Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: Wanita soleha kudu bisa masak dan belanja (>_n )  (Dibaca 805 kali)


Offline LuKHa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.229
  • Lokasi: Jou Ku Za (DIY)
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« pada: 06 September 2007, 22:04:05 »
Bismillah
Assalamu’alaikum waramatullah wabarakatuh

First of all… daku bingung mo letakin di mana ni thread, emang bener ci inih artikel, but harapan daku bagian yang di jadiin judul topic menjadi obrolan, trus masuk ke dalam kelompok memasak bisa juga… bingung degh :toe:
Sehubungan menjelang Ramadhan daku buka-buka majalah daku yang berhubungan dengan Ramadhan… hehe nemu yang menarik nih… masukkin forum ah. Dalam tulisan ini daku banyak mengutip dari majalah zadul yang daku kangenin… majalah “PermatA” Oktober 2005 ED38/X… kangen euy… namun sehubungan menyesuaikan dengan sikon dan tempat, maka tidak sedikit pula yang daku tambahkan atau kurangi, en bumbu-bumbu penyedap agar seneng bacanya… biar ga bosen karena cukup panjang, tentunya  dengan tetap menjaga dan tanpa mengganggu  maksud dan tujuan penulis, insyaAllah Walahu’alam
Kalo malez baca yang manfaat insyaAllah dari panjangnya tulisan ini, silahkan langsung menuju bagian ending… inti topik adalah keseluruhan, namun untuk p0st reply, cukup ko’ dengan endingnya…
***

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Hari demi hari terlewati, dan kini tibalah kembali waktu yang dinanti-nantikan itu.
Ramadhan is back

Duar…! Bunyi petasan terdengar di mana-mana, sinetron-sinetron bertemakan Islam bermunculan, tidak sedikit iklan yang merubah narasinya dengan suasana sahur dan berbuka. Yup, itu semua jadi sinyal kalo Ramadhan udah deket sama kita. Rame-rame umat Islam di seluruh negeri menyambutnya dengan suka cita dan rasa gembira. Soalnya di bulan yang suci ini ada gudang pahala. Coba bayangin, pahala di hari biasa bakalan dilipatgandakan di bulan Ramadhan. Pintu surge terbuka lebar sedangkan pintu neraka ditutup rapat. Iblis, syetan, genderuwo, kuntilanak dan makhluk yang ngeyel lainnya, dibelenggu oleh Allah Swt. Pengampunan pada bulan ini benar-benar dibuka lebar.
***

Setiap habis Ramadhan. Hamba rindu lagi Ramadhan. Saat-saat padat beribadat. Tak terhingga mahalnya. Setiap habis Ramadhan hamba cemas kalau tak sampai. Umur hamba di tahun depan. Berilah hamba kesempatan. Alangkah nikmat ibadah bulan Ramadhan. Sekeluarga, sekampung, senegara. Kaum muslimin dan muslimat sedunia. Seluruhya kukuh, dipersatukan, dalam memohon ridlo-Nya.
(Penggalan lagu Ramadhan gubahan Bimbo)

Penggalan lagu di atas kelihatannya emang bener. Perasaan baru saja kita sahur bersama, buka puasa bersama, bahkan mudik bersama. Sekarang, Alhamdulillah, bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan ini sudah ada di hadapan kita. Wah, sayang sekali, bila lewat begitu saja kayak angin.
Di bulan Ramadhan ini, masih ada sebagian kita yang punya kebiasaan nongkrong dan menghabiskan waktu hanya untuk menunggu maghrib (Sunda: menjelang maghrib disebut ‘burit’). Orang Sunda bilangnya ‘ngabuburit’. Nongkrong di mall, jalan-jalan di swalayan, putar-putar naik angkot keliling kota, atau aktivitas mubadzir lainnya. Ada juga yang ngabuburit dengan tidur teruu..uusss sepanjang hari. “Tidurnya orang puasa ‘kan ibadah,” dalihnya. Oh, ya, memang bener Nabi menjelaskan bahwa Ramadhan itu amat besar pahalanya. Sampe-sampe tidurnya aja berpahala. Tapi, kalo tidur terus so pasti kita nggak bisa baca Al Quran, ngaji, dzikir, aubat, bantu ibu, dan aktivitas positif lainnya. Nah, ngabuburit yang bener tuh ya itu… aktivitas positif.
***

