19 Juni 2013, 23:24:16
Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email FaceBook Login -->
"myQ Pala"

myQuran - Komunitas Muslim Indonesia


myQ Selasar, sekilas info: Menghitung Hari Menuju SILAKBARNAS (Silaturrahim Akbar Nasional) - Pantai Depok, Jogja, 29-30 Juni | Selamat datang di myQuran, komunitas muslim indonesia..


Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang maka dia diberi pendalaman dalam ilmu agama. Sesungguhnya memperoleh ilmu hanya dengan belajar. (HR Bukhari)

img_iklan_board/352783160.jpg

Penulis Topik: ReSensi Buku  (Dibaca 10942 kali)

Offline de51

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.734
  • Jenis kelamin: Wanita
  • dapat baju baroo
    • Lihat Profil
    • Allahu Ghoyatunaa
Re: ReSensi Buku
« Jawab #30 pada: 09 Juni 2008, 12:45:24 »
@ Novi
iya MMU yg di Fatmawati --> 25%, Desi sering kok ngambil buku dr sana
kalau penulis di Zikrul malah dpt 35% lohh, baik banget kan.. :hihi: :hihi: lohh kok jd bahas ginian yahh

Persembahan Cinta



Kutip
Inilah persembahan cinta pasangan suami-istri dari pelosok negeri; mulai dari kawasan jambrut khatulistiwa, Hongkong, Singapura hingga daratan Eropa, Perancis. Mulai dari lakon cinta yang putus sambung saat pe-de-ka-te, tapi selalu mesra, selalu cinta, dan selalu kasih setelah menikah, hingga romansa antar benua yang begitu banyak perbedaan, dan justru itulah yang terindah.

“Tidak ada di kamusku berpoligami. Sulit untuk berlaku adil di zaman sekarang, Sayang. Engkaulah perempuan satu-satunya dalam hidupku.” (Patrick Monlouis-Perancis)

“Istriku sangat suka memberi orang-orang terdekat dengan kado-kado cantik. Sinar bahagia memancar dengan tulus dari wajahnya. Itu sungguh keindahan tersendiri bagiku.” (Alfi Rahman-Aceh)

”Aku teringat awal pertemuan kami dalam sebuah produksi film dakwah. Ada debar di hati, kutepis perasaan ini. Enam tahun selisish usia kami... Jika boleh memilih, betapa aku ingin yang menshalatkan, mengkafani dan mengantarku ke tempat peristirahatan terakhir adalah suamiku.” (Anneke Puteri-Cibubur)

”Hanya tiga hari setelah pertemuan jarak jauh kita, aku mendengar lagi suaramu lewat telepon. Dengan nada gemetar kau berkata; aku ingin menikah denganmu...” (Yudith Fabiola - Singapura)




Offline akhwat_biologi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 4.635
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Dirimu Anugerah Terindah :)
    • Lihat Profil
    • Toko Tas Bandung Online
Re: ReSensi Buku
« Jawab #31 pada: 11 Juni 2008, 21:20:56 »
wah seru nih isinya  :) :)

Jaket Motor Online http://jaket-motor.net Toko Tas Bandung Online http://tasbandung.net

Offline de51

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.734
  • Jenis kelamin: Wanita
  • dapat baju baroo
    • Lihat Profil
    • Allahu Ghoyatunaa
Re: ReSensi Buku
« Jawab #32 pada: 12 Juni 2008, 08:41:05 »
@ Uni Lidya
iya uni..
isinya ternyata lebih bagus dr covernya :D

Desi baru baca 5 dr 31 kisah..
terakhir baca td pagi...
langsung nangis bombay pas selesai baca kisah-nya teh Pipit :usapi:

Kisah2nya penuh warna, karena berasal dari 31 penulis yang berbeda.
Ada yg lucu, kaya' kisahnya pak Udo Yamin (kalau yg ini susah buat berhenti ketawa :D )
Ada yg mengharukan, ada yg romantis, ada juga yg garink :D



Offline akhwat_biologi

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 4.635
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Dirimu Anugerah Terindah :)
    • Lihat Profil
    • Toko Tas Bandung Online
Re: ReSensi Buku
« Jawab #33 pada: 14 Juni 2008, 02:54:15 »
wah desi dah bc toh....

mau dunk pinjam  %peace%
Jaket Motor Online http://jaket-motor.net Toko Tas Bandung Online http://tasbandung.net

Offline de51

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.734
  • Jenis kelamin: Wanita
  • dapat baju baroo
    • Lihat Profil
    • Allahu Ghoyatunaa
Re: ReSensi Buku
« Jawab #34 pada: 14 Juni 2008, 08:10:46 »
boleh aja.. ambil nih di Bogor :hihi:


Offline sasukexcool

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tulisan: 893
    • Lihat Profil
Re: ReSensi Buku
« Jawab #35 pada: 01 Juli 2008, 18:37:34 »
Judul buku: Satanic Finance: True Conspiracies
Penulis: A Riawan Amin
Penerbit: Celestial Publishing
Cetakan: I, April 2007
Bahasa Indonesia



gambar tulung di back up ya  ;D

Buku ini di karang oleh Dirut Bank Muamalat
setelah baca buku ini maka kita jadi tahu
kenapa kita jadi mlarat
kenapa krisis ekonomi terjadi

berikut kira kira isimya :

pa yang menyebabkan negara-negara berkembang yang sebetulnya sangat kaya sumber daya alam, namun ternyata hidup miskin, kelaparan dan dililit utang yang seakan-akan tak mungkin terbayar? Apakah semua itu merupakan kebetulan?

Menurut penulis buku ini, hal tersebut sama sekali bukan kebetulan, melainkan sesuatu yang didesain. Bencana finansial, demikian ia menyebutnya, tercipta bukan dari proses kebetulan, tapi kreasi dari para setan dan manusia-manusia yang menjadi agen binaannya.

Para pelaku satanic finance itu menggunakan ''Tiga Pilar Setan'', yakni fiat money, fractional reserve requirement, dan interest (bunga bank) untuk menghisap darah korbannya, khuusnya negara-negara berkembang. Buku yang ditulis oleh pengarang The Celestial Management ini menggugah kesadaran baru betapa krisis ekonomi itu sengaja diciptakan. Penulis mengungkapkan cara setan merancang kehancuran ekonomi, siapa saja kolega mereka, dan apa saja trik-triknya.


