Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Selasa, 22 Mei 2012/1 Rajab 1433 H : Imsak 4:26:52 - Shubuh 4:33:16 - Terbit 5:55:13 - Dzuhur 11:49:37 - Ashar 15:11:37 - Maghrib 17:44:03 - Isya' 18:57:30 WIB

Penulis Topik: Konsultasi Kesehatan Gigi dan Mulut Disini  (Dibaca 17493 kali)


Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.237
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #30 pada: 30 Mei 2007, 16:24:27 »
Hehe, jadi melebar nih. Tapi gak papa deh. Karena penasaran saya googling nih. ketemu yang ini :

Two recent randomized clinical trials in children showed no statistically significant differences in adverse neuropsychological or renal effects observed over the five-year period in children whose caries were restored using dental amalgam or composite materials, although one study could not rule out the possibility of a small adverse effect on IQ in children with amalgam. In contrast, one study showed a trend of higher dental treatment need later in children with composite, and thus, claimed that amalgam fillings are more durable. However, subsequent study published in JAMA cites increased mercury blood levels in children with amalgam fillings. The study states, "during follow-up [blood mercury levels were] 1.0 to 1.5 microg/g higher in the amalgam group than in the composite group." EPA considers high blood mercury levels to be harmful to fetus, and also states that "exposure at high levels can harm the brain, heart, kidneys, lungs, and immune system of people of all ages." Currently, EPA has set the "safe" mercury exposure level to be at 5.8 micrograms of mercury per one liter of blood. While mercury fillings themselves do not increase mercury levels above "safe" levels, they been shown to contribute to such increase. However, such studies were unable to find any negative neurobehavioral effects, and once again assured that amalgams are safe.

Dari http://en.wikipedia.org/wiki/Dental_amalgam_controversy

Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.237
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #31 pada: 30 Mei 2007, 16:29:50 »
hehe...ikutan tanya dunkz..
kalo sikat gigi suka mual2 terus bahkan kadang sampe muntah,  :toe: itu ada hubungannya sama gigi or mulut gak sih? ???
atau itu masalahnya di lambung? soalnya daku punya maag yang lumayan kronis nih...  :'(

Gak ada, itu hubungannya dengan lambung. Ganti sikat gigi dengan yang kepalanya kecil. Karena bisa jadi kepala sikat gigi yang besar itu menyentuh langit-langit lunak dan merangsang pembukaan pada katup lambung.

Offline asrie

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 3.214
  • Lokasi: kota kembang
    • Lihat Profil
« Jawab #32 pada: 30 Mei 2007, 16:34:27 »
mba dayna dan @ lee_nca....
gigi saya teh udah tinggal setengah lagi+akarnya.dokter sih udah ngasih analgesik tapi untuk seminggu, ntar balik lagi buat minta resep. tapi itu bikin saya bosen.
saya sih udah minta dicabut, tapi kata dokternya gusinya bengkak, jadi blom bisa dicabut, jadi harus nunggu ga sakit, padahal ga sakit.
tolongin ya....

Offline Dayna

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 10.237
  • Lokasi: Kuwait
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
« Jawab #33 pada: 30 Mei 2007, 17:04:36 »
@ asrie

Kalau rusak parah mendingan dicabut saja. Tapi kalau bengkak memang dokter tak mau mencabut, karena anestesianya tak akan berfungsi. Lihat deh mahkota giginya masih putih atau sudah hitam? Kalau sudah hitam, apalagi sampai ke akarnya ya mending dicabut :).

Offline fikri2831

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.874
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #34 pada: 30 Mei 2007, 19:23:19 »
dokternya cantik ga,, mo ikut konsul nih :malu:

bisakah bleaching dilakukan sendiri?
kalo bisa, rekomend obatnya dunk

makasih

Offline ARS

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 21.962
  • Lokasi: Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Jenis kelamin: Pria
  • !..Karena Korupsi Bukanlah Budaya!..!
    • Lihat Profil
    • Apa Dong (dot) Com
« Jawab #35 pada: 31 Mei 2007, 07:55:48 »
Tante Dayna hebring nih... perawat ngerti juga yak soal gigi2an... serasa di jaman mantri neh... :D

iseng nanya temen kedokteran gigi yugiyem soal kasusnya asrie, jawabannya begini:
"Itu kasuistik, ga bisa sembarangan dicabut begitu aja. Kudu diliat dulu gejala2nya, kayak nyeri, bengkak, itu harus dihilangkan terlebih dahulu. Kayak pake penghilang nyeri, antibiotik, dan anti-imflamasi. Kalo gejalanya udah mereda, baru boleh dicabut.. kalo pada saat bengkak & nyeri dicabut, ditakutkan karena kondisi pasien sedang menurun, akan terjadi syok hipovolemik.."

tul ga nih ya bahasanya..? :D
█ Apa Dong (dot) Biz @ www.apadong.biz
█ 24x7x365 Support - Free Services+Bon

Offline aira^kudo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: Bandung thea..
  • Jenis kelamin: Wanita
  • [tsuki no kokoro ni, kakaru kumo nashi...]
    • Lihat Profil
« Jawab #36 pada: 31 Mei 2007, 09:12:54 »
eh..mau tanya. kenapa gigi yang paling depan biasanya lebih besar drpd yang lainnya. soalnya jadi kayak kelinci nih... %peace%



----
ini OOT gak ya?  ???
.... a honorable death is prefer to be a life in shame....

