Subhanalloh... wal hamdulillah...
beritanya sudah cukup lama saya dengar, tapi baru kali ini bisa baca langsung rinciannya. jzakalloh.

jakarta pernah (atau masih?) tv islami "Ar-Rahman Channel" tapi masih pake parabola.
Tarif iklan sangat murah di MQTV. Hanya Rp 50 ribu per spot (30 detik). Ini jauh lebih murah ketimbang iklan di TV Nasional yang mencapai lebih dari Rp 10 juta per spot atau pun iklan Radio yang bisa mencapai 9 juta lebih per paket. Ada paket iklan seharga Rp 5 juta di mana iklannya dibuat oleh MQTV berikut iklan 60 spot.
Wajar om masih murah. Karena coveragenya masih tingkat lokal sehingga biaya operasionalnya masih minim pula. belum lagi masa promosi. tapi kalau sudah menasional, sepertinya walaupun masih akan lebih murah ketimbang tv lain, tapi ga akan semurah sekarang.
Tapi yang jadi pertanyaan.. kapankah MQTV akan menasional? Sebab, untuk menasional sudah tentu butuh biaya yang tidak sedikit. Dan, alasan utama TV2 sekuler bisa eksis adalah mereka mengandalkan iklan dari produk2 yang secara nyata ditentang oleh MQTV.
Jadi, sebenarnya jawabannya cuma satu. Optimalkan seluruh potensi ekonomi umat muslim Indonesia untuk menyokong TV ini agar bisa bersaing di tingkat nasional! Caranya, alihkan media promosi ke MQTV. Atau setidaknya, porsi cost iklan di TV sekuler di persempit dan sebagian besar lainnya dialokasikan ke MQTV (atau tv2 islami lainnya). Pada awalnya memang akan sulit, mengingat cakupan TV2 Islami cenderung lebih sempit dan juga barangkali karena kurangnya dana, kualitas desainnya masih dibawah TV2 nasional lain. tapi, kalau memang niatnya adalah untuk berjihad, insya Alloh semua itu akan dengan mudah diatasi.
So, siapa yang mau memulai langkah ini?