===================================================

- Fiat money : tahukah anda bahwa kita menggantungkan ekonomi kita hanya pada selembar
kerta yang kita namakan uang kertas (bank notes).
Tahukan anda bahwa sebenarnya kekayaan
kita apabila kita punya banyak uang maka hanyalah ilusi karena uang kertas kita hanyalah kertas
yang dijamin oleh pemerintah.
Tahukah anda bahwa tidak ada jaminan bahwa uang kita akan diganti oleh emas sesuai dengan
pengertian kita saat ini.
Tahukah anda apabila anada punya uang kertas (dollar) tidak akan bisa ditukar dengan emas
oleh pemilik dollar yaitu amerika.

"Tahukah anda bahwa export terbesar dari amerika adalah uang kertas dollar.

"Tahukah anda bahwa The Fed (federal reserve ) sebagai pencetak uang dollar
adalah perusahaan swasta bukan milik pemerintah amerika.


- Fractional Reserve Requirement (FRR) : Persentase Cadangan minimal

Tahukah anda bahwa Bank bank termasuk bank sentral di seluruh dunia (termasuk kita)
hanya menyediakan FRR 10% atau cadangan minimal kekayaan nya hanya 10%

-> artinya anda hanya perlu cadangan modal 10 trilyun untuk mendapat kekayaan
masyarakat 100 Trilyun.
-> artinya hanya ada kekayaan sebesar 10 Trilyun (antara lain emas) untuk membuat
uang sebayak 100 Trilyun.
-> Makanya kalo semua nasabah mengambil uang simpanan di bank, bank tersebut
tidak akan mampu membayar. Demikian pula negara. Kalo semua negara menguangkan
devisa dollarnya maka si Banker yg punya dollar tidak akan mampu membayar.


- Interest : (bunga bank)

Anda sudah tau sendiri bahwa bunga bank adalah Riba...
Bunga bank memperbesar kesenjangan antara si kaya dan si miskin
anda tau kan bahwa sekali jadi orang kaya itu susah jadi miskin

Ketiga pilar ini disatukan maka

seusai rumus ekonom

MV=PY

dimana M : Jumlah uang kertas
V : Kecepatan uang beredar
P : Volume barang dan jasa yang ada
Y : rata-2 harga barang dan jasa

MV = Jumlah uang kertas yang beredar ( sektor moneter)
PY = Sektor Riil (jumlah nilai barang & jasa)

apabila MV (jumlah uang beredar) terus ditambah (untuk menambal kekurangan anggaran misalnya)
apabila dengan P yang tetap karena kapasitas produksi barang dan jasa terbatas
maka Y akan terus naik

itulah inflasi. sampai kapan? sampae perekonomian kolaps.
dan terjadi pengguntingan uang kertas

DIceritakan dlm buku ini ada dua pulau dng dua suku masing-2 Tukus & SUkus.
masing-2 suku makmur sejahtera dan punya emas banyak.
Syahdan ada 2 orang baru datang.
mereka memperknalkan uang kertas ke suku tersebut.
dan mereka menyimpankan emas penduduk dng ketentuan
1 uang kertas untuk 1 gram emas.
di pulau terdapat 100.000 gram emas maka uang yg beredar
adalah 100.000 uang kertas.

ditahun-2 pertama penduduk bisa menukarkan uang kertasnya
dng emas. Lama kelamaan krn terpercaya maka tdak ada
yg menukar uang dng emas lagi.

Nah orang baru tersebut menambah uang kertas sebanyak 900.000
shg jumlah uang menjadi 1.000.000.
(tanpa ada emas sebgai penggantinya)
uang tersebut dipinjamkan dengan bunga 15% pertahun.
maka dalam satu tahun harusnya ada uang kertas
- 100.000
- 900.000 (yg dipinjamkan)
- 135.000 (bunga dr pinjaman 900.000)
total 1.135.000

padahal jumlah uang kertas yang ada hanya 1.000.000
darimana yg lain bisa mendapatkan 135.000?
dari asset brooo... Rumah, tanah, ...dll akan disita

bertahun tahun kemudian semua aset akan menjadi milik orang baru tersebut

intinya .. hanya bermodal mesin pencetak uang maka orang baru tersebut
bisa menguasai aset di pulau tersebut.

Buku ini sanggaaat bagus...
setelah mambaca dijamin melek kenapa kita terkena inflasi dan tambah lama tambah miskin
oohh sudah daku tulis ya bahwa .. Amerika rata-2 setiap hari mengexport 1,5 milyar Dollar uang kertas
dan pencetak uang kertas dollar tersebut bukan pemerintah amerika !!!
dan tidak ada kewajiban bagi amerika sbg pemilik dollar untuk menukar uang kertas dollar
dengan emas !!!!!

dan The Fed adalah milik swasta !!!!

bluefame.com
« Edit Terakhir: 01 Juli 2008, 18:44:58 oleh sasukexcool »
Maaf kalau ada kalimat saya yang salah :)


All About Linux:http://myquran.org/forum/index.php/topic,10108.msg193039.html#msg193039

Offline sasukexcool

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tulisan: 893
    • Lihat Profil
Re: ReSensi Buku
« Jawab #36 pada: 01 Juli 2008, 18:44:18 »
Menanti Kehancuran Amerika dan Eropa



Sebuah buku spektakuler tentang analisa kehancuran Amerika dan Eropa di akhir zaman dari berbagai sudut pandang : empiris, historis, sosial, ekonomi, dan nubuwah akhir zaman.

Di saat Uni Soviet yang mengusung komunisme tumbang, Perang Dingin berakhir, maka Amerika tampil sebagai negara super power yang menentukan hitam putihnya dunia.

Di saat sistem politik demokrasi dan sistem ekonomi kapitalisme diterima oleh lebih dari 90 % negara di dunia.

Di saat 95 % negara anggota PBB mendukung Amerika dan sekutunya dalam memerangi Islam dan kaum muslimin melalui sandi operasi ‘perang global melawan terorisme’.

Di saat Amerika dan sekutu-sekutunya melanggar aturan internasional, dan melakukan invasi militer kepada dua negara yang paling miskin dan lemah di dunia, Afghanistan dan Irak, tanpa ada satu negara pun yang mampu mencegah dan menghukumnya.