Trus, ada beberapa tuntunan Islam dalam beraktivitas di bulan penuh berkah. Di antaranya adalah:

(1). Shaum di siang hari dan shalat di malam hari.
Rasulullah Saw. Bersabda: ”Barangsiapa mendirikan (qoma) Ramadhan (puasa, tarawih) dengan iman dan semata mengharap ridlo Allah Swt niscaya seluruh dosanya yang telah lalu diampuni. (HR. Bukhari dan Muslim). Kalo kita baca-baca buku Salubus Salam, II, hal. 173, dijelaskan di sana bahwa maksud ‘mendirikan Ramadhan’ adalah menghidupkan seluruh malam bulan Ramadhan.

(2). Membaca Al Quran.
Ibnu ‘Abbas r.a. berkata: ”Rasulullah Saw adalah orang yang paling pemurah terlebih-lebih bulan Ramadhan, bulan di mana beliau selalu ditemui Jibril. Jibril menemuinya setiap malam bulan Ramadhan untuk bertadarrus Al Quran. Sungguh bila Rasululah Saw bertemu dengan Jibril beliau lebih pemurah lagi meebihi angin yang kencang.” (HR. Bukhari dan Muslim). Wow, gambling abis, bulan Ramadhan merupakan bulan membaca Al Quran (syahru tilawatil Quran).

(3). Mengkaji hadits dan sirah Nabi Saw.
Aktivitas Ramadhan diupayakan untuk menjadi bulan memahami hadits dan sirah (syahru tafhimi al hadits was sirah). Rasanya ga adil degh kalo kita lebih hafal novel dan sinetron Islami daripada hadits dan sirah Rasul.

(4). Banyak bersedekah dan mengeluarkan zakat.
Rasul adalah orang yang dermawan, terlebih-lebih di bulan Ramadhan. Moga-moga kita ngga kikir dan pelit cap jahe.

(5). Banyak bertaubat.
Usia masih muda. Tetapi yang namanya umur ‘kan tidak kenal tua atawa muda. Truz juga ga pake ngasih tahu dulu kalo bakalan habis jatah kita di dunia. Tuh, pesawat akhir-akhir ini banyak yang jatuh. Penumpangnya tewas, was, was, was! Serba tiba-tiba bukan.

(6). Menjaga lisan dan menyelesaikan sengketa sesame muslim.
Stop gossip!! Tutup mata tutup telinga dari kemaksiatan dan omongan yang nggak keruan, jangan justru ikutan.
***

Kembali ke dapur ::)
Nah, selain itu, untuk akhwat ada juga aktivitas santai yang pahalanya besar insyaAllah.
Apaan tuh? Memasak! Oh, ya?!!

Kita-kita yang tinggal sama ortu musti rajin bantu ibu memasak. Wah, orang bilang sasarannya multipurpose atawa banyak yang didapat. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Bayangkan aja, dengan membantu memasak, kita jadi pandai memasak. Anggap saja sedang magang menjadi ibu rumah tangga bagi yang belum menikah. Eit kalo udah menikah, masa sih isteri shalihah tidak bisa masak, betu apa betul?!
Bukan Cuma itu, masakan yang kita buat, lalu kita sajikan pada ibu… hadir! ayah… hadir! adik… hadir! kakak... hadir! paman… hadir! bibi… hadir! … hadir! (kayak ngabsen mahasiswa aja) akan menambah pahala kita. Bila ada 7 orang yang makan masakan kita, berarti ukhti setara dan sebangun dengan 8 orang berpuasa.

Zaid bin Khalid al_Juhaini menceritakan bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda: ”Barangsiapa member buka orang yang berpuasa maka ia mendapat pahala seperti pahal orang yang berpuasa itu dengan tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa itu.” (HR. Tirmidzi).

