Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: Atas nama cinta dan kebodohan  (Dibaca 947 kali)


Offline 3ni6m4

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 20
    • Lihat Profil
« pada: 22 September 2007, 16:43:20 »
ATAS NAMA CINTA
dan
KEBODOHAN

Sebuah situs yang dikenal dengan sebutan candi prambanan, yang dikisahkan tentang bandung bondowoso dalam kemarahan atas nama cintanya pada seorang putri cantik yang bernama Roro jonggrang. Di akhir kisah di ubahlah sang putri menjadi sebuah arca yang terletak pada candi yang terbesar dan termegah…begitu agung dan indah.

Sebuah kisah yang tragis bila dipikirkan logikapun seolah tak sanggup menelan kisah diatas. Situs yang mungkin di bangun selama puluhan tahun secara terus menerus pada masanya. Harus di abadikan atas nama cinta. Pada awalnya ini merupakan satu kebodohan yang terpikirkan, mana mungkin pekerjaan yang dilakukan puluhan tahun semata-mata untuk tuhan yang mereka sembah..…..tiba-tiba harus diabadikan atas nama cinta.aku memikirkan betapa kebodohan telah menjalar pada manusia yang mengabadikannya.

Begitupun pada awal manusia kebodohan cinta antara adam dan hawa membuat Adam memakan buah yang terlarang karena rayuan sang hawa. Sungguh bodohnya adam. Termakan oleh cinta hawa.kadang maki-makian terlontar untuk adam. Karena kebodohannya.hingga mereka di turunkan ke planet bumi.untuk menjadi penghuninya. Bila adam tetap di sorga mungkin tak ada manusia di muka bumi ini.mungkin akan dihuni oleh makhluk-makhluk Allah yang lain. Yang termakan oleh kebodohan mereka atas nama cinta.

Dan pengarang inggris yang jenius yang dengan lugas mengungkapkan kisah kebodohan manusia. Bergulirlah kisah Romeo dan Yuliet kisah yang tragis dua anak manusia yang cinta mereka harus kandas dalam karena dua keluarga yang berseteru..dengan tajam.maklum kedua keluarga tuan-tuan tanah. Dengan lincah pengarang itu membunuh keduanya dalam kebodohan..dan itu lagi-lagi atas nama cinta.

Telah banyak kisah ratusan bahkan jutaan kisah kebodohan yang kita dengar tentang kebodohan manusia yang satu ini…..atas nama cinta. Para penyairpun pada akhirnya berlomba-lomba  mengembang presepsi cinta pada tingkat kesempunaan bahasan. Contoh yang paling mudah kita temui adalah khalil Gibran khalil yang menulis buku the Broken Wings dan bukunya laris luar biasa di pasaran karena ia membahas tentang kebodohan seorang pemuda yang terbelenggu atas nama cinta…..juga.

Kebodohan yang benar-benar membelenggu jiwa kita, kebodohan yang membuat kegelisahan, dimana otak menvisualisakan terus menerus satu image pada mata, Mengkandaskan diri dari logika pemikiran manusia. ketidaknyamanan rasa. Dimana kadang demam mendadak datang dan pergi dalam waktu cepat., ketidak teraturan detak jantung. Membuat mereka terlena dalam angan yang tidak jelas kadang menimbulkan keputus-asaan yang mendalam, pada titik tertentu manusia menjadi begitu  melankolis bersedih dan menangis.dan parahnya dapat menimbulkan jatuhnya korban jiwa.
 
bila cinta merupakan kebodohan apakah arti cinta yang sebenarnya? menurut kamus besar bahasa indonnesia "cinta" diartikan "suka sekali atau sayang benar" ini dapat di terapkan untuk sesama makhluk, tapi cinta diartikan "kasih sekali atau terpikat itu diterapkan untuk cinta antara laki-laki dan perempuan.

di mata Allah SWT, cinta antara laki2 dan perempuan tidaklah seagung cinta yang manusia terjemahkan selama ini. dimana banyak karya manusia yang begitu mengagungkan hasrat cinta yang dalam. sampai apa yang kita lihat apa yang kita dengar tentang begitu tinggi nilainya cinta hingga kita begitu terpesona akan cinta, sampai sampai ada seorang raja di india membangun Taj Mahal untuk rasa cinta untuk Istrinya. sebelum kita uraikan lebih jauh lebih baik kita kembali kepada Al furqan pada surah ali imran ayat 14 :
 
"dijadikannya indah pada pandangan manusia, mencintai syahwat (keinginan nafsu), seperti perempuan-perempuan, anak-anak, dan harta yang banyak dari emas, perak, kuda yang bagus, binatang-binatang ternak dan tanam - tanaman. demikian itulah kesukaan hidup di dunia, dan di sisi ALLAH tempat kembali sebaik-baiknya (yaitu surga)."Q.S. (3 : 14)

ayat diatas jelas memperlihatkan bagaimana cinta  manusia di mata Allah cinta antara manusia satu level dengan cinta pada, anak-anak, dan harta yang banyak dari emas, perak, kuda yang bagus, binatang-binatang ternak dan tanam-tanaman. ini sangat mengenaskan tak seindah seperti dugaan kita. kenapa ini bisa terjadi?

mungkin kalimat "dijadikannya indah pada pandangan manusia,..." bisa sebagai penyebab dari peng-agungan atas cinta.quraish shihab lebih menyoroti kata zuyyina yang diartikan di jadikan indah.