Di saat Amerika Serikat terus memimpin sekutu-sekutunya dari Eropa Barat, Australia, Jepang, dan Korea Selatan untuk menuruti semua kehendaknya

Di saat Amerika telah menjelma bagaikan bangsa Mesir pada zaman Fir’aun, yang menginginkan bangsa-bangsa lain menghamba kepada mereka, mengikuti agama mereka, menyembah thagut, dengan cara memeras, menakut-nakuti, menyiksa, bahkan melenyapkan mereka.

Di saat Amerika tampil mengangkangi segala negara dan lembaga di dunia, tak terkecuali PBB, yang dengan leluasanya Amerika bisa berbuat semaunya tanpa ada seorang pun dan sebuah negara pun yang bisa mencegah dan menghukumnya.

Di saat seluruh dunia menerima klaim Amerika sebagai pusat peradaban, ekonomi, penegakan HAM, Demokrasi dan standar tunggal gaya hidup manusia.

Di saat Amerika menjadi tolok ukur dalam seluruh makna keberhasilan dan kesuksesan hidup manusia.

Bisakah Anda mempercayai penjelasan orang yang menyatakan bahwa Amerika dan sekutunya tengah berada di ambang keruntuhannya? Dapatkah Anda membenarkan klaim yang menyatakan bahwa negeri itu tengah di ujung jurang kebinasaannya? Bagaimana jika yang menjelaskannya adalah para tokoh politik, ekonomi, budaya dan cendekiawan Amerika dan Eropa sendiri? Bagaimana jika yang menjelaskannya adalah para ilmuwan dan ulama muslim? Bahkan, ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits yang shahih?

Amerika adalah sebuah negara adidaya yang ekonominya 100 % berbasis sistem ribawiyah-spekulatif (Kapitalisme) dan merupakan penghela utama peradaban Barat-modern. Banyak sekali orang yang tersihir oleh kehebatan teknologi negeri itu, terpesona oleh kekayaannya yang luar biasa, sehingga sama sekali tidak mengira bahwa sebenarnya negara adidaya itu tengah memasuki hari-hari terakhirnya, insya Allah. Buku ini mengungkapkan kenyataan sebenarnya yang tengah dihadapi negeri adidaya itu. Seluruh persyaratan untuk terjadinya sebuah kehancuran total telah terpenuhi oleh negeri ini; ekonomi, politik, militer, sosial, demografi, moralitas, termasuk nubuwat akhir zaman.

Dari sisi ekonomi, negeri produsen dolar ini telah berubah dari lintah darat menjadi korban lintah darat terbesar di dunia sejak pertengahan tahun 1986 – dimulai pada masa pemerintahan Presiden Ronald Reagen. Perubahan status ini bermula dari pengeluaran anggaran yang luar biasa besar bagi pembiayaan Proyek Perang Bintang (Strategic Defense Initiative) dan Kampanye Penghancuran Uni Soviet. Uni Soviet memang akhirnya hancur, akan tetapi dengan ongkos yang membuat Amerika sendiri menjadi limbung dan menuju status sekarat! Utang total pemerintah Amerika bertambah praktis secara eksponensial, dan per April 2007, utang tersebut telah melewati US$ 8,9 trilyun (ikuti terus statusnya pada situs “US National Debt Clock”) dan terus bertambah dengan besarnya bunga yang harus dibayar setiap tahun melewati angka US$ 300 milyar yang nilainya semakin bertambah pula seiring dengan semakin meningkatnya utang pokok dan suku bunga pinjaman.

Dengan akumulasi utang bangsa Amerika per 2007 (jumlah utang pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan rumah tangga) sebesar lebih kurang US$ 48 trilyun[1] (dengan kurs 1 US$ = Rp. 9000,- nilainya akan setara dengan kira-kira Rp. 432.000 trilyun, baca: empat ratus tiga puluh dua ribu trilyun rupiah!), secara teoritis, jika Bank Sentral Jepang dan atau Cina dan atau sejumlah investor lainnya (cukup salah satu saja yang beraksi, lainnya akan segera mengikuti) memutuskan menarik seluruh investasinya keluar Amerika, maka akan terjadi suatu gempa moneter yang luar biasa hebat, yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah umat manusia, di Amerika dengan episentrumnya terletak pada dua tanduk syaitannya, yaitu bursa saham dan pasar uangnya. Gempa moneter raksasa ini selanjutnya akan menimbulkan gelombang tsunami moneter yang luar biasa dahsyat yang menjalar ke seluruh penjuru dunia!

Banyak analisa para pakar ekonomi yang telah meramalkan kehancuran Amerika dari sudut pandang ini. Pada 23 Januari 2005, Jas Jain, salah seorang analis ekonomi terkemuka telah menulis, “Depresi yang lebih Besar (Greater Depression) adalah tak terhindarkan. Semakin tinggi kita mendaki tangga utang, semakin dalam ekonomi Amerika akan jatuh selama Depresi yang lebih Besar yang akan datang.

Pada Maret 2005, Stephen Roach, seorang kepala ahli ekonomi pada lembaga keuangan Morgan Stanley di Boston mengatakan, bahwa ia percaya peluangnya adalah 90% (yang menunjukkan sudah sangat dekat kepada kepastian!) bahwa utang yang gila-gilaan ini pada akhirnya akan membawa pada kehancuran ekonomi!

Pada 24 September 2005, Alan Greenspan, Gubernur Bank Sentral Amerika, mengungkapkan kepada sejawatnya Thierry Breton, Menteri Keuangan Perancis, bahwa Amerika Serikat telah kehilangan kendali atas defisit anggarannya. Selanjutnya Breton berkata, “Situasi yang menciptakan tekanan saat ini pada pasar uang adalah jelas defisit Amerika.” Ia juga mengungkapkan, “Nampak bagi saya bahwa sejawat saya John Snow (Menteri Keuangan Amerika, penj.) sepenuhnya sadar akan hal ini, ia ingin mengatasi masalah ini, tetapi nampaknya ia tidak mempunyai ruang yang cukup untuk bermanuver.”[2]