Offline lee_nca

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 1.443
  • Sakura San
    • Lihat Profil
« Jawab #37 pada: 31 Mei 2007, 10:19:36 »
dokternya cantik ga,, mo ikut konsul nih :malu:

bisakah bleaching dilakukan sendiri?
kalo bisa, rekomend obatnya dunk

makasih

Boleh asal ada bayarannya ya :D :hihi: :hihi:
Harus dilihat dulu kasusnya seperti apa, pewarnaan pada gigi itu akibat pewarnaan ekstrinsik (dari luar) atau intrinsik (dari dalam). pewarnaan ekstrinsik itu bisa akibat terlalu banyak minum kopi, soft drink, teh karena merokok. kalau Intrinsik akibat kelainan pertumbuhan di masa lalu contoh amelogenesis imperfecta (kelainan pada struktur email), akibat perubahan warna pada gigi pasca saluran perawatan akar (atau dibilang perawatan syaraf gigi), atau pewarnaan akibat konsumsi antibiotik tetrasiklin sewaktu masa pertumbuhan.

Perawatan pada pewarnaan gigi ekstrinsik atau intrinsik berbeda. Kalau akibat intrinsik, hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi spesialis konservasi, jadi pewarnaannya dari dalam. gigi terlebih dahulu dibur untuk dibuka, lalu dibersihkan saluran akarnya, dan baru diaplikasikan pasta bleacing.

Klau pewarnaan ekstrinsik sebenernya bisa dilakukan sendiri, tapi untuk lebih amannya lebih baik dilakukan konsultasi dulu kepada yang lebih berpengalaman. karena aplikasi bleching itu bermacam2, jadi disesuaikan juga dengan pasiennya.

Dipasaran juga sudah banyak dijual pasta2 untuk bleaching. atau kalau mau lebih murah bisa di beli di toko bahan kimia. contohnya hidrogen peroksida dengan konsentrasi 10-15 % untuk aplikasi akibat pewarnaan intrinsik, tapi penggunaannya harus dilengkapi dengan moutguard (kayak pelindung petinju)..nah nanti moutguard itu diolesi dengan hidrogen peroksida..dapat dilakukan 3-4 jam perhari. untuk pewarnaan ringan hasil bisa tampak sekitar 2-3 minggu. Namun biasanya perawatan dilakukan antara 4-24 minggu, dan dilakukan kontrol apakah terjadi iritasi pada jaringan atau ada lesi oral atau tidak. :D semoga bermanfaat (ntr keluar nih UAS besok :hihi:)
Agar sepeser rupiah kita menjadi lebih berharga:


Offline lee_nca

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 1.443
  • Sakura San
    • Lihat Profil
« Jawab #38 pada: 31 Mei 2007, 10:24:19 »
Tante Dayna hebring nih... perawat ngerti juga yak soal gigi2an... serasa di jaman mantri neh... :D

iseng nanya temen kedokteran gigi yugiyem soal kasusnya asrie, jawabannya begini:
"Itu kasuistik, ga bisa sembarangan dicabut begitu aja. Kudu diliat dulu gejala2nya, kayak nyeri, bengkak, itu harus dihilangkan terlebih dahulu. Kayak pake penghilang nyeri, antibiotik, dan anti-imflamasi. Kalo gejalanya udah mereda, baru boleh dicabut.. kalo pada saat bengkak & nyeri dicabut, ditakutkan karena kondisi pasien sedang menurun, akan terjadi syok hipovolemik.."

tul ga nih ya bahasanya..? :D

Setuju nih sama om ARS
Agar sepeser rupiah kita menjadi lebih berharga:


Offline lee_nca

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 1.443
  • Sakura San
    • Lihat Profil
« Jawab #39 pada: 31 Mei 2007, 10:39:17 »
eh..mau tanya. kenapa gigi yang paling depan biasanya lebih besar drpd yang lainnya. soalnya jadi kayak kelinci nih... %peace%

----
ini OOT gak ya?  ???

Iya.. gigi seri atas yang paling depan (insisivus sentral atas) memang merupakan gigi seri yang ukurannya terbesar diantara gigi seri yang lain,nah bisa dibandingkan nih...

