Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 2:216)
Jadwal Sholat untuk wilayah Jakarta dan Sekitarnya, Senin, 21 Mei 2012/29 Jumadil Akhir 1433 H : Imsak 4:26:49 - Shubuh 4:33:13 - Terbit 5:55:03 - Dzuhur 11:49:33 - Ashar 15:11:32 - Maghrib 17:44:04 - Isya' 18:57:25 WIB

Penulis Topik: kreatif dalam dakwah di masjid  (Dibaca 508 kali)


Offline monangnet

  • myQ Junior
  • *
  • Tgl Gabung: Sep 2006
  • Tulisan: 96
  • Lokasi: Dome Island, Indonesia
  • Jenis kelamin: Pria
  • Legion for Desctructor (LD)
    • Lihat Profil
« pada: 17 Desember 2006, 14:15:32 »
fungsi dakwah itu sendiri khususnya pada sholat jum'at ialah agar dari minggu ke minggu jemaah masjid/mushola mendapat peningkatan ilmu agama dan iman.tetapi fakta dilapangan kerap kali penceramah tanpa melihat kondisi dan situasi jemaah,berceramah tanpa titik dan koma dan hanya berfokus pada catatan sehingga monoton, sehingga banyak jemaat tertidur dan bahkan keluar masjid karena bosan.dan pada akhirnya umat hanya datang ketika waktu sholat jumat atau bahkan tidak datang ke masjid/mushola kembali.[/font]
akanlah tradisi dakwah seperti ini berlanjut,apa alternatif atau saran
buat penceramah sehingga dakwah lebih hidup dan tujuan dakwah itu sendiri tercapai..?

Offline Sheillo Elaswady

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 2.737
  • Lokasi: Solo
  • Jenis kelamin: Pria
  • misterius tapi (semoga) religius
    • Lihat Profil
« Jawab #1 pada: 17 Desember 2006, 15:31:21 »
Ya... gmanapun juga mereka sudah berusaha memperbaiki umat. Tapi seandainya khatib lebih mengetahui permasalahan umat di kampungnya, lalu solusi disampaikan dalam khutbah, baru itu lebih mengena.

Saran yang amat sederhana dalam masalah ini adalah, minta khatib/penceramah menjalin hubungan dengan pemuka masyarakat kampung (bila khatib tidak bermukim di kampung ybs). Syukur2 bila setiap orang disambangi satu per satu, biar mengetahui lebih langsung permasalahan umat yang ada. Konsep ideal seperti yang Anda harapkan sebenarnya sudah diterapkan oleh sebagian teman2 harakah, seperti Tarbiyah/IM dan Tablighi. Dengan catatan, rekan Tablighi yang benar2 profesional dan cerdas dalam membina umat.
Be humble.

Offline MasUd

  • myQ Pro-Aktif
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 824
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
« Jawab #2 pada: 17 Desember 2006, 19:07:20 »
Kalo ane...para mubaligh (tidak terkecuali khotib)....perlu belajar pada umat agama lain...lihat para mubaligh Kristen\Katholik...betapa pandainya mereka berbicara di depan orang banyak....Kita?? kadang masih "plegak-pleguk" ngomong di depan orang banyak....
Wa kadzaalika j'alnaakum ummatan wasathon.....(Al Baqarah 143)

Dan Kami telah menjadikan kamu (Umat Islam) umat yang adil dan pilihan....

Ingin belajar menjadi adil...

Offline Sheillo Elaswady

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 2.737
  • Lokasi: Solo
  • Jenis kelamin: Pria
  • misterius tapi (semoga) religius
    • Lihat Profil
« Jawab #3 pada: 17 Desember 2006, 19:17:10 »
Ada benarnya juga ... tapi sepertinya pendeta bisa begitu karena sudah menjalin hubungan dengan jemaatnya, baik yang saleh maupun yang berbuat dosa. Sedangkan kita? Boro2 dengan ahli maksiat ... yang gak terang-terangan berbuat maksiat saja belum tentu ter-cover sama kita.
Be humble.