Dari sisi politik dan militer, kehancuran Amerika juga tinggal menunggu waktu. Perang yang dikobarkan oleh Amerika di negeri-negeri muslim telah mendapat kecaman internasional dan kerugian yang cukup besar. Hingga awal 2007, perang Irak dan Afganistan telah merenggut nyawa lebih dari 4000 orang tentara Amerika, dan lebih dari 50.000 tentara mengalami cedera. Semula Departemen Pertahanan Amerika, Pentagon, berusaha mengecilkan jumlah prajurit yang cedera menjadi 24.000 orang. Akan tetapi Dr. Linda Bilmes telah mengejutkan publik Amerika dengan membocorkan angka yang sebenarnya, yaitu berkisar 50.000 prajurit yang membuat Pentagon kebakaran jenggot. Angka ini tidak dapat disanggah oleh Pentagon karena dikutip oleh Dr. Bilmes dari Departemen Urusan Veteran Amerika yang terbebas dari pengaruh Pentagon. Sejauh ini lebih dari 200.000 veteran telah dilayani di VA centers (Pusat-pusat Urusan Veteran), dan terdapat antrian klaim pelayanan medis dari 400.000 veteran. Jumlah klaim diperkirakan akan mencapai 874.000 pada 2007, dan 930.000 pada 2008.39 Dari total prajurit yang cedera, sekitar 50% mengalami cacat permanen yang membuatnya tidak dapat bertugas kembali sehingga setara dengan kematian. Celakanya, tentara yang cacat ini malah membebani pemerintah Amerika dengan biaya perawatan seumur hidup yang jauh lebih besar dari pada kompensasi bagi keluarga prajurit yang tewas. Sebagai contoh, keluarga dari seorang prajurit yang tewas akan mendapatkan bantuan sebesar US$ 500.000, sedangkan seorang prajurit yang menderita cedera permanen di otaknya akan memerlukan biaya perawatan sekitar US$ 4 juta..

Faktor penting lainnya yang juga menambah/mempercepat kemungkinan kehancuran Amerika adalah datangnya bencana alam yang sangat dahsyat, seperti angin topan yang menghantam kota New Orleans yang terletak di wilayah Teluk Meksiko pada akhir Agustus 2005. Bencana tersebut telah membuat Kongres Amerika segera meluluskan permintaan bantuan sebesar US$ 10 milyar sebagai uang muka, sementara sebuah perkiraan telah menyebutkan bahwa dibutuhkan dana sebesar US$ 200 milyar guna merestorasi semua kerusakan, suatu nilai yang setara dengan perang selama empat tahun di Irak dan Afganistan.

Belum genap sebulan setelah bencana alam akibat angin topan yang demikian merusak tersebut, datang lagi angin topan kedua yang menghantam wilayah yang sama, yang menimbulkan kerusakan dan banjir secara meluas. Belum genap sebulan setelah topan kedua, datang lagi topan ketiga. Barangkali saja sudah menunggu angin-angin topan lainnya yang akan terus menghantam daratan Amerika.

Rentetan bencana tersebut telah menghancurkan sebagian infrastuktur energi Amerika; 108 anjungan pengeboran minyak rusak dan tidak mungkin dibangun kembali, demikian juga kerusakan pada sarana penyulingan minyak yang menurunkan kapasitas operasinya menjadi 70%. Bencana tersebut juga telah mengakibatkan 363.000 orang menjadi penganggur, dan menimbulkan gelombang kebangkrutan yang masif.[3]

Jika pandangan suram tentang masa depan Amerika di atas semata-mata dari sisi ekonomi, maka pandangan suram dari sisi sosial budayanya tercermin dari kutipan berikut ini,

“Gambaran suram masyarakat Amerika dilukiskan oleh Alistair Cooke, penyiar veteran kelahiran Inggris, yang tinggal di AS selama bertahun-tahun. Masalah Amerika baginya semata-mata merupakan pembusukan moral: ‘Tingkat kejahatan di kota secara teratur melampaui semuanya. selain tahun sebelumnya yang paling buruk, dan kejahatan di jalanan secara acak di waktu malam menandingi peristiwa menonjol dalam buku harian abad kedelapan belas. Obat terlarang adalah hama yang menyerang semua kelas dari segala usia. Kita baru saja tersadar untuk mendapatkan bahwa sudah lama sekali, mungkin beberapa puluh tahun, pendidikan umum di Amerika telah menetapkan standar yang mudah dan membingungkan, sehingga, paling tidak dalam minoritas besar, mungkin mayoritas, tamatan sekolah menengah, kalau dibandingkan dengan sesamanya dari Eropa dan Asia, hanya setengah melek huruf.’

Alistair Cooke memerhatikan gejala lain dari keruntuhan budaya: penyalahgunaan kebebasan, kegagalan pengadilan menetapkan dan mengekang perbuatan tidak senonoh, kemerosotan tajam dalam sikap umum, dan lain-lain. Dia menyimpulkan bahwa akan ada titik balik sejarah yang besar, suatu akibat dramatis seperti Perang Saudara Amerika kedua, datangnya seorang diktator populis, atau kembalinya secara darurat ke bentuk sosialisme nasional yang menguntungkan ciptaan Franklin Roosevelt dalam New Deal pertama (kebijakan Presiden Roosevelt untuk mengatasi Depresi Besar pada 1930-an, penj.)”

Itu adalah komentar dari seorang yang hidup pada dekade 1990-an di Amerika. Sekarang tentu keadaannya sudah jauh lebih buruk lagi. Maka lengkap sudah semua syarat kehancuran Amerika: kemerosotan secara cepat dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Dengan memerhatikan segenap tanda-tandanya, puncak musibah (baca: azab) yang mirip dengan Depresi Besar 1930 insya Allah akan terjadi lagi. Sebuah makalah dengan judul TOO

Jika segenap penyebab di atas belum memadai untuk membawa Amerika kepada kehancurannya, maka skenario berikut dapat menjadi skenario pamungkasnya. Sebagaimana dikemukakan banyak pengamat dari kalangan akademisi maupun lembaga penelitian lainnya, baik mewakili institusi maupun perorangan, kehancuran ekonomi Amerika yang dipicu oleh kehancuran pasar saham dapat terjadi akibat adanya perubahan pada struktur demografi masyarakat Amerika dikaitkan dengan sistem pensiun para pekerja. Bahkan tokoh “resmi” semacam Dr. Alan Greespan.[4] yang menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral Amerika, telah menyatakan keprihatinannya yang mendalam akan persoalan ini dalam pidatonya pada 2 Desember 2005 mengenai kebijakan anggaran Amerika.

