodohan apakah arti cinta yang sebenarnya? menurut kamus besar bahasa indonnesia "cinta" diartikan "suka sekali atau sayang benar" ini dapat di terapkan untuk sesama makhluk, tapi cinta diartikan "kasih sekali atau terpikat itu diterapkan untuk cinta antara laki-laki dan perempuan.
di mata Allah SWT, cinta antara laki2 dan perempuan tidaklah seagung cinta yang manusia terjemahkan selama ini. dimana banyak karya manusia yang begitu mengagungkan hasrat cinta yang dalam. sampai apa yang kita lihat apa yang kita dengar tentang begitu tinggi nilainya cinta hingga kita begitu terpesona akan cinta, sampai sampai ada seorang raja di india membangun Taj Mahal untuk rasa cinta untuk Istrinya. sebelum kita uraikan lebih jauh lebih baik kita kembali kepada Al furqan pada surah ali imran ayat 14 :
"dijadikannya indah pada pandangan manusia, mencintai syahwat (keinginan nafsu), seperti perempuan-perempuan, anak-anak, dan harta yang banyak dari emas, perak, kuda yang bagus, binatang-binatang ternak dan tanam - tanaman. demikian itulah kesukaan hidup di dunia, dan di sisi ALLAH tempat kembali sebaik-baiknya (yaitu surga)."Q.S. (3 : 14)
ayat diatas jelas memperlihatkan bagaimana cinta manusia di mata Allah cinta antara manusia satu level dengan cinta pada, anak-anak, dan harta yang banyak dari emas, perak, kuda yang bagus, binatang-binatang ternak dan tanam-tanaman. ini sangat mengenaskan tak seindah seperti dugaan kita. kenapa ini bisa terjadi?
mungkin kalimat "dijadikannya indah pada pandangan manusia,..." bisa sebagai penyebab dari peng-agungan atas cinta.quraish shihab lebih menyoroti kata zuyyina yang diartikan di jadikan indah.
Allah menjadikan indah cinta manusia , terutama dalam proses keberlangsungan kehidupan manusia, diatas muka bumi ini. Dan manusiapun menjadikan indah juga cinta antar pria & wanita. ini berperan penting pada peningkatan dari arti kata cinta pada titik kesakralan. seperti yang kita sudah tau bacaan tontonan, lagu, Film, bahkan accesoris , dan satu element lagi yang mungkin turut meng-indahkan cinta antar manusia. yaitu syetan, ini merupakan element yg sangat mempengaruhi terutama cinta pada saat pra nikah dan tanpa pernikahan. kalau syetan kita sudah tau sepak terjangnya.terlalu panjang bila di jelaskan.
biarpun seperti itu kemungkinan faktor manusia yang berpasangan-pasangan antara laki2 dan perempuan, juga sebagai penentu timbulnya rasa cinta di antara keduanya.
seperti pada:
surat Yasin ayat 36:
"Maha suci tuhan yang telah menciptakan berpasang-pasangan semuanya, baik dari apa yang di tumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui"
surat adz-Dzariyat ayat 49:
"Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah"
surat al qiyaamah ayat 39
"lalu Allah mejadikannya dari padanya sepasang :laki-laki & perempuan"
dari ketiga ayat diatas dengan jelas sekali kodrat makhluk ciptaan Allah yang berpasang-pasangan di bumi.seperti halnya laki2 dan perempuan yang merupakan satu-kesatuan yang di sebut manusia, dimana satu dengan yang lainnya saling membutuhkan, saling berbagi, saling mengisi kekurangan dan kelebihan masing-masing.dan satu hal lagi yang sangat penting perlunya kerja sama, ini memang kodrat kita sebagai manusia. sebagai hamba-hamba Allah.
cinta yang sebenarnya.
mungkin kita akan bertanya apakah cinta antar laki-laki dan perempuan yang sebenarnya, yang bisa menjadikan diri kita sebagai manusia yang utuh tentu saja harus ada proses pernikahan agar cinta dapat berlangsung dengan semestinya.supaya merasa tentram dalam menjalani kehidupan,dan ada rasa kasih sayang seperti yang terdapat dalam al quran surat arrum ayat 21:
"Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri.supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikanNya rasa kasih dan sayang. sesungguhnya yang pada demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."(arruum:21)
tanpa adanya pernikahan rasanya akan sulit untuk menerjamahkan cinta yang sesungguhnya, apalagi mencintai karena Allah. dan untuk sampai pada taraf mencintai karena Allah butuh perjalanan yang panjang tidak cukup hanya dalam waktu singkat.karena manusia hidup didunia ini dalam proses pembelajaran. menuju ke kehidupan selanjutnya.