Allah menjadikan indah cinta manusia , terutama dalam proses keberlangsungan kehidupan manusia, diatas muka bumi ini. Dan manusiapun menjadikan indah juga cinta antar pria & wanita. ini berperan penting pada peningkatan dari arti kata cinta pada titik kesakralan. seperti yang kita sudah tau bacaan tontonan, lagu, Film, bahkan accesoris , dan satu element lagi yang mungkin turut meng-indahkan cinta antar manusia. yaitu syetan, ini merupakan element yg sangat mempengaruhi terutama cinta pada saat pra nikah dan tanpa pernikahan. kalau syetan kita sudah tau sepak terjangnya.terlalu panjang bila di jelaskan.

biarpun seperti itu kemungkinan faktor manusia yang berpasangan-pasangan antara laki2 dan perempuan, juga sebagai penentu timbulnya rasa cinta di antara keduanya.
seperti pada:

surat Yasin ayat 36:
"Maha suci tuhan yang telah menciptakan berpasang-pasangan semuanya, baik dari apa yang di tumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui"

surat adz-Dzariyat ayat 49:
"Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah"

surat al qiyaamah ayat 39
"lalu Allah mejadikannya dari padanya sepasang :laki-laki & perempuan"

dari ketiga ayat diatas dengan jelas sekali kodrat makhluk ciptaan Allah yang berpasang-pasangan di bumi.seperti halnya laki2 dan perempuan yang merupakan satu-kesatuan yang di sebut manusia, dimana satu dengan yang lainnya saling membutuhkan, saling berbagi, saling mengisi kekurangan dan kelebihan masing-masing.dan satu hal lagi yang sangat penting perlunya kerja sama, ini memang kodrat kita sebagai manusia. sebagai hamba-hamba Allah.

cinta yang sebenarnya.

mungkin kita akan bertanya apakah cinta antar laki-laki dan perempuan yang sebenarnya, yang bisa menjadikan diri kita sebagai manusia yang utuh tentu saja harus ada proses pernikahan agar cinta dapat berlangsung dengan semestinya.supaya merasa tentram dalam menjalani kehidupan,dan ada rasa kasih sayang seperti yang terdapat dalam al quran surat arrum ayat 21:
 
"Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri.supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikanNya rasa kasih dan sayang. sesungguhnya yang pada demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."(arruum:21)

tanpa adanya pernikahan rasanya akan sulit untuk menerjamahkan cinta yang sesungguhnya, apalagi mencintai karena Allah. dan untuk sampai pada taraf mencintai karena Allah butuh perjalanan yang panjang tidak cukup hanya dalam waktu singkat.karena manusia hidup didunia ini dalam proses pembelajaran. menuju ke kehidupan selanjutnya.
« Edit Terakhir: 18 Oktober 2007, 23:39:57 oleh 3ni6m4 »

Offline dowi_ax

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 2.582
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 22 September 2007, 16:57:10 »
Tidak ada yang bodoh atas nama Cinta. :)

Offline Andry_73812

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 1.928
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • ~ Keep Spirit ~
    • Lihat Profil
    • ..:: Andry ::..
« Jawab #2 pada: 22 September 2007, 17:11:57 »
Cinta adalah suatu anugrah dari Allah yg patut untuk di syukuri..
Yang bodoh bukanlah cinta, tapi kita sendirilah yang bodoh
yang mau diperdaya oleh setan..

Cinta kita yang utama adalah untuk Allah..
Kembalikanlah cinta kita hanya untuk Allah..
Mohon maaf atas semua kesalahan yg telah ku lakukan.

-----

    

Offline yusuff

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 1.773
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 22 September 2007, 19:10:11 »
kok berani si bilang nabi adam bodoh?
nabi musa aja cuma berani bilang;wahai adam kau adalah bp kami,tapi kau kecewakan kami...
aduu nekat de lu
rasul punya istri bny tp tetap sebagai mahluk yg paling taqwa pd Alloh
ga setuju ahh
nick ini sudah di batalkan.