Data demografi Amerika menunjukkan, bahwa lebih dari 76 juta orang Amerika lahir antara 1946 dan 1964, yang oleh para ahli sosiologi disebut sebagai generasi “baby boomers” (bayi-bayi yang lahir pada era ledakan kelahiran pasca PD II). Para “baby boomers” itu kini berusia antara 43 dan 61 tahun. Mereka inilah yang membanjiri pasar kerja pada era 1970-an. Kemudian sepanjang dekade 1980-an dan 1990-an, mereka ini pula yang banyak menanamkan investasinya di bursa saham.

Dalam beberapa tahun mendatang, generasi “baby boomers” ini akan mulai memasuki masa pensiun, sehingga mereka akan mulai mencairkan dana-dana pensiun mereka, yang berarti menutup investasi mereka di reksa dana, dan menyimpan dalam bentuk tabungan di bank. Bahayanya terletak pada kenyataan bahwa generasi “baby boomers” ini adalah kelompok populasi yang paling besar dan paling kaya di Amerika, sementara generasi berikutnya, yang berpotensi menggantikan generasi “baby boomers” sebagai investor di bursa saham, mempunyai jumlah yang lebih kecil dengan tingkat kekayaan yang lebih rendah. Lebih memperburuk keadaan adalah adanya “cacat” pada peraturan sistem dana pensiun Employment Retirement Income Security Act - ERISA, di mana setiap pensiunan yang telah menginjak usia 70 tahun “diwajibkan” mulai menarik dananya dari pasar saham, dengan cara menjual sahamnya setiap bulan.

Maka secara teoritis, mulai 2008 orang akan menyaksikan kecenderungan terjadinya lebih banyak transaksi menjual daripada membeli saham dan semakin bertambah nyata pada tahun-tahun berikutnya. Selang beberapa waktu kemudian orang akan memerhatikan bahwa indeks harga saham tidak akan bisa naik lebih jauh lagi, bahkan cenderung terus tertekan, akibat kecenderungan menjual saham lebih banyak daripada membeli. Lalu begitu tersadar, orang-orang akan berduyun-duyun menjual sahamnya.

Persoalannya, sebagaimana juga di negara-negara lain, bagian terbesar dari masyarakat Amerika adalah warga yang dididik untuk menjadi pekerja, bukan pengusaha. Para pekerja itu tetap saja merupakan orang-orang yang awam dalam bidang investasi di bursa saham. Sebagaimana orang awam lainnya, tindakan mereka sering bersifat emosional, “ikut-ikutan.” Jadi, jika suatu kali terjadi kondisi pasar saham yang “merosot,” mereka dapat menjadi sangat panik, lalu berusaha menjual secepat mungkin saham-saham mereka, dan yang lain pun akan segera mengikuti. Pasar saham bisa benar-benar hancur karenanya. Jika itu terjadi, para analis memperkirakan, ia akan menjadi “kehancuran pasar saham paling besar dalam sejarah peradaban manusia.”

Kini renungkanlah, jika para pengamat telah membuat prediksi yang sedemikian kelabu, tentu para investor telah membuat ancang-ancang jauh-jauh hari sebelumnya untuk segera menarik investasinya dari tanah Amerika. Seakan-akan, wallahua’lam, Allah telah membuat “rencana” yang akan memaksa para investor itu untuk menarik modalnya keluar dari Amerika. Seakan-akan semua jalan telah terkunci bagi Amerika untuk melepaskan dirinya dari bom waktu raksasa yang terbentuk tanpa mereka sadari dan melekat tepat pada jantungnya.

Namun, di balik semua kengerian yang hendak mencengkeram dunia, ada kabar gembira yang menjadi konsekwensi kehancuran barat dan Amerika. Kembalinya khilafah rasyidah yang sesuai dengan manhaj nubuwah yang akan memimpin dunia dengan keadilan dan kebenaran merupakan janji yang pasti.

Maka, buku ini juga mengupas secara padat dan tuntas generasi umat Islam yang akan muncul sebagai pemimpin dunia, menggantikan peranan Amerika dan Barat; siapa, kapan, karakteristik dan sifat keistimewaan, langkah-langkah perjuangan dan hasil-hasil yang akan mereka capai. Sebuah penjelasan yang lengkap, berdasar Al-Qur’an dan As-Sunnah, disertai tinjauan sejarah dan fakta-fakta terbaru yang valid. Sungguh sebuah kajian yang obyektif, ilmiah, menarik, dan sangat berani!

http://alqoshiduun.wordpress.com/2007/09/14/menanti-kehancuran-amerika-dan-eropa/

diartikel depan juga ada kok................ "CARI SENDIRI" no catalog artikel.
« Edit Terakhir: 01 Juli 2008, 18:50:26 oleh sasukexcool »
Maaf kalau ada kalimat saya yang salah :)


All About Linux:http://myquran.org/forum/index.php/topic,10108.msg193039.html#msg193039

Offline cupi_cupid

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 4
    • Lihat Profil
Re: ReSensi Buku
« Jawab #37 pada: 08 Juli 2008, 13:39:46 »
Assalamu'alaikum....
Saya mau tanya donk...bagaimana caranya kalo saya mau ikutan meresensi buku?boleh tidak saya tampilkan di sini?
terima kasih
Wassalamu'alaikum WR WB
cupi

Offline cupi_cupid

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 4
    • Lihat Profil
Re: ReSensi Buku
« Jawab #38 pada: 10 Juli 2008, 09:08:29 »
teman-teman, mudah2an sinopsis ini berguna untuk referensi bagi yang mencari buku cerita anak muslim. Buku tersebut dapat dibeli di toko-toko buku terkemuka.
Kalau ada komentar, kritik, saran, saya dengan senang hati menerimanya
terima kasih
cupi

Offline cupi_cupid

  • myQ Newbie
  • *
  • Tulisan: 4
    • Lihat Profil
ReSensi Buku the Best Stories of Quran
« Jawab #39 pada: 14 Juli 2008, 13:33:31 »
The Best Stories of Quran
Kisah-Kisah Teladan Al-Quran untuk Anak

 

Jumlah halaman    : 226 halaman full colour
Ukuran       : 205 x 250 mm
Jilid          : Hard cover
Kertas       : Matt Paper 100 gr
Penerbit       : Erlangga For Kids
Harga         : Rp. 105.000,-


“Pada mulanya, tidak ada bumi, langit, matahari dan bulan. Yang ada hanyalah kegelapan. Bumi sama sekali belum terbentuk. Kemudian, Allah menciptakan dunia yang indah. Dunia diisi oleh makhluk-makhluk ciptaan-Nya. Allah menciptakan langit dan bumi dalam enam rangkaian masa. Allah cukup berkata, ”Jadilah,” maka jadilah bumi dan langit ” (halaman 1).

