@Yassin El Cordova
Sejauh yg saya tau, ulama selain beliau yg tidak mengharamkan adalah Yusuf Qardhawi, Quraish Shihab dan MUI
Tapi saya ngga tau apa anda menganggap mereka layak dalam memberikan ijtihad dalam hal ini, koz pandangan orang kan belum tentu sama satu sama lain...

Dari pihak penentang, kebanyakan mereka sudah mengidentikkan pacaran = zina
Sementara dari pihak pendukung, yang merasa ngga melakukan itu (ngeliat dengan tatapan nafsu, pegang2an, mojok bedua2an, sampe kissing n ML) merasa keberatan...karena memang mereka g ngelakuin itu. Dan memang itu faktanya...ngga semua yg pacaran ngelakuin itu.
Mungkin kasusnya akan sama kalo kita balik situasinya...
A : "Kemaren ada yg taarufan tapi mereka bedua2an gitu, mana pegang2an juga...sampe kissing pula"
B : "Yeee..itu si bukan taaruf..."
A : "Mereka bilangnya taaruf ko, si C & D juga gitu...sama..."
B : "Bukan...taaruf itu g gitu...aturannya tu ketat...bla bla bla bla bla...."
A : "Ooo...gituu.."
---
X : "Kemaren ada yg pacaran mereka bedua2an gitu, mana pegang2an juga...sampe kissing pula"
Y : "Yee..itu si bukan pacaran..."
X : "Mereka bilangnya pacaran ko, si R & S juga gitu...sama..."
Y : "Bukan...pacaran itu g gitu...aturannya tu ketat...bla bla bla bla bla...."
X : "Ooo...gituu.."
---
Kegiatannyakah yang salah?.......ataw pelakunya?

---------------------------------------------------
Kalau kamu ingin mendapatkan dunia, harus dengan ilmu
Kalau kamu ingin mendapatkan akhirat, harus dengan ilmu
Kalau kamu ingin keduanya, maka harus juga dengan ilmu
Allah mensyaratkan bahwa manusia bisa memperolehnya keduanya, namun mereka membutuhkan ilmu

Maaf kalau ada kata yg salah ataw menyinggung

Wassalam