Bahkan, orang yang menyajikan makanan bagi orang yang berpuasa didoakan oleh malaikat. Nah, mudah-mudahan keinginan kita dikabul. Kalo selama ini ada do’a yang belum dikabulkan siapa tahu do’a dari malaikat dikabul. Nanti, habis lebaran, berhasil deh! (tahu ‘kan maksudnya, he .. he …) menjadi ibu rumah tangga yang pandai memasak Why not? Belanjanya juga…

Rasulullah pernah dating ke rumah Sa’ad bin Ubadah r.a. Truz tuan rumah menyajikan roti dan mentega, setelah memakannya Rasul bersabda: ”Telah berbuka di tempatmu orang-orang yang berpuasa, dan memakan makananmu orang-orang yang baik, serta malaikat mendo’akanmu.” (HR. Abu Dawud)

Ukhti frensQers yang ngekos juga sebaiknya belajar memasak. Setidaknya untuk diri sendiri, atawa saaat buka puasa bersama. Jadi bagian konsumsi… kenapa tidak? Coz, kelihatanya ‘rendahan’, padahal tanggung jawab yang besar tuh dan juga pahalanya selangit. OK!
Wallahu’alam

Jangan bisanya cuman ngerebus telur, bikin telur ceplok, telur dadar, masak air, masak nasi <== tu juga pake raiskuker… halah kalo pake panci eee… hebat euy udah bisa bikin bubur… he .. he …
Eit, jangan nyerah… dakupernah baca kalo ngga khilaf di salah satu buku MQ dari A’a Gym, “nasi telah menjadi bubur. Jangan langsung nyerah, segera usahakan mendapatkan ayam, kaldu, seledri, daun sop, kecap, kerupuk, … jadikan bubur ayam special yang nikmat dan bisa dinikmati.”
***

Seperti halnya dirikuh… yang berharap “doi” bisa bikin brownies :malu: maka daku pikir secara ngga’ berlebihan, setiap ikhwan juga memiliki selera makanan yang disukai dan berharap istri mereka bisa menghidangkannya.
Kikik… gimana nih? Kakak-kakak, adek-adek, bapak-bapak, ibu-ibu, paman-paman, bibi-bibi, … halah cappe degh… semuanyah…
Komennya mengenai wanita soleha kudu bisa masak dan belanja?

SEMANGAAAT >:(

:yihaa:   :yihaa:   :yihaa:
man arafa nafsahu fa qad' arafa Rabbahu
siapa yang kenal dirinya, maka dia akan kenal Tuhannya

Offline irving

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2006
  • Tulisan: 2.060
  • Lokasi: Tronoh the Lakeville of Malaysia
  • Jenis kelamin: Pria
  • ... looking for a girlfriend
    • Lihat Profil
    • My Profile
« Jawab #1 pada: 07 September 2007, 00:25:15 »
alaykum salam,
betul, wanita kudu bisa masak dan belanja, tapi tidak kudu pinter masak dan belanja.

:)
Life for death.

Offline 1ndra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.083
  • Lokasi: somewhere
  • Jenis kelamin: Pria
  • if you seeing me in person.please leave me be...
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 07 September 2007, 00:36:04 »
wah lukha adA stock..? kenalin dunk??

Offline LuKHa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.229
  • Lokasi: Jou Ku Za (DIY)
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 07 September 2007, 00:55:34 »
alaykum salam,
betul, wanita kudu bisa masak dan belanja, tapi tidak kudu pinter masak dan belanja.

:)
bisa... hmmm... pinter... hmmm...
ya degh yang penting bahagiain suami di depan piring jugah dengan masakannya sendiri O0

wah lukha adA stock..? kenalin dunk??

stock? waaa bakalan jadi gosip nih... kalo kenalan insyaAllah ada lumayan banyak... tapi kalo stock... ??? wuiii ==> btw... stock apaan yang dimaksud... jangan2 stock menu makanan atawa stock buku panduan memasak :D


Jazakumullah khairan katsira... :)
SEMANGAAAT
man arafa nafsahu fa qad' arafa Rabbahu
siapa yang kenal dirinya, maka dia akan kenal Tuhannya

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #4 pada: 07 September 2007, 06:40:06 »
Ini mau nyari istri (bidadari) atau mau nyari koki (pembantu)..? :)

Pas mau nikah mah ga mesti harus bisa masak atuh, karena kan orang juga lama2 bisa belajar kok...

