Saya terus terang sedih dengan kenyataan ini...
Tanah suci ummat islam sudah mulai dikotori oleh tangan2 kaum kuffar

Jdul bahasan ini mungkin ditujukan bagi temen2 salafi (maafin saya dulu nih temen2 salafi, "salafi" dsini saya artikan sebagai sebuah gerakan?? bukan generasi salaf

).. Tapi saya yang bukan salafipun merasa kecewa berat...

dengan kenyataan2 ini..
dan sayapun yakin pemerintah beda dengan ulama..
dan itu kenyataanya di Kerajaan Saudi...Ulama beda dengan penguasa.
Tapi @saudara2ku salafi....apakah salah mempertanyakan dimana suara ulama Saudi yang mayoritas salafy dalam hal ini..
OKlah..pernyataan ini bisa diterima
Akhi, para 'ulama tentu tidak akan bikin pengumuman di koran, internet dll
"KAMI TELAH MENASEHATI PENGUASA NEGERI INI bla bla bla " atau yg semisalnya
dan Para Ulama disana sudah mengingatkan penguasa dan tidak menyebarkannya apa yang mereka ingatkan lewat Media..
Tapi ingat saudara2ku...Al Haramain bukan hanya milik Ulama Saudi bukan pula kerajaan Saudi...Al Haramain milik semua ummat Islam..tak terkecuali,mau salafi,HT,IM, atau apa saja...
Jadi Ummat islam berhak tau apa dan bagaimana tindakan Ulama disana..karena merekalah (Ulama Saudi semoga Allah memberikan rahmat kepada mereka semua) yang paling pantas mengingatkan Pemerintah dimana Alharamain berada..
butuh dalil untuk mengharamkan sesuatu, tidak butuh dalil untuk menghalalkannya. (untuk masalah ini)
saya bilang: "McD halal"...
anda bilang: "McD haram"
saya tanya: "mana dalilnya?"
Dari segi halal atau haram...
Siapa yang mengatakan McD,KFc,CocaCola atau sejenisnya Haram..??
Saya yakin tidak ada kecuali yang sudah keterlaluan. karena saya tidak akan buruk sangka pada MUI yang memberikan label HALAL pada produk2 itu... Bahkan sayapun akan mengatakan itu HALAL.
Tapi dmanakah dan apakah hukum Perusahaan2 itu yang telah menyumbangkan uang2nya pada Pemerintah Zionis Laknatulloh yang tiap hari tidak pernah absen menumpahkan darah dan jiwa penduduk Palestina??
Apakah kembali kita akan menutup mata dengan kenyataan2 itu...
Kalau sudah ada Mc Dee, ada Hilton dan Coca Cola dan itu yang semuanya anda anggap tidak suci, maka bagaimana status kota suci ? Senjata makan tuan nikh
Kota suci ummat islam tetaplah akan bernama kota suci apapun yang akan terjadi.
Meskipun Al Aqsa suci diplestina roboh,Mekkah dan Madinah hancur (maaf sebagai permisalan saja dan saya yakin Allah ta'ala yang akan menjaga rumahNya)...Tempat suci itu akan tetap jadi tempat suci bagi ummat Islam dan itu harga mati!!! Tidak ada yang bisa menggantikannya dihati ummat islam.
Saya jadi ingat berita di Kompas taun lalu yang mengatakan Tanah termahal di Dunia ada di Mekkah
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0608/03/Properti/2844084.htmsaya jadi sangat kecewa..Kota suci dijadikan lahan bisnis bagi perusahaan2 asing yang nyata2 lagi berada di balik Israel. Kenapa Kerajaan Saudi menjadi ladang yang subur bagi penyandang dana2 Zionis.

Bahkan lebih ngeri lagi (semoga berita yang saya dengar ini salah) Ulama2 saudi banyak memilih diam terhadap Penguasa Saudi yang jadi "anak emas" Amerika,Lebih banyak diam ketika Saudi di jaadikan pangkalan militernya untuk menghancurkan Irak,dan lain2 yang pernah saya dengar...itu semua demi Al Haramain...
Tapi pertanyaannya kenapa harus AMERIKA yang nyata2 lebih banyak memusuhi ummat Islam??
namun Saya mencoba untuk berbaik sangka pada ulama2 saudi,karena jasa2 mereka yang telah menyebarkan Ilmu yang dalam tentang Agama ini..