Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Rabu, 23 Mei 2012/2 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:56 - Shubuh 4:33:20 - Terbit 5:55:23 - Dzuhur 11:49:41 - Ashar 15:11:42 - Maghrib 17:44:02 - Isya' 18:57:35 WIB

Penulis Topik: (Refresh) How To Make Perencanaan Keuangan Keluarga?  (Dibaca 2732 kali)


Offline bu edi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2008
  • Tulisan: 1.249
  • Lokasi: bekasi
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 18 November 2008, 07:55:33 »
bagus banget nih.......  :topOK: :topOK:

misua saya alumni stan, jd saya banyak belajar ttg manajemen keuangan dr dia
tdnya keuangan klg mengalir begitu aja tp setelah beberapa bln menikah trs sadar tabungan ko gak nambah2 br qta evaluasi penghasilan & pengeluaran.

saya pikir manajemen keuangan di tumahtangga saya dah bagus krn dilingkungan kerja & tetangga saya gak ada yg menerapkan audit & evaluasi keuangan tp ternyata ada yg lebih bagus lg dng adanya perencanaan keuangan

ikut belajar menerapkan yach......
« Edit Terakhir: 19 November 2008, 15:54:17 oleh bu edi »
hanya ingin lebih baik dari sebelumnya
tapi kenapa ada saja rintangannya

Offline Anis_WN

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.461
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #31 pada: 18 November 2008, 08:01:26 »
Kutip dari: bu edi
misua saya alumni stand

Perasaan, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara itu disingkat STAN, deh...

Atau barangkali itu ada di Daerah, jadinya STAND? :hmmm:

%peace%

OOT aja, nih...
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline bu edi

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Nov 2008
  • Tulisan: 1.249
  • Lokasi: bekasi
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #32 pada: 19 November 2008, 15:53:34 »
^
betul pak, saya keterusan nulis, berarti pak anis jeli jg  ;D O0
thx  koreksiannya
hanya ingin lebih baik dari sebelumnya
tapi kenapa ada saja rintangannya

Offline ayyesha puteri

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 2.893
  • Jenis kelamin: Wanita
  • hadirmu membawa kebahagiaan untukku
    • Lihat Profil
    • Lembaga Pendidikan UNIKAJAYA
« Jawab #33 pada: 21 Januari 2009, 15:40:20 »
siip, thx sngt brmanfaat.aplg keuangan keluarga kami msh campur aduk dg keuangan perusahaan..jd kudu bener2 mantab manajemen keuanganna.

Offline hakimrie

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Jan 2008
  • Tulisan: 2.052
  • Lokasi: Bandung
  • Jenis kelamin: Pria
  • Freedom for Palestine
    • Lihat Profil
    • hakim
« Jawab #34 pada: 21 Februari 2009, 06:23:58 »
mantau, semoga dapat ilmunya  :ehm:
~{Semoga Allah berkahi tiap kata yang mengalir dari ujung jemari ini}~
Pernikahan Ochie & Hakim

Offline ayyesha puteri

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2006
  • Tulisan: 2.893
  • Jenis kelamin: Wanita
  • hadirmu membawa kebahagiaan untukku
    • Lihat Profil
    • Lembaga Pendidikan UNIKAJAYA
« Jawab #35 pada: 22 Februari 2009, 07:38:07 »
masih terus belajar neh........ngatur keuangan, biar cepet sukses....... :topOK:

Offline chair

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 4.625
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tetep smangad!
    • Lihat Profil
    • chair
« Jawab #36 pada: 23 Februari 2009, 10:43:02 »
iyah, kalo punya usaha sendiri emang susah2 gampang misahin uang perusahaan ama uang kebutuhan pribadi

Offline sam_an

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2007
  • Tulisan: 1.508
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • allahuakbar
    • Lihat Profil
    • http://saman1234.multiply.com/
« Jawab #37 pada: 23 Februari 2009, 13:17:02 »
Belajar sik :koran:

Offline ireallycute

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2008
  • Tulisan: 2.223
  • Lokasi: Jogja
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dzikir Allah itu lbh besar (org-nya blm tentu ada)
    • Lihat Profil
« Jawab #38 pada: 15 Maret 2009, 17:44:00 »
mohon ijin numpang asbun...ah
Dari 3 hal yg nanti di hari akhir ditanya pertanggungjawabannya adalah:

Ilmu
Ditanyakan untuk apa ilmu yg kita punyai.

Umur
Ditanya dihabiskan untuk apa saja jatah umur/waktu yg kita punyai.

Harta
Khusus untuk ini ada 2 pertanyaannya:

Dari mana kita dapatkan harta kita?
Untuk apa harta yg kita dapatkan?

... makasih pak.anis, tulisannya bener2 nampar gw bgt.

GAGAL MEMBUAT PERENCANAAN == MERENCANAKAN SUATU KEGAGALAN

Walaupun sangat sederhana, perencanaan itu tetep diperlukan...