Offline 3ni6m4

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 20
    • Lihat Profil
« Jawab #4 pada: 22 September 2007, 20:07:30 »
kok berani si bilang nabi adam bodoh?
nabi musa aja cuma berani bilang;wahai adam kau adalah bp kami,tapi kau kecewakan kami...

kenapa nabi Musa sampai kecewa? padahal nabi Musa dengan tingkatan rasul yang ia memiliki tingkat pengertian pada gerak langkah para pendahulunya. Nabi Musa saja sampai kecewa...
apalagi saya..yang manusia biasa. dan apa yang di alami nabi Adam terjerumus pada kekhilafan yang saya bilang sebagai kebodohan. bisa jadikan contoh dalam menjalani kehidupan dunia.tapi saya yaqin saya tidak sendiri....dalam berpikir seperti ini.

Mas yusuff sepertinya belum memahami inti masalah...deh.

Offline yusuff

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Feb 2007
  • Tulisan: 1.773
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 23 September 2007, 01:48:32 »
ya cuma,hadisnya ada lanjutannya

nabi adam;hai musa,apakah kau akan salahkanku atas takdir Alloh?yg telah tertulis jauh sebulum ku diciptakan?

mengatakan seorg nabi bodoh?ato mengatkan takdir Alloh bodoh?

masa nabi adam,kamu sejajarkan dg romeo n julie?ayat sejajar sama roman?gmana juga?

mosi tak setuju
nick ini sudah di batalkan.

Offline N-K_Person

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 743
  • Lokasi: Karlsruhe
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • AdSense NooB
« Jawab #6 pada: 23 September 2007, 02:18:41 »
ada cinta yang pinter ada cinta yang bodoh. tergantung kita menguasai cinta itu atau kitanya yang dikuasai cinta.

Offline IAF

  • President
  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2006
  • Tulisan: 9.327
  • Lokasi: bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Jogja......2013
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 23 September 2007, 05:14:44 »
sebenarnya kurang baik juga menganalogikan atau menyamakan "kasus" Nabi Adam Alaihis Salam dengan roman roman picisan , sebab kalo dilihat dari penciptaan awal, memang Allah SWT akan menciptakan khalifah di muka bumi, nah tinggal bagaimana "skenario" nya aja :)
cuma tinggal diambil hikmahnya bahwa luar biasanya syaitan dalam menjerumuskan manusia..:)

tidak ada yang salah dengan cinta, tapi memang cinta bisa membuat manusia itu cerdas namun bisa juga membuat manusia itu bodoh, tergantung dari bagaimana seseorang memaknai hakikat cinta,
 kalau cinta didasari dengan keimanan yang baik serta pemahaman yang utuh, maka cinta akan menjadi sesuatu yang luar biasa, tetapi apabila cinta didasari oleh pemahaman yang buruk serta hati nurani yang kotor, maka terjadilah "kebodohan-kebodohan" yang senantiasa kita temukan baik dalam dunia "roman" maupun dalam kehidupan nyata...:)
ciluuk................baaaaaa aaaaaaaaa  :pentung:

Offline 3ni6m4

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 20
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 23 September 2007, 13:02:15 »
ya cuma,hadisnya ada lanjutannya
nabi adam;hai musa,apakah kau akan salahkanku atas takdir Alloh?yg telah tertulis jauh sebulum ku diciptakan?

mmmm.......
sungguh kasihan Nabi Adam mempersalahkan Allah dalam perbuatan yang pernah ia lakukan......saya meragukan hadist itu.mana dalilnya dan terus terang hadist itu belum pernah saya dengar.

Kalau saya menganalisa kisah dari Nabi Adam....dalam Alquran, Nabi Adam ibarat sumbu yang terbakar pada lilin. dia memang melakukan kesalahan atau kebodohan(ketidak-tahuan). tapi kita yang hidup pada masa ini bisa di terangi oleh api kesalahan Nabi Adam, dan harapannya kita tidak mengulangi terjerumus dalam lubang yang sama.....seperti yang pernah  nabi Adam perbuat...

masa nabi adam,kamu sejajarkan dg romeo n julie?ayat sejajar sama roman?gmana juga?


Kalau ini saya kurang tau anda atau saya yang bodoh.
tapi terima kasih kamu sudah memberikan masukan atas apa yang telah saya tulis.
semoga Allah memberikan rahmat bagi anda wahai yusuff.   

Offline sang_majenun

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 41
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 23 September 2007, 14:30:06 »
nabi musa aja cuma berani bilang;wahai adam kau adalah bp kami,tapi kau kecewakan kami...
nabi adam;hai musa,apakah kau akan salahkanku atas takdir Alloh?yg telah tertulis jauh sebulum ku diciptakan?
Yusuff......!!! hadist dari mana ini...!
jangan kamu menjerumuskan, mengatakan kesalahan Adam dengan takdir  tuhan,kau membuatku dalam kemajenunan. Allah Maha Benar ia tidak mungkin menjerumuskan Adam dalam lingkaran kesalahan,sungguh hanya Allah dan Nabi Adam yang tahu apa di balik kejadian.