Gigi seri pertama (insisivus sentralis) atas : 7,4-9,75 mm
Gigi Seri pertama bawah                        : 4,97- 6,6 mm (ini gigi seri yang paling kecil ukurannya...coba deh                                 perhatiin di kaca :D)
Gigi seri kedua (insisivus lateralis) atas    : 6,05-8,10 mm
Gigi seri kedua bawah                           : 5,45-6,85 mm

Kalo di bandingi sama gigi taring juga lebih besar gigi seri pertama atas loh...
Gigi taring (caninus) atas                      : 7,05-9,32 mm
Gigi taring bawah                                 : 6,15-8,15 mm

kalo lebih kecil dari itu bisa dikatakan sebagai mikrodonsia, kalau lebih besar disebut makrodonsia.

Kalo kayak kelinci kan jadi lebih menarik :hihi: :hihi: :hihi:
« Edit Terakhir: 01 Juni 2007, 05:54:56 oleh lee_nca »
Agar sepeser rupiah kita menjadi lebih berharga:


Offline lee_nca

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 1.443
  • Sakura San
    • Lihat Profil
« Jawab #40 pada: 31 Mei 2007, 10:44:53 »
mba dayna dan @ lee_nca....
gigi saya teh udah tinggal setengah lagi+akarnya.dokter sih udah ngasih analgesik tapi untuk seminggu, ntar balik lagi buat minta resep. tapi itu bikin saya bosen.
saya sih udah minta dicabut, tapi kata dokternya gusinya bengkak, jadi blom bisa dicabut, jadi harus nunggu ga sakit, padahal ga sakit.
tolongin ya....

Kalau ada dana yang cukup lebih baik dilakukan perawatan saluran akar aja (biasanya di sebut perawatan syaraf), tapi selain harganya mahal perawatan ni membutuhkan waktu yang lama, pasien harus rajin kontrol agar perawatan yang dilakukan berhasil.

Tapi kalau dananya tidak memungkinkan, lebih baik dicabut, karena gigi tersebut dapat menjadi fokal infeksi. Bisa berakibat endokarditis, kalau gigi rahang atas bisa menyebabkan sinusitis maksilaris.

Tapi setelah dilakukan pencabutan, mba asrie harus langsung dibuatkan gigi tiruan, agar fungsi penguyahan atau mastikasi tidak terganggu.
Agar sepeser rupiah kita menjadi lebih berharga:


Offline aira^kudo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: Bandung thea..
  • Jenis kelamin: Wanita
  • [tsuki no kokoro ni, kakaru kumo nashi...]
    • Lihat Profil
« Jawab #41 pada: 31 Mei 2007, 10:48:59 »
tengkyu bu dokter... :)
.... a honorable death is prefer to be a life in shame....

Offline lee_nca

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Mei 2006
  • Tulisan: 1.443
  • Sakura San
    • Lihat Profil
« Jawab #42 pada: 31 Mei 2007, 11:00:38 »
tengkyu bu dokter... :)

Aamiin..didoain biar cepet2 lulus nehh :D
Agar sepeser rupiah kita menjadi lebih berharga:


Offline aira^kudo

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 5.405
  • Lokasi: Bandung thea..
  • Jenis kelamin: Wanita
  • [tsuki no kokoro ni, kakaru kumo nashi...]
    • Lihat Profil
« Jawab #43 pada: 31 Mei 2007, 11:55:08 »
@lee_nca  (keingetan nama sendiri  :toe:)

amiin...hontou ni arogato gozaimashita, saling mendoakan semoga cepet lulus juga ^-^



---------
jadi OOT gini  %peace%
.... a honorable death is prefer to be a life in shame....

Offline fikri2831

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.874
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #44 pada: 31 Mei 2007, 15:32:49 »
Dipasaran juga sudah banyak dijual pasta2 untuk bleaching. atau kalau mau lebih murah bisa di beli di toko bahan kimia. contohnya hidrogen peroksida dengan konsentrasi 10-15 % untuk aplikasi akibat pewarnaan intrinsik, tapi penggunaannya harus dilengkapi dengan moutguard (kayak pelindung petinju)..nah nanti moutguard itu diolesi dengan hidrogen peroksida..dapat dilakukan 3-4 jam perhari. untuk pewarnaan ringan hasil bisa tampak sekitar 2-3 minggu. Namun biasanya perawatan dilakukan antara 4-24 minggu, dan dilakukan kontrol apakah terjadi iritasi pada jaringan atau ada lesi oral atau tidak. :D semoga bermanfaat (ntr keluar nih UAS besok :hihi:)

berbahaya ga ya kalo tanpa resep dokter
kalo ga salah cara kerja nya, dg menggerus email gigi ya
makasih :)