Atau klo pun ga bisa masak, ya disamping cari istri yang shalihah, para ikhwan/suami harus juga cari uang/maishah yang banyak tuk nge-gaji pembantu yang jago masak O0 %peace% :hihi:



(jangan kebanyakan nuntut, tuntutlah diri kita masing2 terlebih dahulu...)(/size)

Offline tie

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.182
  • karna aku percaya
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 07 September 2007, 07:22:07 »
waalaikum salam warohmatullahi wabarokaatuh
 :toe: :toe:liat judulnya aja...rasanya pengen langsung kabuuur..dakuw kan ga bisa masak n ogah kalo di suruh belanja  :malu: :malu:  :toe:
tapi baca dulu ah.. %peace%
Mimpi Besar Itu Firdaus
“Jika engkau memohon kepada Alloh Subhanahuwataala, memohonlah syurga firdaus karena ia adalah surga paling tinggi, atapnya adalah arsy Alloh yang Maharahman.”

Offline viraisti

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 4.573
  • Jenis kelamin: Wanita
  • :: ternyata kini aku Pejuang :D ::
    • Lihat Profil
« Jawab #6 pada: 07 September 2007, 09:08:27 »
Emang jadi syarat mutlak yah, akhwat kudu bisa masak dan belanja ??

kalo belanja sih bisa asal jelas apa nyang mo dibeli...

masal sih bisa juga, tapi masih latihan dan belon pinter dan itupun dilakukan jika pulang ke rumah.. maklumlaH anak kost
Jika memang takdir..
cinta pasti bertemu meski kau dan aku ada diujung dunia ^^

Offline 1ndra

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mar 2007
  • Tulisan: 2.083
  • Lokasi: somewhere
  • Jenis kelamin: Pria
  • if you seeing me in person.please leave me be...
    • Lihat Profil
« Jawab #7 pada: 07 September 2007, 11:32:24 »
ya udh yang ngerasa bisa masak..trus cakep and baek hati plus solihah PM kesini ya....wkakakaka

Offline ^HeHeHe^

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 12.051
  • BOIKOT ADALAH JIHADKU!
    • Lihat Profil
« Jawab #8 pada: 07 September 2007, 12:04:25 »
lha akhwat ngga bisa masak?

Apa kata duniaaa... ? (Naga Bonar style)
Lucu... bagaimana kita MEMPERCAYAI APA KATA KORAN
Namun MEMPERTANYAKAN apa kata Al-QURAN

Offline hoerani

  • myQ Newbie
  • *
  • Tgl Gabung: Okt 2006
  • Tulisan: 6
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 07 September 2007, 12:17:07 »
wallaahhhh aku ga bisa masak uy gimana neh hiks hiks hiks,
belajar dulu aahhhh..... ;)

Offline Agustin

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 2.493
  • Jenis kelamin: Wanita
  • " Semaikan Benih Keimanan "
    • Lihat Profil
« Jawab #10 pada: 07 September 2007, 12:36:46 »
ehm.. learning by doing ajalah..... ;D
Gtu aja kok repot  %peace%
kalo tetep ga bisa meskipun learning by doing.. ya cari bantuan aja  %peace%
" Di akherat kelak akan dihadapkan ke jembatan Shirat,seberapa cepat diri kita menyambut setiap seruan NYa, secepat itulah kita akan menyeberanginya "

Offline sarah_azizty

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 2.302
  • Lokasi: bumi Allah
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Bidadari chubbynya Syahban ^_^
    • Lihat Profil
« Jawab #11 pada: 07 September 2007, 12:41:21 »
masak ma belanja mah dah gawean sehari-hari!!!


* masak air.................. :hihi: tuing!! %peace%

Offline LuKHa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.229
  • Lokasi: Jou Ku Za (DIY)
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #12 pada: 07 September 2007, 14:03:10 »
Emang jadi syarat mutlak yah, ...

kalo tentang mutlak... eee aduh entah ya, daku belum banyak mengerti... :malu:
tapi sebagai pertimbangan liat aza bagian di bawah inih... ::)
Kutip dari: LuKHa
Eit kalo udah menikah, masa sih isteri shalihah tidak bisa masak, betu apa betul?!

lha akhwat ngga bisa masak?