Offline ARS

  • myQ Hero
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 21.962
  • Lokasi: Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Jenis kelamin: Pria
  • !..Karena Korupsi Bukanlah Budaya!..!
    • Lihat Profil
    • Apa Dong (dot) Com
« Jawab #4 pada: 17 Desember 2006, 22:15:44 »
sepertinya lebih cocok di forum ObAt deh..  :hmmm:
█ Apa Dong (dot) Biz @ www.apadong.biz
█ 24x7x365 Support - Free Services+Bon

Offline Sheillo Elaswady

  • myQ Pejuang
  • *
  • Tgl Gabung: Des 2006
  • Tulisan: 2.737
  • Lokasi: Solo
  • Jenis kelamin: Pria
  • misterius tapi (semoga) religius
    • Lihat Profil
« Jawab #5 pada: 17 Desember 2006, 22:17:21 »
ObAt?
Be humble.

Offline idrus_syah

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.877
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Jenis kelamin: Pria
  • No More Wasting Time
    • Lihat Profil
    • Wilujeng Sumping
« Jawab #6 pada: 17 Desember 2006, 22:27:56 »
sepertinya lebih cocok di forum ObAt deh..  :hmmm:

saya kira disini sudah tepat, karena permasalahan yang dibicarakan masih menyangkut sarana dan prasarana ibadah :)

trus nantinya, forum sarana dan prasarana akan dideksripsikan lebih luas lagi. jadi cakupannya tidak sesempit sekarang  O0

btw, terima kasih atas masukannya  ;)
Grup myQuran di Facebook : http://facebook.com/groups/myqers/
Yayasan Peduli Remaja Mentari Cianjur : http://www.facebook.com/ypr.mentari

Offline idrus_syah

  • myQ Setia
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 14.877
  • Lokasi: Jakarta Selatan
  • Jenis kelamin: Pria
  • No More Wasting Time
    • Lihat Profil
    • Wilujeng Sumping
« Jawab #7 pada: 19 Desember 2006, 22:52:17 »
fungsi dakwah itu sendiri khususnya pada sholat jum'at ialah agar dari minggu ke minggu jemaah masjid/mushola mendapat peningkatan ilmu agama dan iman.tetapi fakta dilapangan kerap kali penceramah tanpa melihat kondisi dan situasi jemaah,berceramah tanpa titik dan koma dan hanya berfokus pada catatan sehingga monoton, sehingga banyak jemaat tertidur dan bahkan keluar masjid karena bosan.dan pada akhirnya umat hanya datang ketika waktu sholat jumat atau bahkan tidak datang ke masjid/mushola kembali.

di kampung saya malahan khatib pas di mimbar yang dibaca itu2 aja dan pake bahasa arab lagi :D

kadang kita sampe hafal yang teks bacaan khatib walaupun bahasa arab *karena saking seringnya*

memang sich ... tidak gampang merubah situasi seperti diatas. tapi kalo menurut saya sich, khatib jum'at itu ilmunya pada lumayan (kalo di kampung saya rata2 ngerti teks arab gundul). tapi karena kurang bervariasi dalam menerima sumber agama (hanya dari sumber tertentu saja yang sudah mereka percaya), jadi mereka monoton dalam penyampaian materi dakwah kepada jemaah.
Grup myQuran di Facebook : http://facebook.com/groups/myqers/
Yayasan Peduli Remaja Mentari Cianjur : http://www.facebook.com/ypr.mentari

Offline jandiar

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Apr 2006
  • Tulisan: 1.010
  • Jangan tafrith, jangan ghuluw...
    • Lihat Profil
    • SHARF - Sharia Finance
« Jawab #8 pada: 20 Desember 2006, 14:10:07 »
Kalau di masjid deket rumah saya, sering juga khatib jum'at cuma membaca teks saja, jadi memang membosankan. Untungnya, setiap malam jum'at ada pengajian yang interaktif dan jauh lebih up-to-date. Dan lagi saya biasanya sholat jum'at di masjid kantor.

Saya tetep berpikir kalau jamaah jum'at sampai tertidur, itu bukan salah khatib (saja), karena masing2 kita diperintahkan untuk menyimak khutbah. Tapi kalau kemudian pindah ke masjid lain, ya itu pilihan masing2.


Offline WT615

  • myQ Aktivis
  • *
  • Tgl Gabung: Agu 2006
  • Tulisan: 1.995
  • Lokasi: Bekasi
  • Jenis kelamin: Pria
  • Melihat kedalam
    • Lihat Profil
« Jawab #9 pada: 24 Januari 2007, 09:56:45 »
saya pernah maen ke ITB, di deket kampus situ ada mesjidnya. Dan di hari minggu mesjidnya rame oleh kegiatan dakwah. dari remaja sampe yang berkeluarga, sy lupa nama mesjidnya. kayaknya patut dicontoh...
Begadang... jangan begadang... kalau tiada artinya...