...sepakat, bagiku perencanaan yg baik, ditulis, terorganisisr berati sudah setengah keberhasilan,...hiperbol mode.
--------------------------

saya kira kerja keras saja tanpa dibarengi manajemen keuangan yg baik akan sulit maju.
pengelolaan keuangan yg baik sangat2 penting.

namun lebih penting lagi adalah bagaimana menhasilakan uang lebih2 banyak lagi.

dan satu2 nya cara mnghasilkan uang lebih banyak adalh kita mengupgrde kapsitas'kebergunaan" kita bagi kehidupan.
intinya jika mo kaya berarti harus jadi dermawan terbesar.
> memberikan/memenuhi apa yg dibutuhkan kehidupan/org.
> dgn memahaminya. :hmmm:

btw,... jika ndak hati2 manajemen kek gini bisa membelenggu kita dalam pikiran sempit or berpikir kerdil :hmmm:
... trus terang buat gw pribadi ndak akan cucok.
model2 kek gini dah pasti ditulis ma org dgn pikiran normal dan diikuti oleh org kebanyakan, so org aneh dan abnormal (mis: kek gw) dijamin bkl stress hebat jika ikut ni model,... palagi model2 si-sepir cendok :hihi:

sebelum dimaki org2 cabut dulu ahhh mesti lum puas juga ni gw asbun nya :hihi:
"Maka bersabarlah kamu seperti sabarnya para Rasul yang mempunyai keteguhan hati dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka." (QS. 46:35)"

Offline akh-santo

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2009
  • Tulisan: 65
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Tetap Belajar dan Berjuang!!!
    • Lihat Profil
    • Gratis Report 1 Juta Rupiah
« Jawab #39 pada: 01 Juli 2009, 12:53:19 »
kok ga diterusin threadnya...??

Ini sangat bagus lho... :topOK: :topOK:

Kalo Perencana Keuangan yg lain
membagi anggaran
10% untuk SHARING
20% untuk SAVING
30% untuk LIABILITIES/ INVESTMENT
40% untuk CONSUMPTION

GRATIS Report
"Bagaimana Mendapatkan 1 Juta Rupiah Pertama Anda Lewat Internet"

Offline ertania

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2008
  • Tulisan: 3.360
  • Lokasi: Indonesia
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Palestina Ku Sayang
    • Lihat Profil
« Jawab #40 pada: 01 Juli 2009, 13:11:59 »
Thread yg bagus. O0
Saya ga pandai mengelola keuangan. :toe:

Offline akh-santo

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Jun 2009
  • Tulisan: 65
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Tetap Belajar dan Berjuang!!!
    • Lihat Profil
    • Gratis Report 1 Juta Rupiah
« Jawab #41 pada: 02 Juli 2009, 14:16:47 »
Menentukan Tujuan Keuangan.

Dalam buku “7 Habits of Highly Efective People”, Steven R. Covey menyebutkan bahwa salah satu kebiasaan orang yang efektif adalah “Memulai dari Akhir”. Kebiasaan ini juga kita terapkan untuk perencaaan keuangan kita. Sejak tahap pertama kali merencanakan keuangan, kita harus menentukan apa sih tujuan terakhir yang kita inginkan dari uang kita.

Mengapa harus memulai dari tujuan? Analoginya adalah seperti ini. Bayangkan bila kebetulan Anda memiliki waktu luang di hari Minggu, dan Anda hendak menghabiskannya di luar rumah. Awalnya Anda masih tidak memiliki tujuan yang jelas, yang penting bagi Anda adalah jalan-jalan di luar rumah saja. Jadi Anda keluar dari rumah, mengendarai mobil Anda tanpa arah yang pasti. Nah, di tengah jalan tiba-tiba baru Anda kepikir, oh iya minggu lalu saya ingin ke Mall A untuk membeli sesuatu. Namun karena Anda sudah menghabiskan banyak waktu untuk jalan-jalan tanpa tujuan, apalagi kalau posisi Anda sekarang justru lebih jauh dari Mall A, Anda akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menuju Mall A.

Lain ceritanya bila sejak awal Anda masuk ke mobil, Anda sudah memiliki tujuan. “Saya ingin ke Mall A”. Pada saat itu juga Anda akan “merencanakan” jalan mana yang paling cepat untuk menuju ke Mall A. Anda akan tiba ke Mall A jauh lebih cepat daripada cerita sebelumnya.

Begitu pula ceritanya dengan keuangan kita. Apabila sejak awal kita sudah menentukan apa saja sih tujuan yang ingin kita capai dengan uang yang kita miliki, kita dapat membuat rencana keuangan yang sesuai, mengimplementasikannya sehingga akhirnya tujuan kita bisa tercapai dalam waktu yang lebih cepat.