Sungguh nekat mengeluarkan Hadist ini sebagai dasar argumentasimu.
Bila engkau mau tau seberapa dalam jurang kenekatan mari lompat bersamaku!!!!!

Aku memang bodoh tapi aku takkan berani mengatakan Allahlah yang menjadi tumbal kesalahan nabi Adam...!!!!!

Maha Besar Allah.
Maha Benar Allah.
kemustahilan kesalahan bagi-Nya...!!!

Offline 3ni6m4

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 20
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 23 September 2007, 21:12:37 »
wah....kita sedang membahas masalah cinta wahai sang majenun bukan harus terjun kedalam jurang kenekatan. tidak perlu membahasnya sampai seperti itu.kita bicara tentang cinta manusia yang terjebak dalam kebodohan cinta mereka.dan hebatnya banyak karya-karya yang begitu terkenal justru mendukung hal itu.dan herannya karya-karya semacam itu mendapat respon yang luar biasa.




Offline Sayyid

  • myQ Perambah
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2006
  • Tulisan: 299
  • Lokasi: Tauhid Valley
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 23 September 2007, 21:30:05 »
emang ada yn pinter soal 
        cinta....     
 yg bunya gelar s banyak jg .. klo dihadapkan 
        dengan cinta ...pasti serba salah....
 yg pasti dalam soal begini kita hanya bisa  berharap pertolongan dari Alloh..sj...
karena cinta memang t ad ilmunya...

kata orang sih...cinta yang sejati tu hanya pada Alloh...
memang benar ...... cinta pada makhluk sungguh menipu...
ilmu yg kita punya ...sia2.... kita tak berdaya melawan cinta...

oleh itu bermohonlah kepada Alloh...

ini jalan satu2nya...
mintalah supaya hati kita dibukakan..
sehingga kita dapat mengetahui hikma cinta kepada makhluk...
apakah itu cobaan..katau karena memang sudah jodoh...

kita tak dapat mengelak dari cinta kepada makhluk...
bohong....jika mengatakan cinta kepada Alloh... tapi tidak cinta makhluknya..
اللهم صل على محمد

Offline N-K_Person

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 743
  • Lokasi: Karlsruhe
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • AdSense NooB
« Jawab #12 pada: 24 September 2007, 09:45:55 »
biar pinter kuliah jurusan cinta. dapet gelar sarjana cinta.. (hahaha kayak prambors)

Offline Pandir

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2007
  • Tulisan: 3
    • Lihat Profil
« Jawab #13 pada: 24 September 2007, 14:42:44 »
saya jadi ingat sebuah novel islami judulnya kitab cinta yusuf dan zulaikha

ada ketakutan dari sulaikha yang saya kutip sbb: "saya takut menjadi musyrik,saya takut menyekutukan cinta saya pada Allah karena cinta saya kepada yusuf. saya rindu untuk bisa dibelai Allah.tetapi hati saya di penuhi pula kerinduan terhadap yusuf."

"tolonglah saya ! demi Allah, saya tidak kuasa memilih satu dari cinta dan kerinduan ini.rindu saya untuk menggapai wajah Allah seiring rindu saya menggapai wajah yusuf.."

saya lihat masalah yang dituliskan 3ni6m4 kayanya seperti ini walaupin dia berusaha mengaburkannya dengan masalah roman. O0 O0
memang antara cinta manusia dengan cinta pada Allah.. sesuatu yang rumit.cinta mana yang harus di dahulukan cinta mana yang lebih besar.

semoga Allah memberikan jalan untuk 3ni6m4.

Offline chiqu

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2007
  • Tulisan: 677
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Rabb.... ajari a aku mencintaiMu
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 24 September 2007, 17:59:33 »
waah.. kalo masalah gugat-menggugat.. obrolan diatas hampir sama isinya kayak buku yang pernah kubaca
"Iblis menggugat Tuhan"  :hihi:

kalo dikatakan atas nama cinta dan kebodohan..

kita lihat dulu satu persatu, cinta..
apa yang salah dengan cinta??
gada yang salah.. itu adalah fitrah yang emang udah diciptakan yang didapat oleh semua makhluk mulai dari lahir dari jenis apapun juga.. kenapa jadi cinta yang salah?
yang salah adalah menempatkan cinta itu sendiri..

dan kebodohan..
aq masih gak ngerti dengan maksud TS bikin kata itu berdampingan.
kalopun itu merupakan kebodohan, hendaknya kita bisa mengambil semua hikmah dari kisah yang udah terjadi..
dalam hal ini, aq gada mengaitkan ama contoh kasus yang dibuat TS..  ^-^