Itulah sepenggal cerita dalam buku The Best Stories of Quran, yaitu terciptanya bumi (QS. Yunus: 3-6, An-Anbiyaa: 30, Al-Baqarah: 29, 117, dan 164, Yaasiin: 33-40).  Banyak cerita menarik lainnya ada dalam buku ini, seperti cerita berjudul Manusia Pertama, Godaan Iblis, Air Zamzam, Raja yang Sabar, Mukjizat Nabi Ibrahim, Penguasa Dua Dunia dan lainnya.
Buku ini merupakan sebuah terobosan baru dalam dunia buku anak dan buku Islam karena menghidupkan konsep Ilahiyah dan nilai-nilai Al-Quran dengan pendekatan unsur cerita dan gambar agar lebih dekat dan dicintai anak-anak. Al-Quran tidak hanya sebatas amalan, pedoman, hukum atau firman Allah saja, Al-Quran juga memuat banyak kisah yang hebat dan luar biasa karena sarat dengan nilai keagungan, keimanan, keteladanan, pengorbanan, perjuangan, keberanian, juga kasih sayang. Buku ini diolah dengan bahasa yang mudah dimengerti serta ditambah dengan visualisasi ilustrasi warna yang apik di setiap halaman.
The Best Stories of Quran diperkaya dengan 103 kisah teladan pilihan untuk anak, 250 lebih ilustrasi cerita dan ornamen halaman dan warna-warni di setiap halaman. Setelah membaca buku ini, diharapkan akan timbul ketertarikan anak untuk membaca, memahami, dan menerapkan nilai-nilai budi pekerti yang  terdapat dalam Alquran.

Offline novi_khansa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.087
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Cukup bagiku Allah...
    • Lihat Profil
    • Ketika Kata Mengikat Makna
Re: ReSensi Buku
« Jawab #40 pada: 15 Juli 2008, 00:04:51 »

GARA-GARA HOBI DAN ISENG

Pernah denger orang kerja karena iseng? Atau karena udah mentok sama
keadaan yang terus menganggur??

Ada sebuah cerita…
Pada saat kuliah, Priadji pernah merasa bosan men¬dengarkan seorang
dosen yang sedang mengajar. Spontan, dia pun iseng mencorat-coret di
bukunya. "Lalu saya suka perhatikan teman sekelas saya yang sedang
serius mendengarkan keterangan guru. Pada saat itu, saya mulai
menggambar wajah mereka," urainya.

Setelah selesai kuliah, gambar tadi dia berikan ke temannya. "Teman
saya senang sekali. Bahkan dia mengakui kalau gambar itu mirip sekali
dengannya," ceritanya. Mendengar pujian tersebut, Priadji semakin
bersemangat untuk memperbaiki kualitas lukisannya. Hampir setiap hari,
dia meng¬gambar teman kelasnya. Awalnya, yang dia lakukan itu tanpa
minta bayaran alias gratis.

Pada 1974, di kampusnya diadakan pasar seni. Berkat dorongan dari
teman-teman¬nya, dia memberanikan diri untuk membuka stan. "Waktu itu,
saya me¬nawar¬kan jasa lukisan dan karikatur," tambahnya. Ternyata,
dari stan tersebut banyak yang berminat. Apalagi dulu tarifnya sangat
murah sekitar 500 rupiah per gambar. Sejak saat itu, dia pun mulai
diundang ke berbagai acara. Bahkan permintaan terhadap hasil karyanya
cukup tinggi.

Setahun setelah itu, pasar seni kemudian dipindah ke Taman Impian Jaya
Ancol. Dia pun ditawari untuk membuka salah satu stannya di sana.
"Waktu itu saya kan cuma ahli sket wajah saja. Nah, di sebelah saya
ada Erwin Mulyadi. Dia ahli membuat siluet," jelasnya. Dari sana, dia
pun tertarik dan minta diajarkan untuk membuat siluet.
Bersama Erwin, dia mulai mendapat undangan ke luar negeri. "Pernah
waktu itu kami diundang untuk pameran di Jepang. Kalau ada waktu
luang, kami suka keliling door to door untuk memperkenalkan siluet,"
katanya sambil tersenyum.

Priadji bercerita, setiap kali mereka minum di sebuah kafe di luar
negeri, mereka selalu mencoba membuat siluet beberapa pengunjung.
"Setelah selesai, kami berikan kepada mereka secara cuma-cuma. Mereka
senang sekali. Terkadang, makanan kami ditraktir," ceritanya. Dari
situ, banyak yang meminta kartu nama mereka.

Hingga saat ini, Priadji sudah mengelilingi beberapa negara. Sebut
saja Australia, Singapura, Jepang, dan lainnya. Bahkan pada bulan
Desember mendatang, dia diundang untuk datang ke India untuk
mempromosikan salah satu produk kertas.



----------------------------------
Dalam buku ini terhimpun kisah-kisah bisnis yang merupakan "inspirasi"
bagi Anda, yang mengilhami Anda memulai usaha. Ada pula bab "Jurus
Bisnis" yang membantu Anda mempertahankan usaha dengan trik dan trip
tersendiri. dalam kisah-kisah tersebut di¬selingi "Bisnis Gila" yang
akan membuat Anda tertawa dan berpikir, kemudian malah ingin mencoba
bisnis tersebut. Usaha yang sama sekali tak terpikirkan oleh Anda
sebelumnya.
Buku ini merupakan kumpulan artikel dari koran INDOPOS berupa
kisah-kisah nyata, pengalaman para pengusaha sukses yang inovatif,
kreatif dalam meniti wirausahanya.
Lalu, tunggu apa lagi, raih inspirasi dan jurus jitu untuk bisnis Anda.


judulnya: INSPIRASI BISNIS
penerbit: IQRO GRAF kerja sama dengan INDOPOS


Editor
Noviyanti Utaminingsih


bukan maksud narsis %peace%
SEMANGAT :)

Offline de51

  • Moderator
  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 2.734
  • Jenis kelamin: Wanita
  • dapat baju baroo
    • Lihat Profil
    • Allahu Ghoyatunaa
Re: ReSensi Buku
« Jawab #41 pada: 15 Juli 2008, 09:28:10 »
@ Novi
aduh makin merambah nih karyanya di bidang literasi...
sekarang dah tambah jadi editor..
selamat ya.. ;)


