Inilah kita harus kaji, kenapa koq dengan adanya poligami Aa Gym malah semakin maraknya penentangan terhadap poligami??
Apa sebab sehingga orang memicingkan mata terhadap poligami yang di lakukan Aa Gym?
apakah karena adanya beberapa langkah yang dinilai keliru dalam hal pengupayaan poligami tersebut? ataukah poligami memang sudah menjadi momok yang "mencekam" tanpa perduli siapapun yang melakukannya?
Suatu ajakan yg bagus... Untuk menelaah masalah lebih dalam.

IMHO, masalah dibesar2kannya poligami ini tak lepas dari keberhasilan 'kampanye negatif' dari pihak2 yg tak suka dgn hukum2 Islam; khususnya poligami. Kampanye ini, baik berupa contoh praktek2 brengsek poligami ataupun dgn cara lain (aturan pemerintah ttg poligami untuk PNS, misalnya) sangat2 berkesan pada kebanyakan orang. Akibatnya orang melupakan (atau mengabaikan) hukum asal dari poligami, yaitu HALAL. Walaupun itu tetap harus dlm koridor pencarian solusi dan bukan seenak2nya digunakan.
Kenapa orang tidak begitu kaget dgn si X yg seorang PNS tapi punya kekayaan luar biasa padahal tidak ada kerja sampingan? Itu karena terlalu banyak orang yg dah
maklum dan menerima 'kehalalan' korupsi. Celakanya korupsi pun dah jadi kebanggaan.
Kenapa konsep yg sama tidak kita terapkan untuk poligami. Artinya bahwa kita tanamkan dlm benak kita bahwa POLIGAMI ITU HALAL. Kalo ada kesalahan, yg salah adalah pelakunya dan bukan aturannya. Gak perduli orang biasa atau ustadz atau apapun kedudukannya, poligami itu asal hukumnya halal. Kalo kebanyakan orang sudah punya pikiran bahwa poligami itu halal dan bener2 menerima aturan Allah itu, insya Allah gak ada lagi orang terkaget2 menyikapi orang berpoligami. Dan hal itu akan diterima dgn 'wajar'. Sewajar orang memandang PNS yg kaya dgn cara korupsi.
Oleh sebab emang jadi tugas kita untuk menyadarkan lingkungan kita bahwa
poligami itu halal, dan kalo ada penyelewengan maka pelakunyalah penyebabnya.