Barusan saya tambahkan 3 lagi (Rumah Amal Salman, MER-C sama Rumah Yatim). Perlu diperhatikan ada beberapa lembaga yang juga menyediakan layanan SMS zakat/infaq.
Mungkin ada yang tanya, kenapa kita perlu tahu lembaga2 sebanyak itu? Ya, pilihlah lembaga yang kita anggap paling amanah. Orang NU pilih aja LAZIS NU. Pengikut Muhammadiyah pilih aja LAZIS Muhammadiyah. Penggemar Aa Gym pilih aja DPU DT. Lulusan Al-Azhar pilih aja LAZ Al-Azhar Peduli Umat. Nasabah BMI pilih aja Baitulmaal Muamalat. Yang mau menolong korban bencana alam atau orang2 sakit silakan ke ACT atau MER-C. Yang bingung, bisa ke BAZNAS atau Dompet Dhuafa. Yang mau wakaf bisa Tabung Wakaf. Dan lain2... Atau seperti saya, disebar aja ke beberapa lembaga, biar lebih merata.
Kalau kita sudah berinfaq langsung kepada orang2 yang kita anggap miskin di sekitar kita, itu bagus. Tapi tidak ada alasan untuk berhenti di situ aja...
Dari tempat kita duduk sekarang, kita bisa ikut membiayai pendidikan anak2 miskin di Nias, membantu korban gempa di Bengkulu dan korban banjir di Morowali, bahkan terlibat dalam misi kemanusiaan di Palestina. Kalau kita masih merasa berat atau tidak punya waktu, cuma beberapa klik di tombol HP kita juga cukup. Maka HP kita sekarang tidak sekedar menjadi alat komunikasi antar manusia, tapi juga menjadi alat komunikasi kita dengan Allah...
Dari Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MSc (Ketua BAZNAS):
Ada beberapa keuntungan zakat diserahkan melalui amil zakat yang amanah. Pertama, lebih sesuai dengan tuntunan syariah (Alquran), sunah Rasul, para sahabat, dan para tabiin. Kedua, untuk menjamin kepastian dan disiplin pembayar zakat. Ketiga, untuk menjaga perasaan rendah diri para mustahik zakat apabila berhadapan langsung untuk menerima zakat dari para muzakki. Keempat, untuk mencapai efisiensi dan efektivitas, serta sasaran yang tepat dalam penggunaan harta zakat menurut skala prioritas yang ada pada suatu tempat. Kelima, untuk memperlihatkan syiar Islam dalam semangat penyelenggaraan pemerintahan yang Islami.