Apa saja sih tujuan keuangan? Berikut adalah tujuan-tujuan keuangan jangka panjang:

1.   Dana untuk membiayai pensiun dengan gaya hidup yang diinginkan.
2.   Dana untuk membiayai pendidikan anak.
3.   Perlindungan keluarga dari resiko finansial.
4.   Warisan untuk anak.
5.   Penghematan pajak.

Selain itu, juga ada tujuan-tujuan keuangan untuk jangka pendek, seperti:
Membeli asset seperti rumah, mobil, elektronik, dan lain-lain.
Rencana liburan akhir tahun.

Ingat, kita harus SMART dalam menentukan tujuan keuangan kita.
•   Spesifik, Measurable, Achievable, Realistik dan Time-Frame.

Spesifik
artinya kita harus dapat membayangkan tujuan kita secara detail. Misalkan untuk dana pendidikan anak, kita harus sudah dapat memperkirakan ke universitas mana anak kita akan mengambil gelar arjana. Untuk dana pensiun kita harus sudah dapat membayangkan bagaimana kehidupan yang kita inginkan pada saat kita tua nanti.

Measurable
artinya dapat diukur, dalam hal ini alat ukurnya adalah mata uang. Misalkan saja kita ingin membuat rencana untuk liburan akhir tahun, kita harus memperkirakan berapa banyak uang yang akan dibutuhkan untuk liburan kita nanti.

Achievable
berarti dapat kita capai. Agar tidak menjadi pungguk yang merindukan bulan, sebaiknya tujuan keuangan disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita.
Realitik
berarti tujuan kita masuk akal, bukan merupakan khayalan yang tidak dapat diwujudkan dalam dunia nyata.

Time Frame
berarti kita harus memiliki jangka waktu yang jelas untuk mencapainya. Misalkan saja untuk dana pendidikan anak, kita harus tahu jelas kapan sang anak akan masuk ke universitas. Untuk rencana pensiun kita harus tahu pada umur berapa kita akan pensiun.Tuliskanlah tujuan-tujuan keuangan yang Anda inginkan pada kertas, dan kemudian baca kembali tulisan Anda. Beri nomor urut pada tujuan-tujuan tersebut berdasarkan hal mana yang paling penting untuk Anda.
Misalkan Anda menganggap anak Anda paling berharga untuk Anda, mungkin saja Anda memberikan nomor satu untuk dana pendidikan anak, kemudian nomor dua untuk perlindungan keluarga dari resiko finansial.
Mengapa perlu memberi nomor urut pada tujuan finansial? Karena keterbatasan pendapatan, ada kemungkinan kita TIDAK BISA mewujudkan seluruh tujuan finansial kita. Jadi kita hanya bisa memilih tujuan mana yang paling penting untuk kita. Untuk itulah gunanya nomor urut. Nantinya dalam membuat rencana, kita akan memulai dari tujuan yang paling penting. Tujuan dengan nomor urut satu. Setelah rencana untuk tujuan pertama ini bisa tercapai, dan masih ada uang tersisa, baru kita membuat rencana untuk tujuan kedua. Dan begitu seterusnya.

sumber : KeuanganPribadi
GRATIS Report
"Bagaimana Mendapatkan 1 Juta Rupiah Pertama Anda Lewat Internet"

Offline shan_erl

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 1.961
  • Lokasi: Tugu Pahlawan
  • Jenis kelamin: Pria
  • Alhamdulillah.. makasih Ya Alloh...
    • Lihat Profil
« Jawab #42 pada: 02 Oktober 2009, 09:38:12 »
Muslim yang terorganisir lebih baik daripada muslim yang tercerai berai :hihi:
* nyambung ga?
Hidup itu Indah karena berkah dari-Nya senantiasa turun, jangan dibikin susah. Bergembiralah!

Offline Anis_WN

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 24.461
  • Lokasi: Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Be yourself, but don't be selfish.
    • Lihat Profil
« Jawab #43 pada: 02 Oktober 2009, 09:58:47 »
kagak nyambung... :P

itu kan untuk gerakan jamaah, kalo ini mah untuk 'pribadi'
Manusia tak luput dari kesalahan. Ane manusia. Kesimpulan: Ane tak luput dari kesalahan. Mohon maaf bila ada kata yg salah. Dan... TKJSS

Offline wardoyo_b

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Jul 2007
  • Tulisan: 2.828
  • Lokasi: Jakarta - depok - Jakarta
  • Jenis kelamin: Pria
  • Cool banget nih...
    • Lihat Profil
« Jawab #44 pada: 16 Oktober 2009, 14:31:50 »
Alhamdulillah dari masih sekolah sdh bisa memanage keuangan setidaknya bisa memilah mana yang tidak penting, penting lebih penting dan paling penting.. Setelah berkeluarga dan lahir anak pertama, sdh di siapkan tabungan pendidikan buat dia insyaallah begitu juga untuk anak kedua dan seterusnya..
Satu senyum untuk semua kebaikan :)