Offline novi_khansa

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tulisan: 3.087
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Cukup bagiku Allah...
    • Lihat Profil
    • Ketika Kata Mengikat Makna
Re: ReSensi Buku
« Jawab #42 pada: 15 Juli 2008, 15:39:23 »
@desi
justru itu pekerjaan awalnya :hihi:
tapi ga betah kalo ngantor :D , kursinya panas soalnya :jaim:

SEMANGAT :)

Offline sasukexcool

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tulisan: 893
    • Lihat Profil
Re: ReSensi Buku
« Jawab #43 pada: 19 Juli 2008, 18:03:46 »


Saya akan menyampaikan beberapa isi dari buku "Oktober 2015 Imam Mahdi Akan Datang" dari penulis Jaber Bolushi. Saya akui sekarang kita sudah berada di akhir zaman dimana tanda-tanda dekatnya kiamat sudah terjadi sekitar 95% jadi tanda-tanda yang belum muncul tinggal 5% saja. Percayalah bahwa Kiamat sudah dekat, bahkan pernah ada film-nya di SCTV "Kiamat Sudah Dekat". Buku ini mengambil sumber utama-nya dari Al-Quran. Jadi Al-Quran sungguh hebat, peristiwa yang sudah terjadi atau yang akan terjadi ternyata bisa diketahui dengan mempelajari Al-Quran.

2008 => Israel akan memperluas daerahnya. Terjadi pengusiran besar-besaran rakyat Palestina oleh kaum Yahudi tersebut. Mereka akan menentukan garis batas akhir negara Israel dan membangun pemukiman besar di Palestina bagi kaum Yahudi.

2010 => Atas kebijakan presiden baru AS, ia akan menarik pasukannya yang berada di Iraq. Karena AS akan mencoba menaklukkan negara-negara lain, seperti Sudan, Mesir dan Syria.

2014 => Dimulainya Perang Dunia ke 3

21 Maret – 9 Mei 2014 => Terjadi perubahan cuaca yang amat radikal akibat asteroid yang mendekat (atau mungkin menabrak) Bumi. Terjadi hujan yang sangat lebat selama 50 hari tersebut, menyebabkan rusaknya hampir seluruh lahan pertanian di Bumi. Bencana tersebut adalah bencana terbesar yang pernah terjadi semenjak Adam as turun ke Bumi.

Bulan-bulan awal 2015 => AS menguasai Sudan, lalu memasuki Mesir namun gagal menaklukannya.

April 2015 => Munculnya Sufyani sebagai pemimpin kejam di Damaskus, Syria.

23 Ramadhan tahun itu => Seruan yang datang dari langit yang menandakan Imam Mahdi akan datang dan menyuruh manusia untuk mengikuti ajaran Imam Mahdi. Seruan itu datang ke seluruh tempat di dunia dalam bahasa masing-masing dan dapat dimengerti oleh seluruh manusia.

Oktober 2015 => Asteroid kecil yang menubruk Missisipi di AS, menyebabkan kekacauan besar di AS.

23 Oktober 2015 => Imam Mahdi muncul di Mekkah.

24 Oktober 2015 => Imam Mahdi dibai’at di Ka’bah.

Kemudian => Pasukan Sufyani bergerak menuju Kuffah dan menimbulkan kekacauan besar disana, namun kemudian dapat ditumpas. Sedangkan itu pasukan yang lain bergerak menuju Madinah dan menghancurkan kota tersebut termasuk Masjid Nabawi. Pasukan tersebut ingin membunuh Imam Mahdi di Mekkah, namun ditumpas oleh pasukan malaikat.

Kemudian => Pasukan Imam Mahdi bergerak menuju Kuffah dan mendirikan pusat pemerintahan disana.

Februari 2016 => Asteroid kedua yang menubruk pantai barat AS, AS semakin menuju jurang kehancuran.

11 September 2018 => Nabi Isa as datang dari langit untuk membantu Imam Mahdi dalam misi Islam.

1 Februari 2019 => AS hancur.

Februari 2019 => Israel menghancurkan Masjidil Aqsha.

2019 – 2021 => Kaum Yahudi dari seluruh dunia berbondong-bondong ke Israel. Terjadi eksodus besar-besaran pada masa ini.

7 Agustus 2022 => Imam Mahdi merebut Jerusalem, Israel pun hancur. Tanggal ini berpapasan dengan Tish B’Av, hari besar dalam Yahudi yang merupakan hari kehancuran I Haikal Solomon oleh Raja Nebuchadnezzar dan kehancuran II Haikal Solomon oleh Raja Titus.

Sumber : Oktober 2015 Imam Mahdi Akan Datang , Jaber Bolushi , Papyrus Publishing

http://unikmenarik.blogspot.com/2008_04_01_archive.html
Maaf kalau ada kalimat saya yang salah :)


All About Linux:http://myquran.org/forum/index.php/topic,10108.msg193039.html#msg193039

Offline sya

  • myQ Setia
  • *
  • Tulisan: 11.729
  • Jenis kelamin: Wanita
  • www.maesaroh-sya.blogspot.com
    • Lihat Profil
    • torehan may
Re: ReSensi Buku
« Jawab #44 pada: 13 November 2008, 13:04:25 »
Sejarah Peradaban yang Sesungguhnya 
[/b][/size][/size][/size]
                                                     