Apa kata duniaaa... ? (Naga Bonar style)


Kutip dari: LuKHa
Ukhti frensQers yang ngekos juga sebaiknya belajar memasak. Setidaknya untuk diri sendiri, atawa saat buka puasa bersama.
:)


Ini mau nyari istri (bidadari) atau mau nyari koki (pembantu)..? :)
...

yeee ko' menjurus kepada "cari" sich? 'kan tentang "kudu" :p
ka' ipin lempeng aja gituh kalo punya istri ga bisa atau belon bisa masak...
misalnya menyukai gule kambing, truz istrinya ga bisa bikinin yang ada beliii teruu..uusss atau dibuatin pembantuuu teruu..uusss, memang ci insyaAllah ikhlas dan tetap tersenyum ke istri, namun di hati kaya'nya bakalan ada yang mengganjal degh...

coba dironsen, di hati ada biji kelapa yang mengganjal, ketelan waktu minum airnya :hihi:

eh kelapa ada bijinya ngga :malu:
SEMANGAAAT!!!

>:( akhwat yang belon bisa masak, belajar atuh...
semoga manfaat di bulan yang penuh berkah, bulan suci, bulan seribu bulan, bulan Ramadhan...
man arafa nafsahu fa qad' arafa Rabbahu
siapa yang kenal dirinya, maka dia akan kenal Tuhannya

Offline ipin4u

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.969
  • Lokasi: Balikpapan
  • Jenis kelamin: Pria
  • We support Palestine!
    • Lihat Profil
    • my blogs at multiply
« Jawab #13 pada: 07 September 2007, 14:18:44 »
yeee ko' menjurus kepada "cari" sich? 'kan tentang "kudu" :p
ka' ipin lempeng aja gituh kalo punya istri ga bisa atau belon bisa masak...
misalnya menyukai gule kambing, truz istrinya ga bisa bikinin yang ada beliii teruu..uusss atau dibuatin pembantuuu teruu..uusss, memang ci insyaAllah ikhlas dan tetap tersenyum ke istri, namun di hati kaya'nya bakalan ada yang mengganjal degh...

coba dironsen, di hati ada biji kelapa yang mengganjal, ketelan waktu minum airnya :hihi:

Ya insya Allah istri juga pasti ngerti kok...

Tinggal kita nikmati aja apa yang ada...
Maksudnya, klo adanya istri yang belum jago masak, ya kita bawa enjoy :) nanti juga lama2 dia akan bisa juga karena belajar2, tinggal kita support aja terus ;)

Justru disitu nanti ada kenangan indah bersama dia waktu dia masih belum bisa masak... masakannya kurang enak, ngga ada rasanya... dll ;D jadi bisa dikenang bersama saat sudah tua nanti <-- halah sok tau banget sih :hihi: %peace%


Di ceramah "Menuju Persiapan Pernikahan", Ust Anis Matta mengatakan mengenai konsep "harapan sosial", jadi dalam rumah tangga, harapan2 sosial yang terlalu banyak (dan tidak bisa menerima apa yang ada) itulah yang menyebabkan rumah tangga menjadi tidak "asyik" <-- kata "asyik" itu dari saya ;D


Jadi ya gitu deh...


*setidaknya ini pendapat saya saat ini (ngga tau deh klo nanti dah dapat istri gimana :hihi: %peace% )

Offline LuKHa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 3.229
  • Lokasi: Jou Ku Za (DIY)
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #14 pada: 07 September 2007, 14:26:49 »
*setidaknya ini pendapat saya saat ini (ngga tau deh klo nanti dah dapat istri gimana :hihi: %peace% )

OK, deh! kalo belon bisa masak itu berarti ada niat dan usaha untuk bisa...
istri kaya' gitu :hmmm: boleh juga lah :D

tapi kalo ngga bisa masak... nah loh... frensQers mau ga?! :jaim:
man arafa nafsahu fa qad' arafa Rabbahu
siapa yang kenal dirinya, maka dia akan kenal Tuhannya