*****Puisi sang Suami hendak berpolygami*****
Isteriku, jika engkau bumi,akulah matahari.
Aku akan menyinari mu karena engkau mengharapkan sinaran dari ku.
Ingatlah bahtera yang kita kayuh, begitu penuh riak gelombang. Aku pasti akan tetap menyinari bumi, hingga terkadang bumi terasa akan silauan ku.
Lantas aku ingat satu hal bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi, malah ada planet lain yang juga mengharapkan sinaranku. Lalu,...Relakanlah aku menyinari planet lain, menyampaikam faedah adanya aku, karena sudah takdir Illahi sinaranku diperlukan planet lain....
*****Balasan Puisi dang Isteri*****
Suamiku, andai kau memang mentari, sang surya yang memberi cahaya,
aku merelakan engkau memberikan sinaranmu kepada segala planet yang telah
Tuhan ciptakan karena mereka juga seperti aku perlukan cahaya mu dan akupun juga tidak akan merasa kekurangan dengan sinaran mu................
AKAN TETAPIIIIIIIIIIIIIIIIIIII..Bi
la engkau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt saja, janganlah bermimpi untuk menyinari planet lain!!!
Karena bilik tidur kita yang kecil pun belu sanggup jau terangi.
Lihatlah dirimu pada cermin kaca sudut kaca di sudut kanmar kita,
di tengah remang-remangan pancaran cahaya mu yang telah aku mengerti...
Coba lihat siapa dirimu...MATAHARI atau LILIN?