 
   Jika disebut kata orientalisme, tentu masyarakat Indonesia secara umum akan mengenyitkan alis mereka. Namun, jika yang disebut adalah kata “Al-Qiyadah” atau “Lia Eden”, tentu hampir seluruh masyarakat Indonesia tahu, atau setidaknya pernah mendengar. Sekarang pertanyaannya, apa kaitan orientalisme dengan Al-Qiyadah dan Lia Eden? Pertanyaan tersebut pasti terlintas di benak setiap orang yang membaca dua kalimat awal paragraf ini.
   Orientalisme, suatu kajian yang dijelaskan dalam buku berjudul Belajar Islam dari Yahudi memberitakan tentang distorsi sejarah peradaban, terutama peradaban Islam, yang dilakukan oleh  masyarakat Barat. Membaca judul buku ini, pada awalnya penulis mengira akan mendapatkan pengetahuan tentang Islam dari sudut pandang agama Yahudi, yang artinya akan memberitahu pembaca bagaimana Yahudi membicarakan Islam secara ilmiah. Namun, setelah membaca sedikit sinopsis dari buku ini pada sampul belakang, maka yang didapati oleh pembaca adalah buku yang mereka pegang berisi pemaparan mengenai taktik Yahudi sebagai intel untuk menemukan kelemahan Islam, yaitu dengan mengajarkan Islam pada umat Islam serta mempelajari Islam dari umat Islam, menurut cara pandang mereka.
   Melihat sampul buku ini saja, pembaca akan langsung bertanya-tanya tentang isinya, terutama setelah melihat lambang bulan-bintang (simbol agama Islam) di dalam lambang Bintang David (simbol Yahudi). Seorang simbolog atau orang yang berminat dengan lambang, juga orang yang tahu arti dua lambang itu tentunya ingin tahu  mengapa harus lambang itu yang dijadikan ilustrasi pada sampul buku. Adapun arti dari lambang  tersebut, yakni seorang muslim mempelajari agamanya dalam bimbingan dan demi kepentingan Yahudi. Atau bisa juga  dikatakan bahwa muslim mempelajari dan menjabarkan makna dalam Islam dengan cara berpikir Yahudi.
   Di dalam buku ini  dijabarkan bagaimana proses distorsi sejarah umat Islam, dari penyebaran agama hingga pengingkaran. Bentuk orientalisme pertama adalah saat sentuhan pertama umat Islam dengan Barat dalam Perang Yarmuk, ketika Khalid bin Walid berduel dengan Jirji Tudur. Jirji Tudur bertanya, mengapa Khalid bin Walid diberi julukan Pedang Allah? Apakah Allah turun dari langit dengan membawa pedang yang diberikan kepada Nabi dan kini pedang itu berada di tangan Khalid bin Walid? (halaman 64)
Sekilas buku ini lebih cenderung membela suatu agama, Islam. Namun, setelah membaca hingga halaman puluhan, pembaca akan menemukan bahwa sesungguhnya ini adalah buku sejarah—tentunya sejarah yang jujur tanpa memikirkan kepentingan satu kelompok. Kenetralan penulis buku dapat dilihat dalam uraiannya yang menyatakan bahwa umat Islam pada masa kejayaan Islam menyalin karya ahli-ahli terdahulu dan berusaha menyempurnakan dengan ilmu yang mereka dapati dari Islam, sejenis penyempurnaan ilmu. Selain itu, karena ini merupakan buku sejarah, maka dijelaskan pula tentang gerakan Martin Luther yang asli.
“Tapi perlu juga diketahui bahwa Martin Luther bukanlah seorang liberal. Ia tak pernah menganjurkan liberalisme dalam pemikirannya. Bahkan jika Martin Luther masih hidup dan mengetahui sejarah perkembangan pemikiran dalam Kristen ia akan langsung meninggal seketika, karena kaget dengan kondisi yang ada” (halaman 77).
Penulis menegaskan, sedikitnya ada dua motivasi yang ada di belakang kepala para orientalis. Pertama, hasil kajian yang mereka lakukan menyumbang dan menciptakan konflik di antara umat Islam. Kedua, menghancurkan rasa percaya diri yang dimiliki oleh umat Islam atas kebenaran dan kebaikan yang ada dalam Islam (hlm 157)
Suatu pertanyaan yang terlalu didasarkan pada logika manusia. Bentuk masa kini dari pertanyaan seorang orientalis tentunya berupa pertanyaan,”Kapan Allah dilahirkan?” atau,”Siapa Tuhan terdahulu sebelum Allah?”
   Penulis buku ini, Herry Nurdi, adalah salah satu muslim Indonesia yang mendalami permasalahan seputar Islam dari sudut pandang sejarah dan kaitannya dengan Zionisme, atau Yahudi sebagai bangsa. Dua buku terdahulu yang telah ditulisnya, Jejak Freemasonry dan Zionisme di Indonesia dan Kebangkitan Freemasonry dan Zionisme di Indonesia, menjadi best seller. Beliau juga sempat menjadi redaktur di majalah Islanm Sabili. Kini beliau menjadi salah seorang redaktur program “Dunia Islam” dalam sebuah radio swasta. Seorang peneliti Yahudi yang begitu fokus terhadap masalah yang tidak sepele ini saling mendukung dengan pengamat lain, yang juga orang Indonesia, Rizky Ridyasmara (Penulis buku Knight Templar Knight of Christ, Fakta yang Tak Terungkap dalam The Da Vinci Code).
   Di antara kelebihan buku Belajar Islam dari Yahudi sebagai sebuah buku sejarah, terdapat pula kekurangan dari buku ini. Misalnya saja, jenis tulisan yang digunakan dalam bentuk Times New Roman, sehingga kurang menarik minat pembaca pada umumnya, padahal sasaran buku ini tidak hanya orang yang lebih mendalami Islam saja, tapi juga muslim yang sebaiknya tahu tentang sejarah yang sesungguhnya. Selain itu, keterhubungan antarkalimat maupun antarfrasa dalam kalimat masih kurang jeli dipandang penulis. Hal tersebut menyebabkan perlu fokus berlebih untuk mengartikan tulisan beliau (Herry Nurdi).
   Pesan dari buku ini adalah ajakan terhadap umat Islam untuk lebih kritis terhadap apa yang diterima, terutama dalam sejarah Islam. Tidak selalunya yang dari Barat itu baik. Pun lokalisasi agama yang akhir-akhir ini diusung oleh masyarakat Indonesia. Karena itu, teruslah berperan dalam perang pemikiran.
Maesaroh
2115051226
Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Bahasa dan Seni
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA


 

myAgenda!
myQomunitas!
mySholat!
Jadwal Sholat
Jadikan juga info seperti jadwal sholat ini pada websites mu :
myPromo-Deal!
Pernak-Pernik
  • myQripik produk baru!
  • Jaket
  • Kaos
  • Kalender
  • Stiker

SatNet
IMODE | myQ wiki | Quran Flash | Android | ChitCh@t | Plug-in | Radio | FB myQ Group
(c) 1999-2013, myQuran
Refresh Your Life!
Powered by SMF 2.0.4 | SMF © 2006–2010, Simple Machines LLC
XHTML | RSS | WAP2 | Mobile
Halaman dibuat dalam 1.841 detik dengan 20 queri.